Kesatria Tombak Nirwana

Kesatria Tombak Nirwana
tujuan Alice


__ADS_3

***


Malam hari di rumah Yuan Xia kedatangan beberapa orang yang tidak Yuan Xia kenal, mereka yang datang sebenarnya bukan orang biasa, melainkan teman-teman Ho Chen, dan Yuan Xia mengenali dua di antaranya yaitu Lio Long dan Wang Dunrui, sedangkan sisanya Yuan Xia sama sekali tidak kenal.


"Jadi kalian berencana berangkat besok?" tanya Xi Liyi yang sedang duduk bersama suaminya Lang Yu.


"Iya, kami berdua akan berangkat besok, sudah beberapa kali rencana perjalan kami tertunda!" jawab Ho Chen.


"Bagaimana dengan ibumu Tian? Apakah kamu sudah memberitahu dia jika kamu akan pergi dalam jangka waktu lama?" Lio Long bertanya kepada Tian Feng.


Tian Feng mengangguk, saat baru pulang dari istana, Tian Feng lebih dulu menemui Lie Yie dan mulai memberitahukannya jika dirinya akan pergi bersama Ho Chen, Tian Feng juga mengatakan jika kemungkinan dia akan pergi cukup lama.


Awalnya Tian Feng beranggapan jika Lie Yie akan melarangnya seperti kejadian-kejadian sebelumnya, biasanya Lie Yie tidak membiarkan Tian Feng pergi jauh selama Lie Yie mengetahuinya.


Namun siapa sangka jika semua berada diluar perkiraannya, jawaban Lie Yie membuat Tian Feng terharu. Lie Yie mengijinkan Tian Feng pergi, namun dengan syarat Tian Feng tidak boleh membawa pergi Alice dan Xihua.


Tentu saja Tian Feng menyetujuinya karena dia memang tidak berencana untuk membawa istri dan putrinya. Sekarang sudah tidak ada lagi yang membebani pikiran Tian Feng, Organisasi Bintang Hitam sudah tidak ada, dan Organisasi Tiga Bunga juga sudah tidak ada, jadi tidak ada lagi yang harus di khawatirkan oleh Tian Feng di dunianya sehingga dia bisa pergi dengan tenang.


"Malam ini adalah malam terakhir mu berada disini, kita tidak tahu butuh berapa lama lagi kamu bisa kembali lagi kesini, jadi malam ini sebaiknya kamu menemani istri dan anakmu dulu!" ucap Lio Long.


"Terima kasih atas sarannya guru Lio Long!" ucap Tian Feng.


Tidak jauh dari tempat Tian Feng dan Ho Chen berada, Wang Dunrui sedang berbincang-bincang dengan muridnya, hanya mereka berdua yang ada ditempat itu sedangkan yang lain sedikit berjauhan.


"Apa rencanamu berikutnya Naomi?" tanya Wang Dunrui.


Naomi menggelengkan kepalanya seraya menjawab, "Entahlah Sensei, mungkin aku akan kembali kerumah karena sudah tidak ada lagi yang bisa aku lakukan disini!" jawab Naomi.


"Jadi kamu sudah bisa melepaskannya?" tanya Wang Dunrui kembali, kali ini pertanyaannya mengarah kepada perasaan Naomi.


"Entahlah Sensei! Sebenarnya aku memang ingin merelakannya, namun di sisi lain hatiku memiliki perasaan yang bertentangan, ini sungguh membuatku tidak bisa berpikir jernih," jawab Naomi.


"Baiklah terserah kamu saja, namun aku berharap masalah ini tidak membuatmu jadi lemah!"

__ADS_1


Naomi mengangguk dengan tersenyum pahit, saat ini dia memang sudah berada di Puncak Raja Alam, namun kekuatan itu dia dapatkan hasil dari ketidak sengajaan saat emosi yang menguasai hati dan pikirannya.


Wang Dunrui dan Naomi tidak tahu jika diam-diam Alice juga mendengarkan pembicaraan mereka dari belakang, walau jaraknya agak jauh, namun Alice masih bisa menguping semuanya dengan menggunakan kekuatannya.


Namun tidak berselang lama, Tian Feng datang menghampiri Alice. "Ternyata kamu disini! Aku pikir kamu dan Xihua berada di dalam!" sapa Tian Feng.


"Tidak, aku hanya ingin melihat-lihat mereka semua, jarang sekali bisa melihat orang-orang yang memiliki kemampuan Dewa berkumpul disatu tempat, lagi pula Xihua saat ini sedang bersama dengan Ibu!" jawab Alice kemudian dia menatap Tian Feng lalu bertanya padanya, "Kenapa kamu mencariku?" tanya Alice.


"Owh, memangnya tidak bisa kalau aku mencari istriku dan menemaninya? Lagi pula ini adalah malam terakhir karena besok aku akan pergi dalam waktu yang mungkin sangat lama!" jawab Tian Feng sembari duduk di samping Alice.


Alice menatap Tian Feng kemudian dia menyandarkan kepalanya di bahu Tian Feng seraya berkata, "Em..em! Tidak ada yang salah!" jawab Alice kemudian dia melirik kearah Naomi yang masih mengobrol dengan Wang Dunrui.


"Tian, Nona Naomi itu memiliki perasaan yang sangat tulus padamu, sebenarnya aku tidak keberatan andai suatu saat nanti kamu menikahinya!"


"Apa yang kamu bicarakan?" tanya Tian Feng yang terkejut sekaligus menatap Alice.


"Sudahlah kamu tidak perlu menyembunyikan perasaanmu lagi dariku, aku tahu kamu pasti masih memiliki perasaan padanya, jadi jangan pernah lagi kamu membohongi akan kata hatimu sendiri!" kata Alice.


"Aku....!?" Tian Feng bingung ingin menjawab apa, sebab yang diucapkan oleh Alice memang tepat sehingga dia juga kehabisan kata-kata.


Alice tersenyum tipis sembari menyandarkan kepalanya di bahu Tian Feng, keduanya benar-benar ingin bersama untuk satu malam ini karena setelah itu Tian Feng akan pergi dalam jangka waktu yang sangat lama.


***


Lio Long, Yinfei, Xi Liyi, Lang Yu, Wang Dunrui, Yuan Xia dan istrinya, Chie Xie, Naomi, Alice dengan Putrinya, Wei Fang dan Louis berkumpul di depan rumah Yuan Xia guna ikut melihat Tian Feng yang akan bersama Ho Chen dan Cao Yuan.


Tidak ada senyum bahagia yang terlihat diwajah semua orang, yang ada hanya rasa akan ada perpisahan.


Tian Feng menggendong Xihua yang kemudian mencium kening Xihua yang bergerak-gerak dengan tangan mungilnya. "Ayah pergi dulu, maaf jika ayah tidak bisa menemani masa kecil mu. Namun kamu harus tahu jika ayah benar-benar sangat menyayangimu!" kata Tian Feng kemudian dia menyerahkan putrinya kepada Alice.


"Jaga dia baik-baik hingga suatu saat nanti aku kembali!" kata Tian Feng yang berpesan kepada Alice.


"Kamu tidak perlu menghawatirkan Kakak ipar Gege, dia tidak akan merawat Xihua sendirian, masih ada kami yang akan membantu merawat serta melindunginya, dan pastinya kami akan mendidiknya agar tumbuh sebagai anak yang baik!" Chie Xie menjawab pesan Tian Feng sebelum Alice.

__ADS_1


Tian Feng tersenyum hangat kemudian dia melihat kearah Lie Yie. "Ibu, aku titip mereka padamu!" kata Tian Feng.


Lie Yie mengangguk kemudian dia menghampiri Tian Feng lalu memeluknya seraya berkata, "Serahkan semuanya pada ibu, kamu juga jangan terlalu lama kalau pergi, begitu semua urusanmu selesai, lekaslah kembali, " kata Lie Yie.


"Iya!" jawab Tian Feng.


"Kalau begitu pergilah!" kata Lie Yie.


"Ayah sampaikan salamku pada Guru Zang, sampaikan maafku karena tidak sempat berpamitan padanya!" kata Tian Feng.


"Iya, aku pasti akan menyampaikannya!" jawab Yuan Xia.


Naomi hanya menatap Tian Feng dengan mata mulai berkaca-kaca, entah mengapa perasaannya benar-benar tidak bisa dihilangkan dari Tian Feng, namun masalahnya dia tidak bisa mengutarakannya.


"Selamat tinggal semuanya!" kata Tian Feng kemudian dia berjalan kearah Ho Chen dan Cao Yuan yang sudah menunggunya dengan mengaktifkan Sihir Ruang Waktu.


Semuanya hanya melambaikan tangan mereka, sedangkan sebuah pilar cahaya energi segera muncul naik kelangit, pilar cahaya emas itu adalah sebuah yang menghubungkan antara dua dunia, yaitu dunia Tian Feng dan Dunia Alam para Dewa.


Tubuh Tian Feng dan Ho Chen serta Cao Yuan mulia menghilang di tengah-tengah pilar cahaya emas tersebut, dan saat tubuh Tian Feng hampir sepenuhnya tertutup cahaya, hal mengejutkan berikut membuat semua orang kaget.


"Nona Naomi maafkan aku, aku terpaksa melakukan ini, tolong temani suamiku disana!" kata Alice membuat Naomi yang masih tenggelam dalam menatap Tian Feng yang akan menghilang terkejut.


"Apa maksud...!"


Naomi belum sempat menyelesaikan kalimatnya serta masih terkejut langsung di dorong oleh Alice dari belakang dengan sangat kuat, tubuh Naomi segera terlempar kearah Pilar cahaya tersebut dan masuk kedalamnya membentur Tian Feng dan Ho Chen yang hampir seluruhnya menghilang.


Tepat saat tubuh Naomi masuk, Pilar cahaya itu segera melesat ke langit dengan kecepatan cahaya kilat dan menghilang membawa pergi Tian Feng, Naomi, Ho Chen dan Cao Yuan.


"Apa yang kamu lakukan tadi Alice? Kenapa kamu mendorong Nona Naomi masuk kedalam Pilar cahaya itu?" tanya Louis.


"Tidak ada!" jawab Alice kemudian dia memalingkan muka dan berbalik pergi meninggalkan tempat itu tanpa memperdulikan raut wajah semua orang yang masih terkejut.


"Selamat jalan, aku harap kalian mengerti akan maksudku!" gumam Alice yang berharap Tian Feng dan Naomi mengerti akan maksud tujuan Alice mendorong Naomi agar ikut dengan Tian Feng.

__ADS_1


Dari semua orang yang ada disana, hanya ada tiga orang saja yang mengerti akan maksud tujuan Alice, mereka adalah Lio Long, Wang Dunrui dan Chie Xie.


"Dia benar-benar melakukannya!" gumam Wang Dunrui seraya menghela nafas panjang.


__ADS_2