Another Person Life

Another Person Life
Keinginan untuk Membalas


__ADS_3

"Setelah sekian lama tidak ada kabar, dia muncul dan masih tetap dingin padaku" ucap orang itu sedih


"Hah sudahlah, aku harus segera menyingkirkan keinginanku untuk mendapatkannya, sekarang sebaiknya aku menjalankan tugas ini" gumam orang itu dengan penuh semangat, memakai kacamata lalu pergi ke ruang tengah, ia membuka laptopnya dan menggunakan keyboard dengan tangan yang lincah


Sesampainya Alpha dan yang lain di rumah sakit, mereka semua mendorong brankar yang di gunakan oleh Xura kedalam sebuah ruangan berisikan alat defibrilator


Dokter dan perawat dengan cepat memeriksa Xura, namun detak jantungnya tidak terdengar, mereka mencoba memompa dengan alat defibrilator yang menggunakan listrik untuk menstabilkan ritme normal jantung Xura


Setelah mereka melakukannya beberapa kali, detak jantungnya mulai kembali normal "Syukur lah" ucap dokter Elard bernafas lega


Lalu dokter Elard dengan cepat keluar ruangan menemui Alpha yang berdiri di depan pintu dengan cemas


Dokter Elard menepuk pundak Alpha "Jantungnya sudah kembali normal, namun kondisinya sangat memprihatinkan, aku menyarankan agar dia menjalankan operasi plastik setelah kondisinya stabil" ucap dokter Elard dengan tersenyum


Mendengar penjelasan itu, mata Alpha mulai berkaca-kaca lalu memeluk dokter Elard "Terimakasih, terimakasih" ucap Alpha dengan tulus


Dokter Elard terkejut melihat ekspresi Alpha, setelah sekian lama akhirnya temannya itu kembali membuat ekspresi itu dan memeluknya, karena terakhir kalinya adalah saat insiden beberapa tahun yang lalu


"Sudahlah, mengapa kau cengeng sekali, wanita itu bahkan tidak ada hubungannya denganmu, mangapa kau terlihat sangat menghawatirkannya?" tanya dokter Elard heran sambil memeluk lalu menepuk punggung Alpha berkali- kali


Alpha melepaskan pelukannya "Aku juga tidak tau, saat itu... seperti ada sesuatu yang menarikku agar segera menolongnya, dan rasa khawatir ini timbul dengan sendirinya" ucap Alpha yang juga merasa heran


Dokter Elard dengan diam mendengarkan ucapan Alpha lalu tersenyum "Baiklah, dengarkan aku, sekarang kau segera temui dokter spesialis bedah plastik, karena bedah bukan keahlianku"

__ADS_1


#Flashback off


Xura yang mendengarkan penjelasan Alpha hanya bisa tercengang, meski sudah sekarat, adiknya tega menyayat tubuhnya dengan sadis


"Pantas saja seluruh tubuhku terbalut seperti mummy" batin Xura menunduk


Dalam ingatan Xura, ia hanya mengingat bagaimana ia di tembak, ia sama sekali tidak mengingat ada kejadian seperti itu setelahnya, karena saat itu mungkin ia sudah mati, dan ketika sampai di rumah sakit kemungkinan jiwanya baru memasuki tubuh Xura


"Apa aku benar-benar tidak bernafas saat kalian menemukanku?" tanya Xura memastikan dengan mengangkat kepalanya dan melihat kearah Alpha


"Itu yang di katakan dokter Elard, karena dia yang memeriksamu" ucap Alpha sedih sambil menatap Xura


"Xura, aku ingin sekali membalaskan dendam mu, tapi dengan kepribadianku yang lemah ini, mustahil bagiku melakukan pembalasan dendam pada adik tirimu, aku dan kau itu sangat jauh berbeda" batin Quirin yang berada dalam tubuh Xura


Alpha yang mendengar gumaman kecil Xura terkejut "Hah, apa yang baru saja dia katakan?" batin Alpha yang kaget dan melihat Xura dengan tatapan heran


"Apa maksud dari perkataan mu barusan?" tanya Alpha dengan lembut


"Hah, apa?, tidak" jawab Xura dengan gugup ketika mengingat gumaman kecilnya


"Haaaa... baiklah, aku tidak akan bertanya menegenai apapun" ucap Alpha meyakinkan, tetapi ia sendiri masih merasa curiga dan akan mencari tau tentang hal itu


"Apa kau ingin membalaskan semua perbuatannya terhadapmu?" tanya Alpha

__ADS_1


Xura kemudian melihat Alpha, ia sangat terkejut dengan ucapan Alpha "Tentu saja aku ingin membalasnya, tapi aku sendiri tidak memiliki kemampuan" ucap Xura dengan semangat hingga mencapai akhir kata, suara Xura tiba-tiba mengecil dan menunduk sedih


"Aku akan membantumu" ucap Alpha tersenyum tulus, namun dibalik senyum itu, ia memiliki beribu pertanyaan dalam benaknya


Juga saat melihat ekspresi Xura yang berubah-ubah, itu membuat banyak teka-teki yang harus Alpha pecahkan


Bersambung....


Para pembaca jangan lupa tinggalkan jejak 👇


✓ Favorite


✓ Like


✓ Vote


✓ Gift


✓ Comment


✓ Rate


Author sangat berterimakasih 🙏

__ADS_1


__ADS_2