
Xura asli pergi meninggalkan hotel, ia masuk kedalam mobilnya dan menyandarkan tubuh serta kepalanya.
"Quirin kau benar-benar membuatku muak, aku sangat ingin membunuhmu, tapi saat aku melihat tatapan pria itu padamu, membuatku tidak tega membunuhmu, sepertinya dia sangat mencintaimu" gumam Xura asli sambil menempelkan tangannya di dahinya
Xura asli memejamkan matanya dan masih berfikir lalu membuka matanya "Huh, itu kesempatan yang aku berikan padamu, jika peringatan ku kau abaikan, aku tidak akan segan membuatmu menghilang dari dunia ini" gumam Xura asli dengan meyakinkan dirinya sendiri
Xura asli bangkit dari sandarannya dan langsung melajukan mobilnya "Seperti aku melupakan sesuatu" gumam Xura asli dnegan memiringkan kepalanya karen berfikir
"Aku lupa mengatakan tentang cctv itu" gumam Xura asli dengan menepuk dahinya
"Sudahlah, di bukan urusanku lagi, aku sangat tidak suka melihat wajah itu, jika aku melihat wajahnya rasanya emosiku selalu ingin keluar" gumam Xura asli sambil melajukan mobilnya dengan kecepatan penuh
***
Didalam mansion Zee
Xeno dan Zee sedang duduk dengan pikiran masing-masing
Zee memijit pelipisnya "Xeno cari tau siapa orang terkaya se-Asia" ucap Zee dengan memutar kursi kebesarannya
"Apa mereka menyinggung mu? tanya Xeno terkejut
"Tidak" ucap Zee singkat
Xeno terkejut ketika Zee meminta mencarikan data orang kaya se-Asia, selama ini Zee tidak pernah meminta Xeno mencari data orang jika mereka tidak menyinggung Zee.
Xeno menghela nafas "Aku pernah mendengar namanya, kalau tidak salah dia bernama Auristella, biasa dipanggil Stella" ucap Xeno sambil membuka laptopnya dan mencari tau pengusaha seperti apa Auristella
"Dia pemilik perusahaan Sterfolia, dan selalu memakai topeng jika memasuki perusahaan itu" ucap Xeno dengan jari yang masih menari-nari diatas keypad laptopnya
Zee memunggungi Xeno dan menatap keluar balkon "Quirin mengucapkan jika dia orang terkaya se-Asia" ucap Zee datar
Xeno menghentikan jari-jarinya, lalu menatap Zee tidak percaya "Jangan bercanda" ucap Xeno terkejut
"Apa wajah ku terlihat seperti bercanda?" ucap Zee sambil memutar lehernya menatap Xeno
Xeno ingin sekali tertawa namun ia menahannya agar tidak membuat Zee marah "Wajah bercanda dan wajah serius mu keduanya terlihat sama, tidak perlu memperlihatkannya padaku" ucap Xeno melihat kesembarang arah
Zee kembali memutar lehernya "Coba cari informasinya lebih rinci" ucap Zee yang sudah memikirkan hal yang tidak mungkin
Xeno kembali menunduk dan memainkan jari-jarinya "Dia dikabarkan tidak pernah muncul lagi selama beberapa bulan terkahir" ucap Xeno
"Aneh!, kenapa dia tidak muncul kembali" gumam Zee sambil berfikir, ia seperti mengingat sesuatu tentang Quirin
"Xeno perintahkan salah satu orang Hollisae grup untuk mengecek komputer yang ada di Aquatic corp" ucap Zee datar
__ADS_1
Xeno sangat binggung dengan perintah zee, namun ia menuruti perintah Zee.
Xeno mengeluarkan ponselnya dan memanggil salah satu anak buahnya "salah satu dari kalian cek komputer tuan muda yang ada di Aquatic corp!" perintah Xeno langsung mematikan ponsel tanpa menunggu persetujuan dari anak buah buahnya
Beberapa menit telah berlalu anak buahnya kembali menghubungi Xeno "Tuan, ada sebuah email pribadi yang mengirim ke Singapura" ucap anak buah Xeno dari sebrang
Xeno terkejut, pasalnya tidak ada yang boleh menyentuh komputer milik Zee, tapi nyatanya setelah di periksa ternyata ada yang mengirim email melalui komputer Zee.
"Apa kau sudah mengeceknya dengan detail email itu milik siapa?" ucap Xeno
"Sudah tuan, setelah kami telusuri email itu milik Auristella dan yang membalas email itu bernama Yvon tuan Xeno, saya akan mengirim isi email serta balasannya" ucap anak buahnya
Xeno mengalihkan pandangannya pada Zee "kirim secepatnya" ucap Xeno sambil menutup ponselnya
"Ada seseorang yang mengirim email melalui komputernya dan email itu milik Auristella" ucap Xeno dengan serius
"Sudah aku duga, dia memiliki banyak rahasia" gumam Zee
"Dia siapa?" tanya Xeno yang penasaran
"Beberapa waktu lalu bukankah kau juga ada di kantor?, kau juga bisa melihat siapa yang duduk di kursiku" ucap Zee datar
Xeno mengingat-ingat siapa yang telah duduk dikursi Zee, setelah mengingatnya Xeno begitu terkejut.
"Jangan-jangan...." ucap Xeno menggantung
Ting
Laptop Xeno memancarkan cahaya putih, disana tertera sebuah email yang tidak lain dari ank buahnya, Xeno dengan cepat membuka email itu, ternyata didalamnya terdapat pesan yang dikirimkan Auristella kepada Yvon serta terdapat balasan dari Yvon
Pesan Auristella
"Yvon, ini aku Stella, apa kabarmu disana?, apa perusahaan dalam keadaan baik- baik saja?, maaf aku tidak bisa kembali ke Asia karena aku sedang berada diinggris dan aku tidak mempunyai uang untuk kembali ke Asia.
Balasan Yvon
"Kamu siapa?, bagaimana mungkin seorang Auristella begitu kaya raya tidak bisa kembali ke Asia karena tidak mempunyai uang, jangan berbohong padaku, aku bisa menuntutmu!, satu lagi, Stella berada disini!.
Xeno terkejut-kejut membaca pesan itu "Kau yakin dia auristella?" tanya Xeno sambil melihat kearah Zee
"Yakin, apa kau melupakan siapa yang ingin mencoba peretas ponselku?" tanya Zee lagi
#Flashback On
Saat Zee dan Xeno dalam perusahaan Hollisae group, tiba-tiba ponsel Zee berbunyi, itu bukan menandakan sebuah panggilan masuk ataupun pesan masuk, melainkan seseorang mencoba meretas ponsel Zee.
__ADS_1
Zee dan Xeno saling pandang, sangat kebetulan ia berada di anak perusahaannya, Zee berlari kecil kelantai atas dan diikuti Xeno di belakang.
"Cari dia" ucap Zee dengan kesal
Anak buah Xeno terkejut, bagaimana bisa ada seseorang yang berani menyinggung tuan muda Zee dengan cara meretas.
Setelah anak buah Xeno mencari, mereka menemukan titik terang "tuan muda, alamat itu berada di rumah keluarga Alister" ucap Anak buah Xeno
Xeno dan Zee sedikit terkejut, dan tiba-tiba ponsel Xeno juga berbunyi, Zee menyuruh anak buah Xeno untuk melepas pengaman yang dipasang pada ponsel Xeno.
Anak buah Xeno mengangguk dan melepaskan pengaman itu, tiba-tiba masuk sebuah nomor yang yang tidak di kenal, Xeno melihat kearah Zee dan melihat Zee mengangguk, tandanya Zee menyuruh Xeno untuk mengangkatnya
Xeno mendengar ucapan seorang wanita, ia kenal dengan suara itu, setelah wanita itu berbicara, Xeno langsung mematikan ponselnya tanpa meminta persetujuan dari wanita itu
"Quirin meminta nomor tuan muda" ucap Xeno
"Berikan" ucap Zee datar
"Tapi bagaimana dia bisa meretas, setelah mencari informasinya, tidak sedikitpun dia belajar di bidang IT" ucap Zee sambil berfikir
"Saya tidak tau tuan muda" ucap Xeno heran, tidak biasanya Zee mau memberikan nomor ponselnya pada seorang wanita
"Apa kau lupa xeno?, itu tidak berlaku untuk Quirin" batin Xeno
#Flashback Off
Xeno memegang kepalanya dan sambil menekan kepalanya dan menunduk"Aku melupakannya Zee" ucap Xeno yang masih dalam keterkejutannya
"Itu sudah membuktikan jika dia adalah Auristella pemilik perusahaan Sterfolia Group dan juga orang terkaya se-Asia" ucap Zee tersenyum tipis
Bersambung....
Para pembaca jangan lupa tinggalkan jejak 👇
✓ Favorite
✓ Like
✓ Vote
✓ Gift
✓ Comment
✓ Rate
__ADS_1
Author sangat berterimakasih 🙏