
***
Tidak ada yang mengetahui jika sebenarnya Energi Hitam adalah salah satu dari dua pemilik kekuatan terbesar, tidak terhitung dengan sang Buddha dan Sang Kaisar Langit.
Walau Energi Hitam atau Zhi Yin memiliki kekuatan tanpa batas, namun dia sendiri hanyalah sebuah Energi dan tidak memiliki tubuh.
Sejak dulu Zhi Yin sudah menyiapkan rencana besar demi memiliki tubuh, berbagai cara sudah dia lakukan dengan menciptakan banyak sosok-sosok hebat, semua itu demi mengetahui sosok mana yang pantas untuk menjadi wadahnya, dan setelah beberapa kali gagal, akhirnya Zhi Yin berhasil menemukannya.
An Huang Yi adalah wadah yang pas untuknya, walau An Huang Yi dulunya adalah Bodhisattva, namun keteguhan hatinya sangat lemah. Tidak seperti para Bodhisattva yang lain yang memiliki keimanan yang sangat kokoh, karena itu Zhi Yin berhasil memperdaya An Huang Yi dan menjerumuskannya ke dalam kegelapan.
Hanya saja kekuatan An Huang Yi malah menurun saat dia sudah berpaling dari ajaran Dharma, karena itu Zhi Yin hanya bisa bersabar menunggu kekuatan An Huang Yi kembali ke puncaknya.
Sempat terpikirkan oleh Zhi Yin akan Putri An Huang Yi yang bernama An Hei Ling, namun An Hei Ling ternyata tidak cocok hingga akhirnya An Hei Ling mati dan melewati banyak lingkaran reinkarnasi dan saat ini berakhir menjadi istrinya Chinmi.
Namun sekarang Zhi Yin kembali merasakan energi Kegelapan yang sama dengan dirinya, itu seperti belahan dirinya yang lain, dan jika sosok pemilik kekuatan kegelepan itu bisa di temukan, maka Zhi Yin pasti akan langsung menjadikan tubuh sosok itu sebagai wadahnya dan dia tidak lagi membutuhkan An Huang Yi.
Jika dua kekuatan kegelepan murni menjadi satu, maka sempurnalah kekuatan Zhi Yin sekaligus akan memiliki tubuh baru yang sangat cocok, dan hal itu jelas tidak di ketahui oleh Ho Chen.
Ho Chen hanya meramalkan jika Xihua nantinya akan menjadi sosok yang akan mampu menghadapi kekuatan Energi Hitam, namun dia tidak tahu jika sebenarnya tidak benar, justru kelahiran Xihua adalah masalah besar yang tidak hanya akan membahayakan nyawa Xihua, melainkan akan membahayakan seluruh Alam Semesta.
Saat ini Tian Feng dan Alice serta Xihua yang di temani oleh Ho Chen memasuki Dunia Dimensi Obat milik Yao Shan, Ho Chen sudah membuka segel tersebut sehingga Alice dan Xihua bisa memasukinya dengan sihir khusus dari Ho Chen.
"Yao Shan, bagaiamana kabarmu?" tanya Ho Chen.
"Seperti yang kamu lihat, aku baik-baik saja dan tidak ada yang kurang sedikitpun dariku!" jawab Yao Shan.
Alice dan Xihua merasa bingung melihat sosok pria sepuh yang separuh tubuhnya berbentuk kabut.
"Tian, siapa itu?" tanya Alice.
"Ibu, apakah itu hantu?" Xihua bertanya kepada Alice.
Tian Feng tersenyum melihat Alice dan Xihua yang kebingungan, walau sebelumya Alice pernah memasuki Dunia Dimensi Obat, namun dia tidak pernah melihat Yao Shan, bahkan saat Yao Shan menampakkan dirinya dan membantu melindungi Alice dari incaran Carolus, Alice tetap tidak tahu karena saat itu dia tidak sadarkan diri.
"Namanya adalah Yao Shan, beliau adalah guru ku juga, dan beliau sangat hebat dalam ilmu pengobatan, jadi dia itu bukan hantu, dia hanya tidak memiliki tubuh saja!" kata Tian Feng sembari duduk dan memegang pipi Xihua lalu kembali berkata, "Ayo sapa kakek gurumu!" kata Tian Feng.
"Kakek guru!" Xihua segera menyapa Yao Shan namun tidak memberi hormat karena masih masih takut.
"Maafkan saya yang tidak tahu jika anda adalah guru suamiku!" kata Alice yang memberikan hormat serta meminta maaf.
__ADS_1
"Ah tidak apa-apa! Tidak apa-apa!" kata Yao Shan kemudian dia merendahkan tubuhnya agar sejajar dengan Xihua.
"Siapa namamu boneka cantik?" tanya Yao Shan.
"Yuan Xihua," jawab Xihua.
"Nama yang bagus!" kata Yao Shan kemudian dia mengusap rambut Xihua, namun setelah itu terlihat keterkejutan dari raut wajahnya.
"Ini...!?" Yao Shan memperhatikan Xihua secara seksama kemudian dia menatap Ho Chen dan Ho Chen mengangguk kepada Yao Shan, begitu juga dengan Tian Feng.
"Aku tidak tahu lagi harus bereaksi seperti apa, jika tebakanku tidak salah, kalian pasti berencana menyembunyikan Xihua di tempat ini bukan?" kata Yao Shan.
"Tepat sekali Yao Shan, hanya disini tempat yang paling aman, terlebih lagi sejak Dunia Dimensi Obat aku pindahkan ke dalam Cincin Langit Malam, maka Dunia Dimensi Obat akan semakin aman!" kata Ho Chen.
"Guru..! Sue Yue dimana?" tanya Tian Feng.
"Sue Yue? Siapa dia?" Alice kini bertanya saat Tian Feng menanyakan nama seorang perempuan.
Ho Chen juga menaikkan alisnya kemudian melemparkan pertanyaan yang sama seperti Alice kepada Tian Feng.
Tian Feng menggaruk kepalanya melihat tatapan curiga Alice serta tatapan penasaran Ho Chen, melihat keduanya yang masih menunggu jawabannya, Tian Feng pun akhirnya mulai menjelaskannya.
"Saat ini Sue Yue sedang melakukan meditasi mencari pencerahan!" jawab Yao Shan.
"Pencerahan?" Tian Feng sedikit bingung.
"Begini Tian, Sue Yue berusaha memilih apakah dia lebih baik kembali ke akhirat dan melakukan lingkaran Reinkarnasi, atau akan menyetujui usulanku agar dia bisa di hidupkan lagi? Karena itu dia bermeditasi di Dunia dimensi dalam untuk menemukan pencerahan!" kata Yao Shan menjelaskan.
"Menghidupkannya kembali? Apakah kamu sudah gila Yao Shan? Tidak aku tidak setuju!" kata Ho Chen yang langsung menolak rencana Yao Shan.
"Aku tahu kamu pasti tidak akan setuju, namun biarkan nanti Sue Yue yang memilihnya sendiri!" kata Yao Shan.
"Kamu ini tetap saja tidak berubah walau sudah menjadi jiwa!" kata Ho Chen.
"Baik mari kita beralih ke topik lain! Apa rencanamu berikutnya Tian?" tanah Yao Shan.
"Rencanaku berikutnya? Aku berniat pergi dengan Guru Ho Chen menuju ke istana Raja Naga Laut Utara untuk menemui Raja Naga!" jawab Tian Feng.
"Lalu bagaimana dengan kami? Apakah kamu akan meninggalkan kami berdua di tempat ini?" tanya Alice.
__ADS_1
Tian Feng tersenyum pahit kemudian menjawabnya, "Alice, aku terpaksa melakukan semua ini demi keselamatan putri kita! Tapi tenang saja, nanti aku juga akan membawa Naomi kesini untuk menemani kalian hingga urusan ku dengan Kaisar Kegelapan selesai!" kata Tian Feng.
Walau Tian Feng berkata demikian, tetap saja Alice merasa keberatan, bukan karena dirinya dan Xihua serta Naomi yang nantinya akan di tinggalkan di Dunia Dimensi Obat, melainkan karena Alice khawatir dan takut jika nanti ternyata Tian Feng kalah melawan Kaisar Kegelapan.
Mengetahui akan apa yang di khawatirkan oleh Istrinya, Tian Feng memegang kedua tangan Alice kemudian dia berbicara kepada Alice, "Jangan takut, yang aku harapkan dari kalian adalah dukungan serta kepercayaan kalian padaku, demi kalian aku akan berusaha untuk memenangkan pertarungan itu dan nanti bisa kembali berkumpul menjadi sebuah keluarga yang utuh!" kata Tian Feng.
Mata Alice berair, dia masih merasa berat untuk membiarkan sang Suami melaksanakan tugas dan tanggung jawab berat hingga harus rela meninggalkan keluarganya yang sangat mencintainya.
"Jangan bersedih! Aku tidak ingin melihat kesedihan di wajah istriku yang cantik, ayo berikan aku senyuman manismu agar aku bisa lebih bersemangat nantinya!" kata Tian Feng.
Alice menatap Tian Feng dengan sangat dalam, dan dia secara perlahan-lahan menunjukkan senyum manisnya demi menyemangati suaminya, walau itu terasa kaku bagi Alice, sangat sulit untuk tersenyum disaat perasaan sedang bersedih, namun Alice tetap berusaha sebisa mungkin.
"Terima kasih!" kata Tian Feng kemudian dia memeluk Alice lalu kembali berkata, "Terima kasih atas semuanya, dan maaf karena aku masih belum membahagiakan mu!" kata Tian Feng di telinga Alice sehingga membuat Alice semakin mempererat pelukannya dengan bibir bergetar ingin menangis.
Mata Tian Feng ternyata juga mulai berair, dia sadar betapa besar pengorbanan Alice padanya, demi kebahagiaannya, Alice rela membiarkan dirinya menikahi Naomi, belum lagi selama menikah, Tian Feng jarang menemani Alice,bahkam hingga Alice memberinya seorang putri, Tian Feng pun tidak berada disisi Alice menemani merawat putrinya dan melihat perkembangan putrinya dari hari ke hari.
Walau ada Lie Yie dan Chie Xie, namun tetap saja sangat berbeda mengingat putrinya yang masih membutuhkan perhatian serta kasih sayang dari Sang Ayah.
Tian Feng menatap Xihua yang sedang melihat bermacam bunga obat yang indah ditemani oleh Ho Chen serta Yao Shan, Xihua terlihat sangat menyukai bunga-bunga tersebut.
"Alice, tidak akan lama lagi hari itu akan tiba, dan setelah itu aku berjanji padamu jika aku berhasil mengalahkan Kaisar Kegelapan, maka aku akan menemanimu dan akan menjadi suami seraya ayah seperti yang kamu inginkan!" kata Tian Feng, namun Tian Feng sebenarnya juga takut apakah dia bisa menepati janjinya atau tidak karena dia tidak tahu akan apa yang akan terjadi nantinya.
Alice hanya mengangguk kemudian dia melepaskan pelukannya dan sama-sama melihat kearah Xihua.
"Tian, aku memang sangat butuh kamu, dan berharap kamu selalu berada disisi ku, tapi kamu harus lebih tahu jika yang lebih membutuhkanmu sebenarnya adalah Xihua! Aku dan Naomi mungkin mengerti akan situasi yang kamu hadapi saat ini, tapi Xihua! Dia masih terlalu dini untuk bisa mengerti semuanya!" kata Alice.
"Aku tahu!" jawab Tian Feng.
Tian Feng sangat memahami betapa beratnya hidup tanpa orang tua, dirinya yang sejak kecil ditinggal mati oleh ibunya lalu di usir oleh ayahnya jelas sangat memahami betapa sedihnya saat tidak mendapatkan kasih sayang dari kedua orang tuanya.
"Kalian adalah hatiku, dan Xihua adalah jantung serta nyawaku, aku akan mempertaruhkan nyawaku demi putri ku!" kata Tian Feng.
Kalian yang di maksud adalah Alice dan Naomi yang menjadi hatinya, sedangkan Xihua adalah jantung kehidupan Tian Feng yang melebihi rasa kecintaanya kepada Alice serta Naomi.
Tian Feng siap melakukan apapun demi Xihua, bahkan Tian Feng sudah berniat untuk memburu An Huang Yi yang saat ini sedang mengancam keselamatan putrinya.
"Kaisar Kegelapan..!" Tian Feng mengepalkan kedua tangannya dengan erat hingga suara kepalan tangannya terdengar dan Alice dengan cepat memegang tangan Tian Feng serta menenangkan Tian Feng agar tidak melepaskan energi di tempat itu.
"Tenang, aku bisa mengontrol energiku!" kata Tian Feng.
__ADS_1