
Teruntuk kalian yang terus memberi komentar, author ingin mengucapkan terimakasih 🙏, komentar kalian sangat berharga untuk author bahkan bisa membuat author tambah bersemangat. 🥰
Dan untuk yang ngerasa rekamannya lama, itu karena author memasukkan reaksi mereka juga, masa mau nonton rekaman gak ada reaksi?,. menurut author gak mungkin, kita aja yang nonton video pasti ada reaksi yang di keluarkan, apalagi yang di putar ini kisah kehidupan yang menyedihkan 🤧
Author tidak tau apa yang kalian pikirkan 🙏 tapi itulah yang ada di pikiran author 🙏
Semoga readers bisa menerimanya 🙏
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Jean terus mencari cara agar Arcy bisa keluar dari mansion, namun siapa sangka takdir baik berpihak pada Jean.
Saat malam harinya, Grizo izin pergi ke pesta perusahaan, dan keesokan paginya, ia pulang dengan keadaan penampilan yang berantakan. Arcy baru saja menemani Quirin yang sedang sakit, ia begitu terkejut melihat penampilan Grizo yang tampak berantakan.
"Ada apa dengan mu?" tanya Arcy dengan wajah panik.
Grizo memutar bola matanya kearah lain, ia tidak berani menatap mata istrinya "ti-tidak ada" ucap Grizo dengan gugup.
Arcy yang mendengar itu memiliki keraguan di hatinya, tapi ia tidak memberitahukan pada suaminya itu.
Sedangkan Jean justru tersenyum smirk. Ia menyuruh Wiliam untuk mencari tau
apa yang sedang terjadi pada Grizo.
Dan di saat itu juga Wiliam mengubah data Calis menjadi keluarga kaya raya dan segera melaporkannya pada Jean.
Jean sangat senang ketika mengetahui bahwa wanita yang di tiduri oleh Grizo adalah wanita kaya. Ia pun segera bersiap-siap untuk pergi ke apartemen milik Calis.
Di apartemen itu juga memiliki cctv, rekaman itu terus mengikuti kemana Jean pergi. Setelah sampai, Jean melihat bahwa wanita itu juga cantik dan membuat Jean merasa sangat bahagia.
Keduanya bercengkrama dan memiliki siasat untuk menyingkirkan Arcy.
Jean membawa Calis ke mansion tanpa sepengetahuan siapapun, ia memperkenalkan Wiliam pada Calis.
Jean bahkan tidak tau bahwa keduanya adalah suami istri. Ia mengira dirinya memanfaat Calis tapi faktanya dia lah yang di manfaatkan oleh wanita itu.
__ADS_1
Ketiganya pun mulai merencanakan sesuatu, Jean berpikir dialah yang menguasai permainan itu, tapi kenyataannya, sepasang suami istri itulah sang penguasa permainan.
Berbulan-bulan telah berlalu, sikap Grizo tampak semakin tidak normal, ia sering pulang tengah malam dan sering mengacuhkan Arcy.
Bahkan Grizo sering memarahi Arcy walau dengan kesalahan kecil.
Quirin yang berada ditengah-tengah mereka juga bisa merasakan perbedaan sikap Grizo padanya.
Arcy juga tidak mendapat gangguan dari Jean, hal itu membuat Arcy merasa curiga.
Saat tengah malam, Arcy meminta Grizo untuk berbicara jujur padanya "apa yang kau sembunyikan dariku?" tanya Arcy dengan datar.
"Ti-tidak ada" elak Grizo sambil tersenyum canggung.
"Kau tidak perlu berbohong padaku, aku hanya akan memberimu satu kali kesempatan untuk mengatakannya" ucap Arcy yang duduk di atas tempat tidur.
Grizo sudah tidak bisa mengelak lagi, kali ini ia baru merasakan kemarahan istirnya, biasanya dia lah yang terus marah pada Arcy.
"Aku menghamili seorang gadis" jawab Grizo menunduk.
Arcy yang mendengar itu melototkan matanya, ia tidak pernah mengira suami yang begitu di cintai nya justru berkhianat padanya.
Ia memilih untuk merawat Quirin walau dengan hati yang terluka. Sejak saat itu juga, kesehatan Arcy mulai menurun, Beymi terus membawa secangkir teh hangat ke kamar Arcy.
Di dapur Beymi sedang membuat teh, ia memasukkan bubuk putih ke dalam teh Arcy.
Beymi tersenyum tipis dan segera mengantarkan teh itu pada Arcy. "nyonya minumlah, teh ini bagus untuk kesehatan nyonya" ujar Beymi sambil menyerahkan secangkir teh itu pada Arcy.
Arcy mempercayai Beymi karena Beymi telah lama bersama dengannya "terimakasih Beymi" ucap Arcy.
Arcy bahkan tidak tau bahwa Beymi terus memasukkan obat dengan dosis tinggi kedalam teh yang di minum nya.
- Disaat yang sama -
Quirin, Zee dan Xeno terkejut ketika melihat rekaman itu.
__ADS_1
"Siapa yang melakukannya?"
"Aku yakin tidak salah melihat"
"Ada beberapa bagian yang terpotong, aku yakin mereka juga telah menyadarinya" batin Zee sambil melirik kearah Quirin lalu menoleh kearah Xeno yang sedang fokus menatap layar.
Benar saja, Zee melihat reaksi keduanya dan mereka seperti telah menyadari bahwa beberapa part telah terpotong.
"Aku harus menemukan bagian yang terpotong itu, aku yakin potongan itu juga hal yang sangat penting" batin Quirin
"Sepertinya kita memiliki pekerjaan tambahan" batin Zee
Ketiganya sangat mengerti ilmu komputer, jadi ketika melihat sedikit celah, maka mereka akan segera mengetahuinya.
- Lanjut rekaman
Detik-detik dimana kondisi Arcy semakin melemah, Grizo berkunjung ke kamarnya, ia dengan mata berkaca-kaca meminta maaf pada Arcy.
"Maafkan aku karena telah mengkhianatimu," ucap Grizo sambil menitikkan air mata.
Bukannya menjawab permohonan maaf itu, Arcy justru berpesan pada suaminya.
"Bantu aku menjaga Quirin, dan berjanjilah untuk selalu terus berada di sampingnya dan mencintainya dengan sepenuh hati" ucap Arcy sambil menatap langit-langit kamar.
Kondisi Arcy benar-benar sudah tidak tertolong lagi, ia pun segera menghembuskan nafas terakhirnya.
Grizo amat sangat merasa sedih, namun berbeda dengan yang lainnya, ia justru tersenyum senang melihat kematian Arcy, siapa lagi kalau bukan Jean.
Quirin menangis tersedu-sedu, ia tidak menyangka bahwa ibu yang begitu disayanginya justru meninggalkannya begitu cepat.
Karena Arcy tidak memiliki kerabat maka penguburan jasadnya di percepat.
Disisi rumah yang lain, terdapat sepasang suami istri justru tengah berbangga atas perbuatan mereka.
"Bagaimana?, bukankah sangat mudah memasuki mansion ini?, ucap Calis dengan bangga pada Wiliam.
__ADS_1
"Kau benar, kita harus membunuh mereka satu persatu agar anak kita ini akan menjadi pewaris satu-satunya di mansion ini" lanjut Calis dengan senang.
Bersambung ...