Kesatria Tombak Nirwana

Kesatria Tombak Nirwana
Berkumpulnya keempat Raja Naga


__ADS_3

Jilid 5: Dunia Galaxi Merah


Chinmi berusaha bertahan dari tekanan aura kuat milik Tian Feng, dia sengaja berkata bohong agar Tian Feng marah dan menunjukkan seberapa kuat dia saat ini, semua itu agar membuatnya lebih yakin jika Tian Feng memang layak untuk menghadapi An Huang Yi.


"Tian tahan emosi...!"


Ho Chen ingin menenangkan Tian Feng, namun Ho Chen belum sempat menyelesaikan kalimatnya karena Tian Feng yang sudah di bakar nafsu amarah sudah lebih dulu menyerang Chinmi.


"Jika kamu tidak mau menjawab, maka jasadmu lah yang akan menjawabnya!" ucap Tian Feng sekaligus melepaskan serangan energi yang di lepaskan dari cakaran jari tangannya.


Dalam tekanan aura yang begitu kuat itu, Chinmi sama sekali tidak bisa bergerak secara leluasa, namun dia masih bisa melepaskan energi pelindungnya sehingga serangan Tian Feng berhasil dia tahan, hanya saja dia sendiri langsung terpental kebelakang saat tabrakan antara serangan Tian Feng dengan enegi pelindung itu yang menciptakan ledakan sangat keras di langit serta menggetarkan tanah.


"Guru, aku serahkan dia padamu, aku harus keluar angkasa untuk mencari sosok yang membawa keluarga ku!" kata Tian Feng yang mulai dibutakan oleh amarah sehingga termakan oleh penjelas Chinmi.


"Tian...!" Ho Chen berniat ingin menghentikan Tian Feng, namun Tian Feng sudah menghilang.


"Muridmu cukup hebat, tapi sayang dia masih belum bisa mengendalikan emosinya dan gampang sekali di provokasi!" kata Chinmi.


Hanya dalam sekali lihat saja, Chinmi langsung mendapatkan gambaran akan Tian Feng serta bisa memprediksi akan hasil pertarungan Tian Feng melawan An Huang Yi nantinya.


Menurut Chinmi, Tian Feng saat ini masih belum bisa berhadapan dengan An Huang Yi, walau dalam segi kemampuan sudah layak, namun dalam segi emosional, Tian Feng masih lemah dan akan sangat mudah untuk diperdaya.


Memang itu wajar karena Tian Feng juga memiliki satu kelemahan yaitu keluarganya, dan itu adalah kelemahan terbesar bagi seseorang yang memiliki kemampuan di tahap Rana Agung.


Tidak hanya Tian Feng, bahkan para Dewa sekalipun yang mencapai tahap Rana Agung juga memiliki kelemahan, seperti Ho Chen dan Chinmi serta para Dewa Raja Agung.


Karena itu Tian Feng harus pintar-pintar dalam mencari cara untuk melindungi keluarga yang di cintainya, jika tidak maka berakhirlah semuanya.


"Chinmi, sekarang kamu akan aku bawa kembali ke Nirwana!" kata Ho Chen yang mengeluarkan sebuah sihir tali api.


"Apakah kamu bercanda, sekarang kemapuan kita sudah sama, bagaiamana kamu bisa berpikir jika aku bisa kamu bawa begitu saja?" kata Chinmi yang mendekati Ho Chen.

__ADS_1


"Kalau begitu aku terpaksa akan menggunakan cara lama padamu!" kata Ho Chen kemudian dia melepaskan energi yang membuat seluruh area menjadi terisolir.


Chinmi juga melepas energi sehingga getaran dahsyat dari kedua energi Rana Agung itu membuat tanah di bawah mereka mulai retak.


"Ayo kita bertarung di tempat lain!" kata Chinmi kemudian dia menggunakan sihir ruang waktu untuk berpindah tempat.


Ho Chen merasa heran melihat Chinmi yang ingin bertarung di luar angkasa, dia merasa jika Chinmi tidak sedang dikendalikan oleh kekuatan kegelepan, sebab jika yang mengendalikan Chinmi adalah kekuatan kegelepan, dia tidak mungkin memiliki perasaan seperti itu.


Ho Chen memperhatikan Yun Yun sekaligus memastikan apakah Yun Yun sanggup menghadapi keempat lawannya atau tidak, namun setelah diperhatikan seperti Yun Yun lebih unggul.


Ho Chen segera menggunakan sihir ruang waktunya dan pergi menyusul Chinmi dan menyisakan pertarungan sengit antara Yun Yun melawan keempat Pengawal Kaisar Kegelapan.


***


"Kalian sangat bodoh sekali, apakah dengan kemampuan kalian berempat cukup untuk mengalahkanku?" kata Yun Yun sekaligus memberikan tendangan ke pada Cambuk Petir Hitam.


Cambuk Petir Hitam menahan tendangan tersebut, namun tendangan Yun Yun terlalu kuat sehingga pertahanan Cambuk Petir Hitam sama sekali tidak berguna sehingga tendangan Yun Yun dengan sangat sempurna mengenai dadanya.


Melihat Tali hitam di tangan Panglima Gerbang Selatan, Yun Yun langsung menjadi waspada serta wajahnya terlihat menegang.


Keempat pengawal tersebut langsung tersenyum lebar melihat perubahan ekspresi wajah Yun Yun yang mulai berhati-hati, dan dengan senyum penuh kemenangan, Panglima Gerbang Selatan menjulurkan tali tersebut hingga tali tersebut memanjang.


"Tali Pengikat Kegelapan? Kenapa kalian bisa memiliki tali itu?" tanya Yun Yun.


"Yang Mulia Kaisar Kegelapan lah yang memberikan ini padaku untuk menangkapmu jika kamu memang berniat untuk berhianat, kami akan membawamu ke hadapan Yang Mulia Kaisar Kegelapan!" kata Panglima Gerbang Selatan.


Yun Yun berusaha memutar otak mencari cara agar bisa menjauh dulu, sebab Tali Pengikat Kegelapan itu sebenarnya adalah tali pengendali kekuatannya yang di buat oleh Kaisar Kegelapan, dan tentu saja itu dibuat untuk dirinya.


Walau tali tersebut terlihat seperti tali biasa, namun tali tersebut memiliki kekuatan yang mampu mengikat seluruh kekuatannya yang belum dia buang.


"Yun'er..!"

__ADS_1


Saat merasa terdesak, Ao Shun muncul karena dia merasa putrinya sangat membutuhkan bantuan.


"Kenapa Ayah kesini? Sebaiknya ayah segera kembali karena mereka semua bukan lawan yang mudah untuk ayah hadapi!" kata Yun Yun.


"Tenang saja Yun'er, aku datang memang untuk menolongmu, namun aku tidak datang sendiri, lihatlah siapa yang ada di sana!" kata Ao Shun seraya menunjuk kearah yang dimaksud.


Yun Yun segera menoleh dan melihat ada tiga sosok yang terbang ke arahnya, dan Yun Yun langsung mengenali mereka bertiga.


"Paman o Guang, paman o Qin dan paman o Run!" kata Yun Yun yang melihat kedatangan ketiga pamannya yang tidak lain adalah para Raja Naga dari laut Timur, Selatan dan Barat.


"Yun'er, maaf kami baru datang, sebenarnya kami akan datang sejak kami mendengar kabar akan ke pulanganmu, namun kami baru datang sekarang, dan ternyata disini sedang ada pengganggu," kata o Guang dengan tersenyum hangat kepada Yun Yun namun matanya melirik ke arah keempat pengawal Kaisar Kegelapan dengan tatapan dingin.


"Adik, sudah lama kita tidak melemaskan otot kita, mari kita bermain berebut makanan seperti dulu, dan yang akan kita rebut adalah mereka!" kata o Run kepada Ao Shun.


Panglima Gerbang Selatan langsung menjadi lebih waspada setelah kemunculan ketiga sosok Raja Naga yang kekuatannya tidak kalah dengan mereka.


"Kalian sudah jauh-jauh datang kesini, jadi aku akan menyambut kedatangan kalian!" kata Ao Shun.


Jika satu lawan satu, mereka pasti akan mampu mengalahkan para Pengawal Kaisar Kegelapan itu, namun jika sampai Ao Shun sendiri yang harus di keroyok, maka dia pasti akan kalah.


Berkumpulnya keempat Raja Naga itu membuat keempat Pengawal Kaisar Kegelapan mulia sedikit ragu, sebab jika keempat Raja berkumpul, maka kekuatannya pasti akan sengat besar, dan tentunya akan sangat mampu mengalahkan para Pengawal Kaisar Kegelapan.


"Panglima, kita tidak mungkin berhadapan dengan keempat Raja Naga itu, sebaiknya kita mundur sebelum terlambat!" kata Panglima Gerbang Timur.


"Aku juga memiliki pemikiran yang sama denganmu, namun sepertinya itu sulit sebab mereka pasti tidak akan membiarkan kita pergi begitu saja!" jawab Panglima Gerbang Selatan.


"Kita hadapi saja dulu sekaligus sama-sama mencari cara lain untuk kabur!" kata Panglima Gerbang Utara.


"Panglima semua, jika kita menghadapinya secara bersamaan, kita pasti akan kalah, jadi cara satu-satunya agar bisa lolos, harus ada yang berkorban salah satu dari kita untuk mengalihkan perhatian!" kata Cambuk Petir Hitam.


"Sekarang mari kita mulai permainannya!" kata o Guang di sela-sela perbincangan keempat Pengawal Kaisar Kegelapan itu kemudian dia dan ketiga saudaranya langsung berubah menjadi Naga besar yang perkasa.

__ADS_1


__ADS_2