
Di satu ruangan rumah sakit yang berdiri di negara Asia, terdapat seorang gadis yang seluruh tubuhnya dibalut perban sehabis operasi plastik
Hal itu diakibatkan karena ia memiliki luka di seluruh tubuh dan wajahnya, obat bius telah membuatnya tertidur pulas saat itu, namun gadis itu belum mampu membuka matanya hingga sekarang.
Luka yang dimiliki gadis itu cukup parah hingga terkena organ dalam, hal itulah yang membuatnya harus menggunakan berbagai alat bahkan kemungkinan dia bisa bertahan hidup sangat tipis
Seorang pria, yang tetap setia menjaga gadis itu dan merawatnya dengan tulus berdiri tepat disamping tempat tidur sang gadis
Pria itu hanya bisa sabar dan pasrah saat menunggu gadis di hadapannya itu siuman
Dokter pribadi pria itu selalu mengecek kondisi gadis itu setiap hari.
Setelah satu bulan lamanya, pria itu bahkan tetap menemani sang gadis, ia duduk dikursi samping tempat tidur
Setelah dokter selesai memeriksa, dokter hanya berdiri di samping pria itu
Pria itu memegang tangan sang gadis dan bertanya pada dokter "kapan gadis ini akan sadar?"
"Maaf, aku tidak tau karena aku tidak bisa menjamin, sepertinya dia tidak ingin hidup lagi, jika benar, hal itu juga dapat membuatnya tidak bangun" ucap Dokter mengecilkan suaranya
"Hmmm, aku harap dia masih memiliki keinginan untuk hidup, aku sangat ingin melihat wajah barunya itu" ucap pria lesu
"Kau masih belum melupakan dia?" ucap dokter heran
"Bisakah kau tidak membicarakan hal ini?, berhentilah ikut campur!" ucap pria itu sedikit menaikkan nada bicaranya
"Huft...bukan seperti itu, apa kau tidak menyadari sesuatu?, Ini sudah tahun ke berapa?, sudah hampir 2 tahun, aku hanya tidak ingin kau larut dalam kesedihan" ucap Dokter itu
"Haa...sudahlah, kau terlalu banyak bicara, kau sendiri tau bahwa aku tidak bisa melupakannya" ucap pria itu lesu
"Sampai kapan kau akan seperti ini?" ucap Dokter santai
"Aku juga tidak tau" ucap pria itu
__ADS_1
"Aku memahami kesedihanmu, tetapi cobalah untuk memikirkan kebahagiaan mu sendiri" ucap Dokter sambil menepuk pundak pria itu
"Yaa, hanya saja aku belum bisa" ucap pria itu membuat raut wajah sedih
"Kau mengganti wajah gadis ini menyerupai wajah (dia)" ucap dokter
"Maaf, aku hanya ingin melihatnya lagi" ucap pria itu
"Semoga wanita ini bisa menggantikan (dia)" ucap dokter itu
"Aku berharap begitu" ucap pria itu
"Aku keluar sebentar ada pasien menunggu, kau tetaplah disini untuk menjaganya" ucap dokter
"Ya, aku akan selalu disisinya" ucap pria itu sambil mencium tangan sang gadis
***
"Aku harus lapor ke boss Xeno" batin Vano
Xeno yang sedang membuat kopi melihat ponselnya bergetar dan melihat layar yang bertuliskan nama Vano
"Boss, aku ingin menyampaikan sesuatu, saat nona melakukan pemeriksaan, ada salah satu perawat yang mengatakan nona dengan sebutan "******" dan dia juga mengatakan jangan mendekati tuan muda dan yang lainnya, dia juga mengancam nona" tulis Vano
"Apa kau serius?" balas Xeno
"Ya bos, dia mendekati nona dan berbisik tapi saya masih bisa mendengarnya" balas Vano
Xeno selalu mempercayai kemampuan Vano, maka dari itu, Vano terpilih untuk menjadi ketua dari suatu grup di bawah pimpinannya
Keistimewaan Vano yang mempunyai indera pendengaran yang tajam membuatnya bisa memimpin bawahannya dengan baik.
"Aku tidak salah memilih" batin Xeno
__ADS_1
"Bagus, kabari aku jika ada hal yang lain, walau sekecil apapun" balas Xeno
"Baik boss" balas Vano
"Haahhhh menyusahkan" ucap Xeno sambil menaruh kopinya yang tidak jadi di minum karena tidak mempunyai selera lagi
"Zee" ucap Xeno sambil membuka pintu
"Apa kau tidak bisa mengetuk terlebih dahulu?" tanya Zee tanpa mengalihkan pandangannya dari Laptop
"Ini penting, salamnya belakangan saja" ucap Xeno santai
"Langsung intinya" ucap Zee
"Vano melapor padaku, ada seorang perawat yang mengancam nona" ucap Xeno singkat
Mendengar itu jari Zee yang berkutat lincah di atas keyboard laptop tiba-tiba berhenti, Zee mengangkat kepalanya dan menatap Xeno
"Cari tau tentang perawat itu" ucap Zee dingin
Bersambung...
Para pembaca jangan lupa tinggalkan jejak 👇
✓ Favorite
✓ Like
✓ Vote
✓ Gift
✓ Comment
__ADS_1
✓ Rate
Author sangat berterimakasih 🙏