
Grizo terduduk dibalik pintu kamarnya, ketidakpedulian Quirin membuat penyesalannya semakin bertambah "Bagaimana sekarang?, ketika aku melihatnya didepan mataku, aku tidak bisa membawanya pulang" gumam Grizo dengan meneteskan cairan bening
"Bahkan didepan banyaknya orang dia sudah mengatakan tidak mengenalku" gumamnya lagi, ia sangat terlihat lemah dan rapuh, Grizo yang sekarang bukanlah seperti Grizo yang dulu selalu terlihat gagah dan berwibawa
Sekarang penampilan itu sudah tidak ada di dirinya lagi, kini, karena sebuah penyesalan itu membuat perubahan Grizo dapat dirasakan oleh orang rumah dan para keluarga besar.
***
Al menaiki jet pribadinya dan baru saja tiba di Singapura "Akhirnya aku bisa bernafas juga, saat di Inggris Zee selalu menyuruhku bekerja, bahkan aku tidak diperbolehkan untuk keluar dari rumah sakit" gerutu Al sambil menuruni anak tangga
"Lebih baik aku jalan-jalan sebentar" ucap Al tersenyum sambil berjalan ketempat penyimpanan mobil
Melihat koleksi mobil yang sangat banyak dan tersusun rapi membuat Al sangat frustasi "Aku sangat binggung ingin memakai yang mana" ucap Al sambil mengacak-acak pelan rambutnya
"Aku memakai ini saja" ucap Al memilih mobil yang berada didepannya
Al juga sangat menyukai mobil sport, ia membeli mobil-mobil itu hanya untuk dijadikan koleksi, sesekali ia keluar untuk jalan-jalan maka ia akan memakai mobil-mobil itu
Ia langsung meninggalkan kediamannya menggunakan mobil sport, melaju dengan kecepatan sedang dan menyusuri keramaian jalan.
Pandangan semua orang yang ada di jalan teralih pada mobil hitam berkilat yang melewati mereka.
"Bukankah itu mobil yang sangat mahal?"
"Sepertinya, pemilik mobil itu orang kaya yang baru saja pindah ke sini"
Begitulah ucapan orang-orang saat Al melintasi jalan, saat melewati sebuah cafe yang bernuansa classic, itu membuat Al tertarik untuk mengunjungi cafe tersebut.
Al memarkirkan mobilnya lalu turun untuk melihat cafe itu secara dekat, semua orang yang ada disana menganga melihat Al, bagaimana tidak?, Ia memakai baju kaos berwarna putih, celana jeans berwarna putih, sepatu berwarna hitam, jam tangan hitam dan tidak lupa memakai kaca mata hitam, serta membawa mobil sport berwarna hitam, perpaduan kedua warna itu cukup membuatnya terlihat sangat tampan.
Al mendongakkan kepalanya, jika dilihat dari luar cafe itu sangat luar biasa "Sangat menakjubkan, aku belum pernah melihat cafe bernuansa seperti ini" ucap Al terpukau sambil berjalan masuk kedalam cafe
Brukkkkk
Semua yang ada di cafe menoleh kearah pintu masuk, mereka melihat seorang wanita seksi jatuh dengan tidak elit
"Bukankah dia model ternama itu?" ucap pengunjung
"Cepat-cepat ambil fotonya" ucap pengunjung lain
"Kamu tidak punya mata ya?!" bentak seorang wanita yang tengah terduduk di lantai, wanita itu mendongakkan kepalanya dan terlihat seorang pemuda yang sangat gagah membuatnya sedikit terkesima
"Bukankah kamu yang menabrakku terlebih dulu, jadi kamulah yang tidak punya mata" ucap Al tidak mau disalahkan, ia lebih memilih segera masuk kedalam cafe dan mengabaikan wanita itu tanpa berniat sedikitpun untuk membantunya.
Wanita itu hanya menganga tidak percaya melihat pemuda itu tidak menolongnya, ekspresi wanita itu berubah setelah pemuda itu mengucapkan kata-kata menyakitkan dan lebih memilih pergi
__ADS_1
"Bukannya menolongku, malah pergi begitu saja" ucap wanita itu yang sedang berusaha berdiri dan membersihkan debu yang menempel di bajunya
Wanita itu masuk kedalam cafe dengan melihat kekanan dan kekiri seperti mencari sesuatu, setelah mendapatkan apa yang ia cari, wanita itu mengeluarkan rasa kesalnya "awas saja kamu, dasar pria tidak bertanggung jawab" gumam wanita itu
Wanita itu menghampiri dan menggebrak meja Al "kamu tidak diajarkan oleh orang tuamu untuk menolong dan meminta maaf setelah berbuat salah pada seseorang?!" bentak wanita itu sedikit meninggikan suaranya
Semua pengunjung melihat kearah sumber suara, dan mengambil banyak foto, namun wanita itu tidak memperdulikan jika mereka menjadi pusat perhatian.
Al yang sejak tadi duduk sambil memainkan ponselnya, kini mengepalkan tangan kirinya yang berada di saku celana. ia mendongakkan kepalanya
Betapa sangat terkejutnya Al melihat sosok wanita di depannya, karena Al memakai kacamata, membuat ekpresi yang di keluarkan tidak terlihat oleh wanita itu
Al menetralkan rasa terkejutnya dan dalam sekejap merubah ekspresinya menjadi datar, lalu ia membuka kaca mata
Wanita itu terkejut melihat sosok yang sudah bertahun-tahun ia tinggalkan "Kamu...." ucap wanita itu menggantung sambil menutup mulutnya
"Kau berani mengulang perkataan itu barusan?" tanya Al sedikit menaikkan volumenya sambil menatap wanita dihadapannya dengan tajam
"Ti...tidak Al" ucap wanita itu yang tidak lain adalah Clamy, mantan pacar yang sudah meninggalkan Al saat sudah menjadi model ternama
Clamy sangat terkejut dan tidak menyangka bisa bertemu dengan Al, bahkan Al bisa meninggikan volume suaranya didepan banyak orang.
"Setelah bertahun-tahun tidak bertemu sepertinya dia sudah sangat berubah, tidak seperti dulu" batin Clamy
"Aku peringatkan, jangan pernah memanggil namaku lagi, dasar wanita menjijikkan!" ucap Al beranjak keluar cafe dan memasuki mobilnya
Pandangan mata Clamy mengikuti Al "bukankah mobil itu Lykan Hypersport?, aku tidak salah lihat?!, Al baru saja memasuki mobil itu" gumam Clamy terkejut saat melihat Al memasuki mobil sport
"Aku harus mendapatkan Al kembali, sepertinya dia sudah menjadi kaya dalam beberapa tahun ini" gumam Clamy tersenyum smirk
Al pulang menuju kediamannya, ia duduk di sofa dengan menaikkan kedua kakinya di atas meja sambil digerakkan ke kanan dan kekiri "Sungguh sial nasibku, aku sengaja pindah ke singapura untuk menghindarinya, tidak disangka dia malah berada di sini juga, lebih baik aku tinggal di Inggris bersama Zee dan Xeno" gumam Al sambil
memijit pelipisnya
"Penampilannya yang sekarang membuatku sangat jijik, dia sangat pintar membodohi orang dan lebih bodohnya lagi, aku dulu bisa tertipu dengan wajah polosnya" gumam Al lagi sambil menertawai dirinya sendiri
Al mengingat semua perjalanan yang ia lalui saat bersama dengan Clamy dan ia mengingat jelas bagaimana Clamy meninggalkannya.
"Sepertinya kau juga sudah melihatku mengendarai mobil itu, kau sangat mengejar kekayaan bukan?, baiklah, apa boleh buat mari kita bermain saja" ucap Al sambil tersenyum smirk
Setelah melihat Al pergi, Clamy juga terlihat meninggalkan cafe dengan senyum ceria.
Clamy kembali ke hotel tempatnya menginap, ia melempar tasnya keatas tempat tidur, lalu duduk disofa sambil berfikir
"Aku senang bisa melihat Al lagi, tapi ini pertama kali aku mendengar suaranya meninggi dan mengucapkan kata-kata seperti itu" gumam Clamy memijit pelipisnya
__ADS_1
"Apapun yang terjadi, aku harus mendapatnya!" ucap Clamy bersemangat
Clamy beranjak dari sofa dan beralih ketempat tidur, mengambil ponselnya yang berada didalam tas lalui ia menghubungi seseorang untuk mencari tau informasi Al.
Clamy menunggu informasi dari orang suruhannya "Sayang sekali dulu aku menyia-nyiakanmu, sekarang kamu sangat berubah total, tunggu aku Alvey kavindra sayang, kamu akan menjadi milikku selamanya" ucap Clamy tersenyum smirk
Drrrtttt
Ponsel Clamy berdering dengan senyuman ia mengangkat telepon itu "Bagaimana?, apa kau mendapatkan informasinya?" tanya Clamy santai
"Tidak, informasinya sangat tertutup rapat sehingga aku tidak bisa mencarinya" balas orang itu dari telepon
Clamy sungguh bertindak dengan sangat cepat, dihari itu juga ia berusaha mencari tau tentang keberadaan Al di Singapura.
"Sial, Susah sekali mencari informasi Al" ucap Clamy kesal sambil menggigit kuku-kuku lentiknya
"Dengan cara apa lagi agar aku bisa mendapatkan informasi itu?" gumam Clamy sambil berfikir
***
Xeno baru saja tiba di mension Zee, ia melihat Quirin dan Xia duduk diruang tengah sambil menonton TV.
"Lihat, lihat, dia sangat cantik bukan" ucap Xia secara antusias
"Tidak" ucap Quirin singkat sambil melipat satu kakinya
Mendengar suara Xia sangat antusias, membuat Xeno terlihat sangat penasaran, ia berjalan mendekati Quirin dan Xia lalu menoleh
"Wanita itu...." batin Xeno
Bersambung....
Para pembaca jangan lupa tinggalkan jejak 👇
✓ Favorite
✓ Like
✓ Vote
✓ Gift
✓ Comment
✓ Rate
__ADS_1
Author sangat berterimakasih 🙏