
"Tuan, ada sekitar 42 pendekar yang sudah mengajukan diri untuk bekerja bersama tuan, bagaimana?" tanya Pria berbaju biru itu.
Tian Feng mengangguk, walau itu semua berada di luar perkiraannya, namun setidaknya sedikit demi sedikit nanti pasti akan ada lebih banyak lagi para pendekar yang akan ikut bergabung.
Tian Feng tidak perlu penjelasan akan berapa orang pendekar Cahaya di antara mereka semuanya karena Tian Feng sendiri sudah dapat mengetahui jika pendekar Cahaya yang ikut hanya berjumlah dua orang, dan sisanya adalah pendekar tingkat Atas.
"Suruh mereka semua berkumpul, aku akan segera keluar menemui mereka!" kata Tian Feng.
Pria tersebut mengangguk kemudian dia bergegas keluar dan mengerahkan beberapa anggotanya untuk memerintahkan mereka semua yang sudah mendaftarkan diri untuk ikut segera berkumpul.
Semua para pendekar kini sudah berkumpul, hanya sekitar lima orang yang tidak ikut bergabung dan memilih untuk keluar, tidak lama setelah itu Tian Feng mulai keluar dari dalam ruangan dan kemudian berdiri di hadapan mereka semua.
"Terima kasih atas kesediaan kalian semua!Namaku Tian Feng, aku yakin sebelumnya kalian sudah mengetahui akan informasi apa yang aku cari disini, jadi kalian pasti sadar jika aku membutuhkan kalian semua untuk apa!" kata Tian Feng kemudian dia melihat kearah dua orang Pendekar Cahaya yang berada di tengah-tengah.
"Kalian tahu berapa lama wilayah Kerajaan Wutong ini mulai kacau sejak Organisasi Bintang Hitam masuk?" tanya Tian Feng.
"Dua tahun lebih Tuan!" jawab salah satu Pendekar.
"Benar! Sekarang kalian dengarkan baik-baik akan resiko apa yang akan kalian hadapi nantinya jika sampai kita mulai berurusan dengan pasukan Organisasi Bintang Hitam? Terluka hingga ke kematian," kata Tian Feng membuat semua pendekar menarik nafas.
"Maaf Tuan jika saya memotong! Sebenarnya kami semua disini adalah para pendekar yang sudah terbiasa melakukan pekerjaan dari membunuh, dan pekerjaan-pekerjaan lainnya yang berbahaya, jadi kami semua sudah tahu dan siapa dengan resiko yang sudah kami ambil, namun jika boleh saya meminta, saya tidak perlu dibayar dengan uang, cukup beri saja saya dua atau tiga butir Pil Tulang Hati sebagai gantinya, bagaimana?" kata salah seorang pendekar.
"Apa yang kamu katakan, satu Pil saja sangat berharga, bagaimana bisa kamu berpikiran ingin meminta dua hingga tiga Pil? jika satu Pil di jual, itu akan lebih mahal dari koin yang kamu dapat, jadi jangan meminta yang tidak-tidak lagi!" kata salah satu rekannya.
"Sudahlah tidak apa-apa! Kalau begitu kamu akan mendapatkan upah seperti yang kamu inginkan, namun semua itu baru akan aku berikan setelah satu bulan kamu bekerja dengan ku!" kata Tian Feng.
Semua orang langsung terkejut dan kemudian banyak yang ingin merubah upah bayaran mereka, bahkan ada beberapa Pendekar yang ingin meminta lebih, namun itu di tolak oleh Tian Feng.
"Kalian semua akan mendapatkan bayaran yang sama seperti saudara ini!" kata Tian Feng membuat mereka semua menarik nafas lega.
Setelah semua sudah setuju kini giliran Tian Feng menyampaikan akan tugas apa saja nanti yang akan di kerjakan, mulai dari misi, untung dan ruginya dalam misi tersebut, tentu saja semua tahu tidak ada sebuah misi yang tidak memiliki resiko, bahkan terburuk bisa kehilangan nyawa. Walau sebelumnya mereka sudah tahu jika tujuan Tian Feng adalah markas cabang Organisasi Bintang Hitam, namun tetap saja mendengar namanya saja sudah memiliki kesan tersendiri di dalam hati mereka.
"Tuan maaf sebelumnya, jika aku boleh tahu siapa Tuan ini sebenarnya, dan mengapa Tuan sangat ingin memberantas Organisasi Bintang Hitam dari kerajaan Wu?" tanya salah satu pendekar.
__ADS_1
Tentu saja mereka masih sangat penasaran akan identitas Tian Feng yang berani berurusan dengan Organisasi Bintang Hitam, mereka tentu tahu bahwa tidak akan mudah untuk berurusan dengan Organisasi besar tersebut, bahkan Kerajaan saja dibuat bertekuk lutut tidak berdaya.
"Aku hanya salah satu dari banyaknya orang yang memiliki masalah mendalam dengan Organisasi itu, kami adalah musuh abadi yang tidak akan berhenti sampai salah satu dari kami lenyap," jawab Tian Feng.
Semuanya saling berpandangan satu sama lain, mereka semakin penasaran akan siapa sebenarnya pria misterius di hadapan mereka, walau mereka sudah pernah mendengar jika Organisasi Bintang Hitam memiliki satu musuh yang membuat Organisasi Bintang Hitam harus mengerahkan seluruh kemampuan yang mereka miliki jika bertemu dengan musuhnya itu, siapa lagi Pendekar paling terkenal dan memiliki julukan sejak masih berusia kurang dari 20 tahun, dialah sang Pendekar Dewa Sesat.
"Tu.. tuan.. A..apakah tuan ini adalah Dewa Sesat?" tanya salah satu Pendekar.
"Dewa Sesat? Aku tidak bisa memiliki kemampuan seperti dia! Sudahlah, lagi pula kalian dibayar bukan untuk mencari tahu akan siapa aku bukan? Jadi berhenti bertanya hal yang tidak perlu, besok kita akan segera pergi ke Gunung Qinsang, namun malam ini aku masih harus mencari lebih banyak pendekar untuk bergabung dengan kelompok kita ini!" kata Tian Feng.
Semuanya hanya bisa tersenyum kecut sekaligus mengangguk, mereka sadar jika mereka tidak berhak menanyai banyak hal kepada orang yang sudah memberikan mereka tugas, dan malam itu juga para Pendekar yang sudah bergabung dalam kelompok yang di bentuk oleh Tian Feng menyebar untuk merekrut pendekar sebanyak-banyaknya.
***
Di sebuah pegunungan tepatnya dipuncak gunung terdapat sebuah bangunan besar yang atapnya tertutupi oleh ranting hidup, bangunan tersebut terlihat seperti gundukan rumput liar, namun sangat besar dan luas, sedangkan di depan bangunan tersebut terdapat ratusan orang yang sedang melakukan ritual pemujaan sekaligus melakukan ritual pembuatan tanda Segel Kesetiaan dari lima orang anggota baru yang mereka bawa dari desa lain.
Di panggung batu kecil di depan mereka, ada sekitar empat orang sedang berdiri, tiga pria paruh baya yang memiliki kemampuan Pendekar Cahaya dan satu sosok misterius yang tangannya seperti di lapisi logam hitam.
"Tuan Xie Zin, kami dengar jika ada manusia yang sudah menghancurkan markas kita yang ada di Hutan Hitam, apakah Tuan mengetahuinya?" tanya salah satu pendekar.
Jari-jari Xie Zin yang juga di lapisi kulit baja hitam dan ujung jarinya sangat tajam mencengkram tangan kursi hingga pegangan tersebut langsung hancur menjadi debu, setelah melakukan itu, Xie Zin berbicara kepada Pendekar disampingnya yang sebelumnya bertanya padanya.
"Aku yakin jika yang melakukan semua ini pasti orang yang sama yang sudah mengalahkan Api Hitam, hanya dia dan Dewa Sesat yang bisa membuat Organisasi Bintang Hitam berada dalam teror ketakutan!" ucapnya dengan nada dingin.
"Lalu bagiamana jika salah satu dari mereka datang kesini?" tanya pendekar yang lain.
"Jika benar dia berani datang kesini, akulah yang akan menghadapinya, karena saat ini Carolus dan Xiniu sedang berada di Kerajaan Jiuxi, jadi hanya aku satu-satunya harapan untuk mempertahankan markas yang ada di wilayah Kerajaan ini!" kata Xie Zin.
Sebenarnya ada empat sosok yang memiliki kemampuan di tahap puncak Dewa Langit, mereka adalah Wanita Musang, Ular Hitam, Kalajengking Hitam, dan Badak Bersisik Naga, mereka berempat adalah Siluman atau Binatang Iblis Ajaib yang di latih di bawah bimbingan para Pengawal Kaisar Kegelapan.
Namun saat ini mereka yang awalnya dikirim berempat untuk membantu Carolus kini hanya tersisa dua, yaitu Kalajengking Hitam yang bernama Xie Zin, dan yang terakhir adalah Badak Bersisik Naga yang bernama Xiniu.
Seluruh Anggota yang ada di markas Gunung Qinsang lebih dari empat ratus orang, dan tiga di antaranya adalah Pendekar Cahaya, dengan kemampuan tersebut seharusnya menjadi salah satu markas terkuat, namun kenyataannya markas yang di Hutan Hitam saja yang memiliki lima Pendekar Cahaya berhasil dilenyapkan oleh sosok yang tak dikenal.
__ADS_1
"Tuan, sudah saatnya untuk memberikan Tanda Segel Kesetiaan kepada mereka berlima!" kata salah satu anggota yang menghadap dan menangkupkan tangannya kepada Xie Zin.
"Bawa mereka kesini!" kata Xie Zin.
Setelah kelima anggota baru sudah berlutut di hadapan Xie Zin, dengan gerakan tangan membuat segel rumit, Xie Zin berniat membuat Tanda Segel Kesetiaan, namun belum sempat telapak tangannya menyentuh salah satu pundak anggota baru tersebut, sebuah suara lantang menggema terdengar kesegala penjuru lokasi markas mereka.
"Dari dulu hingga sekarang, kalian tetap saja memaksa orang lain untuk menjadi sekutu kalian, apakah sebegitu sulitnya bagi kalian untuk mendapatkan seseorang yang benar-benar tulus mau bergabung dengan organisasi kalian ha?"
Suara seorang Pria lantang membuat semua anggota Organisasi Bintang Hitam menjadi panik, bahkan Xie Zin sendiri sampai membatalkan untuk membuat Tanda Segel Kesetiaan di pundak anggota baru tersebut.
"Siapa kamu, kalau berani cepat tunjukkan dirimu di hadapanku, jangan menjadi seorang pengecut yang bersembunyi di balik suara saja!" kata Xie Zin.
"Pengecut? Aku rasa ucapan seperti itu lebih pantas aku ucapkan kepadamu, terlebih lagi kepada Pimpinan kalian Carolus!"
Ekspresi wajah Xie Zin menjadi lebih suram setelah suara pemuda tersebut menyebut nama Carolus, itu artinya pemilik suara tersebut sangat mengetahui latar belakang Organisasi Bintang Hitam, dan bisa saja pemilik suara tersebut memiliki keterkaitan dengan menghilangnya dua rekannya.
Saat masih merasa bingung, sekitar 40 orang lebih datang dari satu arah, mereka semua adalah sekelompok para pendekar dimana dua diantaranya adalah Pendekar Cahaya.
"Cih, aku kira siapa berani sesumbar, ternyata hanya sekumpulan semut yang ingin mengantarkan nyawa saja!" kata salah satu Pendekar Cahaya yang berada di samping Xie Zin.
Selain mereka semua yang memandang rendah para kelompok Pendekar yang datang, hanya Xie Zin yang memiliki tatapan berbeda, dia menatap lebih jauh kebelakang dengan tatapan tajam, dan saat itulah muncul seorang pria mengenakan penutup wajah dan dengan tenangnya dia melangkah kedepan melewati anggota.
"Seseorang berkemampuan Dewa Bumi? Apakah kamu tidak terlalu berani datang kesini dengan kemampuanmu yang hanya segini saja?" kata Xie Zin.
Perkataan Xie Zin membuat semua orang menatap sosok pria tersebut dengan tatapan tidak percaya, walau Xie Zin bilang jika kekuatan Dewa Bumi terkesan lemah, namun nyatanya kekuatan yang mencapai Tahap Dewa adalah kekuatan yang berada di tingkat yang berbeda.
Tidak hanya para anggota Organisasi Bintang Hitam saja yang terkejut, bahkan kelompok pendekar yang berada di belakang pria tersebut juga sama terkejutnya, jelas sebelum mereka tidak mengetahui jika sebenarnya pria yang meminta jasa mereka ternyata memiliki kemampuan Dewa, siapa lagi pria yang menutupi wajahnya dengan kain jika bukan Tian Feng.
"Aku juga merasa tidak yakin, namun aku tidak memiliki waktu untuk mempertimbangkan semua itu! Bagaimana kalau kita segera mulai saja?" kata Tian Feng.
"Owh begitu! Ternyata kamu tidak hanya tidak menyadari batasan jarak antara kita, namun ternyata kamu adalah tipe manusia yang tidak sabaran!" kata Xie Zin kemudian dia melepaskan jubahnya dan kemudian seluruh tubuhnya kini dapat dilihat keseluruhan.
Tubuh Xie Zin benar-benar terbungkus oleh kulit mirip seperti baja berwarna hitam pekat, Xie Zin juga memiliki ekor hitam panjang dimana ujungnya ada jarum hitam melengkung dan meneteskan cairan hitam.
__ADS_1
Kini semua anggota Organisasi Bintang Hitam bisa melihat wujud asli Xie Zin sang Kalajengking Hitam, selama ini tidak ada yang mengetahui wujud asli Xie Zin, namun sekarang semuanya sudah bisa terlihat jika Xie Zin adalah siluman.
"Sepertinya kamu akan mendapatkan makanan lezat lagi!" gumam Tian Feng seraya mengelus-elus lengan kanannya.