Another Person Life

Another Person Life
Curahan Hati Xura


__ADS_3

Quirin asli memejamkan matanya dan satu tangannya terkepal dengan kuat, ia sangat tidak tahan dengan teriakan-teriakan Xura asli, tapi ia juga takut jika menyinggung perasaan Xura asli.


"Tolong maafkan Aku, sedangkan dirimu, sudah pasti melihat putaran kehidupanku juga bukan?, tapi kamu masih bisa semarah ini padaku, kamu tidak mengetahui kesulitan ku, kamu juga tidak pernah merasakan sakit hingga tidak bisa melihat bekas lukaku, kamu tidak akan paham seberapa dalam, luas dan sakitnya luka itu, benar bukan?" ucap Quirin asli memberanikan diri dengan berderai air mata


"Bekas luka?, Aku sudah melihatnya, dia bahkan lebih mengerikannya dari diriku, kau bahkan tidak mengetahui telah meninggalkan sesuatu yang sangat hebat ditubuh ini" ucap Xura dengan menatap Quirin asli dengan tajam


Quirin terlihat sangat bingung, ia tidak mengerti ucapan yang telah keluar dari mulut Xura asli.


"Kau tidak akan mengerti itu, kau hanya ingin orang yang ada dihadapanmu mengerti situasi yang telah kau alami. aku tidak ingin tau dan tidak perduli dengan kesakitanmu, karena kau juga tidak mengetahui kesakitan yang kurasakan" ucap Xura asli dengan nada membentak, semua rasa sakit yang tahan kini telah ia keluarkan disertai amarah yang sudah tidak bisa dikendalikan


"Sekarang Aku membalikkan perkataanmu itu, apa kau mengerti penderitaan ku?, aku membangun perusahaan Sterfolia sendiri tanpa bantuan siapapun, hingga aku dewasa, orang disekelilingku menuntut aku memegang kendali perusahaan keluarga, aku bahkan memegang dua perusahaan, sekarang kau bertanya padaku tentang penderitaanmu, serta menyuruhku untuk memahamimu?, jangan mengucapkan lelucon yang sangat lucu itu" ucap Xura asli panjang lebar dengan mendekatkan wajahnya didepan Quirin asli, aura yang dikeluarkan Xura asli membuat Quirin asli merinding


Xura asli mencurahkan segala isi hatinya didepan Quirin asli, karena Quirin asli menginginkan Xura asli mengerti penderitaannya bukan malah memarahinya dengan terus berteriak keras.


Quirin asli gemetar ketakutan dan hanya terdiam mendengarkan semua ucapan Xura asli, ia tidak tau harus menjawab apa dengan pertanyaan-pertanyaan yang sudah diajukan oleh Xura asli.


"Jangan merasa hanya kau yang tersakiti, kau bahkan tidak mengetahui perjalananku hingga sampai ketahap ini" ucap Xura dengan sinis


"Bahkan sampai aku berpindah jiwa, aku pun mendapatkan penderitaan, kau pergi dengan meninggalkan semua penderitaan itu padaku" ucap Xura lagi


"Setelah mendengar ucapanku, apa kau mengerti penderitaan yang aku alami?!, tidak!, otakmu selamanya tidak akan mengerti semua perkataanku" ucap Xura asli dengan menghempas tangan Quirin asli dengan kasar


Quirin hanya diam dan berfikir, memang benar hanya penderitaan yang telah ia tinggalkan, karena itulah ia memutuskan untuk meninggalkan semua itu dan mencoba bunuh diri

__ADS_1


"Apa otak kecil mu itu sudah bekerja?" ucap Xura asli sinis


"Setelah semua ini terjadi, apa aku tidak mempunyai hak untuk marah padamu?" tanya Xura asli yang masih berdiri disamping tempat tidur Quirin asli


"Diam adalah bakat terpendam yang kau punya" ucap Xura asli sinis sambil menetralkan amarahnya dan melipat kedua tangannya


Disisi samping kamar hotel


Alpha tertidur pulas di kamarnya, tiba-tiba ia mendengar suara teriakan-teriakan seorang wanita didalam kamar Xura


"Siapa wanita itu?, sepertinya dia tidak mempunyai niat baik pada Xura sehingga dia berteriak keras seperti itu, lebih baik aku melihat keadaan Xura" batin Alpha


Ia keluar dari kamarnya dan langsung menendang pintu kamar Xura dengan sekali hentakan.


"Jangan bertindak seperti pahlawan kesiangan" ucap Xura asli tanpa menoleh kearah Alpha


"Siapa kau?" tanya Alpha mendekat kearah Xura dan Xura asli


"Aku sarankan jangan mendekatiku, kau sudah mengenalku didunia bisnis Asia, aku tidak segan-segan menghancurkan keluargamu" ucap Xura asli dengan nada dingin


"Ka...kau" ucap Alpha terkejut sambil menghentikan langkah kakinya


"Sialan!, Seenaknya saja membongkar semua rahasiaku pada orang asing, wanita bodoh yang menyebalkan, tanganku sangat gatal untuk menumpahkan racun ini kewajahmu" ucap Xura asli kembali mengeram marah

__ADS_1


Mata Alpha membulat sempurna karena terkejut mendengar kata racun, ia pernah mendengar rumor jika Xura bisa di berbagai bidang, tidak menutup kemungkinan dalam bidang racun.


"Ja...jangan, aku tidak akan membicarakan rahasiamu pada siapapun, aku mohon jangan lukai dia" ucap Alpha memohon, kakinya seakan tidak bisa menopang tubuhnya lagi, ia tidak mungkin kehilangan orang yang dicintai untuk yang kedua kalinya.


"Huh, kau baru memohon sekarang?, tetapi wanita didepanku ini seperti tidak mempunyai beban setelah menceritakan semua rahasiaku dengan orang asing" ucap Xura asli dingin


"Kau juga mengetahui jika informasi pemilik perusahaan Sterfolia sangat diincar banyak orang dan dengan mudahnya wanita sialan ini menceritakan segalanya seakan informasiku itu seperti kacang goreng yang di jual dipasaran" lanjut Xura lagi dengan kesal


Bersambung....


Para pembaca jangan lupa tinggalkan jejak 👇


✓ Favorite


✓ Like


✓ Vote


✓ Gift


✓ Comment


✓ Rate

__ADS_1


Author sangat berterimakasih 🙏


__ADS_2