Another Person Life

Another Person Life
Alter Ego Pemilik Tubuh, Tapi Dengan Jiwa Berbeda


__ADS_3

Xeno mendongakkan kepalanya dan mulai menatap Zee "Identitasnya sangat mengerikan, sama seperti dirimu Zee" ucap Xeno


"Tapi identitasnya tidak sebanding denganku" ucap Zee sombong


"Mulai narsisnya" batin Xeno melihat kesembarang arah


"Kalian benar-benar sangat cocok, sama-sama kejam dan sama-sama mempunyai identitas besar" ucap Xeno menggelengkan kepalanya


Mereka belum mengetahui jika Auristella juga putri keluarga Xavier, jika mengetahuinya entah bagaimana reaksi Xeno.


Xeno tidak menyangka jika Zee menemukan wanita yang mempunyai identitas besar, ia juga binggung harus bereaksi seperti apa.


Xeno memikirkan semua kepingan puzzle yang ada di otaknya "Aku mempunyai pertanyaan, untuk apa dia melompat dari gedung bukankah dia sudah mempunyai hidup yang mewah?" tanya Xeno sambil menatap zee


Setelah berfikir panjang, Zee menemukan sebuah perkataan Quiran yang sangat janggal "Aku juga mempunyai pemikiran yang sama, satu kejanggalan disini, Quiran pernah mengatakan jika bukan aku, siapa lagi?, jiwa wanita itu?, apa maksud dari perkataan Quiran" ucap Zee sambil berfikir


"Jiwa?" ucap Xeno heran


Zee menganggukkan kepalanya "Aku berfikir jika jiwa itu berbeda" ucap Zee


Xeno memejamkan mata dan menggelengkan kepalanya "Didunia ini tidak ada hal yang seperti itu" ucap Xeno sambil melipat kedua tangannya


Zee mantap Xeno "Jika tidak ada, bagaimana kau bisa menjelaskan tentang alter ego itu?, bukan kah hal itu juga tidak ada didunia ini?" tanya Zee datar


Xeno langsung membuka matanya dan mulai berfikir "Benar juga" ucap Xeno sambil menarik-narik rambutnya

__ADS_1


Xeno sangat pusing memikirkan teka-teki yang ada pada Quirin, karena bagaimanapun rahasia Quirin hampir tidak pernah ada didunia ini.


Xeno memikirkan semuanya, ia menyatukan semua teka-teki itu seperti puzzle, Xeno segera menunduk untuk mencurahkan isi kepalanya dengan cara memainkan jarinya diatas laptop "Alter egonya pemilik tubuh tapi dengan jiwa yang berbeda?, apa ini maksud semua teka-teki yang sudah kita kumpulkan?" tanya Xeno


"Tepat" ucap Zee sambil membunyikan jarinya


"Aku harus bertanya pada siapa tentang semua ini?, jika memang benar ini ada, maka otakku benar-benar pintar memecahkan kasus seperti ini" ucap Xeno dengan sombong


Jika biasanya Xeno memecahkan kasus yang ada di perusahaan, kini Xeno sudah bisa memecahkan kasus yang paling mustahil didunia ini.


"Sepertinya aku harus pindah profesi sebagai peramal" ucap Xeno dengan bangga


"Malau begitu silahkan tinggalkan surat pengunduran dirimu diatas mejaku" ucap Zee datar


"Sekarang kita harus bagaiman?, apa kita harus membicarakan ini pada Quirin?" dalih Xeno


"Tidak, biarkan dia mengira kita tidak mengetahuinya, karena ini rahasia besarnya" ucap Zee tersenyum tipis


****


Di singapura


Cassi terlihat senang karena sudah mendapatkan bantuan dari sebuah perusahaan yang sedang berkembang.


Kai terlihat sedang memikirkan Xura, tiba-tiba ia di kejutkan dengan suara Cassi "Kai, perusahaan sudah kembali stabil, sekarang waktunya kita berbelanja" ucap Cassi sambil mendekati kami yang sedang duduk di sofa

__ADS_1


"Aku sedang tidak ingin jalan-jalan" ucap Kai cuek


Cassi diam lalu duduk didepan Kai yang hanya terpisah oleh meja "Hei, sekarang aku ingin kau menemaniku" ucap Caasi dengan penuh penekanan


Kai begitu terkejut mendengar suara Cassi, suara itu sangat mirip saat ia membunuh Xura.


Kai menatap Cassi "Wanita ini sangat berbeda dengan Xura!, aku menyesal telah memilih lumpur di tumpukan berlian, lihat saja!, aku akan menyingkirkan mu!" batin Kai kesal


Bersambung...


Para pembaca jangan lupa tinggalkan jejak 👇


✓ Favorite


✓ Like


✓ Vote


✓ Gift


✓ Comment


✓ Rate


Author sangat berterimakasih 🙏

__ADS_1


__ADS_2