Another Person Life

Another Person Life
Menabrak


__ADS_3

Tiba-tiba saja, Quirin ingin melakukan sesuatu, "Zee, apa kau percaya padaku?" tanya Quirin sambil menatap kearah Zee.


Zee yang tidak mengerti langsung saja mengangguk, "percaya" kata Zee.


Quirin yang mendapat kepercayaan Zee langsung tersenyum senang "Baiklah, ayo kita kembali" ucap Quirin sambil menarik lengan Zee.


Mereka turun dengan Zee yang mengikuti langkah Quirin.


Lalu Quirin bergegas memasuki mobil, kali ini mereka bertukar posisi, Quirin yang menyetir lalu Zee yang duduk di samping pengemudi.


"Mengapa firasat ku tiba-tiba menjadi buruk?" batin Zee.


Quirin memundurkan mobil itu secara perlahan, lalu tiba-tiba saja, ia melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi.


Zee yang awalnya biasa saja, kini melototkan matanya "kenapa kau membawa mobil seperti ini?" tanya Zee sambil memegang pegangan mobil itu.


"Ada yang harus aku selesaikan, bukankah kau berkata bahwa kau percaya padaku?" ucap Quirin sambil menyetir mobilnya dengan ugal-ugalan.


Sedangkan Xeno yang berada di belakang, langsung terbangun ketika kepalanya membentur pintu mobil.


"Awww" teriak Xeno sambil memegang kepalanya.


Quirin terkejut mendengar suara benturan keras itu, ia pun melirik kaca mobil dan melihat Xeno senang memegang kepalanya. "Ups, maafkan aku" ucap Quirin sambil tertawa kecil.


Mata Xeno terbuka lebar, ia terkejut ketika melihat yang menyetir adalah Quirin. "Kenapa kau membiarkan dia menyetir Zee?" tanya Xeno dengan keras disertai rasa takut.


Zee yang mendengar itu merasa sangat kesal "Jangan tanya padaku" ucap Zee cuek.


Quirin pun membawa mobil dengan terus menyalip jalan yang kosong. "Dapat" gumam Quirin yang sudah bisa melihat mobil Cassi dan Kai.


"Kau dulu mengejar ku bukan?, sekarang adalah giliran mu" gumam Quirin sambil tersenyum smirk.


Zee terkejut, ternyata dulu dirinya di kejar seperti ini, tapi satu yang membuat Zee tidak yakin "Apa kau yakin itu adalah mobil mereka?"


"Tentu saja, karena yang mereka gunakan adalah mobilku, dan juga mobil kesayanganku" ucap Quirin sambil menggeretakkan giginya.

__ADS_1


Mobil yang di kendarai Cassi dan Kai adalah mobil kesayangan Xura, ia dulu bahkan sangat menjaga mobil itu. Tapi sekarang pasangan itu telah menggunakan nya "sekarang, mobil itu tidak berarti apa-apa untuk ku, apa yang telah mereka gunakan sangatlah menjijikkan" gumam Quirin membanting stir ke Kenan dan melaju lurus kedepan dengan kecepatan tinggi.


Zee dan Xeno hanya mendengarkan perkataan Quirin sambil memegang pegangan mobil.


"Mengerikan sekali jika wanita yang membawa mobil, mungkin hari ini adalah ajal ku" batin Xeno yang sedang memegang pegangan dengan dua tangan dan sangat erat.


Zee hanya memegang dengan satu tangan, tapi ia bahkan menggenggamnya dengan sangat kuat.


Sedangkan Quirin tersenyum smirk, ia seakan sangat bergairah ketika mengendarai mobil itu dengan kecepatan tinggi.


Brakkkkk


Orang-orang yang ada di jalanan begitu terkejut mendengar suara tabrakan itu.


Dahi Kai membentur stir mobil, sedangkan Cassi membentur benda yang ada di depannya.


"Sialan!, siapa yang menabrak mobilku?" ucap Cassi dengan kesal sambil memegang dahinya yang berdarah.


Benturan itu terasa sangat kuat, bahkan dahi kai juga berdarah karena mereka berdua tidak memakai sabuk pengaman.


Kai melihat bahwa mobil yang menabrak mereka juga ikut menepikan mobil.


Quirin yang menabrakkan mobil Zee ke mobil yang ada di depan nya justru terlihat sangat senang.


Quirin juga melihat bahwa Kai dan Cassi telah keluar dari mobil, keduanya tengah melihat mereka. Tapi mereka tidak tau siapa yang ada di mobil itu, karena Zee memakai warna gelap pada kaca mobil.


"Ini benar-benar menyenangkan, aku ingin lihat seperti apa reaksi mereka ketika mobil Mercedes Benz Exelero itu hancur" gumam Quirin tersenyum smirk.


Zee dan Xeno terkejut melihat tindakan Quirin, mereka yang ada di dalam mobil juga hampir membenturkan kepala dengan benda yang ada di depan mereka.


Namun hal itu tidak terjadi karena mereka semua berpegangan dan memakai sabuk pengaman.


"Apa yang kau lakukan nona?" tanya Xeno dengan panik.


"Tidak ada, aku hanya ingin menghancurkan mobil ku saja, aku tidak sudi jika mobil kesayangan ku itu di nodai oleh mereka, jadi lebih baik mobil itu hancur" jawab Quirin dengan memundurkan lagi mobilnya lalu kembali menabrak mobil Cassi dan Kai.

__ADS_1


Kai dan Cassi melihat mobil itu melaju lurus kedepan, kedua bola mata mereka hampir saja akan melompat keluar dari tempat nya.


Keduanya pun menyingkir dari mobil itu dan terjadi lah tabrakan kedua.


Brakkk


Xeno bahkan terkejut melihat Quirin menabrak mobil yang ada di depan nya, dan ia kembali di kejutkan dengan Quirin menabrak mobil yang sama.


"Sepertinya nona sengaja melakukan itu" batin Xeno


Zee hanya diam saja, ia tidak mau berkomentar apapun, lagi pula, jika Zee memasukkannya dalam daftar hutang, Quirin yang masih menjadi anggota Vermilion pasti sanggup membayar hutang itu.


Walau mobil yang mereka gunakan tidak terlalu mahal, tapi mobil yang di tabrak oleh Quirin bukan lah mobil sembarangan.


Mercedes Benz Exelero hanya ada beberapa unit di dunia. Tapi Quirin dengan mudahnya menghancurkan mobil itu.


Xeno merasa bersyukur karena ia tidak membawa mobil yang sangat mewah.


"Beruntung aku tidak membawa mobil yang sama, jika tidak, maka koleksi Zee pasti akan berkurang" batin Xeno sambil menggelengkan kepalanya.


Xeno yakin bahwa mobil mereka juga tidak tampak baik-baik saja, pasalnya, suara tabrakan itu begitu kuat.


"Heii!" teriak Cassi sambil mengetuk kaca mobil Zee.


Zee langsung menurunkan kaca mobil nya, Cassi yang melihat itu merasa terkejut, ia pun langsung tersenyum sumringah walau dahinya tengah mengeluarkan darah.


"Hai, kita bertemu lagi" ucap Cassi.


Zee tidak menjawab sapaan itu, namun Quirin yang mendengar suara Cassi merasa sangat jijik, ia pun langsung menundukkan wajah nya dan melihat kearah Cassi "Maaf, aku sedang belajar mengemudi, jadi aku tidak sengaja menabrak mobil mu" ucap Quirin sambil tersenyum.


Cassi yang melihat Quirin merasa sangat marah "apa kau tau mobil apa itu?" teriak Cassi sambil menunjukkan mobilnya.


"Mercedes-Benz Maybach Exelero yang diperkenalkan pertama kali di Jerman pada 2005. Maybach Exelero memiliki mesin V 12 biturbo dengan tenaga sebesar 700 hp dan 1.020 Nm yang diproduksi untuk Fulda Reinfenwerke. Tenaga mesin tersebut nantinya disalurkan melalui transmisi otomatis 5G-Tronic. Selain itu, mobil ini mempunyai kecepatan tertinggi di angka 351 km per jam serta dapat berakselerasi dalam waktu 4,4 detik dari 0 – 100 km per jam. Mercedes-Benz Maybach Exelero di taksir sekitar Rp110 miliar." jelas Quirin dengan sangat detail.


Bersambung ....

__ADS_1


__ADS_2