
***
An Huang Yi yang merasa sangat senang karena telah berhasil mencapai Puncak Rana Ilahi Tahap 1 secara terus-menerus tersenyum lebar, sensasi yang sedikit akrab yang serasa ia rasakan perlahan-lahan mulai menciptakan rasa angkuh di hatinya.
Tidak jauh darinya, Zhi Yin juga terlihat seperti merasa puas, entah apa yang sedang ada dalam pikirannya, namun saat ini ada sesosok manusia mengenakan jubah hitam serta kepalanya juga tertutup oleh kain bajunya.
Sosok tersebut sebenarnya hanyalah salah satu Panglima prajurit Kegelapan yang kekuatannya tidak lebih lemah dari pengawal ke dua puluh Setan Api Hitam.
"Akhirnya harapan dan usaha serta penantianku tidak sia-sia, hanya saja apakah kabar yang kamu sampaikan itu sudah di selidiki baik-baik?" kata Zhi Yin kepada Panglima Prajurit Kegelapan tersebut.
"Hamba sudah memastikannya, bahkan hamba sudah bertanya kepada para pembelot di istana langit!" jawab Panglima tersebut.
"Kalau begitu aku akan menunda untuk menggunakan tubuh An Huang Yi!" kata Zhi Yin yang menatap An Huang Yi yang agak jauh darinya kemudian dia kembali berbicara kepada Panglima di sampingnya.
"Sekarang sudah ada berapa banyak pasukan langit yang sudah menjadi pengikut kita?" tanya Zhi Yin.
"Untuk saat ini sudah ebih dari tiga ratus prajurit dan mungkin akan terus bertambah!" jawabnya.
"Kerja yang bagus, dengan ini para Dewa serta Kaisar Langit pasti tidak akan mengira jika beberapa prajurit mereka sudah berbalik untuk mengikuti kita, dan sekarang aku akan memberikan tugas kepada mu untuk memancing istri pertama Dewa Sesat agar keluar dari dalam energi perlindung itu, pastikan putrinya juga ikut terpancing keluar, karena sekarang aku sudah tidak percaya lagi kepada menantu An Huang Yi itu!" kata Zhi Yin.
Sebenarnya jauh dari yang An Huang Yi ketahui, diam-diam Zhi Yin bergerak sendiri untuk menarik banyak pasukannya, dan yang ia gerakkan adalah pasukan pribadinya yang lebih handal dalam bekerja dari pada para Pengawal An Huang Yi.
Tidak tanggung-tanggung, target sasarannya adalah para prajurit istana langit, namun karena yang menjadi target adalah para prajurit langit, membutuhkan waktu yang sangat lama untuk menarik pasukan langit agar menjadi pasuka mereka.
__ADS_1
Nyatanya walau sudah ratusan tahun misi ini laksanakan hanya tiga ratus prajurit yang baru berhasil didapatkan, jumlah ini mungkin sangat sedikit, namun manfaat yang di peroleh cukup banyak.
Tentu saja tidak akan ada yang mengetahui hal ini, bahkan para Dewa sekalipun tidak akan menyadarinya, sebab para prajurit langit tersebut tidak memiliki kekuatan Kegelepan.
Para prajurit yang membelot tersebut namun masih berpura-pura menjadi pasukan langit tersebut juga mendapatkan tugas dari Zhi Yin yang di sampaikan oleh para Panglima Prajurit Kegelapan, tugas tersebut adalah menyelediki akan siapa sebenarnya sosok yang memiliki Kekuatan Kegelapan Murni, sebab pertama kali di ketahui sumber kekuatan tersebut berada di Kahyangan.
Sudah beberapa bulan sejak munculnya sosok misterius yang memiliki Kekuatan Kegelapan itu muncul, namun tidak satupun yang berhasil mengetahuinya kecuali Chinmi.
Dan sekarang akhirnya para prajurit pembelot itu berhasil menemukan akan siapa pemilik Kekuatan Kegelapan murni tersebut.
Hal ini cukup mengejutkan Zhi Yin, dia tidak menduga jika pemilik kekuatan kegelepan itu ternyata adalah seorang gadis kecil, dan terlebih lagi dia adalah anak Si Dewa Sesat Tian Feng dengan istri pertamanya Alice.
Begitu mengetahui hal itu, Zhi Yin akhirnya menunda niatnya untuk menggunakan tubuh An Huang Yi yang sudah mencapai puncak Rana Ilahi Tahap 1, sebab dia sangat berharap bisa mendapatkan tubuh gadis kecil anak Dewa Sesat yang memiliki kekuatan kegelepan murni.
Ini adalah keberuntungan bagi dirinya sebab tubuh Gadis kecil itu sangatlah cocok untuk dirinya, dan jika dia berhasil menyatu dengan gadis kecil tersebut, maka kekuatan yang akan ia dapatkan pasti akan mencapai Puncak Rana Ilahi Tahap 3, dan dia akan menjadi penguasa satu-satunya di seluruh alam semesta.
Cara satu-satunya hanyalah menggunakan taktik lain, yaitu dengan menggunakan para prajurit langit agar bisa mengeluarkan ibu dari gadis tersebut sekaligus dengan gadis itu, dan semua harus di kerjakan dengan sangat hati-hati, sebab misi ini tidak boleh di ketahui oleh siapapun.
Jika sampai misi tersebut di ketahui oleh Dewa Pelindung Alam Semesta apa lagi Dewa Sesat, maka sudah bisa dipastikan jika semuanya akan gagal, dan tidak hanya itu, bisa di pastikan jika para Prajurit Istana yang membelot itu pasti akan terbongkar.
"Menantu An Huang Yi ini, aku merasa jiwa nya sudah tidak terikat lagi oleh energi ku, namun aku tidak bisa bertindak gegabah, sebaiknya aku juga harus mengawasinya!" gumam Zhi Yin.
Walau dia merasa curiga terhadap menantu An Huang Yi yaitu Chinmi, namun prioritas utamanya tetap tertuju kepada anak Dewa Sesat, dan sekarang dia merasa sangat senang karena sudah memiliki dua wadah yang dua-duanya sangat sempurna, hanya saja anak si Dewa Sesat jauh lebih sempurna.
__ADS_1
"Pergilah dan laksanakan tugas ini dengan hati-hati, jangan sampai Dewa Sesat dan Dewa Pelindung Alam Semesta mengetahui misi kalian!" kata Zhi Yin sekaligus mengibaskan tangannya.
Panglima tersebut membungkuk seraya berjalan mundur dan kemudian tubuhnya berubah menjadi kabut hitam lalu menghilang dari tempat tersebut.
"Dua wadah yang istimewa, hari ini keberuntungan ada di pihakku!" gumam Zhi Yin kemudian dia melayang mendekati An Huang Yi.
"An Huang Yi, berikan Pedang besarmu padaku, aku akan mengisi pedangmu dengan segel pengikat jiwa agar kamu bisa mengalahkan Dewa Sesat!" kata Zhi Yin.
An Huang Yi sebenarnya agak terkejut mendengarnya, namun tidak lama kemudian dia tersenyum lebar sekaligus mengeluarkan pedang besarnya dan menyerahkannya kepada Zhi Yin.
Zhi Yin mengibaskan tangannya dan pedang besar milik An Huang Yi menghilang dari tangan An Huang Yi.
"Sembari menunggu waktu itu tiba, sebaiknya kamu pergi ke galaxi kabut tiga warna, disana seluruh mahluk hidupnya sudah berada di bawah kendali segel kita, serap seluruh energi kehidupan semua yang ada di galaxi Kabut Tiga Warna itu, dengan demikian energimu akan semakin bertambah!" kata Zhi Yin.
"Galaxi Kabut Tiga Warna, itu adalah salah satu galaxi terbesar yang memiliki ribuan cahaya bintang Matahari, jika aku menyerap Kehidupan di Galaxi itu, aku yakin Kaisar Langit pasti akan langsung mengetahuinya sebelum aku benar-benar mematikan kehidupan di galaxi tersebut!" kata An Huang.
Kaisar Langit pasti akan mengetahui tentang Galaxi Tiga Warna tersebut, sebab galaxi tersebut adalah salah satu galaxi terbesar dari sekian banyak galaxi besar di alam semesta, pastinya Kaisar Langit akan langsung dapat merasakan jika energi kehidupan di galaxi tersebut akan dia serap.
"Tidak perlu menghawatirkan hal itu, aku jamin Kaisar Langit tidak akan mengetahuinya sebab di Galaxi Kabut Tiga Warna itu tidak ada satupun yang mengikuti ajaran Tao, bahkan pengikut Ajaran Dharma Buddha sekalipun nyari tidak ada.
"Baiklah, aku akan merobek dinding dimensi dan akan langsung menyerap seluruh energi kehidupan yang ada di galaxi itu!" kata An Huang Yi kemudian tubuhnya berubah menjadi butiran debu hitam lalu muncul kembali di depan istana, lalu setelah itu An Huang Yi langsung menggerakkan jarinya dan robekan dari ruang hampa di hadapan langsung terlihat jelas.
"Benar-benar Galaxi yang sangat besar!" gumam An Huang Yi kemudian dia segera pergi ke Galaxi tersebut untuk menyerap seluruh energi kehidupan di sana.
__ADS_1
Karena Galaxi Kabut Tiga Warna sangat besar, An Huang Yi tidak akan mampu jika harus menyerap energi kehidupan di galaxi tersebut sehingga dia harus masuk ke tengah-tengah galaxi agar bisa menyerap energi tersebut.
Zhi Yin segera pergi meninggalkan aula tersebut sehingga menjadi kosong kemudian dia mengeluarkan pedang Besar hitam milik An Huang lalu mulai membuat segel Pengikat Jiwa ke pedang tersebut guna melawan kekuatan Pedang Dewa Sesat, namun pikirannya masih memikirkan gadis kecil anak Dewa Sesat yang memiliki kekuatan kegelepan murni.