Another Person Life

Another Person Life
Kemarahan Clamy


__ADS_3

Xia mengambil beberapa gambar mereka berdua sambil mengajarkan beberapa pose pada Al.


Mereka seperti sepasang kekasih yang sangat nyata, Clamy melihat itu terbakar api cemburu, dia melangkah dengan cepat, menggebrak meja dan mencoba merebut ponsel Xia "Hei, menjauhlah dari pacarku" teriak Clamy dengan amarah yang mengebu-ngebu


Semua mata pengunjung melihat kearah Xia dan Al, Al bahkan tidak menyangka jika Clamy bisa serendah itu.


"Beraninya dia?, dia pikir dirinya siapa seenaknya saja menggambil ponsel dan menggertak ku" batin Xia kesal


Xia mengambil nafas dalam-dalam "Hei kau?, kau ini siapa berani sekali kau merebut ponselku?, kau tidak mampu membeli ponsel hingga ingin mencuri?, bahkan kau juga mengaku jika pacarku ini adalah pacarmu?" teriak Xia sambil menunjuk Clamy sambil melebarkan kedua matanya


"Kapan Xia punya pacar setampan itu?" bisik teman Xia yang sesama pelayan


"Mana aku tau, aku juga terkejut mendengar ini" ucap teman Xia yang masih menatap ke sudut ruangan


Al menahan tawanya setelah melihat ekspresi Xia seperti singa yang siap menerkam mangsanya.


"kau ingin beradu denganku?, kita lihat wujud singa seperti apa kau" batin Xia


"Ka...kau!, aku bukan pencuri, dia itu memang pacarku, kau lihat foto ini" ucap Clamy sambil menunjukkan foto-foto mesra mereka saat masih berpacaran dulu


"Untung saja aku masih menyimpan foto-foto ini" batin Clamy sedikit senang


"Jika bukan pencuri, lalu untuk apa merebut ponselku?, dan satu lagi, cobalah mengaca pada diri sendiri, lihatlah wajahmu itu!, kau ingin menjual tepung disini?" tanya Xia sedikit tertawa


Setelah mendengar ucapan Xia, para pengunjung ikut tertawa dan menggunjing Clamy.


"Aku hanya tidak ingin melihat pacarku berfoto denganmu, Kau juga hanya seorang pelayan, jangan bermimpi untuk berpacaran dengan Al" sindir Clamy tersenyum smirk sambil melipat kedua tangannya


"Aku ini model ternama, Clamy Eugene" ucap Clamy bangga, ia melupakan jika masih dalam kerumunan orang


Mendengar itu semua pengunjung mengambil ponsel mereka dan mencari mana Clamy dan memang benar kalau Clamy adalah model ternama, para pengunjung diam-diam mengambil foto Clamy.


"Model?, matilah aku" batin Xia tapi masih bisa menampilkan wajah seperti singa


Al melihat tangan Xia yang gemetar, lalu Al berinisiatif memegang tangan Xia untuk menenangkannya.


Xia merasakan tangan hangat Al "Lalu apa urusannya denganmu?, ini ponselku dan pacarku saja menerima jika aku yang seorang pelayan ini" ucap Xia dengan bangga


"Jangan menguji kesabaran ku, dia itu pacarku" teriak Clamy dengan menatap Xia dengan tajam sambil mengepalkan kedua tangannya

__ADS_1


"Sayang?, kamu lihat, dia sangat bersikeras mengklaim. bahwa kamu pacarnya, apa kau berselingkuh dariku?" tanya Xia merubah raut wajahnya menjadi sedih


"Tidak sayang, dia hanya mantan pacarku, aku sudah lama putus dengannya, sekarang aku mempunyai kamu, apapun pekerjaanmu aku selalu mendukungmu, jangan berfikir aku menyelingkuhi mu demi wanita sepertinya, aku sangat menyayangimu, percayalah padaku" ucap Al sambil berlutut dihadapan Xia


"Wahhh pacarnya sangat romantis dan juga tampan, aku ingin mendapatkan pria seperti itu" ucap para pengunjung


"Beruntung sekali gadis itu mendapatkan pacar yang setia"


"Setelah melihat ini, aku semakin yakin bahwa pria itu tidak selingkuh dari wanitanya"


para pengunjung memberikan pujian pada Xia dan Al, mereka tidak henti-hentinya mengangumi kesetiaan Al.


"Tidak bisa seperti ini, seharusnya aku yang ada disposisi wanita murahan itu" batin Clamy sambil mengepalkan kedua tangannya


"Al jangan seperti itu, kau masih mencintaiku bukan?" tanya Clamy sambil mencoba menarik perhatian pengunjung dengan menitikkan air matanya


"Apa kau benar-benar selingkuh?, dia bahkan tidak menyerah" ucap Xia yang sudah menunduk dan mengeluarkan air matanya


"Sangat pandai berakting" batin Al tersenyum tipis


"Tidak, tidak, jangan seperti itu, aku harus seperti apa lagi untuk menunjukkan kesungguhan ku?, dia hanya masa lalu ku, kamu adalah masa depanku dan sekarang aku sangat mencintaimu" ucap Al sambil menarik Xia dalam pelukannya lalu mencium pucuk kepala Xia


Xia terlihat terkejut namun langsung menetralkan keterkejutannya, Al mengalihkan pandangannya kepada Clamy.


"Al, kau memarahiku demi wanita sepertinya?" tanya Clamy tatap bertahan dengan aktingnya


"Kau yang menginginkannya, jadi jangan salahkan aku jika aku membuka semua itu" batin Al yang sudah sangat kesal


"Kau sendiri yang memutuskan aku demi menjadi model ternama, bahkan kau menjual kesucian mu demi menjadi terkenal" ucap Al dengan keras sambil tersenyum smirk


Clamy terkejut mendengar ucapan Al, ia berdiri mematung dengan tubuh yang bergetar, Clamy baru menyadari bahwa di Cafe itu ternyata sangat ramai


"Apa?, dasar wanita murahan, demi sebuah nama dia meninggalkan pacarnya yang sangat setia itu"


"Sekarang dengan tidak tau malunya dia mengganggu wanita yang sudah menjadi pacar dari mantannya"


"Sungguh memalukan!, jika aku bos perusahaan yang menaungi wanita seperti itu, sudah pasti akan aku tendang dari Perusahaanku!"


"Pergi kau wanita pengganggu" ucap para pengunjung sambil melemparkan tisu-tisu yang ada di hadapan mereka

__ADS_1


"Sekalian tidak usah menunjukkan wajahmu itu di hadapan kamera, sungguh membuat malu para kaum wanita" ucap para pengunjung sambil menyiram Clamy dengan minumannya


Clamy menundukkan kepalanya, ia sangat terkejut saat lemparan-lemparan para pengunjung mengenai tubuhnya "Bagaimana bisa begini?, pelayan itu tidak lebih baik dariku, apaa yang di lihat Al dari diri pelayan itu, bahkan yang lain juga membelanya" gumam Clamy sambil mengepalkan tangannya


Clamy mendongakkan kepalanya lalu menatap Xia dengan tajam "Aku akan membalas mu, ingat itu!" ucap Clamy sambil keluar dari cafe dengan keadaan marah


melihat Clamy sudah keluar membuat Xia menghela nafas pelan, lalu ia tersadar jika masih dalam pelukan Al, Xia mendorong tubuh Al dengan pelan, ia menjauhkan tubuhnya sedikit menjauh.


"Terimakasih, aktingmu sangat bagus" ucap Al sambil tersenyum kearah Xia


"Sama-sama, senang bisa membantu dokter Al, Aku permisi dokter Al" ucap Xia membalas senyum Al dan berlalu pergi


Bos tempat Xia bekerja menatap Xia dengan tajam, Xia perlahan mendekati bos nya "maaf bos, terjadi keributan di cafe karena aku" ucap Xia sambil menunduk


"Maafkan aku bos, maafkan aku, jangan memecat ku, aku sangat membutuhkan pekerjaan ini" ucap Xia sambil melekatkan kedua telapak tangannya lalu membungkuk secara berulang kali


"Xia...kau..., kapan punya pacar setampan itu?" tanya bos pemilik cafe antusias dengan mata berbinar


"Eh....?!, Xia tercengang karena bos tidak memarahinya


"Aku bertanya padamu, mengapa kau mematung seperti itu?" tanya bos pemilik cafe


"Haa...?, otak Xia sangat lambat jika tidak dalam keadaan terdesak, ia bahkan tidak mengerti kenapa bosnya bertanya pertanyaan yang aneh.


Bosnya kesal melihat Xia hanya seperti patung "Kau akan ku pecat hari ini juga" ucap bisa pemilik cafe dengan kesal


Bersambung...


Para pembaca jangan lupa tinggalkan jejak 👇


✓ Favorite


✓ Like


✓ Vote


✓ Gift


✓ Comment

__ADS_1


✓ Rate


Author sangat berterimakasih 🙏


__ADS_2