Another Person Life

Another Person Life
Kecemasan Kepala Pelayan


__ADS_3

Walau Xura ingin menghilang dari dunia, tapi Xura tidak benar-benar meninggalkan mereka semua, ia diam-diam memantau Zee dan yang lainnya.


"Entah kenapa hatiku tidak bisa melupakan kalian begitu saja" gimana Xura sambil menutup wajahnya dengan kedua tangan.


Xura bahkan tidak menyangka bahwa di tengah kesendiriannya, ia terus memantau kediaman Zee serta aktifitas yang di lakukan oleh Vano dan yang lainnya.


Di saat Vano dan yang lainnya tengah bercanda tawa, ia justru ikut tersenyum dan tertawa, dan di ketika mereka semua berkumpul dengan wajah sedih, Xura juga ikut merasakan sedih, bahkan hatinya terasa benar-benar sakit.


"Apa aku kembali saja?" gumam Xura yang tengah menatap layar di laptopnya.


Di layar itu terdapat beberapa buah kamera yang tengah terbuka, lalu Xura melihat bahwa Xeno, Vano, Arnius, Staren, dan Gavin tengah liburan ke luar negeri.


Sedangkan Al masih di rumah sakit, karena bagi Al rumah sakit adalah tempat favoritnya, lalu mata Xura kini melihat ke salah satu cctv yang berada di inggris.


Setelah kejadian di mana Zee meminta memulai kisah meraka dari awal, sejak itu pula Zee kembali ke Inggris dan kembali bekerja seperti biasa.


Tapi kali ini, Xura melihat bahwa Zee sedikit berubah, ia terlihat bekerja dengan santai, tapi sifat kejamnya masih sama seperti yang lalu.

__ADS_1


"Sekarang ini dia lebih memikirkan kondisi tubuhnya, tapi kenapa aku merasa dia semakin kehilangan berat badan?, padahal setiap hari dia berolah raga dan makan sesuai dengan porsinya" gumam Xura yang masih melihat Zee dengan intens.


Lalu Zee bangkit dari kursi nya dan kembali ke mansion, ketika Xura ingin menutup laptopnya, ia mulai tersadar bahwa satu kamera cctv telah berwarna gelap.


"Ada apa ini?" gumam Xura sambil menatap laptop itu lagi.


Lalu Xura mencoba mengakses kembali, tapi ia tidak pernah bisa masuk "apa jangan-jangan cctv ini rusak?, tapi kapan?" gumam Xura yang merasa sangat terkejut melihat satu layar cctv di laptopnya berwarna hitam.


setelah menelusuri mansion zee, Xura akhirnya tau dimana letak cctv "Ini cctv yang ada di kamar Zee, atau apakah dia tidak mengetahui bahwa cctv nya telah rusak?" gumam Xura lagi.


Lalu Xura pun tidak memikirkan apapun, ia menutup laptopnya dan juga dirinya yakin bahwa Zee akan segera mengetahuinya.


Di tempat lain, Quirin tercengang mendengar sebuah kenyataan yang sangat menyakitkan. "A-apa yang baru saja dia katakan?" gumam Quirin terduduk di balik pintu sambil menutup mulut dengan kedua tangannya.


Awalnya semua terasa baik-baik saja, sampai setelah Quirin mulai pulih dan sudah diizinkan oleh Al untuk pulang, Alpha dengan berani meminta izin pada Feryun untuk merawat Quirin di mansion nya.


"Tuan, aku ingin membawa Quirin ke mansion ku dan merawatnya disana" usul Alpha dengan berani.

__ADS_1


Feryun mengerutkan dahinya "Tidak, biarkan aku saja yang merawatnya" tolak Feryun dengan tegas.


"Tapi tuan, bukankah tuan sekarang sedang sibuk mengurus perusahaan?, sedangkan aku tidak terlalu sibuk dan masih bisa memiliki waktu luang" ucap alpha yang berusaha meyakinkan Feryun.


Awalnya Feryun tidak yakin dengan usulan itu, tapi Alpha terus meyakinkan Feryun bahwa ia akan menjaga Quirin dengan hati-hati


Setelah di pikirkan dengan baik, akhirnya Feryun menyetujuinya dan ia alpha pun terlihat senang. lalu Alpha membawa Quirin ke mansion nya.


Disinilah Quirin sekarang, tapi saat dalam gendongan Alpha, Quirin terlihat sangat mengantuk dan tertidur.


Alpha yang melihat Quirin tertidur pulas juga ikut tersenyum "kau sangat cantik ketika tidur" ucap Alpha sambil menaruh tubuh Quirin di atas tempat tidur.


Karena merasakan pergerakan, Quirin terbangun dan ia tidak menghentikan Alpha yang tengah berjalan keluar.


Lalu ketika Alpha sudah berada di luar, Quirin bangkit dan ketika ia sedang memegang handle pintu, Quirin terkejut mendengar percakapan antara Kepala pelayan dengan Alpha.


"Tuan, sampai kapan tuan akan menyembunyikan hal itu dari nona Quirin?," tanya kepala pelayan sedikit cemas dengan masa depan tuan nya.

__ADS_1


Bersambung ....


__ADS_2