Kesatria Tombak Nirwana

Kesatria Tombak Nirwana
Kelemahan Organisasi Bintang Hitam


__ADS_3

Tian Feng dengan lihainya memainkan Tombak nya menyerang Ayumi dengan serangan tusukan dan tebasan yang semuanya mengandung energi yang sangat kuat.


Petir yang terus menerus menambah kekuatan Tian Feng semakin meningkat dan serangannya tidak mudah untuk di tahan oleh Ayumi.


Tian Feng sama sekali tidak memberikan celah untuk Ayumi bisa menyerang balik, yang bisa di lakukan oleh Ayumi hanya bertahan saja namun tetap mengalami beberapa luka bakar dari Sambaran petir yang berasal dari Tombak Nirwana.


Hal itu membuat Ayumi benar-benar sulit mempercayai jika seluruh serangan mulai dari jurus hingga Sihir Bintang Perak sama sekali tidak berpengaruh terhadap Tian Feng yang menggunakan Tombak Emas.


Seluruh serangannya tidak hanya bisa di patahkan, bahkan sebagian ada yang terhisap masuk kedalam mustika berwana Biru yang ada di tengah-tengah mata tombak tersebut.


Ayumi memutar cambuknya keatas dengan sangat cepat dan kemudian Awan hitam mulai berputar dan kemudian Awan tersebut menyatu dengan cambuk tersebut dan terbentuklah sebuah Cambuk Awan Hitam yang sangat panjang seperti Cambuk Awan Langit.


"Kali ini kamu tidak akan bisa menahan seranganku ini Dewa Sesat, matilah...!" kata Ayumi sekaligus menggerakkan Cambuk Awan panjangnya kearah Tian Feng.


Tian Feng mengarahkan mata Tombaknya kearah Cambuk Awan Hitam yang bergerak bagai awan yang tertiup angin itu.


Ujung mata tombak mengeluarkan cahaya terang yang sangat menyilaukan bagai matahari dan kemudian Tian Feng memberikan serangan sabetan tombaknya.


Energi Cahaya yang menyerupai bulan sabit segera melaju kencang menyambut Cambuk Awan Hitam itu.


Walau ukuran Cambuk Awan lebih besar dari Energi Cahaya milik Tian Feng, namun dalam segi kekuatan Energi Cahaya lebih kuat.


Energi Cahaya tersebut menyapu Cambuk Awan tersebut sehingga terbentuk seperti awan terbelah di langit dan Ayumi sendiri terdorong hingga ke tengah laut.


"Kekuatannya lebih besar dari yang aku bayangkan, andai Tuan Luois yang turun tangan sekalipun belum tentu dia bisa menandingi kekuatan Dewa Sesat ini!" gumam Ayumi sekaligus mengeluarkan darah yang mengalir di tepi bibirnya.


"Hujaman Tombak Menembus Bumi."


Tian Feng yang muncul sangat tinggi di atas Ayumi langsung memberikan serangan dengan meluncur dari atas dengan ujung mata Tombak yang mengeluarkan api dan turun dengan kecepatan tinggi serta mengandung energi yang menekan Ayumi agar tidak bisa bergerak.


Lautan ikut mencekung saat energi angin dan Aura tekanan dari Tian Feng meluncur kebawah dengan energi yang sangat luar biasa.


Ayumi berusaha menggunakan Cambuknya untuk memberikan serangan balasan dengan seluruh kemampuannya, namun karena ada tekanan yang kuat membuat serangan yang akan di gunakan oleh Ayumi tidak bisa mengerahkan kekuatannya secara maksimal.


"Aku tidak akan kalah dan mati di tangannya!" kata Ayumi kemudian dia juga melapaskan energi perak bercampur aura hitam dan berniat menabrakkan Energinya ke Mata Tombak Tian Feng yang meluncur tanpa beban dari langit seperti batu meteor yang menembus atmosfer.

__ADS_1


Namun semuanya sia-sia karena seluruh energi yang dia lepas dapat di tembus oleh Tian Feng dan Ayumi sama sekali tidak bisa berbuat apa-apa saat Mata Tombak Tian Feng sudah mengenainya.


Cahaya Putih yang disertai dengan warna merah dan kilatan-kilatan petir langsung tercipta saat Tombak Nirwana mengenai Ayumi.


Ayumi tidak bisa berteriak atau merasakan apapun saat ujung tombak sudah menembus dadanya.


Ayumi tidak bisa merasakan apapun dan bahkan tidak akan pernah melihat apapun karena Tubuhnya seketika itu juga sirna, bahkan debupun juga tidak ada.


Saat Cahaya itu lenyap, Air laut yang mencekung menyerupai lubang besar kembali menyatu dan kemudian Ombak besar tercipta dan bergerak ke segala arah.


Tian Feng yang masih memegang Tombak Nirwana nya memejamkan matanya, dia tidak menduga jika kekuatan Tombak Nirwana begitu besar.


Saking besarnya membuat tubuh Ayumi lenyap tak tersisa, dan ini untuk pertama kalinya Tian Feng membunuh lawannya hingga sirna tanpa meninggalkan jejak.


Tian Feng menyimpan kembali Tombak nya kedalam tubuhnya kemudian dia berpidah tempat kearah Evelyn yang saat ini semakin melemah akibat energi yang terkuras tanpa sebab.


***


Nafas Evelyn memburu dan Energinya mulai berkurang, dia juga bingung kenapa Energinya bisa cepat sekali berkurangnya padahal dia tidak terlalu membuang-buang energi saat bertarung.


Setelah beberapa saat, barulah dia menyadari kesalahannya, "Kamu berpura-pura takut dan sengaja menjebakku kesini agar aku melemah! Apakah kamu sudah tahu kelemahan kami Dewa Sesat?" kata Evelyn.


Tian Feng mengerutkan dahinya mendengar hal itu, dia sendiri tidak tahu dan hanya berencana menjauhkan Evelyn dari Ayumi agar pertarungan tubuh aslinya yang melawan Ayumi bisa maksimal.


"Owh aku baru tahu kalau kalian memiliki kelemahan seperti ini, kalau begitu aku sangat berterima kasih padamu karena sudah memberiku informasi ini!" kata Tian Feng.


Evelyn melotot setelah sadar jika dia tanpa sengaja sudah memberitahukan kelemahannya kepada Tian Feng.


Masalahnya kemampuan Evelyn semakin berkurang dan bahkan kali ini dia sudah berada di Tahap Raja Langit.


Evelyn semakin terkejut saat ada gelombang besar yang melewatinya dan kemudian dia sama sekali tidak merasakan energi milik Ayumi.


"Tidak mungkin! Ayumi tidak mungkin kalah semudah ini," gumam Evelyn dengan mengepal kedua tangannya.


"Dewa Sesat, apa sebenarnya tujuan mu? Kenapa kamu memusuhi Organisasi kami?" tanya Evelyn sekaligus mencari cara agar bisa berdamai dengan Tian Feng.

__ADS_1


Ketiga bayangan Tian Feng satu persatu menghilang membuat Evelyn merasa heran, namun tidak lama kemudian Tian Feng lain datang dan berhadapan dengan dirinya.


"Dulu aku memang tidak memiliki masalah apapun dengan Organisasi kalian, namun setelah mengetahui jika kalian ingin menyesatkan orang-orang, maka aku tidak bisa diam saja, terlebih lagi sejak salah satu dari kalian hampir membunuhku, sejak saat itu aku bertekad untuk melenyapkan Organisasi Bintang Hitam dari dunia ini, semuanya dan tidak ada pengecualian!" kata Tian Feng.


"Tapi Dewa Sesat, tidak semua dari kami yang memiliki masalah dengan mu! Kenapa kamu tidak langsung mencari Pimpinan kami saja dan menghadapinya dari pada harus melawan kami yang hanya akan membuang-buang energimu saja?"


"Awalnya memang begitu, namun setelah mengetahui kemampuan kalian semua, aku sudah membulatkan tekad ku untuk membersihkan semuanya, jika ingin melakukan tawar menawar dengan ku, sebaiknya lupakan saja!"


Aura Pembunuh kembali dilepas oleh Tian Feng dan menekan Evelyn membuat Evelyn turun secara perlahan-lahan kebawah dengan nafas yang tertahan-tahan.


Dengan kemampuan Evelyn yang menurun secara signifikan, maka tidak akan sulit bagi Tian Feng untuk membunuhnya.


Merasa tidak bisa mengajak Tian Feng untuk berdamai, Evelyn pun hanya bisa mengepalkan tangannya kemudian dia membuka kipasnya untuk memberikan perlawanan sebisa mungkin.


Namun yang di lakukan oleh Evelyn justru membuat Tian Feng tersenyum tipis, dia akui para Pengawal Organisasi Bintang Hitam tidak mudah menyerah walau sudah tahu jika lawan yang dihadapinya lebih unggul kemampuannya.


"Percuma saja, kemampuan mu saat ini sudah tidak bisa menandingi ku, jadi terima saja takdir mu yang akan mati di tangan ku!" kata Tian Feng kemudian dia melesat dengan tangan menyala merah.


Evelyn juga memberikan serangan kipasnya yang melepaskan energi Angin kearah Tian Feng, namun Energi Angin tersebut justru menembus tubuh Tian Feng seperti mengenai bayangan.


Evelyn kebingungan dan berusaha menemukan keberadaan Tian Feng, namun dia terkejut saat ada tangan yang menyentuh kepalanya.


"Kau...!"


Evelyn ingin menepisnya, namun tiba-tiba saja dia tidak bisa melihat apa-apa lagi.


"Raja Iblis Penghisap Arwah."


Tian Feng meledakkan kepala Evelyn hingga hancur, dengan kemampuan Evelyn yang sudah berkurang, Tian Feng dengan mudahnya membunuh Evelyn dengan Jurus yang dulu menjadi jurus andalannya.


Tian Feng menatap tubuh Evelyn yang jatuh ke air laut, sekarang dia memiliki rencana untuk memancing para pengawal Organisasi Bintang Hitam yang tersisa agar berada di atas air laut.


Dengan demikian Tian Feng tidak perlu repot-repot membuang-buang Energinya setelah mengetahui kelemahan Anggota Organisasi Bintang Hitam.


Setidaknya hari ini dua anggota Organisasi Bintang Hitam sudah mati, dan ini akan membuat Organisasi Bintang Hitam semakin berkurang.

__ADS_1


Tian Feng tidak langsung pergi, dia ingin membantu para prajurit yang sedang bertempur melawan Pasukan musuh yang jumlahnya sangat banyak itu, dan dengan Sihir Ruang Waktunya, dia berpindah tempat ke perbatasan.


__ADS_2