Another Person Life

Another Person Life
Permainan Dimulai


__ADS_3

Sesampainya Xeno di apartemen, ia langsung mengambil pakaian Zee dan bergegas kembali ke rumah sakit


Ketika menyetir, dalam perjalanan Xeno sempat memikirkan dan merasa heran akan sikap Zee yang panik saat melihat gadis itu


Zee mau mengangkat gadis itu, bahkan ia rela menunggu di rumah sakit dengan pakaian yang telah kotor.


Sesampainya di rumah sakit, Xeno segera memberikan baju ganti pada Zee, dan Zee mengambil baju itu lalu pergi ke toilet untuk mengganti pakaian kemudian ia kembali lagi


Xeno berjalan mendekati Zee "Hey kawan, apa telah terjadi sesuatu denganmu?, misalnya mimpi nikahi orang gila? atau mimpi digulung angin tornado?" tanya Xeno penasaran


Zee mendengar ucapan Xeno langsung menoleh "Apa katamu?" tanya Zee menatap tajam


"Eemmm, aneh saja, sekarang kau mau memegang wanita, kau bahkan belum tau siapa dia, apa kau menyadarinya?" tanya Xeno sambil merangkul Zee


"Itu terpaksa, karena darurat" jawab Zee sambil menepis lengan yang merangkulnya


Xeno mengelus tangannya yang ditepis oleh Xeno "Darurat?, kau yakin?, hhhemmmm?" tanya Xeno menyelidik


Zee menatap kearah Xeno "Ck, tutup mulutmu, kau berisik" ucap Zee ketus


"Zee, aku sangat mengenalmu, kau tidak mungkin memegang wanita itu jika kau tidak menyukainya, apa kau benar-benar menyukainya?" tanya Xeno lagi


Zee hanya diam tanpa mengeluarkan sepatah katapun, ia berdiri sambil melipat tangannya


Xeno merasa heran "Hey, jawab aku! kau mencurigakan!" desak Xeno


"Tunggu, kalau bukan itu..... jangan bilang kau yang melakukannya, makanya tadi kau terlihat sangat panik" sambung Xeno lagi sambil mondar-mandir


Zee terlihat sangat kesal karena melihat Xeno "Hey cerewet, berhentilah mondar-mandir didepanku!" perintah Zee sedikit mengeraskan suara


Xeno menghentikan langkahnya "Ok, kau taukan aku ini teman yang baik, aku hanya merasa khawatir, cepat jelaskan!" tegas Xeno


"Bisakah kau diam? atau kau ingin ku pecat?" tanya Zee dingin


"Huh....baiklah, terserahmu saja, aku pergi" ucap Xeno berlalu pergi


Zee berfikir dengan keras "Tunggu!, Hubungi Al" perintah Zee dingin


Xeno terkejut lalu membalikkan badannya "Haaaa??? tapi dia berada disingapura" ucap Xeno


"Aku tidak suka mendengar bantahan, cepat, aku ingin gadis ini mendapat perawatan yang baik" perintah Zee


"Baiklah" ujar Xeno pasrah


Al yang sudah berada di inggris dengan raut wajah yang tidak sedap di pandang menggerutu kesal


"Aku tidak melakukan banyak pemeriksaan, aku takut jika dampaknya sangat besar, jadi aku hanya mencoba CT-Scan, dia tidak memiliki cidera di bagian kepala atau organ lainnya, hanya mengalami patah tulang terbuka yang mengakibatkan kulitnya robek dan mengeluarkan banyak darah" jelas Al


"Aku akan melakukan operasi, sebelum operasi dimulai aku menyuntikkan Cefazolin untuk mencegah infeksi bakteri karena luka terbuka. lalu aku akan memasang pen dan memasang gips, untuk menyatukan tulangnya yang patah, masa penyembuhannya akan memakan waktu yang sangat lama" jelas Al panjang lebar


Zee hanya diam sambil terus mendengar penjelasan Al

__ADS_1


"Kau cepat-cepat memanggilku hanya demi gadis ini, kau sungguh tidak waras Zee, pekerjaanku sangat banyak, dan singapura ke inggris itu memakan waktu yang sangat banyak, apa dia pacarmu?" tanya Al yang sedari tadi kesal


Zee yang mendengar penjelasan Al hanya mengangguk saja "bukan" jawab Zee singkat


"Jadi, kenapa kau menolongnya?" tanya Al penasaran


"Dia bunuh diri di proyekku, aku tidak ingin proyekku berhenti" jawab Zee singkat


"Haaaaah? bukankah itu luar bisa?, dia melompat dari gedung tapi nyawanya masih ada, apa dia kucing yang punya 9 nyawa?" tanya Al heran


"Kau sama berisiknya seperti dia" ujar Zee sambil melihat ke arah Xeno


Xeno yang melihat interaksi itu pergi entah kemana


"Lakukan perawatannya dengan baik, setelah selesai kau pindahkan ke lantai 5 ruangan 1" ucap Zee


Al terperangah mendengar ucapan Zee, ia bergeming, Zee melirik kearahnya


"Apa ada masalah?" tanya Zee santai sambil melihat kearah Al


Al terkejut mendengar penuturan Zee "Astaga tuhan, itu lantai yang sangat mahal, kau ingin menempatkan dia di sana?" tanya Al heran


"Jangan banyak tanya, lakukan saja" perintah Zee


"Zee, kau tidak mengenal gadis itu, kenapa harus menepatkan dia disana, dia tidak akan sanggup membayarnya, atau....?"


"Apa kau yang membiayai dia?, aku tau kau tidak kekurangan uang tapi kenapa demi gadis sepertinya kau rela mengeluarkan banyak uang?" tanya Al


"Akhiri pembicaraan tidak penting ini" ucap Zee


"Sudahlah, cepat kau bantu dia, sebelum dia sadar kau tidak boleh pulang" ucap Zee dingin


"Apaaa? Aku juga tidak tahu kapan gadis ini bisa sadar" ucap Al frustasi


"Aku tidak perduli" ucap Zee dingin


Al menarik rambutnya sendiri karena frustasi "Kau sangat keterlaluan Zee"


Xeno yang tiba-tiba muncul tertawa terbahak-bahak melihat Al yang sangat frustasi, Al dengan cepat menatap Xeno kesal


"Astaga, kau ingin aku cekik?, aku sangat pusing memikirkan pekerjaan di singapura dan sekarang aku harus merawat gadis yang aku sendiri bahkan tidak tau kapan dia akan sadar, kau malah menertawakanku bukannya menolongku" ucap Al kesal


Al yang berlari kearah sofa sambil meninju bantal dan mengumpat lantang "Dia benar-benar gila, seandainya dia bukan temanku dan tidak kaya, aku sudah melelehkan tubuhnya memakai asam super, aku benar-benar marah sekarang"


"Ingin melelehkan tubuhku? ingin marah?" ucap Zee yang tiba-tiba berada di belakang Al


"Ya, aku sangat ingin melakukannya" jawab Al spontan


"Haaaa tunggu, perasaanku tidak enak, ughhh" gumam Al


Dia melihat Xeno di sampingnya yang melirik kearah belakang Al

__ADS_1


Al melirik ke arah belakang, betapa terkejutnya dia melihat Zee tepat berdiri dibelakangnya dengan sorot mata yang tajam


"Eh Zee, kapan kau kembali kesini? hehe" ujar Al berkeringat dingin sambil menggaruk tengkuknya yang tidak gatal


"Sejak kau mengumpat ku dengan lantang" jawab Zee


"Hehehe tidak, aku tidak mengumpat mu" ucap Al


Xeno yang mengerjai Al memutar kembali ucapan Al dengan menggunakan rekaman ponselnya


Al yang mendengar rekaman itu melotot kearah Xeno, sedangkan Xeno hanya mengangkat bahu tanda tidak perduli


Al menatap tajam Xeno "Kaaauuuuuu.... dasar teman penghianat" ucap Al kesal


Zee yang mendengar menatap Al tajam "Gajimu aku potong, biaya pengobatan gadis itu tidak akan aku bayar" ucap Zee


"Apaaaa? kau sangat tega, aku sudah meninggalkan pekerjaanku demi terbang ke sini, sekarang biaya perawatannya tidak akan kau bayar" ucap Al lesu


Biarpun biaya itu tidak di bayarkan oleh Zee, dokter Al tidak akan jatuh miskin, di memiliki penghasilan di luar bayangan kalian


"Kau yang memulainya" ucap Zee sambil pergi


"Awas kau Xeno, aku akan membalasmu nanti, menjengkelkan, huh" Al menggerutu sambil meninggalkan ruangan


Xeno yang berhasil mengerjai Al tertawa terbahak-bahak


#Flashback Off


"Aku sudah menemukannya, dia adalah orang yang tidak kita setujui pengajuan kontrak kerjasamanya minggu lalu, dia mendengar percakapan karyawan kita, lalu menggali informasi itu, dan membocorkannya ke media" ucap Xeno


"Heh, Dia ingin bermain maka permainan akan dimulai" ucap Zee smirk


"Untuk media, gantikan berita itu dengan berita kita, dan untuk perusahaannya, buat dia bangkrut dalam waktu singkat" perintah Zee tegas


"Baiklah" ucap Xeno


"Kalian tidak tau siapa yang kalian lawan" batin Xeno sambil tersenyum smirk


Bersambung...


Para pembaca jangan lupa tinggalkan jejak 👇


✓ Favorite


✓ Like


✓ Vote


✓ Gift


✓ Comment

__ADS_1


✓ Rate


Author sangat berterimakasih 🙏


__ADS_2