Another Person Life

Another Person Life
Jangan Pernah Menyesal


__ADS_3

Tiba-tiba Grizo muncul dari arah lainnya, ia meneriaki Quirin karena saat berjalan ia mendengar ucapan yang dilontarkan oleh Quirin baginya sangatlah tidak sopan.


"Bagaimana bisa kamu berbicara seperti itu pada nenek?, cepat minta maaf!"ucap Grizo sambil memerintah dan dengan menaikkan volume suaranya


Ia tidak suka jika anaknya berkata kasar pada sang ibu, sedangkan Calis dan Lura tersenyum mengejek, mereka sangat senang melihat drama yang mereka buat sangatlah lancar


Quirin memutar bola matanya malas, ia melihat kesembarang arah, inilah drama yang sudah direncanakan oleh Calis dan juga Lura, sangat terlihat jelas dari wajah mereka yang berseri-seri, mereka terlihat senang karena mendengar Quirin dimarahi oleh nenek dan juga Grizo.


"Jangan pernah mencoba memerintahku ayah, atau aku tidak akan menolongmu dari kematian yang sedang mendekat padamu" ucap Quirin sambil mengalihkan pandangannya pada Grizo


Grizo terkejut mendengar ucapan Quirin "Kematian?, apa maksudnya?" batin Grizo sedikit heran


Sang nenek juga ikut terkejut "apa maksud dari perkatannya?" batin nenek


Calis terperanjat kaget begitu mendengar ucapan Quirin, ia membulatkan matanya "Apa dia mengetahuinya?" batin Calis


Lura juga sama seperti Calis, ia sangat terkejut mendengar ucapan Quirin "wanita ini" gumam Lura menatap tajam kearah Quirin


"Ap ... "


"Jangan bertanya apapun lagi, apa kau tidak mendengar ucapan ku A Y A H?" ucap Quirin memotong ucapan ayahnya, karena kesal ia sengaja mengeja kata ayah dengan kuat


Grizo hanya berdiam di tempat, sama halnya dengan yang lain "Dulu aku berniat membuka pintu maaf untukmu ,tapi sekarang tidak lagi, pintu itu sudah mulai tertutup dengan rapat" ucap Quirin dengan datar

__ADS_1


Ia mulai melirik kearah Calis dan juga Lura "jika ayah sudah mengetahui semuanya, jangan pernah menyesal karena itu sudah sangat, sangat, dan sangat terlambat ayah" ucap Quirin lagi dengan tersenyum smirk


Quirin mengatur nafasnya pelan, sekarang ini ia sangat ingin melepaskan semua rasa sakit di hatinya, apalagi setelah dirinya melihat rekaman Cctv yang membuat Arcy hancur, dirinya seperti tidak tega dan juga ikut merasakan sakit, seolah dirinya yang ada diposisi sang ibu.


"Aku sudah lelah berpura-pura baik padamu, sekarang aku akan menunjukkan seberapa ganasnya aku" ucap Quirin dengan mata yang membulat sempurna serta jari yang menunjuk ke dirinya sendiri


"Apa maksudmu?, semua perkataanmu tidak ada yang masuk akal" tanya Grizo dengan berteriak


"Ini peringatan terakhir ayah, tutup mulutmu sekarang atau aku benar-benar akan menghancurkan keluarga Alister, aku tidak pernah main-main dengan perkataanku, camkan itu!" teriak Quirin dengan mata yang sudah memerah, ia tidak perduli lagi dengan pandangan semua orang padanya


Quirin menghiraukan pertanyaan dari Grizo, baginya ayah pemilik tubuh sangatlah bodoh, jadi dirinya tidak perlu menjelaskan secara rinci.


Semua yang ada diruangan itu begitu terkejut, mereka semua bungkam, tidak ada yang berani bersuara, mereka merasakan aura mengintimidasi yang mendominasi dari Quirin hingga membuat mereka tidak berani mengucap sepatah katapun.


"Apa dia masih anakku?" batin Grizo


"Dia sudah banyak berubah, tapi aku tetap tidak menyukainya" batin nenek kesal


"Membuat semua orang tidak berkutik?, sangat hebat Quirin, tapi lihat apa yang akan aku lakukan nanti" batin Calis


"Dia bukan wanita lemah lagi" batin Lura


Calis melihat semuanya masih diam "Lihatlah, dia sudah berani berbicara seperti padamu bu, dia benar-benar sangat keterlaluan, aku sudah mendidiknya dengan baik, tapi dia tidak pernah menganggapku ada" ucap Calis dengan berpura-pura sedih

__ADS_1


"Ini bukan salahmu, itu semua karena dia keturunan dari wanita kelas rendah itu, dan sifat ibunya menurun padanya" ucap ibu Grizo sambil mencoba menenangkan Calis


Grizo mendengar ucapan sang ibu, ia sedikit tidak terima, tapi dirinya tidak bisa berteriak pada sang ibu, bagaimanapun ibunya lah yang selalu ada di sampingnya "Jangan berbicara mengenai Arcy seperti itu ibu, aku tidak mengizinkan siapapun berbicara jelek mengenai Arcy " ucap Grizo datar sambil meninggalkan ketiganya


"Ibu, dia sudah tidak memperdulikan aku" ucap Calis dengan menitikkan air mata


ibu Grizo merasa kasihan melihat Calis bersedih "Kamu tenang saja, jangan bersedih, ibu akan berbicara pad Grizo" ucap ibu Grizo sambil menepuk punggung Calis


Bersabung...


Para pembaca jangan lupa tinggalkan jejak 👇


✓ Favorite


✓ Like


✓ Vote


✓ Gift


✓ Comment


✓ Rate

__ADS_1


Author sangat berterimakasih 🙏


__ADS_2