Another Person Life

Another Person Life
Jangan Menatapnya!


__ADS_3

Max pergi mengunjungi mansion Zee, setelah sampai didepan mansion ia langsung meminta penjaga untuk membuka gerbang.


Max melihat sekeliling mansion "tidak ada yang berubah, semuanya masih terasa sama" gumam Max sambil tersenyum


Tidak perlu waktu yang lama, Max langsung turun dari mobilnya lalu masuk kedalam mansion dengan tergesa-gesa tanpa melihat kekanan dan kekiri.


Sedangkan Lea mendengar suara seseorang berjalan, ia menoleh kearah pintu masuk dan melihat Max, ia menghampiri Max dan tersenyum "tuan Max, apa anda mencari tuan muda?" tanya Lea sambil mengikuti langkah Max dari samping


"Ya, dimana dia?" tanya Max tanpa menoleh kearah Lea


Lea tersenyum licik "Tuan sedang bersama dengan nona Quirin didalam kamar" ucap Lea


Max yang mendengar itu langsung menghentikan langkah kakinya, kini ia menoleh kearah Lea "Quirin?, siapa dia?" tanya Max dengan binggung


"Oh, apa tuan tidak mengetahui jika tuan muda sedang dekat dengan nona Quirin, wanita ini bahkan berani menggoda tuan muda dengan tubuhnya" ucap Lea dengan pelan

__ADS_1


"Apa?!" teriak Max tidak percaya "bagaimana bisa Zee tertarik pada wanita seperti itu?, dia tidak mungkin bisa tergoda begitu saja" ucap Max heran


"Tidak tau tuan, wanita ini seperti rubah licik, kami bahkan dimarahi oleh tuan muda hanya karena membela wanita itu" ucap Lea sedikit sedih


Max mendengarkan itu, ia tidak habis pikir bagaimana bisa Zee berbuat seperti itu demi wanita yang baru saja dia temui "tidak bisa dibiarkan!, aku harus meminta penjelasannya!" ucap Max langsung melanjutkan langkahnya dengan cepat menaiki tangga dan menuju ruangan Zee


Sedangkan Lea tersenyum licik sambil melipat kedua tangannya "lihatlah kau akan diusir oleh tuan Max, dia sangat membenci wanita yang menggoda tuan muda dengan cara licik" ucap Lea sambil melenggang pergi


Max masuk kedalam ruangannya, ia tidak menemukan siapapun diruangan itu "dimana dia?" gumam Max sambil melangkahkan kakinya kekamar Zee yang tidak jauh dari ruangan kerja.


Mata max tertuju pada ruangan yang ada disebelah kamar Zee, Ia dengan segera membuka pintu itu "wow, ada apa denganmu?, siapa dia?" tanya Max sambil masuk kedalam


Saat membuka pintu, Max melihat Zee sedang duduk diatas tempat tidur sambil menemani gadis cantik tertidur


Zee melihat kearah pintu, ia sangat mengenal suara itu "diamlah, dia akan terbangun nanti" ucap Zee sambil menatap tajam

__ADS_1


"Siapa dia?, apa dia menggodamu dengan cara licik?, bagaimana kau bisa tergoda?" ucap Max memicingkan matanya


"Apa kau tidak bisa menutup mulut?" ucap Zee sambil menatap tajam kearah Max dan mengeluarkan aura dinginnya


Max yang merasakan dan melihat itu sangat terkejut, pasalnya ia tidak pernah lagi melihat Zee menatapnya seperti itu dengan mengeluarkan aura dinginnya.


"Sial, semua karena wanita licik ini" batin Max mengeram marah sambil menatap wajah Quirin yang tertidur pulas


"Jangan menatapnya!, pergilah keruang kerjaku" ucap Zee yang masih menatap max dengan tajam


Max langsung berbalik dan keluar dari ruangan itu, ia berjalan dalam keadaan marah "aku tidak akan membiarkan wanita sepertimu mendekati Zee" gumam Max sambil menggeretakkan giginya


Disudut sana, Lea melihat keatas, ia tersenyum melihat Max keluar dengan keadaan marah "lihatlah, tuan max pasti akan menyingkirkannya"


Bersambung ...

__ADS_1


__ADS_2