
Quirin memeriksa Cctv yang ada dirumah itu, ia menemukan beberapa cctv yang masih menyala, dan satu Cctv yang sudah mati, semua Cctv itu memiliki perlindungan yang sedikit sulit untuk di retas, hingga Quirin membutuhkan beberapa menit untuk membukanya.
Setelah selesai membuka perlindungan Cctv, Quirin tersenyum "Haa .... jika begini maka permainan akan semakin seru" gumam Quirin tersenyum smirk sambil melihat Cctv dengan memainkan jari jarinya
Ia melihat Cctv itu berada di berbagai tempat, seperti gudang, ruang tamu, dapur, ruang kerja dan di luar rumah.
"Tapi aku masih bertanya-tanya, siapa yang memasang Cctv sebanyak ini, dan memiliki perlindungan?, Jika aku tidak menemukan rekaman itu, maka aku tidak akan mengetahui adanya Cctv di rumah ini" gumam Quirin sambil menggelengkan kepalanya kekanan dan kekiri
"Aku harus memeriksa apa yang terjadi selanjutnya" gumam Quirin, ia memeriksa rekaman yang terjadi pada 20 tahun yang lalu, jari-jari itu terus bergerak untuk mencari tau tentang kebenaran yang terjadi pada ibu Quirin
Quirin mencari dan terus mencari, rasa penasaran itu kini menghantuinya, ia sangat ingin mengetahui bagaimana caranya ibu Quirin meninggal.
"Dapat" gumam Quirin tersenyum senang, ia memutar dan tidak lupa memasang earphone di telinganya
Quirin melihat ibunya yang bernama Farcy Ver. memiliki postur tubuh bagaikan model, ia sangat cantik hingga membuat Quirin terpesona "pantas saja pria itu menyukai ibu, lihatlah ibu sangat cantik" ucap Quirin yang masih memandang Cctv itu
Tapi ada seorang nenek tua didalamnya, dia memarahi Farcy habis-habisan "Wanita tua itu, aku belum pernah melihatnya, aku yakin dia juga terlibat dengan calis" gumam Quirin kesal
__ADS_1
Quirin melanjutkan melihat laptopnya, ia mempercepat laju video itu hingga melihat Grizo duduk berdua dengan Arcy, Quirin menghentikan videonya ia tidak mempercepatnya lagi.
Ia melihat banyak cinta di mata Grizo, ia yakin Grizosangat mencintai istrinya tetapi di tengah-tengah itu muncul seorang wanita yang mengganggu rumah tangganya
Sejak saat itu Arcy menjadi sakit-sakitan dan selalu bertengkar dengan Grizo, Arcy yang lemah lembut selalu mengalah pada suaminya, karena ia tidak mau keluarganya hancur begitu saja, sejak saat itu Grizo selalu pulang larut malam dan selalu mengabaikan Arcy, biarpun ditengah tengah mereka telah ada Quirin.
Quirin melihatnya dengan seksama, rasa kasihan dan amarah kini tercampur menjadi satu hingga membuat Quirin mengepalkan kedua tangannya.
"Dasar pria brengsek, kelakuannya sangat memalukan, dia tidak memikirkan perasaan ibu dan juga Quirin, sekarang aku memutuskan untuk tidak menolong mu biarpun Quirin asli bersujud dibawah kakiku" teriak Quirin dengan kesal, ia sangat benci melihat adegan demi adegan yang terus berputar itu.
"Kita akan bertemu nenek tua, aku akan menantikan itu" gumam Quirin dengan geram, sambil menutup laptopnya dengan kasar.
Mata Quirin yang putih kini mengeluarkan urat-urat mata serta membulatkan mata dengan sempurna.
Quirin menampilkan raut wajah menahan amarah, rasa sakit menjalar di seluruh tubuhnya, ia tidak bisa membayangkan betapa sakit hatinya ibu Quirin dengan menjalankan kesehariannya.
Karena, Quirin saja yang hanya melihat adegan itu membuatnya tidak tahan, apalagi jika ia menjalaninya, maka ia lebih memilih pergi daripada bertahan di rumah itu.
__ADS_1
"Aku akan menguak kebenaran ini ibu, aku akan membantumu membalaskan dendam yang belum sempat kau jalankan" gumam Quirin sambil menggenggam kain kasur.
Bersambung...
Para pembaca jangan lupa tinggalkan jejak 👇
✓ Favorite
✓ Like
✓ Vote
✓ Gift
✓ Comment
✓ Rate
__ADS_1
Author sangat berterimakasih 🙏