Kesatria Tombak Nirwana

Kesatria Tombak Nirwana
Menyamar


__ADS_3

Tidak satupun dari mereka yang mau mendekati Tian Feng, mereka khawatir tertular penyakit yang ada di wajah Tian Feng, karena itu mereka menjaga jarak.


"Cepat sampaikan masalah ini kepada Tuan Kamuzu!" kata salah satu dari mereka kepada rekannya.


Kamuzu adalah seorang pedagang besar yang pergi dari satu wilayah ke wilayah yang lain, dia menukar barang-barang dari logam mulia ke rempah-rempah dari berbagai wilayah.


"Tuan..! Ada satu orang yang menjadi penumpang gelap di kapal kita Tuan!"


Kamuzu yang duduk menghadap kedepan menoleh sekaligus bertanya kepada anak buahnya yang melapor tersebut.


"Penumpang gelap? Apakah dia laki-laki atau perempuan, lalu dia masih muda atau sudah lanjut usia?" tanya Kamuzu dengan bahasa Yamuru.


"Dia seorang laki-laki dan terlihat masih muda, namun pemuda itu memiliki penyakit wajah yang bisa menular!"


"Emm...! Baik aku akan kesana," kata Kamuzu kemudian dia bangkit dan pergi bersama pelapor tersebut.


Kamuzu memiliki postur tubuh yang tinggi dan besar, dia mengenakan jubah putih serta penutup kepala berwarna merah dan juga loncong keatas.


"Ini dia penumpang gelap itu Tuan!"


Kamuzu memperhatikan Tian Feng dari atas hingga bawah, sedangkan Tian Feng tetap bersikap tenang.


"Aku sudah dengar semaunya dari anak buahku! Apa benar kamu memiliki penyakit wajah yang bisa menular?" tanya Kamuzu dengan bahasa Yamuru.


Tian Feng jelas tidak mengerti, dia menoleh kearah orang yang sebelumnya berbicara dengannya.


"Bagini, Tuan Kamuzu bertanya apakah benar wajahmu terkena penyakit yang bisa menular?" kata orang tersebut yang menterjemahkan bahasa Kamuzu.


"Katakan padanya, apakah dia ingin melihatnya? Jika iya aku akan membukanya sekarang juga, tapi jangan ada satupun dari kalian yang sampai muntah saat melihatnya!" kata Tian Feng.


Orang tersebut menterjemahkan perkataan Tian Feng kepada Kamuzu, dan penyampaian nya sama persis seperti apa yang Tian Feng bicarakan.


"Katakan padanya tidak perlu membuka penutup wajahnya! Jika benar dia memiliki penyakit itu, suruh dia diam di belakang kapal hingga nanti tiba ke Pelabuhan Sinagata. Sampaikan juga padanya agar jangan berani-berani berbicara dengan orang-orang ku atau dengan para anak buah kapal disini, jika melanggar maka dia akan langsung dibuang."


Perkataan Kamuzu disampaikan kepada Tian Feng, dia hanya bisa tersenyum sinis dibalik penutup wajahnya, dia tidak menduga jika Kamuzu adalah seorang pedagang sombong dan angkuh.


Tian Feng melirik kearah Toya Emas yang ia sembunyikan di belakang setelah itu dia mengangguk kepada penerjemah tersebut dan bergegas kebelakang kapal dimana dia sudah menyembunyikan Toya nya.


Diam-diam Tian Feng melirik kearah mereka yang masih mengobrol dan tidak memperhatikan dirinya.


Karena tidak ada satu orang pun yang memperhatikan dan memperdulikan keberadaan nya, Tian Feng langsung mengambil Toya nya dan kemudian dia melompat dan terbang sangat tinggi menjauhi kapal Kamuzu.


"Kalian jangan sampai lengah! Katakan kepada semua orang agar tidak mendekati orang itu hingga kapal kita tiba di pelabuhan Sinagata!" kata Kamuzu berpesan kepada para anak buahnya.

__ADS_1


Sebenarnya Kamuzu juga tidak ingin mengucilkan Tian Feng, dia hanya tidak mau semua orang-orangnya harus tertular oleh penyakit Tian Feng.


Tidak satupun dari mereka yang menyadari jika Tian Feng sudah tidak ada lagi di kapal mereka, mereka semua segera pergi untuk memberitahukan rekan-rekan yang lain atas pesan Tuan mereka.


***


Satu persatu Tian Feng memeriksa masing-masing kapal, ternyata Kapal Hataro berada di posisi nomor 3 paling depan.


Tian Feng berhasil menemukan kapal Hataro saat sore hari, dia melihat beberapa Shinobi yang sedang berdiri di dek kapal bagian atas.


"Kau sungguh membuat ku terkena banyak masalah menyebalkan!" gerutu Tian Feng.


Tian Feng ingin sekali menghancurkan kapal Hataro, karena demi menemukan kapal Hataro, dia harus berpura-pura menjadi orang berpenyakitan, pura-pura buta, bahkan harus berpura-pura menjadi orang bodoh.


Masalahnya jika Tian Feng menghancurkan kapal Hataro, mau tidak mau dia harus pergi ke Toakai dengan cara terbang, terlebih lagi dia harus membawa Naomi.


"Sebaiknya aku menyamar saja hingga kapal ini tiba di Toakai," gumam Tian Feng kemudian dia memperbaiki penutup wajahnya agar mirip seperti seorang Shinobi.


"Bukankah kamu adalah Toya ajaib, bisakah kamu mengecil hingga seukuran pedang mereka?" Tian Feng bertanya kepada Xian.


"Aku bisa memecah kepalamu hanya dengan satu ketukan pelan!" jawab Xian.


Tian Feng memasang wajah masam, ternyata Xian memang sangat berbeda dengan Zanxi, dia memiliki sifat lebih keras dan tidak bisa diajak kerjasama.


"Berhentilah merengek seperti anak kecil, umur mu itu sudah tidak muda lagi, apa kamu pikir kamu bisa merayuku dengan rengekan mu itu? Salah kamu sendiri kenapa malas berlatih saat bersama dengan Zanxi!" kata Xian.


"Iya aku yang salah, lalu bagiamana sekarang? Apakah para dewa tidak pernah memikirkan mahluknya yang mengalami kesulitan? Atau ini memang sifat para dewa yang lebih mementingkan ke egoisan sendiri tanpa peduli kepada mahluk lain?" tanya Tian Feng.


Xian terdiam mendengar pertanyaan Tian Feng, pertanyaan Tian Feng secara tidak langsung bertolak belakang dengan aturan para Bodhisattva, berbeda dengan para Dewa.


Xian sendiri bukanlah sang Bodhisattva, dia hanyalah salah satu pecahan dari sifat kekuatan Kaisar Kegelapan dan pada akhirnya dijadikan sebagai salah satu Penjaga Nirwana.


"Baiklah untuk kali ini aku akan membantumu, tapi jika nanti kamu meminta bantuan yang tidak terlalu penting lagi, maka aku akan memukuli bokongmu hingga kamu terlempar ke ruang akasa!" kata Xian yang terpaksa menuruti keinginan Tian Feng.


Tian Feng merasa lega karena berhasil membujuk Xian untuk bekerja sama. Seperti yang Tian Feng duga, Xian memang bisa mengecilkan bentuk Toyanya sehingga menyerupai sebuah pedang pendek seperti milik para Shinobi.


Tian Feng membunuh seorang Shinobi dengan cara mematahkan tulang lehernya kemudian dia mengambil baju Shinobi tersebut, sedang jasad Shinobi secara pelan-pelan dibuang kelaut.


Tian Feng berhasil menyamar dan berpenampilan seperti para Shinobi, tidak akan ada yang mengetahui identitasnya asalkan Tian Feng tidak berbicara.


Semua orang yang berada di kapal Hataro berasal dari Toakai, selain Naomi tidak ada yang bisa berbicara dengan bahasa Kerajaan Wu.


Tian Feng berbaur dengan Shinobi yang lain, dia berjalan tanpa berbicara sepatah katapun. Yang Tian Feng cari adalah keberadaan Naomi.

__ADS_1


Se orang ronin dan dua orang Shinobi dengan pakaian berwarna hijau berpapasan dengan Tian Feng, kebetulan di depan Tian Feng ada dua orang Shinobi biasa, saat berpapasan dengan ke-tiga nya, dua Shinobi biasa tersebut membukukan badan memberi hormat kepada ke-tiganya.


Tian Feng segera meniru gerakan ke-dua Shinobi biasa tersebut, dia yakin mereka bertiga mungkin Shinobi dan ronin yang memiliki posisi khusus hingga sampai harus di hormati seperti itu.


"Dua Shinobi itu memiliki kemampuan di tingkat Pendekar Atas, dan ronin itu juga berada di Tingkat yang sama!" batin Tian Feng.


Tian Feng tidak terlalu memperdulikannya, dia ingin lebih dulu menemukan Naomi, karena keselamatan Naomi harus di prioritaskan terlebih dahulu.


"Bagiamana, apakah dia tidak terdengar berteriak atau mengeluh pinta tolong untuk dilepaskan?"


Tian Feng melihat seorang pemuda berpakaian besar berwarna putih dan ada garis-garis hitam di bagian bawahnya serta memegangi Kipas yang ada bulu putihnya sedang berbicara dengan dua orang Shinobi yang menjaga sebuah pintu.


Tian Feng dapat mendengar perbincangan mereka, masalahnya Tian Feng sama sekali tidak mengerti bahasa mereka.


"Tidak ada Pangeran, namun tadi pelayan bercerita jika Nona Naomi tidak mau makan walau dia akan disuapi!" jawab salah satu penjaga.


"Dasar keras kepala!" gerutu pemuda tersebut yang tidak lain adalah Hataro.


Walau Tian Feng tidak mengerti bahasa mereka, namun mereka menyebut nama Naomi sehingga Tian Feng yakin jika Naomi berada di dalam tersebut.


Hataro segera membuka pintu, dan saat di buka, Tian Feng bisa melihat Naomi yang terbaring di tempat tidur, sedang tangan Naomi terikat kebelakang dan kakinya juga terikat.


Tian Feng memukul Tong kayu yang ia jadikan tempat untuk bersembunyi, ternyata cara tersebut berhasil membuat salah satu dari dua penjaga pintu kamar Naomi datang untuk memeriksa.


Saat sudah cukup dekat dengan Tian Feng, Shinobi tersebut langsung di bekap oleh Tian Feng kemudian dia memutar kepala Shinobi tersebut hingga tulangnya patah.


Tian Feng memasukkan tubuh Shinobi malang tersebut kedalam Tong kayu tersebut kemudian dia menyamar menggantikan posisi Shinobi penjaga dan berjalan kearah pintu.


"Apakah ada sesuatu disana tad?'' tanya Shinobi penjaga kepada Tian Feng.


Tian Feng yang tidak mengerti bahasa Shinobi tersebut hanya menggelengkan kepalanya, kemudian dia berdiri lagi mengikutiku gaya Shinobi yang sudah dia bunuh.


"Mungkin ada tikus dikapal ini, Pangeran Hataro tidak mau memberiksa dulu kapal ini sebelum dia memebelinya!" kata Shinobi tersebut berbicara kepada Tian Feng dengan nada pelan agar tidak di dengar oleh Hataro.


Tian Feng sama sekali tidak menjawab karena dia memang tidak mengerti sama sekali, namun nama Hataro sudah disebut oleh Shinobi tersebut sehingga Tian Feng yakin jika pemuda yang sedang berbicara kepada Naomi di dalam itu adalah Hataro.


Shinobi yang bersama dengan Tian Feng menatap Tian Feng dengan heran, "Kenapa kamu hanya diam saja sejak kembali dari sana?" tanya Shinobi tersebut kepada Tian Feng.


Tian Feng hanya menatap kearah Shinobi tersebut kemudian dia mengangguk pelan membuat Shinobi tersebut semakin keheranan terhadap Tian Feng yang ia kira adalah rekannya.


Timbul perasaan tidak enak serta curiga di hati Shinobi tersebut, namun dia masih tetap berusaha untuk tidak bertindak gegabah.


"Mungkin dia sedang letih karena berdiri sejak semalam disini!" batin Shinobi tersebut yang berusaha berpikir positif terhadap rekannya yang tiba-tiba bersikap aneh itu.

__ADS_1


__ADS_2