Kesatria Tombak Nirwana

Kesatria Tombak Nirwana
Incaran Kaisar Kegelapan dan Energi Hitam


__ADS_3

***


"Owh kekuatan An Huang Yi sudah sampai di puncak Rana Agung? Ini suatu perkembangan yang sangat cepat sekali, namun di balik perkembangan yang cepat itu pasti ada sesuatu yang di korbankan!" kata Kaisar Langit.


"Benar sekali yang mulia, namun sekarang hamba tidak terlalu menghawatirkan masalah Kaisar Kegelapan ini, melainkan sosok yang selalu menemaninya yang kita tahu selama ini adalah Energi Hitam."


"Energi Hitam? Kenapa memangnya?" tanya Kaisar Langit.


"Hamba baru tahu jika ternyata Energi Hitam bukan hanya sebagai sumber kekuatan Kaisar Kegelapan, melainkan Energi Hitam adalah sosok mahluk hidup yang memiliki kemampuan tinggi serta sosok yang memanipulasi An Huang Yi, sepertinya dialah sosok yang harus menjadi perhatian dari pada An Huang Yi!" kata Ho Chen.


"Sosok mahluk hidup? Hem...! Aku ingat sekarang, Dulu memang pernah ada sebuah fenomena langka, dimana seluruh Alam semesta sempat kacau karena adanya dua aura kuat, setelah di selidiki, ternyata aura tersebut berasal dari salah satu galaxi!"


Kaisar Langit mulia menjelaskan akan kejadian di masa lalu dimana saat itu ada sebuah kekuatan misterius yang beru muncul, namun kekuatan misterius tersebut tidak hanya satu, melainkan ada dua.


Saat itu dua kekuatan yang baru muncul dan menggemparkan seluruh alam semesta adalah wujud dari sesuatu, satu berupa bola hitam yang mirip seperti sebuah planet hitam yang sangat besar, namun bola hitam itu menghisap banyak sekali planet-planet kedalamnya hingga ukuran bola hitam itu kian membesar.


Semuanya menganggap itu adalah sebuah bintang baru yang tercipta, sehingga semuanya mengabaikan hal itu.


Disisi lain namun di Galaxi yang sama, sebuah bola cahaya yang sama besarnya juga muncul, hanya saja bola cahaya tersebut tidak menghisap planet-planet disekitarnya, justru bola cahaya itu memberikan cahaya kehidupan di sebagian galaxi tersebut.


Kedua benda itu terus seperti itu, satu menghisap planet hingga lenyap ,dan yang satu justru memberi terang, dan itu berlangsung selama jutaan tahun lamanya, lalu para dewa memberinya nama dua bintang kembar.


Setelah jutaan tahun berlalu, tiba-tiba saja keberadaan dua bintang kembar itu lenyap tanpa jejak, bahkan saat di selidiki tidak di temukan keberadaan kedua bintang kembar tersebut.


"Yang Mulia, apakah mungkin sosok Energi Hitam itu adalah perwujudan dari bola hitam itu?" tanya salah dewa.

__ADS_1


"Bisa jadi, sebab dua bintang kembar itu terlalu besar jika harus lenyap, andai kedua bintang kembar itu hancur, pastinya seluruh alam semesta akan merasakan dampaknya!" jawab Kaisar Langit.


Ho Chen kini mulai paham jika kemungkinan besar kedua bintang itu adalah Zhi Shan dan Zhi Yin, dan kemungkinan besar itu adalah hari dimana Zhi Shan dan Zhi Yin dilahirkan dalam bentuk sebuah planet.


"Kemungkinan besar Buddha pasti tahu akan hal ini!" gumam Ho Chen.


"Tentu saja, dan aku sendiri juga sudah tahu karena Buddha Rulay telah memberitahukan diriku jika ada dua mahluk yang telah dilahirkan, dan kamu tahu? Salah satu mahluk itu dulu berhasil mempengaruhi diriku!"


Kaisar Langit dulunya juga pernah dikendalikan oleh Energi Hitam, saat itu Energi Hitam sudah berhasil mengendalikan An Huang Yi.


Andai tidak ada bantuan dari Buddha Rulay, kemungkinan besar saat itu dirinya akan berubah seperti An Huang Yi, dan Kahyangan pastinya akan di kuasai oleh Energi Hitam.


"Kekuatan Energi Hitam setara dengan kekuatanku, terlebih lagi dia mampu mengambil alih pikiran siapapun termasuk temanmu Chinmi!" kata Kaisar Langit.


Ho Chen mengangguk setelah mengetahui hal itu, mengingat An Huang Yi saja yang dulunya adalah Sang Buddha bisa dipengaruhi oleh Energi Hitam, maka Energi Hitam pasti juga akan dengan mudah bisa mengambil alih pikiran Chinmi.


"Mereka sudah berhasil memenangkan pertempuran, bahkan Azura berhasil menangkap salah satu dari Pengawal An Huang Yi untuk mengetahui informasi mengenai sosok Energi Hitam itu, nanti Azura akan memberitahukan hasilnya!" jawab Ho Chen.


"Hem...! Tenyata An Huang Yi gagal, untung saja semua dewa tidak aku ijinkan turun!" kata Kaisar Langit.


Ho Chen menaikan alisnya mendengar hal itu kemudian dia bertanya, "Kenapa Yang Mulia tidak mengijinkannya?" tanya Ho Chen.


"Sebenarnya An Huang Yi dan Energi Hitam hanya melakukan pancingan, sasaran mereka berdua sebenarnya adalah ingin menyusup ke sini untuk mencari keberadaan sosok yang di yakini memiliki kekuatan kegelepan, dan sosok tersebut berada di kediamanmu!" kata Kaisar Langit.


Ho Chen mengerut keningnya kemudian dia teringat akan putri Tian Feng yang mewarisi kekuatan Kegelepan secara alami, atau lebih tepatnya Xihua adalah sosok Energi Hitam kedua, namun dalam wujud manusia.

__ADS_1


"Maaf Yang Mulia, dari mana Yang Mulia tahu?" tanya Ho Chen.


Kaisar Langit mengeluarkan sebuah benda lalu memberikannya kepada Ho Chen. "Itu adalah Pusaka Pemecah Segel yang baru selesai dibuat, aku dan Ibu Suri sebenarnya bukan melakukan jamuan, melainkan pergi untuk mengambil pusaka ini!" kata Kaisar Langit.


Pusaka Pemecah Segel itu dibuat oleh salah satu Dewa yang di juluki Dewa Pusaka, semua pusaka sihir adalah buatannya, namun tidak semuanya.


Pusaka Pemecah Segel mampu melihat hal yang berada dibalik pelindung seperti segel, dan dari sanalah Kaisar Langit mengetahui rencana An Huang Yi.


Hanya saja Pusaka itu baru selesai sehingga sangat terbatas dalam menggunakannya, jika tetap dipaksakan, maka pusaka tersebut akan hancur.


"Kalau begitu Yang Mulia, hamba harus pulang dulu untuk memberitahukan masalah ini kepada Tian Feng!" kata Ho Chen.


Kaisar Langit mengangguk kemudian Ho Chen segera memberi hormat lalu keluar dari aula Istana karena merasa khawatir terhadap Xihua.


Setalah berada di luar Istana, Ho Chen dengan cepat terbang menuju kerumahnya, namun tangah perjalanan, dia melihat Yinfei dan yang lainnya ternyata sedang mengobrol dengan Tian Feng di salah satu gunung yang melayang.


Ho Chen segera menuju kesana kemudian dia segera disambut oleh Tian Feng yang sejak awal berencana menemui Ho Chen, namun di saat terbang menuju ke istana, Tian Feng bertemu dengan Yinfei dan semua di tempat itu, karena itu Tian Feng menghampiri mereka sekaligus mengobrol sembari menunggu kedatangan Ho Chen.


"Guru! Maafkan muridmu yang tidak sempat ikut turun membantumu di dunia bawah!" kata Tian Feng.


Ho Chen tersenyum menggelengkan kepalanya seraya menjawab, "Tidak apa-apa Tian, justru kamu sangat beruntung karena tidak bisa menyusulku, andai kamu dan semua Dewa pergi, maka kamu pasti akan kehilangan putrimu!" kata Ho Chen.


"Apa maksud guru?" tanya Tian Feng.


"Tian, Putrimu saat ini masih kecil, namun saat ini dia menjadi incaran Kaisar Kegelapan dan Energi Hitam, sebab putrimu mewarisi kekuatan Kegelepan yang kelak bisa menjadi ancaman bagi Energi Hitam, karena itu kamu harus segera memindahkan Putrimu itu di tempat yang aman, dan satu-satunya tempat yang aman hanyalah di Nirwana!" kata Ho Chen yang membuat Tian Feng sangat terkejut mendengarnya.

__ADS_1


***


Sedikit dulu karena sangat ngantuk sekali.😅🙏


__ADS_2