Kesatria Tombak Nirwana

Kesatria Tombak Nirwana
Raja Tiga Api


__ADS_3

***


"Bunga Mawar memang indah, tapi tangkainya berduri! Percuma saja jika cantik tapi tidak bisa jaga diri.


Andai seseorang datang ingin memetik bunga yang indah dan wangi, karena tidak memiliki perlindungan apalah jadinya jika akhirnya akan hilang dan harumnya pun juga sirna!"


Naomi menaik turunkan alisnya saat pria berumur 25 tahunan sedang duduk di pagar kapal dan bersyair sambil menatap ke langit.


"Jika tidak mengenal diri sendiri tidak mungkin diri akan menjadi kuat, dan jika kemampuan tertutup oleh tirai penghalang, untuk apa Dewa memberikan kelebihan itu?"


"Dewa! Kamu selalu disebut dan diagungkan oleh para pengikut-pengikut mu, apakah ada sedikit pandangan untuk menjadikan seorang Dewi biasa menjadi seorang Dewi perang? Kau pasti tahu jika manusia sering tidak menyadari jika dirinya memiliki sebuah anugerah pemberian mu yang luar biasa!"


Naomi hanya duduk di depan kabin kapal yang berlayar menuju ke Kerajaan Wu, karena merasa bosan duduk di dalam kabin, Naomi memilih mendengarkan syair pria tersebut.


"Naomi-sama sebaiknya anda masuk ke kabin saja karena diluar ini terlalu berbahaya!" salah satu Shinobi mengingat Naomi.


"Apakah Saichi yang meminta mu untuk mengingatkan ku?" tanya Naomi yang merasa kesal karena diganggu.


"I..i.iya Naomi-sama!" jawab Shinobi itu dengan gugup.


"Pergilah dan jangan ganggu aku, jika tidak maka...!"


Naomi menatap Shinobi tersebut dengan tatapan dingin sehingga membuat Shinobi itu menundukkan kepalanya dan kemudian dia mundur dan menjauh dari Naomi.


Naomi menghela nafas panjang kemudian kembali fokus mendengar Syair pria berpakaian serba merah itu.


Setelah cukup lama, akhirnya pria tersebut menyelesaikan kalimat syairnya dan turun dari pagar kapal.


Naomi bergegas menghampiri pria tersebut dan kemudian dia menyapanya, "Syairmu sangat indah sekali, apakah kamu ini berasal dari Kerajaan Wu?" tanya Naomi.


Pria tersebut tersenyum lembut kemudian menjawab, "Aku bukan berasal dari Kerajaan yang kamu maksud itu!" jawab pria dengan sopan.


"Emm.. Berarti kamu berasal dari Kerajaan Jiu karena hanya Kerajaan Jiu lah yang memiliki bahasa yang sama! Apa aku benar?" tanya Naomi.


"Bukan dari ke-duanya!" jawab pria tersebut membuat Naomi merasa ada yang aneh dengan pria tersebut.


"Kau ini ingin mempermainkan ku? Aku menguasai beberapa bahasa dari berbagai daerah dan Kerajaan, jadi aku tahu jika kamu pasti berasal dari salah satu Kerajaan itu!" kata Naomi.


"Nona! Sebenarnya aku bukan berasal dari duniamu, melainkan dari tempat yang sangat jauh dari dunia ini," kata pria tersebut.


"Apa dia ini sudah tidak waras?" batin Naomi kemudian dia ingin pergi meninggalkan pria yang menurutnya aneh itu.


"Tunggu dulu Nona!"

__ADS_1


"Ada apa?"


Naomi menghentikan langkah dan berbalik menatap pria tersebut seraya bertanya padanya.


"Sebenarnya kedatangan ku kesini karena merasakan adanya energi Yan yang sangat murni dari dalam tubuhmu, jika Nona tidak keberatan, maukah Nona aku ajarkan cara membuka energi Yan serta cara menggunakannya?"


Naomi semakin tidak mengerti maksud dari perkataan pria tersebut serta semakin yakin jika ada yang tidak beres dengan pikiran Pria tersebut.


"Aku tidak memiliki apa yang kamu sebutkan tadi itu! Sudahlah aku mau istirahat!" kata Naomi.


"Sungguh sangat disayangkan jika bakat terpendam dalam dirimu harus terkurung selamanya!" kata Pria tersebut.


Awalnya Naomi tidak lagi menghiraukannya, namun dia melirik sekali lagi kearah pria tersebut namun ternyata Pria tersebut sudah tidak ada.


"Kemana perginya pria tadi itu?"


Naomi melihat kesekelilingnya namun tidak menemukan keberadaan pria tersebut hingga akhirnya dia menoleh ke langit dan melihat pria tersebut sedang melayang di udara.


"Tian-Kun..! Tidak itu bukan dia, tapi kenapa dia bisa melayang di udara seperti Tian-Kun?" batin Naomi yang terkejut dan mengira jika pria tadi itu adalah Tian Feng yang menyamar, namun dia kembali menepisnya.


"Tuan ada beberapa hal yang ingin aku tanyakan padamu! Jadi tolong kembali kesini!" seru Naomi yang memiliki pandangan berbeda setelah menyadari jika pria itu bukan manusia biasa.


Pria tersebut turun secara perlahan-lahan dan kemudian mendarat di depan Naomi, untungnya hanya mereka berdua saja yang ada disana.


"Panggil saja aku Naomi! Jika boleh tahu siapa nama Tuan ini, dan apa maksud perkataan Tuan tadi?" tanya Naomi.


"Panggil saja aku Dunrui Nona Naomi! Seperti yang aku katakan tadi, aku merasakan ada energi Yan yang sangat murni dari dalam tubuh mu, energi yang sama kuatnya dengan energi yang aku miliki!"


"Sebenarnya aku masih belum mengerti, bisakah kamu menjelekkan lebih detail lagi?"


Pria tersebut mengangguk kemudian mulai menjelaskan jika Energi Yan dalam tubuh Naomi sangat besar karena sangat murni dan terbentuk secara alami.


Untuk bisa mengeluarkan potensi energi Yan yang masih tertidur, Naomi harus melakukan latihan serta pembentukan energi Yan yang ada segera disempurnakan.


"Ilmu Sihir apa yang sudah kamu pelajari?" tanya Dunrui.


"Hanya jurus pedang saja!" jawab Naomi.


"Emm kalau begitu tidak masalah, kamu masih memiliki harapan agar nanti kamu bisa menggunakan energi Yan mu itu dengan sempurna, jika Nona Naomi tidak keberatan, sebaiknya Nona ikut aku untuk menyempurnakan nya!"


Naomi merasa ragu akan tawaran itu, dia takut akan di apa-apakan oleh Dunrui, namun Dunrui menyadari hal itu.


"Begini Nona Naomi, kau dan aku sama-sama memiliki Energi Yan, aku hanya ingin membantu mu saja!" kata Dunrui.

__ADS_1


"Apakah tidak bisa berlatih di sini saja?"


"Nona energi Yan bersifat panas, jika berlatih disini, yang ada kapal ini akan terbakar, dan yang lebih utama, akan butuh waktu untuk menyempurnakannya!"


"Memangnya Kemana kamu akan membawaku berlatih?" tanya Naomi.


"Ke Dimensi waktu, dimana disana waktu akan berjalan bertahun-tahun namun nanti kamu akan tetap kembali ke waktu sekarang!"


Naomi merasa tidak yakin sehingga meminta Dunrui untuk menunjukkan energi Yan yang ia miliki terlebih dahulu.


"Aku menguasai Tiga jenis Api, yaitu Api dari Raja Iblis Api merah, Raja Iblis Api Hitam dan Raja Iblis Api Biru!" kata Dunrui kemudian dia mengeluarkan tiga api yang memiliki tiga warna yang berbeda dari telapak tangannya dan api tersebut berputar-putar di atas telapak tangannya.


"Lalu kenapa kamu ingin membantu ku? Dan jika kamu berasal dari dunia lain, kenapa kamu bisa sampai disini?"


"Boleh aku menjawab satu-persatu?"


"Iya silahkan!"


"Dahulu kala aku memiliki istri yang memiliki energi Yan yang sama persis seperti dirimu, namun karena dia tidak memiliki tubuh abadi, dia meninggal karena faktor usia, karena itu saat aku membuat segel teleportasi yaitu lingkaran Raja Iblis, tanpa sengaja aku datang ke tempat ini, dan aku merasakan energi Murni dari Energi Yan di dalam tubuh mu, aku teringat akan mendiang istriku! Lagi pula sangat disayangkan jika seseorang yang memiliki energi Yan hanya bisa menggunakan Ilmu pedang saja, siapa tahu energi murni ku juga bisa membuat mu menjadi abadi!" kata Dunrui membuat Naomi hanya diam dengan pikiran yang sulit untuk memahaminya.


"Istrimu sudah meninggal karena faktor usia, lalu kamu sendiri teringat akan mendiang istrimu saat melihat ku, dan kamu bilang memiliki tubuh abadi! Sebenarnya berapa usiamu dan kamu tidak berencana ingin menjadikan ku istrimu kan?"


"Hahaha...! Nona Naomi, jika aku memang menginginkan itu, kenapa aku harus bicara panjang lebar untuk meyakinkan mu? Aku bisa saja membawamu kapan saja tanpa ada yang akan mampu menghentikan ku, namun itu tidak akan aku lakukan karena saat ini aku hanya mencintai mendiang istriku saja, dan jika kamu ingin tahu berapa umur ku, aku sudah berusia ribuan tahun!" jawab Dunrui.


"Baik aku mempercayai perkataan mu, tapi bagaimana dengan para pengawalku nanti saat mereka mengetahui jika diriku tidak ada disini?" tanya Naomi.


"Seperti yang aku katakan tadi, kamu akan kembali ke sini dimana sebelum mereka menyadarinya!" kata Dunrui.


"Baiklah kalau begitu aku ikut dengan mu!" kata Naomi.


Dunrui mengangguk kemudian dari kakinya muncul api dan berjalan membentuk sebuah gambar bulat yang memiliki tiga simbol berbeda.


Dunrui dan Naomi berdiri ditengah-tengah lingkaran api tersebut, anehnya dek kapal tidak terbakar sama sekali, dan setelah itu pandangan Naomi menjadi gelap untuk sesaat dan kemudian Naomi bisa melihat lagi.


Naomi merasa takjub saat melihat pemandangan disekelilingnya dimana banyak sekali pohon-pohon yang daunnya menyala seperti api.


"Ini adalah Dunia penghentian waktu milik Ratu Sihir ratunya tiga Raja Iblis! Disinilah dulu aku dilatih, dan disini jugalah awal mula aku memiliki kekuatan Dewa!"


"Ke.. kekuatan de.. dewa?" Naomi terkejut bukan main saat melihat lingkaran api di belakang kepala Dunrui sehingga terlihat seperti Dewa Api.


"Namaku sebenarnya adalah Wang Dunrui, Raja Tiga Api!" kata Dunrui yang memberitahukan nama lengkapnya serta nama gelarnya sebagai Raja Tiga Api.


***

__ADS_1



__ADS_2