Another Person Life

Another Person Life
Menyayat Hati


__ADS_3

Sudah beberapa menit berlalu, namun Grizo masih terduduk menangis sambil memukul dadanya sendiri, ia tak kuasa menahan sesak di dadanya ketika memikirkan Quirin


"Apa yang sudah aku lakukan?, bagaimana aku bisa menjalani hari-hariku sekarang?"


"Nak, apa kau bisa mendengar ku sekarang?, kenapa kau tega meninggalkan pria tua ini sendirian?, kenapa aku harus merasakan kehilangan untuk yang kedua kalinya?"


"Aku tidak bermaksud melukaimu, tapi tanpa ku sadari sikapku yang telah mendorongmu dari tepi jurang yang paling dalam"


#Flashback On


Beberapa bulan setelah kematian ibu Quirin, Grizo membawa pulang seorang wanita dan anak perempuan yang berumur 6 bulan


Quirin yang saat itu berumur 4 tahun, belum tau apa-apa, ia tetap memberikan salam pada wanita itu sambil tersenyum bahagia karena melihat bayi perempuan


Hari demi hari, bulan, dan tahun telah berlalu, mereka berdua semakin beranjak dewasa.


Adik Quirin, yaitu Lura, memiliki wajah yang biasa saja. Ia tumbuh menjadi gadis manja yang selalu membuat masalah dimanapun ia berada dan selalu mendapatkan pembelaan dari ibunya, apapun keinginannya dapat diwujudkan dengan mudah


Hal itu justru berbanding terbalik dengan Quirin, ia memiliki gen ibunya hingga tumbuh menjadi gadis berparas cantik. Ia memiliki sifat lemah lembut, anggun dan selalu mematuhi perintah orangtuanya.


Karena sifatnya itu, Quirin mendapatkan banyak kasih sayang dari ayahnya dan orang-orang di sekitarnya.


Hal itulah yang mulai memicu timbulnya rasa iri di hati Lura, tidak tahan menyaksikan semuanya, ia pun memikirkan rencana licik.


Ia berpikir selama berhari-hari, hingga akhirnya ia mendapatkan sebuah rencana, yaitu membuat dirinya lemah, dengan begitu ia dapat dengan mudah memfitnah Quirin


Ya, Lura tau betul bahwa Grizo tidak suka melihat orang lemah tertindas. Dan benar saja, rencana Lura dan ibunya berjalan seperti yang Lura inginkan.


#Flashback off


Seketika itu pula Grizo mengingat kembali janjinya pada ibu Quirin, Arcy. Janji yang telah ia setujui dan terlupakan tanpa sengaja.


Grizo pun berulang kali meminta maaf atas perlakuannya dulu. Sekarang, suara Arcy terus terngiang di telinganya


Pesan Arcy sebelum ia menemui ajalnya, ialah "Suamiku, sebagai ayah, berjanjilah bahwa kamu akan menjaga dan melindungi putri semata wayang kita seumur hidupmu, jangan pernah bertindak kasar padanya"


Setelah kepergian Arcy, Grizo selalu berusaha memenuhi janjinya.


Namun sayang, setelah Grizo menikahi wanita itu, ia melupakan janji yang sangat penting tersebut.


Itu terjadi karena Grizo selalu melihat putri keduanya terjatuh akibat bertengkar dengan Quirin.


Ya, drama yang sengaja dimulai oleh Lura dan ibunya inilah yang menyebabkan Grizo mulai acuh tak acuh pada Quirin.


Sejak saat itu hingga saat Grizo mengusir Quirin, ia selalu percaya apa yang dikatakan oleh Lura.


Sambil menarik rambutnya ia bergumam "Tuhan, aku tau aku sangat berdosa, seandainya saja anakku masih hidup, aku pasti akan melihat tatapan kekecewaan yang dia arahkan padaku"

__ADS_1


"Aku mohon maafkan aku, karena tidak bisa menjaga putri kita, bisakah kau memaafkan ku Arcy?" ucapnya berderai air mata


"Arcy tolong aku, apa yang harus aku lakukan sekarang?, aku tidak bisa hidup tanpanya" sambungnya


"Qu..Quirin, apa kau sangat membenci ayah?, kau meninggalkan ayah dan dunia ini, apa kau ingin bercerita mengenai banyak hal pada ibumu saat kau bertemu dengannya disana?" tanyanya terisak seakan dunianya hancur


"Ayah tau kau menjalani kehidupan yang berat karena ayah, tapi tidakkah kau memikirkan perasaan ayah saat kau tiada?" ucapnya menangis sejadi-jadinya


Di ruang tengah, Lura dan Calis masih tertawa bahagia atas berita itu


Saat berita itu terganti, mata Lura berbinar menatap lurus tanpa kedip


"Wahhhhh.... Ibu, lihat mereka, mereka sangat tampan kan bu?" ucap Lura menarik lengan ibunya sambil menunjuk TV


"Ap...Haaaaa, mereka bertiga berkumpul?" ucap Calis terkejut


"Hemmm?, ibu tau mereka siapa?, Mengapa mereka bertiga menjadi sorotan berita TV ternama?" tanya Lura penasaran


Calis pun menunjuk satu persatu sambil menjelaskan nama dan pekerjaan mereka bertiga "Yang disebelah kanan bernama Alvey seorang dokter sekaligus direktur rumah sakit Spanius hospital, ditengah Zephyr pengusaha ternama di inggris perusahannya sangat terkenal, dan dia dulu baru 2 tahun terjun ke dunia bisnis sudah menjadi miliyarder termuda di kalangan pengusaha dan di sampingnya bernama Xeno sektretaris Zephyr"


"Wow, aku ingin mengenal pria bernama Zephyr itu bu" ucap Lura yang bersemangat


"Bagaimana mungkin?" ucap Calis yang sangat terkejut


"Pokoknya aku tidak mau tau bu, aku sangat menginginkannya" ucap Lura membentak


"Bagaiman caranya nak?" tanya Calis tak habis pikir


"Sepengetahuan ibu, ayah mu memang sudah lama menjalin kerjasama dengan perusahaan Aquatic Corp milik Zephyr, tapi itu murni urusan bisnis, jadi ibu tidak bisa ikut campur" ucap Calis


"Pokoknya aku gak mau tau bu, sekarang aku ingin dijodohkan dengan Zephyr, titik" ucap Lura membentak


"Hah, jangan bercanda nak, kau baru berusia 21 tahun, ibu tidak akan mengizinkanmu melakukan perjodohan" ucap Calis


"Apa ibu ingin melihatku melakukan hal yang sama seperti yang dilakukan Quirin?, apa ibu tidak menyayangiku?" tanya Lura dengan tatapan serius


"Jaga bicaramu!, ayahmu pasti tidak setuju!" bentak Calis


"Ayolah bu, aku tau ibu bisa melakukannya, bujuk ayah demi aku bu, ayah pasti mendengarkan mu bu, pleaseeeee" rengek Lura


"Huft.. baiklah, ibu akan coba bicarakan dengan ayahmu" ucap Calis


"Aku sayang ibu" ucap Lura sambil memeluk ibunya


"Oke sekarang, ibu akan menemui ayahmu, kau tetaplah disini, jangan membuat masalah" ucap Calis sambil memegang kedua pipi Lura dan meninggalkannya


Sesampainya di lantai atas, Calis mengetok pintu

__ADS_1


tok tok tok sambil memegang handle pintu, ternyata pintunya di kunci dari dalam


Grizo yang melamun mendengar ketukan pintu, ia pun langsung berdiri menyeka wajahnya yang basah, merapikan bajunya yang berantakan dan rambutnya yang acak-acakan.


Lalu dengan langkah yang tegap ia membuka pintu


"Ada apa kau menemuiku?" ucap Grizo acuh


"Ada apa dengannya, bagaimana bisa penampilannya berantakan seperti itu" batin Calis


"Ada hal yang ingin aku bicarakan denganmu" ucap Calis menepis pikirannya


"Masuklah lah" ucap Grizo


Calis dan Grizo mendaratkan tubuhnya di sofa


"Lura ingin di jodohkan dengan Zephyr" ucap Calis langsung


"Apa katamu?, apa kau gila?, dia rekan bisnisku, aku juga mendengar dia tidak pernah dekat dengan wanita, bagaimana mungkin aku menjodohkan dia dengan Lura yang baru berumur 21?" ucap Grizo meninggikan suaranya


"Maaf, aku juga bingung dengan Lura, saat dia melihat berita, dia tertarik dengan ketampanan Zephyr, Xeno dan Alvey yang sedang berkumpul di rumah sakit, Lura langsung meminta di jodohkan dengan Zephyr" ucap Calis


"Huh anak itu, jadi kau kemari hanya ingin membicarakan hal itu?" ucap Grizo memijit pelipisnya


"Ya, hanya itu yang ingin ku sampaikan" ucap Calis


"Kalau sudah selesai keluarlah" ucap Grizo acuh


"Baiklah" ucap Calis sambil berjalan keluar


"Sudah bertahun-tahun dia pergi tapi kau masih saja bersikap acuh tak acuh padaku" batin Calis geram


Grizo sangat mencintai Arcy, tapi semenjak kematian Arcy, Grizo tidak pernah menunjukkan sisi lembutnya pada Calis yang sudah menjadi istri sah nya, ia membawa Calis kerumah berharap agar Quirin mendapat kasih sayang seorang ibu dan juga bisa merawat Quirin dengan baik.


Bersambung...


Para pembaca jangan lupa tinggalkan jejak 👇


✓ Favorite


✓ Like


✓ Vote


✓ Gift


✓ Comment

__ADS_1


✓ Rate


Author sangat berterimakasih 🙏


__ADS_2