Another Person Life

Another Person Life
Kecemburuan Clamy


__ADS_3

Zee memiliki ide, ia memberi saran pada Al "Berkencanlah dengan beberapa wanita, Sementara kau bisa membuat Clamy cemburu" ucap Zee santai


Al menganga mendengar penuturan Zee "Tidak, aku tidak mau mengencani sembarang wanita, jika masa lalu itu terulang kembali, aku tidak bisa membayangi itu" ucap Al menolak dengan tegas


"Bagaimana dengan udang kecil Vano?, dia sangat cerewet dan cocok untuk melawan Clamy" ujar Xeno sambil memikirkan ide-ide baru


"Aku tidak ingin Vano cemburu, kau tau?, baru pertama kali aku melihat Vano berbicara panjang dengan wanita, sama seperti Zee dengan Quirin" ucap Al sambil melirik kearah Zee


"Benar, tapi Vano sangat menjaga citranya, dia tidak akan menjadikan Xia kekasihnya jika tidak Xia yang melakukannya terlebih dahulu, ini adalah sebagai balasan untuk Vano" ucap Xeno sambil tersenyum smirk


"Baiklah Aku setuju, aku akan membicarakan ini pada Xia, apa kalian mempunyai alamat Xia?" ucap Al menatap kearah Xeno


"Aku akan mengirimkannya padamu" ucap Xeno sambil menepuk punggung Al


"Baiklah, Kalian pergilah terlebih dahulu, aku akan ketempat Xia, lalu aku akan menyusul" ucap Al tersenyum karena mendapat pencerahan dari kedua temannya.


"Vano, jangan salahkan aku karena membuat udang kecilmu berada disisiku untuk sementara waktu" batin Al tersenyum jahil


Zee dan Xeno pergi meninggalkan Al seorang diri, mereka berdua melihat kebawah disana masih terlihat Clamy yang sedang duduk.


"Sangat keras kepala" ucap Xeno sedikit kesal, lalu keduanya turun, mereka melewati Clamy begitu saja


Clamy melihat keduanya sangat tampan, membuat Clamy ingin mendekati Xeno dan Zee. ia bangkit dari duduknya dan menghentikan Zee dan Xeno


"Hai, apa kamu teman Al?" tanya Clamy dengan suara lembut


Keduanya hanya melihat tidak ada satupun diantara mereka yang menjawab pertanyaannya.


mereka berdua mengabaikan Clamy dan berjalan menuju mobil dan melajukan melajukan mobil masing-masing.


Clamy mematung, baru kali ini ada yang berani mengabaikannya "mereka berdua mengabaikan ku begitu saja, Apa pesonaku sudah berkurang?" gumam Clamy


saat Clamy sedang berfikir, ia mendengar suara langkah kaki dan membuat Clamy langsung menoleh.


Clamy melihat Al berjalan kearahnya sambil tersenyum "Lihatlah!, dia sekarang sedang menyesal dan akan kembali padaku" batin Clamy


Clamy memasang raut wajah lelah dan juga tersenyum kearah Al "Minggir, Wanita tidak tau malu!" ucap Al dingin


Al melihat semua yang dilakukan Clamy, ia sengaja tersenyum lalu mendekat agar Clamy berfikir jika Al ingin kembali padanya.


Setelah Clamy mendengar ucapan Al, ia kembali mematung dan tidak percaya "Bagaimana suaranya bisa berubah, aku tidak salah melihat, dia memang tersenyum padaku" batin Clamy

__ADS_1


"Minggir kau!, pengganggu!" ucap Al meninggikan suaranya, serta mendorong rubuh Clamy kesamping lalu berjalan mendekati mobilnya


Clamy yang mematung kini tersadar setelah mobil yang dikendarai Al telah pergi dari tempatnya.


"Al, aku tidak akan menyerah" ucap Clamy sambil tersenyum lalu ia pergi memangil taksi untuk mengikuti mobil Al


Al yang didalam mobil melihat melalui kaca "Kita lihat, seberapa ganas kau menghadapi udang kecil Vano" ucap Al tertawa kecil


Al telah sampai di cafe tempat Xia bekerja, ia memarkirkan mobilnya lalu memasuki cafe, Al memilih duduk disudut ruangan agar tidak terlalu mencolok.


Postur tubuh Al yang tinggi dengan pakaian casual membuatnya terlihat sangat tampan, semua mata para pengunjung cafe teralih pada Al.


Seorang pelayan menghampiri Al "Anda ingin memesan apa?" tanya pelayan itu


Al membuka kacamatanya "Hai, lama tidak berjumpa" ucap Al tersenyum


"Dokter Al?" teriak Xia terkejut, ia menutup mulut dengan kedua tangannya


Xia menetralkan keterkejutannya, tidak mungkin dokter Al jauh-jauh hanya untuk menemuinya, hal yang wajar jika mereka mendatangi cafe yang jauh dari tempat tinggal mereka hanya untuk bersantai dan memenangkan pikiran.


"Dokter ingin mencicipi menu yang mana?, saya akan merekomendasikan menu yang sangat lezat" ucap Xia antusias sambil menyodorkan buku menu


"Aku kesini ada perlu denganmu, bisa kita bicara sebentar?" ucap Al langsung sambil menatap Xia dengan serius


"Ya denganmu!, tidak mungkin dengan nenek yang ada di ujung jalan sana" ucap Al tertawa sambil menunjuk ujung jalan dan disana ada seorang nenek yang duduk


Xia melihat arah yang ditunjukkan Al, ia menunduk malu, ia pergi dan meminta izin pada bosnya untuk berbicara dengan seorang teman.


Xia duduk di depan Al "dokter ingin membicarakan apa?" tanya Xia sambil menatap Al dengan heran


"Aku ingin meminta bantuan, untuk menjadi pacar...." ucap Dokter Al menggantung


"Tidak" tolak Xia dengan cepat, karena keterkejutannya ia langsung memotong ucapan Al


"Bukan, tolong dengarkan aku dulu, aku meminta bantuan mu untuk menjadi pacar pura-pura saja, semenjak aku bertemu dengan mantanku secara tidak sengaja di singapura, dia mulai mengikutiku dari Singapura sampai ke Inggris" ucap Al dengan serius


"Bagaimana ya dokter Al" ucap Xia sambil berfikir dengan matang


Setelah memikirkan beberapa menit, Xia melihat kearah dokter Al, ia merasa kasihan melihat dokter Al yang membutuhkan pertolongan "kenapa aku tidak membantunya saja?, aku tidak punya pacar dan dia juga membutuhkan pertolongan"


Xia melihat kearah pintu, ia melihat seorang wanita yang menoleh kekanan dan kekiri seperti mencari sesuatu.

__ADS_1


"Apa wanita itu yang dibicarakan oleh dokter Al?" tanya Xia sambil menggerakkan kepala dan matanya kearah pintu.


Al memutar tubuh dan kepalanya melihat kearah pintu, disana terlihat Clamy baru saja memasuki cafe.


Al memutar tubuhnya kembali "Ppfftt, kau cepat tanggap" ucap Al sedikit terkejut karena tebakan Xia benar,


"Baiklah, aku membantu dokter Al, serahkan saja padaku" ucap Xia mengedipkan sebelah matanya pada Al


"Dokter Al, tolong pindahlah kesamping ku" bisik Xia sambil menepuk kursi yang ada disebelahnya


Al sangat heran karena permintaan Xia, ia hanya menuruti ucapan Xia, Al bangkit dari kursinya dan duduk didamping Xia.


Al yang tadinya memunggungi pintu agar Clamy tidak mengenalinya, kini langsung terekspos karena Xia.


"Aku sengaja memunggungi pintu, agar Clamy tidak melihatku, tapi karena aku pindah pasti dia melihat kearah sini, apa yang dia rencanakan?" batin Al sambil menatap Xia yang sibuk mencari ponsel di saku bajunya


Clamy menemukan Al bersama dengan seorang gadis "Siapa dia?, tidak mungkin pacarnya Al, dari pakaiannya sepertinya dia pelayan cafe, bagaimana dia bisa duduk berdampingan dengan Al?, aku harus bertanya pada Al" gumam Clamy sedikit cemburu saat melihat pemandangan itu, ia langsung berjalan menuju tempat duduk Al


Saat Xia sudah menemukan ponselnya "Sayang lihat kearah sini, jangan menatapku terus, nanti kamu akan tergila-gila padaku" ucap Xia tertawa kecil


Al terkejut atas ucapan Xia, ia langsung menatap kearah ponsel Xia yang sudah siap mengambil gambar antara dirinya dan juga Xia.


"Dia sangat cepat memahami situasi, aku tidak salah memilihnya untuk membantuku" batin Al tersenyum lembut


Tanpa ragu-ragu Al langsung memeluk pinggang Xia hingga membuat Xia terkejut, namun Xia menetralkan keterkejutannya "Ingat Xia, ini hanya Akting" batin Xia sambil mengambil nafas dan membuangnya dengan pelan


Bersambung...


Para pembaca jangan lupa tinggalkan jejak 👇


✓ Favorite


✓ Like


✓ Vote


✓ Gift


✓ Comment


✓ Rate

__ADS_1


Author sangat berterimakasih 🙏


__ADS_2