Another Person Life

Another Person Life
Jiwaku Dengan Pemilik Tubuh Ini Berbeda!


__ADS_3

Xura duduk disofa dengan kaki yang dirapatkan dan menunduk "Setelah aku berbicara, tolong jangan menertawai ku" ucap Xura pelan dengan menatap Alpha


Alpha duduk didepan Xura yang hanya terpisahkan oleh meja ditengah-tengah mereka "Baik, bicaralah, aku akan mendengarkanmu" ucap Alpha menatap Xura dengan intens


"Jujur saja, aku kesini bukan untuk berlibur, tapi aku kesini untuk menemui ayahku" ucap Xura pelan


Alpha terkejut mendengar ucapan Xura "Bukankah ayahmu sudah meninggal?" tanya Alpha sedikit heran


Alpha baru menyadari jika raut wajah Xura seperti orang yang ketakutan "Tidak perlu seperti itu, kamu bisa berbicara bebas denganku" ucap Alpha sambil tersenyum


Xura melihat kearah Alpha yang tersenyum, ia menghela nafas pelan dan bersiap untuk menceritakan apa yang telah terjadi.


"Jiwaku dengan pemilik tubuh ini berbeda" ucap Xura pelan


Alpha sedikit terkejut "Tunggu!, aku semakin tidak mengerti, coba jelaskan dengan rinci?" ucap Alpha mengerutkan dahinya


Xura menceritakan apa yang telah terjadi dengannya dan juga bagaimana ia tiba-tiba memasuki tubuh Xura, tetapi ia tidak menceritakan tentang kehidupan menyedihkan yang sudah dilaluinya.


Alpha mendengar semua cerita Xura dari awal hingga akhir, Alpha menunjukkan berbagai ekpresi yang membuat Xura merasa bersalah padanya.


"Aku ingin bertanya, Untuk apa kamu melompat?" tanya Alpha dengan tatapan datar


Xura melihat mata Alpha, ia sedikit ketakutan melihat tatapan Alpha "Maaf, aku tidak bisa memberitahumu" ucap Xura langsung menunduk


Alpha melihat Xura menunduk membuatnya sedikit tidak enak hati "Baiklah, aku tidak memaksamu untuk menjawab itu, tidak perlu menunduk, kamu bisa mengangkat wajahmu" ucap Alpha menghela nafas pelan


Xura memberanikan diri mengangkat wajahnya dan menatap alpha kembali "Jadi sebenarnya kamu itu Quirin yang masuk kedalam tubuh Xura, sedangkan wanita yang kamu temui di pantai itu adalah Xura yang memasuki tubuhmu?, Apa itu benar?" tanya Alpha memecah keheningan diantara mereka


Xura mengangguk "Maaf aku tidak memberitahumu sejak awal" ucap Xura merasa bersalah


Alpha menyandarkan tubuhnya kesofa dan memilih mengindahkan kepalanya kesofa "Dulu aku bertanya-tanya apa bertukar jiwa didunia ini ada?, sekarang aku memiliki jawabannya terlebih lagi yang mengalaminya adalah orang yang sangat aku sukai" batin Alpha yang masih dalam keterkejutannya


Xura melihat Alpha yang termenung "Kau mau membantuku menemui ayahku?" tanya Xura pelan, ia memberanikan diri bertanya pada Alpha


Alpha tersentak dari lamunannya dan ia melihat kearah Xura "Aku akan membantumu, tapi sekarang aku harus memanggil kamu apa?" tanya Alpha sedikit binggung


"Panggil saja Xura, karena Xura yang ada ditubuhku tetap di panggil Quirin dan terimakasih sudah mempercayai ceritaku" ucap Xura yang merasa lega karena Alpha mau mendengarkan dan juga tidak mengatainya gila.

__ADS_1


"Tidak masalah, didunia ini tidak ada yang tidak mungkin, semua hal bisa terjadi, sekarang bersiap-siaplah, kita akan kerumah lamamu" ucap Alpha berdiri dari duduknya dan mendekati Xura lalu mengacak-ngacak rambut Xura


"Alpha, rambutku bisa rusak" ucap Xura sedikit kesal sambil mengerucutkan bibirnya


"Cepatlah kembali ke kamarmu, aku tidak yakin bisa menahannya lebih lama" ucap Alpha sedikit menggoda


"Menahan apa?" ucap Xura menatap Alpha dengan binggung, ia masih tidak mengerti apa yang di ucapkan oleh Alpha


"Hmm, aku saran kan kamu cepat kembali, sebelum aku berubah pikiran" ucap Alpha sambil tersenyum manis


"Aku memiliki firasat buruk, lebih baik aku kembali sekarang" batin Xura


Xura bangkit dari duduknya dan dengan cepat keluar dari kamar Alpha "Haha.. dia sangat manis jika ketakutan seperti itu" gumam Alpha tertawa kecil


Alpha kembali menetralkan raut wajahnya "aku masih bertanya-tanya, untuk apa dia mengakhiri hidupnya?, Aku akan menyelidiki ini, lebih baik sekarang aku membantunya menemui ayahnya" ucap Alpha sambil memijit pelipisnya


"Dia memiliki banyak rahasia, jika informasi ini bocor, aku tidak tau apa yang akan terjadi, karena Xura memiliki banyak musuh, aku harus mengerahkan semua kekuatan untuk melindunginya, karena sekarang dia bukan Xura yang bisa mengatasi segala macam masalah" gumam Alpha sambil mengganti bajunya


Alpha bertekad untuk melindungi Xura, ia tidak ingin orang yang disukainya menghilang seperti mantan istrinya. ia tidak akan membiarkan siapapun menyakiti Xura, bahkan Alpha tidak perduli jiwa siapa yang ada ditubuh itu, ia tetap akan melindunginya.


Alpha keluar dari kamarnya dan mengetuk pintu Xura, ia berdiri disamping pintu dan menyandarkan tubuhnya didinding.


"Aku sangat ingin mendekatinya, dari rupanya, sepertinya dia bukan orang inggris" ucap teman wanita itu


Saat wanita itu melangkah ingin mendekati Alpha, Xura keluar dengan menggunakan baju yang sangat cantik.


"Ayo kita berangkat" ucap Xura sambil menggandeng lengan Alpha, ia menatap tajam kearah wanita-wanita yang ingin mendekati Alpha.


Alpha sedikit terkejut dengan perbuatan Xura, namun itu juga membuatnya senang "Sangat cantik" batin Alpha tersenyum lembut


"Lupakan dia, kita bisa mencari pria yang lebih tampan" ucap teman wanita itu sambil membawa temannya pergi


Didalam mobil Xura hanya diam dan melamun memikirkan tindakannya "kenapa aku menggandeng Alpha?, sangat memalukan" batin Xura sambil menutup wajah dengan kedua tangannya


"Saat aku menggandengnya, Apa yang dipikirkan Alpha?" batin Xura sambil melihat kearah alpha yang sedang fokus menyetir mobil


Setelah sampai di tempat tujuan, Alpha menghentikan mobilnya dan menoleh kearah Xura.

__ADS_1


"Kita sudah sampai" ucap Alpha, karena tidak mendapat jawaban Alpha menoleh kearah Xura.


"Hei, jangan memandangiku seperti itu" ucap Alpha tertawa kecil.


Xura tersentak kaget dan memalingkan wajah malunya keluar kaca mobil "Sangat memalukan" batin Xura


Xura melihat rumahnya "Masih terlihat sama, tidak ada yang berubah" gumam Xura menatap sedih


Quirin yang didalam kamar berjalan kearah balkon, ia menatap keluar dan melihat sebuah mobil terparkir tidak jauh dari rumahnya.


Quirin melihat dengan seksama dan merasakan hatinya berdetak cepat "mengapa setelah aku melihat wanita itu seperti ada getaran di hatiku, ada yang tidak beres!, reaksi ini seperti pertama kali aku berjumpa dengan ayah, aku harus memeriksanya!" gumam Quirin sambil menatap tajam kearah mobil itu.


Xura tidak menyadari jika Quirin sudah melihatnya, ia masih menatap rumahnya dengan sedih.


"Apa kamu ingin masuk?" tanya Alpha sambil melirik Xura


"Tidak, aku masih belum siap" ucap Xura sambil menunduk


Alpha menghela nafas, ia mengerti dengan keadaan Xura "Baiklah, kita pergi saja, lain kali kita akan menjumpai ayahmu" ucap Alpha sambil mengendarai mobilnya


"Maaf sudah merepotkan mu, saat dihotel aku sangat bersemangat untuk menjumpai ayah, tapi setelah sampai, aku malah belum siap untuk bertemu dengannya" ucap Xura pelan dengan wajah yang menunduk


"Tidak apa-apa, aku akan selalu mendukungmu apapun yang terjadi, jangan menyalahkan dirimu" ucap Alpha sambil tersenyum lalu sebelah tangannya mengelus pucuk kepala Xura


Bersambung.....


Para pembaca jangan lupa tinggalkan jejak 👇


✓ Favorite


✓ Like


✓ Vote


✓ Gift


✓ Comment

__ADS_1


✓ Rate


Author sangat berterimakasih 🙏


__ADS_2