Another Person Life

Another Person Life
Kekesalan Andrea


__ADS_3

Di suatu ruangan, terdapat Andrea yang tengah menatap layar lebar.


Andrea tengah menatap layar itu dengan serius "Kau ingin bertarung dengan nenek sampai akhir?, baiklah, nenek tidak akan sungkan lagi" ucap Andrea yang sudah tersenyum smirk.


Kiryu yang tidak berada jauh dari Andrea bisa melihat layar itu, ia tidak menyangka bahwa Feryun datang untuk menolong nya.


Kiryu pun tampak terharu, ia berpikir untuk mencegah Andrea untuk melukai Feryun "Nenek, jangan lakukan itu, dia adalah cucumu, apa kau tidak bisa membiarkannya pergi?" ucap Kiryu yang sudah duduk di kursi dengan kedua kaki dan tangan ikat oleh Andrea.


Andrea yang mendengar perkataan itu langsung menoleh kebelakang "Berani sekali kau membuka mulut mu itu padaku" ucap Andrea sambil menatap Kiryu dengan tajam.


Pengawal yang ada di samping Kiryu pun mengerti dan ia langsung memukul wajah Kiryu dengan kuat.


Brukkk


Ssshh


Kiryu yang mendapat pukulan itu pun merasakan sakit di wajah nya, ia berdesis kesakitan, namun Andrea melihatnya dengan tatapan biasa.


"Bagaimana ini, aku tidak menyangka bahwa tuan Feryun akan datang dengan adiknya, jika saja aku tidak tertangkap, maka semua ini tidak akan terjadi" batin Kiryu yang merasa bersalah.


Kiryu melirik kearah orang yang baru saja memukulnya, ia tidak menyangka bahwa teman kecilnya sangat mengikuti perintah Andrea, pria itu bahkan tidak segan untuk memukul Kiryu.

__ADS_1


"Kau benar-benar sudah berubah" batin Kiryu menatap nanar pria yang di sampingnya


Kiryu dan pria itu adalah teman semasa kecil, mereka di temukan oleh Andrea dan di latih dengan sesuai kemampuan mereka, tapi Kiryu tidak pernah menunjukkan kemampuannya di bidang komputer, ia meningkatkan latihan fisik sama seperti pria yang ad di sampingnya itu.


"Kau pikir aku tidak tau bahwa kau ahli dalam bidang komputer?, kau selalu memberikan informasi palsu mengenai Feryun, kau membantu Feryun dalam mengelola perusahaan, lalu kau juga menghancurkan orang-orang yang menyerang perusahaan kecil Feryun. Selama ini aku membiarkan kalian berkeliaran karena aku berpikir untuk tidak mengganggu permainan kalian, tapi dugaan ku salah, kalian justru menusukku dari belakang, dan hal itu membuatku sangat marah" ucap Andrea dengan menggeretakkan gigi nya.


Kiryu cukup terkejut setelah mendengarkan perkataan Andrea, ia tidak menyangka bahwa sejak awal identitas aslinya telah di ketahui oleh Andrea.


Tubuh Kiryu mulai gemetar, ia tidak bisa membayangkan betapa marahnya Andrea saat ini.


Yang jelas, kemarahan Andrea sangat lah dahsyat, wanita tua itu bisa melakukan apapun pada orang yang telah berkhianat padanya.


"Bagaimana ini?" batin Kiryu dengan takut.


"Dasar cucu tidak berbakti, aku telah membesarkan mu tapi kau mengkhianatimu, kau memilih datang jauh-jauh hanya untuk membebaskan anak yang tidak tau asal usulnya ini?, baiklah, aku tidak akan segan untuk memperlihatkan padamu betapa murkanya aku" gumam Andrea dengan mata melotot tajam.


Andrea berbalik dan berjalan mendekati Kiryu, Andrea kini sudah berdiri di hadapannya, Kiryu yang masih menunduk kini mendongakkan wajahnya.


Lalu dengan cepat andrea langsung menendang perut Kiryu hingga membuat kursi itu terpelanting ke dinding dan membuat Kiryu memuntahkan banyak darah.


Uhuk

__ADS_1


Uhuk


Walau sudah tua, namun tendangan Andrea begitu sangat kuat, Kiryu begitu sangat terkejut, ia tidak menyangka bahwa Andrea turun tangan untuk memberinya pelajaran.


Wajah Andrea mulai memerah "Aku menempatkan mu disisi Feryun agar kau bisa memberikan informasi tentangnya, tapi kau justru memilih bekerjasama dengannya, Jika saja aku tidak menolong mu waktu itu, sudah di pastikan kau tidak akan ada di dunia ini lagi, apa kau mengingatnya?" ucap Andrea dengan mengeram marah.


Kiryu yang mendengar itu berusaha mengangkat kursi itu agar dirinya bisa duduk seperti semula, tapi semua usahanya sia-sia, karena kedua kaki dan tangan Kiryu telah di ikat dengan kursi.


Kiryu pun pasrah dan mulai melihat kearah Andrea "Maafkan aku nenek, aku tidak bermaksud mengkhianati mu, tapi aku hanya tidak ingin tuan muda menjalani hari-hari yang begitu keras, bahkan setiap hari aku bisa melihat bahwa wajah tuan muda terlihat murung " ucap Kiryu dengan bergetar.


Andrea semakin kesal mendengar perkataan Kiryu, ia pun mengepalkan kedua tangannya dengan sangat erat "Itu adalah urusan keluargaku, kau sebagai orang luar tidak perlu mencampuri urusan majikan" ucap Andrea dengan berjalan cepat lalu menginjak wajah Kiryu.


Ughhh


"Apa kalian berpikir aku tidak tau bahwa kalian lah yang terus menggagalkan usahaku untuk mencari tau tentang pemilik perusahaan Sterfolia serta wanita hacker itu?" ucap Andrea sambil terus menekan kakinya di wajah Kiryu.


"A-apa?!" ucap Kiryu terkejut.


"Tidak perlu terkejut, karena aku juga baru mengetahui fakta itu, aku tidak menyangka bahwa kalian lah dalang di balik semua ini, kalian bahkan berhasil membuat ku terkecoh dengan membuat informasi palsu perempuan itu" ucap Andrea dengan nada yang sudah kesal.


Bersambung ....

__ADS_1


Happy New Year and Happy Birthday for My Big Sister 💕


__ADS_2