
Quirin melihat keatas "Aku sangat lelah dengan misteri dirumah ini" teriak Quirin dengan keras
Setelah beban dihatinya terlepas, Quirin merasa lega "aku akan berkunjung kesini dilain waktu" gumam Quirin, sekarang dirinya cukup lelah, ia tidak sanggup melanjutkan pencariannya
Quirin melangkah ingin keluar dari ruangan itu, rasanya kepalanya benar-benar sakit serta kepalanya terasa berat, jika saja dirinya tidak memegangi dinding maka tubuh Quirin hampir saja terjatuh
"Huh, ibu ... maaf, aku belum bisa menguak tentang kebenaran kematianmu, tunggu sebentar lagi, aku berjanji akan membantumu" gumam Quirin dengan yakin
"Terimakasih"
Quirin terperanjat kaget, ia mencari asal suara sambil melihat kekanan dan kekiri, tapi dirinya tidak menemukan siapapun "suaranya terdengar jelas, ah mungkin hanya halusinasi ku saja"
Quirin keluar dari ruangan itu, ia berjalan menaiki anak tangga dengan perlahan, setelah sampai diatas, pintu itu juga tertutup secara otomatis, dan Quirin tidak memperdulikan itu.
"Lebih baik aku keluar dari sini terlebih dahulu, sebelum ada orang yang melihat ku"
Quirin keluar dengan keadaan yang sangat berantakan, wajah dan rambut acak-acakan serta baju yang sudah bercampur dengan tanah.
Quirin menutup pintu besar itu dengan sisa-sisa tenaganya, ia terlihat lelah dan jalannya juga sudah terhuyung-huyung, namun ia tidak memperdulikan tubuhnya, yang ada dipikirannya sekarang adalah makan, makan, dan makan.
"Aku belum mengisi perut seharian, ini membuatku sangat lelah dan juga pusing" gumam Quirin sambil berjalan dengan memegangi dinding
__ADS_1
Quirin masuk melalui pintu depan, karena tangga menuju kamarnya lebih dekat dari pintu itu.
"Itu kakak nek" ucap Lura dengan antusias sambil menunjuk kearah pintu
Quirin berjalan dengan melihat lurus kedepan, ia dikejutkan dengan suara teriakan, padahal dirinya masih berada diambang pintu
Quirin melihat kearah sumber suara, ia menghela napas panjang "Hah, pantas saja dia tidak mati, jika kita berbicara tentangnya maka dia akan langsung muncul di hadapan kita, dan itu bisa membuatnya panjang umur" ucap Quirin pelan
Nenek melihat kearah yang dituju oleh Lura, ia sudah tidak heran lagi karena Quirin selalu membuatnya naik darah "Setelah sekian lama tidak bertemu, kamu menunjukkan penampilan seperti itu pada nenek?, Dari mana saja kamu?, bagaimana bisa tubuhmu sekotor itu, kamu sudah bukan anak kecil lagi hingga bisa bermain tanah seperti itu" ucap nenek dengan tatapan tajam
Nenek bertanya dengan nada tinggi disertai tatapan tidak sukanya, ia terlihat benar-benar tidak menyukai Quirin.
Ini adalah Nenek tua yang ada di dalam cctv, Quirin melihat nenek tua itu selalu memarahi ibu, dia adalah ibu dari Grizo, dia memang tidak menyukai Arcy, dia juga yang membuat pernikahan Arcy menjadi hancur
Quirin tetap melanjutkan langkahnya tanpa melihat kearah nenek "Bukan urusanmu nenek tua, ingat cepatlah mati" ucap Quirin sambil berjalan pelan
Nenek tua itu begitu sangat terkejut mendengar ucapan cucu tertuanya, ini pertama kali dirinya mendengar ucapan kasar sang cucu hingga membuatnya mematung dengan mata yang membulat sempurna
Calis tidak terima melihat Quirin lolos begitu saja "Apa-apaan kamu Quirin, ini adalah nenekmu, tidak boleh berkata seperti itu" ucap Calis dengan menyeka air mata yang tidak ada itu
Nenek tua itu langsung tersadar dari keterkejutannya, ia sangat merah melihat cucunya sendiri sudah mulai membangkang padanya
__ADS_1
"Apa kamu tidak pernah diajarin sopan santun?" tanya Nenek tua itu dengan berteriak
Quirin menghentikan langkahnya, ia mulai melihat kearah nenek tua itu "Tidak, sejak aku masih kecil ibuku sudah meninggal, jadi tidak ada seorangpun yang mengajariku sopan santun, termasuk wanita yang ada di sampingmu nenek tua, lain kali jangan berbicara dengan ku, kita tidak seakrab itu" balas Quirin dengan mengubah tatapannya menjadi tajam sambil melihat kearah Neneknya
Nenek yang melihat tatapan itu begitu terkejut, dirinya tidak pernah melihat Quirin menunjukkan tatapan menyeramkan seperti itu "Tatapannya" batin nenek
"QUIRIN .... "
Bersambung ...
Para pembaca jangan lupa tinggalkan jejak 👇
✓ Favorite
✓ Like
✓ Vote
✓ Gift
✓ Comment
__ADS_1
✓ Rate
Author sangat berterimakasih 🙏