
Alpha menatap Xura dengan perasaan bersalah, sedangkan Xura, hanya mengernyitkan dahinya tanpa bertanya pada Alpha dan tidak mengalihkan pandangannya, ia masih menatap lurus kedepan "saat aku berbicara pada Theo, aku tidak menyadari ada sebuah bayangan yang sedang menguping pembicaraan kami" ucap Alpha dengan merasa bersalah
"Apaaaa?!" teriak Xura terkejut dengan melebarkan kedua matanya, ia mulai berbalik lalu menatap Alpha dengan mata yang sudah membulat dengan sempurna
Xura yang panik malah semakin panik "Bagaimana ini?, jika dia tau ada orang lain lagi yang mengetahui rahasianya pasti dia tidak akan mengampuniku dan justru akan mencelakai ayahku" ucap Xura mulai berderai air mata, ia langsung jatuh terduduk di tengah-tengah keramaian
"Maaf, maafkan aku karena tidak berhati-hati" ucap Alpha sambil berjongkok dihadapan Xura dengan raut wajah menyesal
Semua orang melihat kearah mereka, namun Alpha tidak memperdulikannya, sedangkan Xura menangis karena memikirkan keadaan sang ayah hingga membuatnya menangis sejadi-jadinya.
Ia sungguh tidak rela jika sang ayah ikut pergi menemui sang ibu, biarlah dirinya yang menderita tapi tidak dengan sang ayah.
itulah yang dipikirkan oleh Xura, dirinya benar-benar mengkhawatirkan kondisi sang ayah
"Tapi dengarkan aku, kita akan mencari orang itu lalu memberinya pelajaran berharga" ucap Alpha sambil menenangkan Xura, hatinya seakan merasa sakit melihat wanita didepannya menangis
"Aku sangat lemah, aku tidak sepertinya yang bisa melakukan apapun, bagaimana sekarang?, masalah ini semakin rumit dan aku takut tidak bisa mengatasi semua masalah yang ada" ucap Xura disela tangisnya sambil menutupi wajah dengan kedua tangan.
Alpha semakin merasakan sakit di dadanya, ia sangat tidak tega melihat keadaan Xura yang seperti putus asa "Apapun yang terjadi, aku akan selalu membantumu, percaya padaku" ucap Alpha sambil memeluk Xura
Mendengar ucapan Alpha membuat Xura menjadi lebih tenang, suara tangisan Xura perlahan-lahan menghilang, ia juga membalas pelukan Alpha "Terimakasih" ucap Xura memeluk dengan erat
__ADS_1
Setelah beberapa lama Alpha melepas pelukan itu, ia memegang kedua bahu Xura lalu membantunya berdiri "jangan menangis lagi, kita akan mulai bergerak, pertama, kita meminta bantuan Yvon, karena dia adalah sekretaris di perusahaan Xavier, lalu ... " ucap Alpha
Xura melihat kearah Alpha dengan mengernyitkan dahinya "Tunggu ... darimana kamu tau mengenai Yvon?" tanya Xura sambil menatap Alpha dengan intens
Alpha tersentak kaget, ia bahkan melupakan jika informasi Yvon juga sangat rahasia "Maaf, aku menggali informasinya tanpa izinmu" ucap Alpha menunduk
Xura menarik nafas dalam-dalam, ia yakin jika Theo menceritakan semuanya pada Alpha, lalu mereka memecahkan teka-teki itu sendiri "Tidak apa-apa, aku harap informasi ini juga jangan sampai terdengar oleh orang lain" ucap Xura sambil menggeleng pelan
Setelah mendengarkan penuturan Xura, Alpha mengangkat kepalanya lalu mengangguk setuju "sekarang lebih baik kita kembali dulu, setelah itu pikirkan sebuah rencana besar untuk menggulingkan Cassi" ucap Alpha sambil membawa koper milik Xura lalu berjalan untuk meninggalkan bandara
Xura menatap punggung Alpha yang sudah berjalan sedikit jauh didepannya "Kamu pria yang sangat baik, kamu juga pantas mendapatkan yang lebih baik dariku" batin Xura sambil memejamkan sebentar matanya lalu membuka kembali mata itu, kemudian ia berlari kecil untuk mengikuti langkah Alpha
Didalam mobil, semua orang tampak diam membisu, tidak ada yang memulai percakapan, Theo melirik alpha yang sedang memegangi dahinya "Ada apa dengan tuan muda?" batin Theo
Theo melirik dari kaca mengarah kursi belakang, ia melihat Xura menghadap keluar kaca mobil sambil merenung "Sepertinya ada masalah baru" batin Theo sambil menggelengkan kepalanya
Sesampai di mansion, Alpha menyuruh Xura untuk langsung memasuki kamar agar dia bisa mengistirahatkan tubuh dan juga Fikirannya.
Sedangkan Alpha menginstruksikan Theo dengan menggunakan jari agar Theo mengikuti langkahnya dari belakang
Namun Theo berfikir sangat lamban, hingga ia bertanya "Ada apa tuan muda?" tanya Theo dengan penuh tanda tanya
__ADS_1
Alpha berdecak kesal kerena Theo bertanya "Ck ... Ikut denganku" ucap Alpha sambil berjalan didepan Theo
Bersambung ....
Maaf jarang update, author sangat sibuk di dunia real, harap di maklumi ya readersku 😭🙏
Para pembaca jangan lupa tinggalkan jejak 👇
✓ Favorite
✓ Like
✓ Vote
✓ Gift
✓ Comment
✓ Rate
Author sangat berterimakasih 🙏
__ADS_1