
***
"Kakak ipar kamu kenapa?" Chie Xie bertanya saat Alice memegang perutnya dengan suara rintihan.
"Entahlah Chie Xie, perutku rasanya sangat sakit sekali!" jawab Alice.
"Apa jangan-jangan kamu akan melahirkan?" tanya Naomi dengan memperhatikan Alice lebih teliti lagi.
Alice menggelengkan kepalanya seraya menjawab, "Entahlah, jika memang iya ini aneh karena umur kandungan ku masih belum genap!" jawab Alice seraya meringis menahan sakit.
"Terkadang ada juga bayi lahir saat belum waktunya, namun jika memang benar kamu akan melahirkan, maka ini sangat gawat sekali karena kita tidak tahu sedang berada di mana!" kata Naomi.
Mereka bertiga di kirim ke tempat asing oleh Ho Chen, mereka bertiga tidak pernah mendatangi tempat tersebut terlebih lagi Alice yang dulu sering berpergian ke berbagai tempat untuk merekrut Anggota baru.
Mereka muncul di sebuah tempat yang seluruhnya membeku, bahkan gunung-gunung juga beku seperti Gunung Es, hanya saja tidak ada siapa-siapa disana.
"Apakah ini tempat perguruan Danau beku? Tapi ini sangat berbeda karena setahuku di Perguruan Danau beku tidak ada gunung es setinggi itu, bahkan di seluruh Kerajaan Wutong tidak pernah ada!" kata Chie Xie.
"Aduh perutku..!"
Perut Alice semakin terasa sakit, dia merintih seraya memegangi perutnya. Naomi dan Chie Xie sangat kebingungan, mereka benar-benar tidak tahu harus berbuat apa, terlebih lagi mereka tidak pernah tahu bagaimana caranya membantu orang untuk melahirkan.
"Kakak ipar, bertahanlah sebentar! Aku akan pergi mencari bantuan," kata Chie Xie.
"Kamu mau mencari bantuan kemana?" tanya Naomi kemudian dia membantu Alice untuk tetap bertahan.
"Kemana saja asalkan aku bisa menemukan bantuan!" jawab Chie Xie.
Alice tidak bisa berbicara apa-apa lagi, selain suara rintihan karena sakit, selebihnya dia hanya bisa diam, di sisi lain Naomi justru semakin kebingungan sedangkan Chie Xie sudah tidak mau menunggu lagi dan berniat untuk pergi.
"Siapa kalian, dan kenapa kalian bisa berada di wilayah ku?"
Saat Chie Xie sudah berniat untuk pergi mencari bantuan, tiba-tiba terdengar suara lembut seorang wanita, Naomi dan Chie Xie sama-sama menoleh kecuali Alice yang benar-benar tidak kuat menahan sakit dari dalam perutnya.
Naomi dan Chie Xie melihat ada wanita cantik mengenakan gaun biru, rambutnya hitam dan panjang dan dia terlihat seperti seorang Dewi Kahyangan.
"Ka..kami tersesat kakak, dan teman kami ini juga seperti mau melahirkan!" jawab Naomi.
Wanita cantik tersebut menatap Alice kemudian dia kembali menatap Naomi dan Chie Xie bergiliran.
"Bagaimana kalian bisa tersesat di sini? Lagi pula teman kalian ini sedang hamil besar bukan? Ini sangat tidak baik untuk nya dan juga bayinya!" kata wanita tersebut.
"Kakak, apakah kakak bisa membantu kakak ipar ku ini?" tanya Chie Xie.
Karena wanita cantik itu satu-satunya orang yang mereka lihat di tempat tersebut, seharusnya wanita tersebut tahu seluk beluk daerah tersebut, itu karena sebelumnya dia mengatakan jika tempat tersebut adalah wilayahnya.
"Baik, ayo ikutlah dengan ku!" kata wanita tersebut kemudian dia berjalan kearah lain dan di ikuti oleh Naomi dan Chie Xie yang membantu Alice untuk berjalan.
Tempat yang hampir seluruhnya beku itu ternyata sangat luas, bahkan luasnya tiga kali lipat dari Perguruan Danau beku.
Setelah berjalan cukup lama, akhirnya mereka tiba di sebuah bangunan yang terbuat dari es, tebal dinding tembok Es nya lebih tebal dari tembok Kerajaan Wutong.
__ADS_1
"Ayo bawa kakak ipar mu masuk, di dalam akan ada tabib yang akan membantunya bersalin!" kata wanita cantik tersebut dengan tersenyum lembut.
Setelah berada di dalam tembok, di sana sudah banyak orang, hampir sama seperti sebuah perguruan, hanya saja jumlah orang di tempat itu lebih banyak dari sebuah perguruan, mungkin setara seperti sebuah kota Es.
"Yan'er cepat bawakan tabib kemari! Sepertinya nona ini akan melahirkan," kata wanita tersebut kepada seorang gadis lainnya.
"Terima kasih Nona!" ucap Chie Xie.
Wanita tersebut tersenyum anggun kemudian dia membantu Alice dan dia membantu menyalurkan energi serta memeriksa sebentar.
Chie Xie dan Naomi sama-sama terkejut saat melihat Wanita tersebut menyalurkan energi Es kepada Alice, keduanya saling berpandangan karena sama-sama bingung.
"Energi Yin murni?"
Chie Xie benar-benar syok mengetahui jika wanita tersebut ternyata memiliki energi Yin murni seperti dirinya, padahal di seluruh Kerajaan Wutong hanya dirinya saja satu-satunya orang yang memiliki energi Yin murni, namun sekarang ada wanita lain yang usianya tidak terlalu jauh dengan yang memiliki energi Yin murni.
"Apakah ini wilayah Kerajaan Jiu atau Xia?" batin Chie Xie dan juga Naomi yang memiliki anggapan yang sama.
Setelah beberapa saat seorang tabib segera datang dan segera memeriksa kondisi Alice, setelah beberapa saat dia meminta Naomi dan yang lainnya untuk menunggu di luar.
Setelah ketiganya berada di luar, Chie Xie akhirnya sudah tidak tahan dan dia mulai menanyakan perihal Energi Yin murni kepada Wanita tersebut.
"Maaf, bolehkan saya bertanya sesuatu kepada Nona?" tanya Chie Xie.
"Silahkan!" jawab wanita tersebut dengan ramah.
"Apakah anda memiliki energi Yin murni?" tanya Chie Xie sedangkan Naomi memilih mendengarkan saja.
Wanita tersebut tersenyum hangat lalu mengangguk seraya berkata, "Iya, aku memilki energi Yin murni yang sama dengan mu!" jawabnya.
"Em..? Disini adalah wilayah Kekuasaan Kekaisaran Yun!" jawab wanita tersebut.
"Kekaisaran Yun?" Chie Xie dan Naomi sama-sama mengerutkan dahinya, keduanya belum pernah mendengar nama itu.
"Nona, nama saya adalah Chie Xie dan ini Naomi, jika boleh tahu siapa nama Nona ini?" Chie memperkenalkan dirinya serta Naomi kepada wanita cantik tersebut.
"Namaku adalah Qiao Lin!" jawabnya kemudian dia kembali bertanya, "Dari mana asal kalian, apakah kalian berasal dari kota Anming atau tempat lain?" tanya Qiao Lin.
"Kami berasal dari Kerajaan Wutong!" jawab Chie Xie.
"Kerajaan Wutong, dimana itu? Aku belum pernah mendengarnya, bahkan di benua yang lain juga tidak pernah mendengar nama Kerajaan itu!" tanya Qiao Lin.
"Kerajaan Wutong itu..?" Chie Xie dan Naomi sama-sama saling berpandangan, mereka heran kenapa Qiao Lin bisa tidak tahu Nama Kerajaan dari tiga kerajaan besar.
"Nona Qiao Lin, sebenarnya kami tiba disini karena dikirim oleh Guru Ho Chen dengan menggunakan Sihir Ruang Waktu, karena itu kami tiba di tempat asing ini!" kata Naomi.
"Owh! Jadi kalian ini orang-orang dari dunia lain yang di kirim oleh suamiku kesini? Pantas saja aku tidak pernah mendengar nama Kerajaan kalian itu!" ucap Qiao Lin.
"Suami? Apakah Guru Ho Chen adalah suami Nona?" tanya Naomi.
Qiao Lin mengangguk kemudian dia mulai menjelaskan jika sebenarnya mereka bertiga di kirim oleh Ho Chen ke dunianya, walau Qiao Lin tidak tahu dari galaxi mana mereka bertiga berasal, namun Qiao Lin sudah memahami jika Chie Xie dan yang lainnya berasal dari dunia yang berbeda.
__ADS_1
Walau terdengar aneh, namun nyatanya Chie Xie dan Naomi sama sekali tidak terkejut, itu karena guru mereka berdua juga berasal dari dunia yang berbeda seperti Bing Mei dan Wang Dunrui.
"Jadi apa yang sedang terjadi sebenarnya, kenapa kalian bisa di kirim ke dunia ini? Aku yakin pasti di dunia kalian sedang terjadi kekacauan karena biasanya suamiku akan mengirim seseorang dari dunia jika memang ada masalah besar."
"Iya, di dunia kami memang sedang terjadi perang antar organisasi dengan pihak kerajaan, saat ini Guru Ho Chen dan kakak ku sedang bertarung di sana," kata Chie Xie.
"Guruku juga berada disana!" kata Naomi.
"Memangnya siapa gurumu?" tanya Qiao Lin.
"Guru Wang, dia juga sahabat Guru Ho Chen!" jawab Naomi.
"Wang? Maksudmu Wang Dunrui juga ada disana?" tanya Qiao Lin.
Naomi mengangguk begitu juga dengan Chie Xie. Kini mereka tidak lagi ragu akan ucapan Qiao Lin yang mengaku sebagai istri Ho Chen, karena dia ternyata juga mengenal Wang Dunrui.
Naomi teringat kisah wanita yang katanya memiliki Energi Yin murni yang menikah dengan sahabatnya, wanita tersebut pasti Qiao Lin yang saat ini berdiri di hadapannya.
Baik Naomi atau Chie Xie sama-sama mengakui kecantikan Qiao Lin, mereka tidak menduga jika istri Ho Chen sangatlah cantik seperti seorang Dewi.
"Nyonya maaf, ada hal penting yang harus saya sampaikan, ini mengenai wanita yang akan melahirkan itu!"
Tabib yang memeriksa Alice keluar dan berbicara kepada Qiao Lin. Chie Xie dan Naomi segera bertanya mendengar perkataan Tabib tersebut, "Ada apa tabib? Apakah ada masalah dengan kandungan kakak ku?" tanya Chie Xie.
Tabib tersebut menatap Chie Xie kemudian kembali menatap Qiao Lin yang mengangguk kepada Tabib tersebut untuk menjawab pertanyaan Chie Xie.
"Begini Nona, ini untuk pertama kalinya saya menemukan keanehan kepada kandungan kakak ipar Nona, biasanya orang yang akan melahirkan sebelum waktunya tidak seperti ini!"
Tabib itu menjelaskan jika bayi yang ada di dalam kandungan Alice berbeda dengan bayi pada umumnya, bayi itu seperti memiliki energi aneh, seolah-olah bayi itu bukan bayi manusia.
"Aneh? Maksud tabib aneh bagaiamana?" Naomi bertanya.
"Begini, bayi ini seperti menyerap energi kehidupan milik ibunya, jika dia dilahirkan kemungkinan besar ibunya akan mati, tidak peduli sekuat apapun ibunya, namun tetap saja dia akan meninggal karena Energi kehidupannya menyatu dengan sang bayi!" jawab Tabib tersebut.
"Ini memang aneh sekali! Apakah ada cara agar bayi itu bisa keluar tanpa harus membuat ibunya kehilangan nyawa?" tanya Qiao Lin.
Tabib tersebut hanya menggelengkan kepalanya, jalan satu-satunya hanyalah memilih satu dari keduanya, apakah bayinya yang harus selamat lalu ibunya mati, atau ibunya selamat, namun bayinya yang akan mati.
Chie Xie dan Naomi serta Qiao Lin sama-sama berpikir, kondisi Alice memang terdengar sangat buruk, walau Naomi masih belum terlalu menyukai Alice, namun secara kemanusiaan Naomi masih memiliki hati, terlebih lagi Alice sudah di percayakan oleh Tian Feng kepadanya.
Namun tidak mungkin bagi Naomi untuk membiarkan bayi yang tak berdosa itu mati, hal ini benar-benar membuat Naomi dan semuanya jadi bimbang, hanya Tian Feng selaku suami Alice yang berhak untuk menentukan pilihan dan bukan mereka.
"Tabib, seberapa lama dia bisa bertahan?" tanya Qiao Lin.
"Tidak akan lama Nyonya, jika tidak segera di atasi bisa-bisa keduanya akan sama-sama mati!" jawab Tabib tersebut.
"Aku minta Pastikan dia bisa bertahan walau hanya setengah hari saja, aku akan pergi meminta bantuan kakek dan Guru Feng Ying agar pergi menjemput Ho Chen dan suami wanita itu!" kata Qiao Lin kemudian dia menoleh kepada Chie Xie dan Naomi lalu berkata, "Salah satu dari kalian harus ikut denganku, dan satu lagi tetap berada disini, berikan bantuan kepada wanita itu, setidaknya salurkan energi kehidupan agar dia bisa bertahan!" kata Qiao Lin.
"Biar aku saja, aku yang akan menyalurkan energi kehidupan ku karena Alice memiliki sedikit energi Yan, jadi energi kehidupan dari energi Yan murni milikku pasti akan bisa membantunya!" kata Naomi.
"Apa Jiejie yakin? Ini sangat berisiko sekali untuk Jiejie!" kata Chie Xie.
__ADS_1
"Tidak ada pilihan lain Xie Xie, jika kita tidak bertindak, maka Alice dan keponakanmu tidak akan selamat, dan nantinya Tian-Kun pasti akan menyalahkan kita! Jadi pergilah dengannya dan cepat bawa kesini Tian-Kun, karena semua keputusan ada di tangannya!" kata Naomi kemudian dia tidak lagi memperdulikan Chie Xie dan segera masuk dengan tabib kedalam kamar.
"Ayo jangan menunda-nunda waktu lagi!" ajak Qiao Lin kemudian dia dan Chie Xie terbang dengan kecepatan tinggi menuju ketempat yang Qiao Lin tuju.