Kesatria Tombak Nirwana

Kesatria Tombak Nirwana
Alice


__ADS_3

***


Seorang gadis berpakaian serba hitam sedang duduk berlutut dihadapan sosok seperti manusia, namun sosok tersebut memiliki tubuh tinggi dan kedua telapak tangannya seperti terbungkus logam menyerupai sisik Naga.


Kepalanya juga terdapat dua tanduk, dan bola matanya bercahaya merah, akan tetapi sosok tersebut sama sekali tidak menyentuh tanah, atau lebih tepatnya tubuhnya mengambang.


"Apa yang sudah terjadi, kenapa api nomor 17 padam? Apakah dia mati?" kata sosok tersebut dengan suara sangat pelan namun tekanan suaranya seolah-olah mau meledakkan gendang telinga si gadis tersebut.


"Saya tidak tahu Panglima, posisi api ke 17 di pegang oleh Kai Jhin dari Kerajaan Jiu, mungkin ada yang sudah membunuhnya!" kata Gadis tersebut.


"Alice! Aku sudah pernah bilang kepada para pendahulumu jika kemampuan Pengawal pertama atau api 1 adalah yang terkuat, namun berkali-kali sudah aku peringatkan untuk tetap berhati-hati karena sekuat apapun dirimu sekarang, mungkin masih ada manusia lain yang lebih hebat lagi, dan yang paling aku khawatirkan adalah manusia yang akan memiliki Tombak Nirwana, aku takut manusia itu berada di duniamu ini!" kata sosok tersebut yang di panggil panglima oleh Alice.


Alice adalah seorang pengawal yang berada di urutan pertama, dia memiliki kemampuan berkat bantuan Sosok tersebut, yang disebut sebagai Panglima oleh Alice.


Memang benar sosok tersebut adalah Panglima, tepatnya Panglima Gerbang Kegelapan Utara, salah satu dari empat Panglima Gerbang sekaligus empat pengawal Kaisar Kegelapan.


Panglima Gerbang Kegelapan Utara adalah pengawal yang berada di posisi ke-lima, ada empat Panglima Gerbang Kegelapan yang sangat kuat, yaitu Panglima Gerbang Kegelapan Utara, Panglima Gerbang Kegelapan Selatan, Panglima Gerbang Kegelapan Timur, dan Panglima Gerbang Kegelapan Barat.


Panglima Gerbang Kegelapan Selatan adalah pengawal yang berada di posisi ke-dua, Panglima Gerbang Kegelapan Timur menduduki posisi ke-tiga, dan Panglima Gerbang Barat berada di posisi ke-empat.


Dua ratus tahun yang lalu, Panglima Gerbang Kegelapan Utara diperintahkan oleh Kaisar Kegelapan untuk pergi mencari keberadaan Pendekar Dewa Sesat yang di yakini akan menjadi takdir akhir bagi sang Kaisar Kegelapan, semua itu karena ramalan dari salah satu pengawal Kaisar Kegelapan.


Karena tidak bisa menemukan keberadaan Pendekar tersebut, Panglima Gerbang Kegelapan Utara mendirikan sebuah Organisasi dengan mengajak sepuluh Kesatria Gerbang Utara, namun ke-sepuluh Kesatria Gerbang Utara itu sudah kembali ke langit setelah terbentuknya ke 20 Pengawal Organisasi Bintang Hitam.


Alice adalah anggota terakhir yang diangkat langsung menjadi Pimpinan utama dan dia baru menjabat sekitar setahun menggantikan kakeknya.


Walau masih baru, namun kemampuan Alice sangat tinggi, dia mendapatkan kemampuan besar karena dapat bantuan dari Panglima Gerbang Utara.


Sebelum Alice menjadi pengawal di posisi pertama, posisi tersebut di pegang oleh kakeknya yang mengundurkan diri dan memilih memantau perkembangan dari jauh, jika memang Organisasi Bintang Hitam sedang dalam kesulitan, maka dia akan datang membantu.


Sebenarnya Alice sendiri berasal dari Foiberia, dia memiliki kemampuan di Tingkat Raja Alam, kemampuan tertinggi dari puncak seluruh kekuatan di dunia dan berada sedikit di bawah tingkat Dewa Abadi.

__ADS_1


Belum ada yang mengetahui Tingkat kekuatan di atas Raja Alam, bahkan kekuatan Tingkat Raja Alam saja belum ada yang tahu selain Panglima Gerbang Kegelapan Utara dan para Pengawal Organisasi Bintang Hitam.


Para pengawal lainnya sebenarnya tidak suka kepada Alice yang menjadi pimpinan utama, dia terlalu muda untuk memimpin Organisasi, namun kerena perbedaan kekuatan, tidak satupun yang berani bersuara.


Mungkin jika ke-19 pengawal bersatu pasti bisa melawan Alice, namun masalahnya Alice tidak sendirian.


Jika sampai mereka bersatu melawan Alice, maka mereka akan berhadapan langsung dengan kakek Alice belum lagi Panglima Gerbang Utara, karena hanya Alice yang bisa berkomunikasi langsung dengan Panglima Gerbang Utara.


Saat pertama kali didirikannya Organisasi Bintang Hitam, yang pertama kali ikut bergabung adalah kakek buyut Alice sehingga Alice di spesialkan oleh Panglima Gerbang Kegelapan Utara.


Alice diberi sedikit energi milik Panglima Gerbang Utara, karena itu Alice memiliki kemampuan tinggi di usia yang masih sangat muda.


Hanya ada tiga orang yang pernah melihat wajah Alice secara langsung, karena setiap kali ada pertemuan antar Pengawal Organisasi, wajah Alice akan tertutup oleh kain hitam, namun dari nada suaranya terlihat jelas jika Alice masih sangat muda.


"Sebaiknya kamu segera kumpulan kembali semua Pengawal Bintang Hitam, usut masalah ini dan kedepannya jangan bertindak gegabah lagi!"


"Baik Panglima, saya akan memanggil mereka semua yang berada di beberapa wilayah untuk segera datang!" jawab Alice.


Alice mengangguk, dia tahu jika setelah ini Panglima Gerbang Utara pasti akan pergi kembali ke tempat asalnya untuk menemui Tuan nya yang di ketahui sebagai Dewa Kegelapan Alam Semesta oleh para Pengawal Organisasi Bintang Hitam.


Alice segera bangkit kemudian pergi meninggalkan Panglima Gerbang Utara, dan setelah kepergian Alice, Panglima Gerbang Utara menjentikkan jarinya kemudian dia menghilang dari tempat tersebut.


Di ruangan lain terdapat sebuah obor yang apinya berwarna hitam, api tersebut milik Setan Api Hitam salah satu Pengawal Kaisar Kegelapan yang berada di posisi ke 20.


Alice menggunakan Api tersebut untuk memanggil semua para Pengawal Bintang Hitam dengan cara melempar api tersebut menjadi 18 pecahan kecil.


Api Hitam adalah api yang tidak bisa padam, karena itu saat Alice melempar Api Hitam tersebut ke udara dan pecah menjadi 18 bagian berukuran sebesar biji jeruk, api hitam tersebut terbang melawan angin dan api hitam tidak mati walau sudah terbang dengan kecepatan tinggi.


Setiap Pengawal sudah di beri energi hitam di dalam tubuh mereka agar Api Hitam bisa datang tidak perduli sejauh mana keberadaan mereka.


Jika pengawal menolak panggilan Api Hitam yang di kirim oleh Alice, maka sebagai hukumannya adalah kematian, Api Hitam akan membakar tubuh mereka hingga menjadi abu.

__ADS_1


Seharusnya Api Hitam tersebut terbagi menjadi 19, namun karena Api ke 17 sudah padam, maka pecahannya hanya menjadi 18 bagian.


Alice terus berdiri di ruangan tersebut hingga Api Hitam menghilang menuju ke masing-masing Pengawal Bintang Hitam.


"Manusia yang akan memiliki Tombak Nirwana? Sebenarnya siapa dia dan kenapa Panglima sangat takut padanya, apakah dia sangat berbahaya dan memiliki kemampuan seperti Panglima?" gumam Alice yang larut dalam pikirannya sendiri.


"Nona Alice! Ada seorang pembawa pesan datang mengantarkan surat untuk Nona!" seorang gadis yang seumuran dengan Alice memberikan sebuah gulungan surat.


"Terima kasih Alesya!" kata Alice kepada gadis tersebut.


Alice membuka gulungan surat tersebut kemudian melihat ada sebuah tanda 18 titik hitam di bagian atasnya.


"Surat ini dari Api 18 Kwe Shin!" Alice langsung mengetahui jika surat tersebut dikirim oleh Kwe Shin.


Alice memang mengirim Kai Jhin, Kwe Shin, Raneb dan Sunoriki ke Kerajaan Jiu! Menurut catatan ada dua Kerajaan besar yang memiliki kemampuan terendah dari pada satu Kerajaan besar yaitu Kerajaan Jiu.


Karena itu Alice mengirim Kai Jhin bersama tiga pengawal lainnya serta lebih dari 50 pengikut untuk mengajak orang-orang di Kerajaan Wu bergabung dengan Organisasi Bintang Hitam.


"Jadi benar Api 17 sudah mati terbunuh oleh seorang pendekar muda, disini di juluki sebagai...!" mata Alice melotot saat membaca nama julukan yang tertulis di surat tersebut.


"Pe.. Pendekar Dewa Sesat..!?"


Alice pernah mendengar dari kakeknya jika ancaman terbesar yang paling di takuti Panglima Gerbang Utara adalah Pendekar Dewa Sesat, namun Alice tidak terlalu mengerti karena terakhir yang ia tahu Panglima Gerbang Utara justru sangat menghawatirkan seorang manusia yang memiliki Tombak Nirwana.


Namun sekarang nama Pendekar Dewa Sesat justru muncul lagi di sebuah surat dari Kwe Shin, "Apakah Pendekar Dewa Sesat dan Manusia yang akan memiliki Tombak Nirwana adalah satu?" batin Alice.


Alice segera bangkit dan pergi keluar, dia ingin Kwe Shin secepatnya kembali karena dia ingin tahu langsung dari Kwe Shin tentang si Pendekar Dewa Sesat.


Kini nama Pendekar Dewa Sesat seperti hantu yang mengisi pikiran Alice, "Kakek pasti tahu tentang Pendekar ini, sebaiknya aku menanyakan ini kepada kakek, sebelum Kwe Shin dan yang lainnya datang, siapa tahu aku bisa mendapatkan informasi darinya!" batin Alice kemudian dia terbang tinggi dan melesat kearah selatan menuju ke Foiberia untuk menemui kakeknya.


Kemampuan Alice saat terbang memang sangat cepat, hanya dalam waktu singkat saja, Alice sudah menghilang dalam waktu kurang dari empat tarikan nafas saja.

__ADS_1


__ADS_2