
#Flashback on
Xeno bergegas pergi ke perusahaan saluran berita yang sangat terkenal di kala itu, bahkan impact yang ditimbulkan perusahaan itu dapat membuat saluran berita lain bungkam
Direktur perusahaan bertemu dengan Xeno dan memberikan persetujuannya karena sang direktur sudah lama bekerja sama dengan Zee
Lalu Xeno bergerak cepat menuju ke perusahaan di bawah naungannya, perusahan itu diberi nama Hollisae Group
Dari luar, Hollisae Group tampak seperti perusahaan elektronik biasa yang sangat kecil. Namun, nyatanya isi dari perusahaan itu adalah orang-orang jenius dan mempunyai sifat yang kejam, mereka bisa meretas semua akses jaringan dan bisa membunuh siapapun dengan mudah.
Perusahaan Zee yang mempunyai nama Ophelia Corp adalah perusahaan yang selama ini dilindungi oleh perusahaan Hollisae miliknya itu. Sehingga tidak ada yang bisa meretas data perusahaan Zee
Xeno yang mempunyai banyak pekerjaan merasa terlalu pusing mengerjakannya sendiri. Dengan meminta bantuan, mereka meretas ponsel pribadi dan data perusahaan Morbillorum.
Xeno yang melihat data itu bergumam "Perusahaan itu baru 2 bulan pindah ke inggris, pantas saja dia tidak mengetahui siapa Zee, tapi kau sudah menyenggolnya kau tidak bisa di ampuni"
#Flashback off
Sedangkan seseorang yang bernama Brevis tersenyum penuh kemenangan, sedang duduk di kursi kebesarannya di kantor.
"Aku yakin proyeknya sudah berhenti" gumamnya senang
Berita terkini, tiga pria legendaris melakukan pertemuan di rumah sakit. foto-foto dari orang-orang di rumah sakit tersebar di media, dan menjadi trending topik
Tiba-tiba berita itu tergantikan dengan berita seorang pembisnis telah melakukan tindakan asusila terhadap gadis-gadis muda dan memberikan mereka kompensasi yang fantastis untuk membungkam mulut mereka, sang pembisnis juga menggunakan obat-obat terlarang dan dia juga mengalirkan dana perusahaan morbillorum ke rekening palsu untuk dirinya sendiri
Asisten yang melihat itu membelalakkan matanya, dia berlari keruangan atasan
Tiba-tiba asisten masuk sambil menghirup udara dengan rakus
"Pak gawat, ada berita mengenai bapak di media" ucap asisten
"Apaaaa, bagaimana bisa?" ucap Brevis terkejut
"Saya tidak tau pak, saya rasa seseorang ingin menjatuhkan bapak dan mencari detail informasi bapak" ucap asisten
"Cepat kalian hentikan, sialan" ucap Brevis marah
"Kami sudah mencoba untuk menghentikannya pak, tapi tidak berhasil, pihak media menolak tawaran kita" ucap asisten gemetar
"Arrrrghhhh siaaalll" Brevis melempar apa yang ada di depannya
"Bagaimana ini, apa yang harus ku lakukan?, bagaimana bisa informasiku bocor, siapa yang berani menghancurkan repitasiku" gumamnya sambil ketakutan dan menerka-nerka
Belum 5 menit, berita itu terdengar ke telinga para investor melalui saluran berita terpercaya, mereka tidak tinggal diam, secara bersamaan mereka menarik saham hingga membuat saham perusahaannya merosot sangat cepat. Perusahaan Morbillorum dinyatakan bangkrut dalam satu hari.
"Apakah berita itu benar?" tanya netizen 1
__ADS_1
"Sepertinya benar" jawab netizen 2
"Mana mungkin, aku tidak pernah mendengar berita miring mengenai perusahaan itu" ucap netizen 3
"Tapi mungkin saja, itu pasti karena ada orang jujur yang mau mengungkapnya" ucap netizen 1
"Heh, aku rasa itu karena orang kaya tidak mempunyai masalah dalam hidupnya, makanya mereka sibuk membuat masalah" ucap Netizen 2
"Kasihan sekali perusahaan itu, baru 2 bulan pindah ke inggris sudah bangkrut" ucap netizen 1
"Hmmm, atau apa dia telah menyinggung perusahaan terbesar disini?, apa dia bodoh?" ucap netizen 2
"Bagaimana mungkin orang bodoh bisa membuat perusahaan?, mungkin saja dia memang membuat masalah yang sangat besar dengan saingannya" ucap netizen 1
"Hahaha, Sepertinya memang begitu" ucap netizen 2
"Zaman sekarang beginilah akibatnya kalau tidak mencari tau terlebih dahulu kekurangan dan kelebihan saingan kita" ucap netizen 3
Sesaat setelah dinyatakan bangkrut, dia keluar dari kantornya dan mendengar berbagai cacian dari mulut netizen
"Siapa dalang dari semua ini?, aku tidak pernah menyinggung siapapun" gumam Brevis lesu
Sambil mencoba mengingat-ngingat "sialannnnn, apa aku menyinggung orang yang salah?, aku tidak berpikir dia akan melakukan ini padaku" gumam Brevis menunduk malu sambil melewati orang-orang yang berada di kantornya
Xeno yang sudah sampai di kantor langsung menemui Zee dan melaporkan semuanya.
"Aku sudah membereskannya, aku tidak hanya menyerang sahamnya, aku juga membuat informasinya bocor ke media" ujar Xeno
"Hanya kali ini? Hey, memang itulah pekerjaanku yang sebenarnya, biar ku beri tahu padamu, tidak ada yang bisa melakukannya dengan baik selain aku" ucap Xeno bangga
Setelah pekerjaan selesai Zee dan Xeno kembali ke rumah sakit
"Akhirnya aku bisa melihat wajahnya kembali" batin Zee
Sampai di ruangan Quirin, Zee melihat cuma ada 3 bodyguard,
Arnius yang tau siapa yang di cari Zee membuka suara "bos Vano ada di dalam tuan muda"
Zee yang mendengar langsung masuk dan diikuti oleh Xeno, mereka melihat ada seorang wanita duduk di sebelah Quirin dan Vano di sana
Xia tertegun setelah melihat 2 pria yang menerobos masuk ke ruangan Quirin
"Kenapa banyak sekali orang tampan disini?, apa mereka masuk melalui seleksi seperti supermodel?" pikir Xia
Zee menatap tajam kearah Vano, Vano yang di tatap menjadi merinding
"Apa aku menyuruhmu menjaganya di dalam?" tanya Zee
__ADS_1
"Saya disini karena teman nona datang untuk membesuknya tuan muda" jawab Vano
Mendengar alasan itu Zee mengarahkan pandangannya ke wanita itu
"Hey, siapa kau?, teman dekat atau teman biasa?" tanya Zee dingin
Mendengar ucapan Zee, Xia tersadar dan sedikit kesal
"Siapa yang kau panggil "Hey", Aku Alyxia, sahabatnya, aku rasa semua orang tampan di rumah sakit ini tidak memiliki tata krama" ujar Xia sambil meninggikan suara
"Aku juga menemui perempuan bermulut sepertimu dimana-mana, sial" ucap Zee ketus
"Ugh, Siapa dia?" tanya Xia sambil menoleh ke arah Quirin
Quirin hanya mengangkat bahu tanda tidak perduli
"Jawab aku!, baru kali ini aku melihatnya, kenapa kau tidak pernah menceritakan tentang orang ini?, dia tidak tahu sopan santun, menjauhlah darinya" ucap Xia
Vano yang mendengarkan perkataan Xia menahan nafas dan ingin segera mengunci mulut udang kecil itu
Sedangkan Xeno yang sedari tadi hanya menjadi pendengar tertawa kecil
"Hey, jangan hasut dia untuk menjauh dari boss kami" ucap Xeno
"Apa? jangan bilang dia adalah orang baik yang dimaksud Quirin" Pikir Xia sambil menggigit kuku tangannya
"Hey, apa kau sekarang sedang berbicara dalam pikiranmu? pasti kau sudah bisa menebak siapa dia" ucap Xeno tegas
"Bagaimana dia bisa tau apa yang kupikirkan? apa semua terlihat jelas di wajahku yang cantik ini?" batin Xia
"Tata krama mu kurang sama seperti dia, aku punya nama, kenapa kalian selalu mengatakan "hey", menyebalkan" ucap Xia kesal sambil menunjuk ke arah Vano
Vano yang terkejut saat mendengar namanya melihat kearah Xia sambil membukatkan mata "Udang kecil, kenapa kau malah mengarahkan jarimu yang seperti udang itu padaku?, aku hanya diam sedari tadi" ujar Vano
Bersambung...
Para pembaca jangan lupa tinggalkan jejak 👇
✓ Favorite
✓ Like
✓ Vote
✓ Gift
✓ Comment
__ADS_1
✓ Rate
Author sangat berterimakasih 🙏