Kesatria Tombak Nirwana

Kesatria Tombak Nirwana
Ratu Darah


__ADS_3

***


Zhi Yu Zhuan mengacak-acak sebuah meja kamar milik Jia Tai Yan, dia seperti mencari sesuatu namun dia kebingungan karena sesuatu yang ia cari tidak bisa di temukan.


"Dimana dia menaruh Cincin pemberian Carolus?"


Zhi Yu Zhuan yang menggerutu dengan wajah panik hanya bisa berdecak kesal, menurutnya harapan satu-satunya yang mampu menyelematkan dirinya hanyalah Cincin yang pernah di berikan oleh Carolus untuk berkomunikasi, dengan demikian dia bisa meminta bantuannya lewat Cincin tersebut.


Saat masih mengacak-ngacak ruangan tersebut, suara Zhi Yei Fai terdengar memanggil-manggil dirinya dari luar.


"Paman...! Kamu dimana? Ayolah paman, aku ini sudah besar dan aku tidak berniat untuk bermain petak umpet denganmu, jadi keluarlah paman!" kata Zhi Yei Fai dengan pedang yang di seret di lantai sehingga suara deringan pedang dilantai terkesan terasa horor di telinga Zhi Yu Zhuan.


Zhi Yu Zhuan semakin panik, dia menelan seteguk air ludah kemudian kembali mencari cincin tersebut, namun kali ini dia mencarinya dengan sangat berhati-hati agar tidak di ketahui keberadaan oleh Zhi Yei Fai.


"Paman..!"


Suara Zhi Yei Fai semakin dekat di kamar Jia Tai Yan dan suara deringan ujung pedang yang semakin terdengar lebih jelas, namun Zhi Yu Zhuan sama sekali tidak bersuara.


Di luar kamar Ma Xia Li dan Yong Shian masing-masing bersembunyi di pilar besar, mereka berdua sama-sama tidak bersuara, dan tidak jauh dari mereka pejabat Wong juga bersembunyi, baik Zhi Yu Zhuan dan tiga pejabat yang ada disana tidak ada yang menguasai satupun ilmu beladiri, jadi mereka hanya mengandalkan otak dengan pikiran-pikiran politik untuk bisa meraih kesuksesan, dan cara tersebut nyatanya berhasil menguasai Kerajaan Wutong.


Tentu saja hal seperti ini tidak terpikirkan sebelumnya oleh mereka semua, mereka lebih dulu merasa puas setelah berhasil mengambil alih istana dalam memimpin Kerajaan, karena mereka terlalu yakin terhadap kemampuan Organisasi Tiga Bunga dan Organisasi Bintang Hitam, mereka lupa jika Organisasi Bintang Hitam juga memiliki musuh terkuat yang berada di wilayah Kerajaan Wutong, karena terlalu terlena oleh kekuasaan, akhirnya keadaan yang sebelumnya dikira berpihak kepada mereka kini justru berbalik menyerang mereka.


Saat masih mencari cincin dengan penuh kehati-hatian, tanpa disengaja Zhi Yu Zhuan menyenggol sebuah guci kecil yang berada di atas meja, guci kecil tersebut langsung jatuh dan pecah sehingga suaranya terdengar oleh Zhi Yei Fai yang sudah melewati pintu kamar Jia Tai Yan.

__ADS_1


Zhi Yei Fai berhenti melangkahkan kakinya, dia berbalik dan menatap kearah Pintu kamar yang cukup besar kemudian dia melangkah kearah Pintu tersebut.


Jantung Zhi Yu Zhuan berdetak lebih kencang saat mendengar suara langkah kaki yang menuju kearah pintu, dia bisa melihat bayangan Zhi Yei Fai yang sudah berdiri di hadapan pintunya.


"Paman! Apakah itu kamu?"


Suara Zhi Yei Fai yang terdengar seperti teror membuat Zhi Yu Zhuan menutup mulutnya rapat-rapat serta berusaha mengatur nafasnya, dan tanpa dia sengaja lagi dia melihat kearah pecahan guci yang sudah membuat dirinya dilanda ketakutan, namun justru dia menemukan cincin tersebut dari bekas pecahan guci tersebut.


Mata Zhi Yu Zhuan melebar, dengan cepat dia mengambil cincin tersebut kemudian menggenggam cincin tersebut dengan erat, dan di saat yang sama, pintu kamar mulai terbuka dan terlihat seorang pemuda berusia belasan tahun yang berdiri di pintu kamar.


"Ternyata kamu berada disini paman!" kata Zhi Yei Fai yang tatapannya langsung tertuju kepada pria Zhi Yu Zhuan.


"Keponakanku, apakah ini pantas? Aku ini adalah pamanmu, jadi berprilaku lah dengan sopan kepadaku," kata Zhi Yu Zhuan.


"Tentu paman! Aku akan bersikap sopan padamu, bahkan akan lebih sopan dari yang dulu, terimalah penghormatanku ini paman!" kata Zhi Yei Fai kemudian dia maju dengan memberikan serangan tebasan ke arah leher Zhi Yu Zhuan.


Tubuh Zhi Yei Fai mendadak tidak bisa di gerakkan, dia sama sekali tidak menggerakkan jari-jarinya, bahkan pedang yang ia pegang mulai bergetar seolah-olah ada yang menekan pedangnya.


"Aku datang atas perintah Carolus untuk memenuhi panggilan pemegang Cincin Bintang Hitam! Namaku Wen Lin dari Jiuxi!"


Suara seorang wanita tiba-tiba terdengar lalu sesosok wanita anggun bergaun merah dengan wajah memakai cadar yang juga berwarna merah mendadak muncul seperti hantu.


Aura yang di pancarkan sangat kuat, bahkan lebih kuat dari aura milik Wei Fang, dia melangkah mendekati Zhi Yu Zhuan dan melihat cincin yang ada tangan Zhi Yu Zhuan seraya berkata, "Kenapa kamu memanggil Tuan Carolus? Apakah ada informasi yang ingin kamu sampaikan?" tanya Wen Lin sekaligus matanya melirik kearah Zhi Yei Fai yang belum bisa bergerak.

__ADS_1


"Aku ingin meminta bantuan Tuan Carolus, istanaku sedang di serang, dan aku hampir di bunuh oleh nya, soal informasi, aku hanya ingin menyampaikan jika sebagian markas cabang kalian sudah di hancurkan oleh orang-orang itu, dan yang menyerang istanaku adalah orang-orang yang juga terlibat dalam penghancuran markas cabang!" kata Zhi Yu Zhuan sekaligus memfitnah para pasukan Wei Fang dan juga Zhi Yei Fai.


Bibir Wen Lin melengkung saat mendengar penjelasan Zhi Yu Zhuan, alisnya mengerut kemudian dia menatap Zhi Yei Fai dengan dingin, "Apakah anak ini salah satunya?" tanya Wen Lin.


"Iya?" jawab Zhi Yu Zhuan,


Zhi Yei Fai mengumpat keras karena Zhi Yu Zhuan memfitnah dirinya, walau dirinya dan para pasukannya tidak terlibat dalam penyerangan markas cabang Organisasi Bintang Hitam, namun yang di katakan oleh Zhi Yu Zhuan ada benarnya jika dia dan pasukannya adalah pasukan yang sama dengan pasukan yang di pimpin oleh Lio Long, hanya misinya saja yang berbeda.


Wen Lin membuat segel tangan kemudian sebuah energi hitam muncul lalu energi tersebut bergerak dan masuk kedalam Cincin yang ada di tangan Zhi Yu Zhuan.


"Aku sudah menyampaikan pesan tentang kabar itu kepada Tuan Carolus langsung lewat cincin itu, dan sekarang serahkan sisanya padaku, kamu tinggalkan saja tempat ini!" kata Wen Lin kemudian dia menyentuh pedang Zhi Yei Fai.


Pedang Zhi Yei Fai yang masih tidak bisa di gerakkan tiba-tiba saja menjadi lemas seperti tali saat Wen Lin menyentuhnya, hal itu membuat Zhi Yei Fai terkejut namun dia tidak berdaya.


"Anak muda, sangat disayangkan kamu yang masih muda harus mati di tangan ratu darah ini!" kata Wen Lin kemudian jari telunjuknya berubah menjadi hitam seperti logam.


"Pangeran..!"


Wei Fang yang tiba-tiba saja muncul segera melepaskan tebasan dari arah belakang mengarah kepada Wen Lin yang berniat membunuh Zhi Yei Fai, namun Wen Lin menepis energi golok itu dengan tangan kirinya sehingga suara benturan seperti logam yang berbenturan membuat getaran kecil di dalam ruangan.


Zhi Yei Fai bernafas lega sedangkan Zhi Yu Zhuan kembali memasang wajah buruk, jika Wei Fang muncul, dia pasti akan menghadapi Wen Lin, hal itu akan membuat Zhi Yei Fai akan kembali menyerangnya.


"Hem.. Seorang berkemampuan Raja Bumi ya! Baik-baik aku ingin lihat apakah kamu pantas untuk menjadi lawan Ratu Darah ini?" kata Wen Lin yang memainkan jari-jarinya yang semuanya sudah menghitam dan kuku hitam panjang serta tajam juga muncul di jarinya.

__ADS_1


"Raja Langit!"


Wei Fang dapat merasakan tingkat kemampuan Wen Lin yang berada di tahap Raja Langit, walau belum mencapai puncaknya, namun kemampuan awal Raja Langit memiliki jarak kesenjangan yang berbeda dengan Raja Bumi, masalahnya dari mana wanita itu muncul? Jika dia datang dengan cara terbang, Wei Fang pasti akan langsung menyadari dari awal, namun dia tiba-tiba saja sudah berada di dalam Istana.


__ADS_2