
Setelah Zee keluar kamar Quirin, ia menyusuri ruang tengah untuk mencari seorang maid, kebetulan ada 1 orang maid yang sedang membersihkan ruangan
"Hey, segera carikan Xia, katakan padanya untuk datang ke ruangan Quirin sekarang juga" ucap Zee yang sambil berlalu pergi
Maid yang di perintahkan pun bergegas mencari Xia, ia mencari kesana kemari dan akhirnya menemukan Xia yang sedang menyirami bunga di taman
Maid mendatanginya "Nona Xia, tuan muda Zee mengatakan bahwa nona harus segera datang ke kamar nona Quirin" ucap Maid dengan ramah
"Baiklah, terimakasih kak" ucap Xia tersenyum, lalu menaruh selang yang tadinya dia minta dari maid lain
"Dia terlihat cantik ketika diam, heh... tidak seperti tadi malam" ucap seseorang yang sedari tadi mengintip Xia saat menyirami bunga
#Flashback on
Sesampainya di kediaman Zee, Vano membangunkan Zee duluan
"Tuan muda, kita sudah sampai" ucap Vano yang melihat kaca
Zee bangun dan ia mengangkat Quirin ala bride style, lalu memasuki kediamannya
Para maid yang menunggu kepulangan Zee berjejer rapi, tentu saja untuk menyambut tuan muda mereka, ketika melihat Zee memasuki ruangan, mereka terkejut
Vano kemudian berusaha membangunkan Xia berkali-kali, namun Xia tetap tidak bangun, ia pun berinisiatif untuk mencoba mengangkat Xia seperti tuan mudanya, tapi sayangnya, saat Vano masih berjalan di tengah-tengah para maid, Xia terbangun dan melihat dirinya sedang dibopong oleh Vano
"Apa yang kau lakukan?, turunkan aku sekarang juga!" perintah Xia dengan menatap tajam Vano
"Sudah bangun?, salah mu sendiri karena tidur seperti orang mati" ucap Vano santai
"Apa katamu?, kau mengutuk ku?" tanya Xia kesal memukul dada Vano
Vano hanya diam karena tak ingin membuat keributan
"Haaa... sudahlah! cepat turunkan aku!" perintah Xia dengan suara keras dan mencoba memberontak
__ADS_1
"Tenanglah, kau nanti bisa jatuh" ucap Vano yang sudah tidak kuat membopong Xia
"Bagaimana aku bisa tenang?, mau ditaruh dimana wajahku ini?, semua kakak-kakak itu melihat ku" ucap Xia kesal
"Mereka tidak mengenalmu, santai saja" ucap Vano
"Haaa... memang susah bicara dengan orang sepertimu, cepat turunkan sekarang juga!" perintah Xia dengan suara yang dikeraskan lagi, ia pun terus memberontak
Karena tidak tahan dengan suara keras Xia yang sangat dekat dengan telinganya, Vano pun mulai kesal, tanpa basa-basi lagi, ia langsung menjatuhkan Xia
"Kau!! apa tidak bisa sedikit lebih lembut pada perempuan?" tanya Xia kesal, ia bahkan tidak memperdulikan sekelilingnya lagi
"Kau yang sedari tadi memberontak, jadi jangan salahkan aku" ucap Vano dengan nada dingin, ia kemudian meninggalkan Xia di tengah-tengah maid
"Nona, apa kau baik-baik saja?" tanya salah satu maid dengan menjulurkan tangannya bermaksud ingin membantu Xia berdiri
Xia yang di kelilingi oleh maid seketika tersentak, lalu memutar matanya untuk melihat rumah yang sangat besar di depannya itu
"Aku?, ah... tentu saja, aku baik-baik saja kak" ucap Xia sambil tersenyum, di saat bersamaan mencoba menahan malu
Maid yang saat itu melihat tingkah Xia, tertawa keras, mereka tidak menyangka, ada yang berani melawan seorang Vano berwajah datar yang mirip dengan tuan muda mereka dan juga tuan Xeno
#Flashback Off
Xia melangkah dan berjalan ke arah kamar Quirin, ketika membuka pintu, Xia melihat Quirin yang berusaha bangkit dari lantai tapi selalu gagal
"Astaga Quirin, apa yang kau lakukan?, kenapa kau bisa sampai di bawah sih" ucap Xia yang panik dan berlari kearah Quirin dengan cepat
"Tolong bantu aku, kaki ku terasa sangat sakit" ucap Quirin merintih kesakitan
Xia dengan cepat memapah Quirin keatas tempat tidurnya, lalu memberikan minum kepada Quirin
Seseorang mengetuk pintu yang terbuka lebar lalu ia berjalan kearah Quirin "Nona, tuan muda menyuruh saya memberikan nona sarapan" ucap maid sambil memberikan nakas yang berisi minuman dan bubur
__ADS_1
"Baiklah, kau bisa keluar" ucap Quirin dingin sambil memperhatikan pergerakan maid
"Xia, tolong kau buang bubur dan minuman itu" ucap Quirin dingin
"Hah?, ada apa?, ini masih baru dan sepertinya enak" tanya Xia heran, ia lalu mengambil bubur itu karena ingin memakannya
"Kalau kau ingin sakit, kau bisa memakannya" ucap Quirin dingin sambil melihat tajam Xia
Xia yang mendengar ucapan dan tatapan Quirin langsung takut dan membuang makanan tersebut ke kamar mandi
"Sebenarnya ada apa dengan makanan itu?" tanya Xia yang sudah sangat heran
"Tatapan maid itu, apa kau tidak merasakan sesuatu?, dia seperti mengibarkan bendera perang, sebenarnya karena hal itulah aku tadi merasa curiga, bukankah lebih baik aku mencegahnya?" ucap Quirin yang sedikit kesal
"Jadi, kau juga ingin bermain-main denganku ya, terlalu banyak musuh setelah aku bertemu dengan Zee, baiklah... akan ku hadapi mereka satu per satu" batin Quirin dengan tersenyum smirk
"Apa katamu?, yang benar saja... memangnya apa salahmu padanya?" tanya Xia panik
Bersambung...
Para pembaca jangan lupa tinggalkan jejak 👇
✓ Favorite
✓ Like
✓ Vote
✓ Gift
✓ Comment
✓ Rate
__ADS_1
Author sangat berterimakasih 🙏