Kesatria Tombak Nirwana

Kesatria Tombak Nirwana
Jiwa Naga Hitam


__ADS_3

Berubahnya keempat Raja Naga ke wujud aslinya membuat keempat Pengawal Kaisar Kegelapan memasang wajah buruk, mereka jelas tidak ingin hal ini terjadi, namun apalah daya mereka karena sekarang ke empat Raja Naga pasti tidak akan membiarkan mereka pergi begitu saja.


"Panglima, sebaiknya kita bergabung saja, sebab tidak ada cara lain lagi untuk menghadapinya!" ajak salah salah satu Panglima Gerbang.


"Tidak bisa, sekarang kita hanya bertiga saja, jika dipaksakan, maka kekuatan kita tidak akan mencapai puncak, dan gabungan kita bertiga akan cacat!" kata Panglima Gerbang Selatan.


Keempat Raja Naga yang sudah berubah wujud ke wujud Naga sama-sama meraung keras hingga tanah bergetar kemudian keempat-empatnya maju secara bersamaan.


"Sial..!" gerutu Panglima Gerbang Utara kemudian dia melepaskan energinya dan menyambut serangan Raja Naga o Qin.


Panglima Gerbang Selatan juga melepaskan energinya dan langsung berhadapan dengan Raja Naga o Guang, kemudian di susul oleh Panglima Gerbang Timur yang menghadapi o Run, sedangkan Cambuk Petir Hitam melawan Raja Naga Ao Shun.


Pertarungan keempatnya di udara menciptakan bermacam suara dentuman yang sangat keras hingga suara dentuman tersebut membuat sebagian manusia dan hewan serta mahluk lainnya menjerit keras sekaligus menutup telinga mereka karena tidak mampu mendengar suara dentuman yang terlalu kuat.


"Dewa Petir Hitam - Petir Pemusnah."


Cambuk Petir Hitam yang terdesak oleh Ao Shun langsung mengangkat telapak tangannya ke atas dan kemudian melepaskan serangan petir hitam ke arah Ao Shun.


Ao Shun dalam wujud Naga merahnya memutar tubuhnya kemudian meraung dengan sangat keras ke arah petir hitam tersebut sehingga tercipta sebuah energi merah yang melesat dan berbenturan dengan petir hitam.


Suara gemuruh yang menggelegar serta ledakan besar di udara membuat seluruh langit menjadi gelap, dan sambaran petir hitam yang jatuh ke segala arah langsung menghancurkan apapun yang terkena sambaran petir milik Cambuk Petir Hitam.


Ao Shun kembali maju menyerang Cambuk Petir Hitam dan dengan ekor besarnya, dia mendaratkan satu sabetan ekor yang sangat keras yang membuat Cambuk Petir Hitam harus terlempar kebawah hingga membuat permukaan tanah jadi hancur.


Cambuk Petir Hitam kembali bangkit, namun kali ini seluruh tubuhnya sudah terselimuti oleh petir hitam, tatapan matanya mengandung kemarahan yang sangat besar, walau dia tahu jika kemampuannya masih belum cukup jika harus berhadapan satu lawan satu dengan Ao Shun, namun dia masih tidak terima dan akan kembali bertarung.


Cambuk Petir Hitam merentangkan kedua tangannya dan kemudian muncul dua cambuk hitam yang seluruh ujungnya adalah petir.


Keduanya kembali saling serang dan bertarung dengan sangat sengit, sedangkan tidak jauh dari mereka, Panglima Gerbang Utara juga mengeluarkan pusaka nya dan menyerang o Qin dengan seluruh kemampuan yang ia miliki.


Langit yang berubah gelap dan petir yang menyambar dan disertai oleh gemuruh keras itu membuat hampir setengah dari Dunia Bawah merasakan dampak dari keduanya.


Tanah bergetar, dan gelombang air juga membesar dan menyapu daratan rendah yang paling dekat, semua orang serta hewan dan lainnya berusaha lari menyelamatkan diri dari bencana akibat pertarungan keempat Raja Naga melawan empat Pengawal Kaisar Kegelapan.

__ADS_1


Walau ketahanan dunia bawah sangat kuat dan keras, namun bencana alam tetap akan menelan korban jiwa para penghuni di dunia bawah.


Yun Yun hanya memperhatikan Panglima Gerbang Selatan tanpa memalingkan sedikitpun pandangannya, andaikan Panglima Gerbang Selatan tidak memegang Tali Pengikat Kegelapan, tentu dia tidak akan membutuhkan bantuan ayahnya serta ke tiga pamannya.


Dengan mengepalkan kedua tangannya dengan erat, Yun Yun hanya bisa menunggu Tali Pengikat Kegelapan itu terlepas dari tangan Panglima Gerbang Selatan.


"Cih...!"


Yun Yun hanya bisa menatap kesal tanpa bisa melakukan apapun selain harus sabar menunggu waktu yang tepat, maka dia sendiri nantinya yang akan membunuh Panglima Gerbang Selatan dengan tangannya sendiri.


"Jika begini terus, aku pasti akan kehabisan energi!" batin Panglima Gerbang Utara yang mulai merasa jika kemampuan Raja Naga o Qin bukan semakin melemah saat bertarung, yang ada energi Raja Naga o Qin justru semakin kuat dan terus bertambah.


Sebenarnya bukan rahasia lagi jika ras Naga sebenarnya adalah ras terkuat serta memiliki jiwa petarung yang sangat luar biasa, semakin lama mereka bertarung, maka akan semakin kuat Jiwa petarung mereka, dan jiwa tersebut disebut sebagai Jiwa Naga Petarung.


Itu alasan An Huang Yi mengangkat Yun Yun sebagai salah satu Pengawal terkuat, sebab jiwa Naga petarung Yun Yun lah yang membuat An Huang Yi memilihnya.


"Sihir Kayu - Akar Sembilan Kematian."


Setelah akar tersebut berhasil mengikat tubuh o Guang yang berada tidak jauh dari permukaan tanah, tubuh o Guang segera di tarik kebawah dan kemudian seluruh tubuhnya dililit oleh serabut akar yang memiliki banyak duri Hitam.


Panglima Gerbang Selatan mencengkram tangannya dengan sangat kuat, dan akar-akar yang sangat banyak yang mampu melilit tubuh o Guang yang sangat besar itu semakin kuat melilit tubuh o Guang, akar tersebut seolah-olah akan meremukkan tubuh o Guang hingga mati, sekaligus akan menyerap seluruh energi o Guang.


Sihir tersebut memang sangat kuat, Panglima Gerbang Selatan yakin sekuat-kuatnya o Guang bertahan, namun dia pasti tidak akan bertahan, sebab sihir tersebut akan mampu melenyapkan siapapun yang kemampuannya setara dengannya.


"Matilah Naga Tua..!" seru Panglima Gerbang Selatan.


"Kau terlalu meremehkan ku!" kata o Guang dengan suaranya yang besar dalam wujud Naga.


o Guang melepaskan energi angin yang sangat besar hingga angin tersebut membentuk sebuah bola yang berputar menutupi seluruh tubuhnya yang besar.


Pusaran bola angin yang sangat kuat langsung menghancurkan seluruh akar yang meliliti tubuhnya, bahkan lilitan akar berduri itu tidak mampu menembus sisiknya yang tebal dan juga keras, di tambah lagi akar itu sama sekali tidak bisa menyerap energi o Guang.


o Guang juga ikut memutar tubuhnya sehingga seluruh akar yang sangat banyak itu langsung hancur berantakan kemudian o Guang membuka mulutnya lebar-lebar dan melepas semburan Api yang di sertai dengan pusaran angin ke arah Panglima Gerbang Selatan.

__ADS_1


Panglima Gerbang Selatan segera menghindari semburan pusaran api besar dan ganas itu, namun api tersebut seperti hidup dan mengejar Panglima Gerbang Selatan kemanapun dia menghindar.


Pusaran Api o Guang yang sangat besar tidak memberikan waktu bagi Panglima Gerbang Selatan untuk diam, dia terus bergerak mengikutinya hingga akhirnya Panglima Gerbang Selatan terjebak oleh api yang lain yang di lepaskan oleh o Guang saat Panglima Gerbang Selatan masih di sibukkan oleh api pertamanya.


Tubuh Panglima Gerbang Selatan langsung tertutupi oleh api yang datang dari dua arah itu, walau api tersebut tidak bisa membunuh Panglima Gerbang Selatan, namun api tersebut masih bisa membuat Panglima Gerbang Selatan merasakan rasa panas yang luar biasa serta api itu mampu membakar Tali Pengikat Kegelapan yang ada pinggang Panglima Gerbang Selatan.


Mata Yun Yun melebar saat merasakan energi dari Tali Pengikat Kegelapan menghilang, dia tersenyum lebar karena sekarang dia merasakan energinya seperti terbebas dari tekanan Tali tersebut.


"Akhirnya aku bisa merasakan kembali kekuatanku tanpa penghalang apapun!" kata Yun Yun kemudian dia menatap ke arah api di udara yang masih membungkus tubuh Panglima Gerbang Selatan.


"Paman, lepaskan dia! karena dia akan menjadi bagianku," kata Yun Yun yang tubuh mulai melepaskan aura yang sangat kuat.


o Guang menyipitkan matanya, dia segera menyadari jika Yun Yun akan berubah ke wujud Naga, hanya saja aura dari Jiwa Naga Yun Yun sangat berbeda dengan jiwa Naga yang lain.


o Guang segera menghentikan semburan apinya dan menyerahkan Panglima Gerbang Selatan untuk di atasi oleh Yun Yun, sedangkan Panglima Gerbang Selatan yang baru saja terbebas dari kurungan api kini menyadari aura milik Yun Yun.


Panglima Gerbang Selatan meraba pinggangnya dan dia terkejut saat melihat Tali Pengikat Kegelapan sudah tidak ada lagi di tempatnya.


"Celaka! Pantas Dewa Hitam bisa kembali melepaskan energinya, jika begini berakhir sudah!" gumam Panglima Gerbang Selatan yang merasa putus asa.


"Baiklah Yun'er, aku serahkan dia padamu!" kata o Guang kemudian dia kembali berubah ke wujud biasa.


Yun Yun menatap Panglima Gerbang Selatan dengan tatapan tajam dan kemudian tanah mulai bergetar saat Aura Hitam Yun Yun dikeluarkan, dan setelah itu ledakan yang sangat besar segera tercipta saat Yun Yun melapaskan bola energi Hitam.


Ledakan tersebut menghancurkan apapun dalam jarak puluhan meter dan dari dalam bola hitam yang meledak itu, muncul sesosok Naga Hitam dari dalam Ledakan dan kemudian terbang dengan kecepatan tinggi ke arah Panglima Gerbang Selatan.


"Ini..!?"


Semuanya segera berhenti bertarung saat merasakan Jiwa Naga aneh milik Yun Yun termasuk Ao Shun.


"Jiwa Naga Hitam!"


Keempat Raja Naga sama-sama menyebut nama Jiwa Naga Hitam dengan wajah yang sama-sama menjadi tegang sebab mereka tahu akan Jiwa Naga Hitam tersebut yang konon di juluki sebagai Jiwa Naga paling ganas, serta kekuatannya hampir setara dengan Naga Emas kuno.

__ADS_1


__ADS_2