
Mereka keluar dari mansion bersama, Zee melihat mobil Ford GT terparkir di depan halaman mansionnya.
Quirin melihat Zee berhenti didepannya, lalu melihat ekor mata zee"Terkejut?" tanya Quirin tersenyum mengejek, ia mengira jika Zee hanya mempunyai mobil biasa, karena Zee selalu menggunakan mobil standar orang kaya menengah.
"Tidak" jawab Zee datar
Zee berjalan kebelakang mansionnya, Quirin hanya mengikuti dari belakang "Untuk apa dia berjalan kebelakang?" batin Quirin heran
Quirin melihat pintu yang sangat besar, ia sangat penasaran isi dibalik pintu itu, Zee menekan sebuah tombol dan pintu itu perlahan-lahan terbuka.
"WOW" ucap Quirin dengan mata berbinar sambil bejalan kedepan dan memunggungi Zee
"Terkejut?" tanya Zee tersenyum tipis
"Sangat terkejut" ucap Quirin Spontan, ia membalikkan badan menatap kearah Zee karena menyadari ucapannya, ia langsung menutup mulut dengan kedua tangannya
Zee hanya tersenyum tipis melihat tingkah Quirin "kau ingin memilih yang mana?" tanya Zee datar, ia menekan tombol yang sama, mesin bergerak keatas dan terlihat koleksi mobil lainnya.
"Wow, apa masih ada lagi?" tanya Quirin antusias kepalanya bergerak melihat keatas dan kebawah
"Ada, ini yang terakhir" ucap Zee, ia menekan tombol yang sama dan mesin itu bergerak keatas lagi hingga terlihat tiga tingkatan.
Quirin melihat kebelakang "Kau mengoleksi semua mobil ini?, sungguh menakjubkan" ucap Quirin sambil melihat dari atas hingga kebawah
Lalu Quirin berjalan dilorong sela-sela mobil sambil memegangi mobil itu satu persatu "Rimac concept one, Ford GT, Ferarri 812 SuperFast, Ferrari SF90 Stradale, Lamborghini Rian Roadster, Pegani Huayra BC Roadster, Mercedes-AMG One...." ucap Quirin antusias
Zee sangat terkejut setelah Quirin menyebutkan satu persatu nama mobil yang ada dihadapannya tanpa kesalahan satu huruf pun.
Zee berdiri tepat didepan disamping tombol itu "Kau mengetahui nama-nama mobil ini?" tanya Zee datar langsung memotong ucapan Quirin sambil mengernyitkan dahinya
"Sangat tau, karena aku adalah orang terkaya se-Asia, aku mempunyai mobil-mobil ini di Asia" ucap Quirin santai tanpa sadar karena terlalu antusias melihat koleksi mobil-mobil Zee tertata dengan rapi.
"se-Asia?" batin Zee sedikit curiga
"Kau orang kaya se-Asia?, bukan kah kau orang Inggris?" tanya Zee datar sambil memancing ucapan Quirin
"Tidak, aku adalah orang terkaya di Asia bukan di Ing...." ucap Quirin menggantung, ia langsung sadar dengan apa yang diucapkannya.
Quirin menoleh kearah Zee, ia sedikit takut jika Zee mengetahui rahasianya "Ka..kau salah dengar, aku mengatakan jika aku orang terkaya di Inggris" ucap Quirin Gugup diselingi sebuah senyuman
"Seperti biasa, berdalih adalah keahliannya, sangat sulit mengorek informasi darinya" batin Zee sambil menghela nafas pelan
"Apa kau tidak malu mengatakan itu?, kau tidak melihat berita siapa orang terkaya di Inggris?" tanya Zee datar sambil melipat kedua tangannya dan bersandar pada dinding dibelakangnya
"Bagaimana aku bisa melihat, jika ponselku ada padamu, aku bahkan harus membeli ponsel dan laptop baru" ucap Quirin kesal
__ADS_1
Zee hanya menaik turunkan bahunya tanda dia tidak perduli.
Quirin beralih melihat mobil "Aku ingin memakai ini" ucap Quirin sambil menunjuk mobil Pegani Huayra BC Roadster
"Aku tidak ingin menjadi pusat perhatian" tolak Zee dengan wajah datar
"Huh, tadi kau menyuruhku untuk memilih tapi sekarang kau malah menolaknya, dasar tuan muda plin-plan, kau saja yang pilih!" ucap Quirin langsung keluar dari ruangan koleksi mobil Zee
Zee langsung memilih mobil Ferarri 812 SuperFast, ia keluar menggunakan mobil itu sambil melihat kekanan dan kekiri, ternyata Quirin berdiri tidak jauh dari tempatnya.
Zee berhenti tepat didepan Quirin, tanpa basa basi Quirin langsung menaiki mobil itu tanpa menoleh kearah Zee, Mereka berdua menuju tempat yang diinginkan oleh Quirin.
Quirin ingin berbicara tapi ia terlihat masih binggung, ia menarik nafas pelan dan mencoba berbicara "Zee, aku menemui mu untuk melunasi hutangku" ucap Quirin sambil melihat kearah Zee
Zee diam tanpa menoleh kearahnya, karena Quirin tidak mendengar adanya jawaban, itu membuatnya sedikit kesal, ia merogoh tas jinjingannya dan mengeluarkan kartu gold yang diberikan oleh Grizo.
Zee mulai melirik tangan Quirin, ia melihat kartu yang di keluarkan oleh Quirin "Hmm, apa kau tidak tau jika hutangmu sudah bertambah berkali-kali lipat?" ucap Zee santai
"Apa?, bagaimana bisa?" ucap Quirin terkejut melihat kearah Zee dengan mata membulat sempurna.
"Apa kau tidak mengingat sudah berapa kali kau membantah ucapanku?" tanya Zee sambil mengernyitkan dahinya, ia masih tidak menoleh kearah Quirin karena fokus menyetir mobil.
Quirin mengingat-ngingat kembali "Seingatku hanya sekali" ucap Quirin sambil berfikir
"Jika dihitung, kau sudah membantahku puluhan kali, kau tentu tau isi kontrak itukan?" tanya Zee datar
"Kartu gold itu belum bisa membayar setengahnya, bahkan seluruh harta kekayaan keluarga Alister tidak cukup untuk menutupi semua hutangmu" ucap Zee tersenyum tipis
"Bagaimana bisa seperti ini?, aku sangat ingin lepas dari pria es ini" batin Quirin mengumpat kesal
"Kau tidak bisa lepas dariku" batin Zee tersenyum tipis
Setelah mereka sampai ditempat tujuan, keduanya turun. dan melihat tanaman yang sangat cantik.
Mata Quirin sangat berbinar-binar melihat tumbuhan-tumbuhan didalam tertata rapi, jika dilihat dari luar terasa sangat menyejukkan hati
"Sangat cantik" ucap Quirin dengan bersemangat
"Lahan di Poison Garden ini ditanami dengan tumbuh-tumbuhan beracun dan psikotropika. Walaupun semua tumbuhan di tempat itu beracun, namun semuanya disusun dengan penataan kebun yang cantik" jelas Zee dengan panjang
"Aku tau mengenai semua tumbuhan itu" ucap Quirin sambil tersenyum
"Dia tau segalanya?, sebenarnya siapa dia?, dari ucapan sebelumnya dia mengklaim bahwa dirinya orang terkaya se-Asia, aku akan mencari tau itu" batin Zee
"Bagaimana kita masuk?, tidak ada siapapun disini" ucap Quirin sambil menoleh kekanan dan kekiri namun tidak menemukan siapapun.
__ADS_1
"Sepertinya kau sangat antusias sekali" ucap Zee yang heran melihat Quirin sangat antusias melihat tumbuhan-tumbuhan yang ada di depannya.
"Aku ingin membuat racun" ucap Quirin santai, ia langsung tersadar dari ucapannya
"Ti..tidak, aku hanya ingin melihat-lihat saja" ucap Quirin sedikit gugup
"Bedalih lagi, dia sangat pandai berdalih, Bagaimana dia bisa membuat racun?, sungguh teka-teki ini belum terpecahkan, aku harus menggali informasi mengenai semua ucapan yang telah keluar dari mulutnya" batin Zee
"Semenjak dia menghubungiku untuk datang kesini, aku juga mengetahui jika dia ingin membuat racun, karena seluruh taman ini berisi racun-racun mematikan, tapi apakah benar dia membuatnya sendiri?" batin Zee*
"Sial!!, mulut ini seperti dikendalikan olehnya" batin Quirin
"Baiklah, kau tidak perlu segugup itu, aku hany bertanya saja" ucap Zee datar
"Aku tidak tau dia mendengarkan ucapanku atau tidak, aku tidak bisa membaca raut wajahnya, saat berbicara dia hanya mengeluarkan ekspresi datar, semua tertutup karena ekspresi itu" batin Quirin sedikit gelisah
Bersambung...
NOTE : INFORMASI PENTING!
Poison Garden sebenarnya merupakan bagian dari Alnwick Garden yang ada di Alnwick, Northumberland, Inggris. Alnwick Garden tampak seperti taman publik pada umumnya, dihiasi bunga-bungaan, hutan asri, dan beberapa air mancur yang megah.
The Poison Garden terdiri dari hampir 100 jenis tanaman beracun. Tanaman-tanaman itu memiliki efek ringan hingga berat, dari cuma membuat halusinasi hingga mematikan. Tidak saja wisatawan yang harus berhati-hati di dalam kebun ini, para pengurus kebun juga ekstra hati-hati dalam merawat dan menjaganya. Mereka dibekali dengan menggunakan baju alat perlindungan diri (APD) lengkap dengan sarung tangan dan masker.
Sedikit informasi mengenai the Poison garden.
Semoga dengan informasi itu bisa menambah wawasan para readers 🙏
Terimakasih 🌹
##################################
Para pembaca jangan lupa tinggalkan jejak 👇
✓ Favorite
✓ Like
✓ Vote
✓ Gift
✓ Comment
__ADS_1
✓ Rate
Author sangat berterimakasih 🙏