Kesatria Tombak Nirwana

Kesatria Tombak Nirwana
Mata Dewa


__ADS_3

***


"Tian apakah sebelumnya kamu pernah pergi ke Kerajaan Jiu itu?"


"Eeee.. belum pernah sama sekali Xian! Memangnya kenapa?"


"Begini! Jika kamu ingin menggunakan Sihir Ruang dan Waktu dengan akurat, kamu harus mengetahui lokasinya dan juga gambaran tempatnya, seperti saat pertama kali kamu menggunakan sihir itu, kamu muncul ditempat yang pernah kamu lewati sebelumnya."


Tian Feng memegang dagunya seraya berpikir, dari dulu dia belum pernah pergi keluar dari Kerajaan Wu, baru kali ini dia berpetualang hingga sampai ke Toakai.


"Apakah ada solusi lain?" tanya Tian Feng.


"Sebenarnya ada, namun untuk kondisi mu saat ini masih belum cukup!" jawab Xian.


"Apa yang kamu maksud belum cukup?"


"Ada satu ilmu yang bisa membantu dirimu bisa mengetahui tempat apa yang ingin kamu tuju, Ilmu ini bernama Sihir Mata Dewa."


Xian menjelaskan jika Sihir Mata Dewa mampu melihat tempat yang jauh, semakin tinggi tingkatannya, maka semakin luas jangkauannya.


Untuk kondisi tingkat kemampuan Tian Feng saat ini mungkin hanya mampu melihat seluruh wilayah Kerajaan Wu saja, sedangkan jauh dari itu tidak akan terjangkau.


Sihir Mata Dewa sebenarnya bukanlah sihir istimewa, namun jika digunakan untuk hal-hal yang penting seperti mengawasi suatu daerah yang jauh akan jauh lebih mudah.


Jika Sihir tersebut dikuasai oleh para Pendekar bejat, pastinya mereka akan menggunakan untuk melihat-lihat hal yang senonoh, karena itu walau tidak istimewa namun sangat berguna juga sangat berbahaya dan satu lagi bisa menguntungkan.


"Sepertinya itu cukup jelas!" kata Xanzi.


"Apa maksudmu?" tanya Tian Feng.


"Begini, jarak jangkau Mata Dewa sangat jauh, bahkan hingga menembus Alam semesta itupun jika kamu memiliki kemampuan setingkat Dewa! Tapi kondisi mu saat ini juga masih bisa digunakan hanya saja sangat terbatas."


"Berarti aku masih bisa menggunakannya?" tanya Tian Feng.


"Tentu saja bisa! Jika kamu ingin mempelajarinya kamu hanya cukup mengkombinasikan Ilmu Sihir Ruang dan Waktu dengan sihir Udara dan Air."


!???"


"Apa hubungannya dengan sihir Udara dan Air?" Tian Feng sama sekali tidak mengerti.

__ADS_1


"Udara dan Air adalah dua elemen yang menyelimuti seluruh dunia mu ini, hampir sepenuhnya daratan mu ini paling besar adalah ke-dua Elemen tersebut."


Xian menjelaskan lebih rinci jika dunia Tian Feng sebagian besar adalah Air dan Udara. Namun di bagian permukaan saja, sedangkan di dalam bumi sendiri terdiri dari dua elemen, yaitu Tanah dan Api.


Karena Sihir Mata Dewa hanya digunakan di permukaan, maka yang di perlukan hanyalah Sihir Elemen Udara dan Air.


"Aku mengerti!" kata Tian Feng kemudian dia mendarat disalah satu bukit dan mencoba mempraktekkannya.


Tian Feng mulai mengkombinasikan antara Ilmu Sihir Ruang dan Waktu dan dia Elemen Udara dan Air.


Ketiga sihir tersebut di pusatkan ke matanya, dan tentu saja Xian memberikan panduan kepada Tian Feng agar tidak salah.


Biasanya saat Xian ingin mengajari Tian Feng, Xanzi pasti akan ikut campur terkadang ingin ikut andil, entah mengapa sejak Tian Feng membantai para pasukan Foiberia, Xanzi sama sekali tidak bersuara atau menegur Tian Feng.


"Jika matamu sudah mulai merasa ada yang mengganjal, segera buka dan lihat apakah berhasil atau tidak!" kata Xian.


Tian Feng tetap menutup matanya karena dia sama sekali tidak merasakan apa-apa, namun setelah berselang beberapa saat, Tian Feng dapat merasakan jika ada sesuatu yang mengganjal di bola matanya.


Tian Feng segera membuka matanya dan cahaya putih terang segera terpancar bagai sebuah cahaya matahari.


"Bagaimana hasilnya, apakah kamu berhasil?" tanya Xian.


"Ini sangat menakjubkan sekali!" kata Tian Feng.


Tian Feng melihat kearah rumahnya yang sudah sangat jauh sekali, dia bisa melihat semua aktifitas yang di lakukan oleh Yuan Xia dan Lie Yie, bahkan dia melihat Chie Xie yang sedang mengobati Mei Yinyi.


Tian Feng juga tidak lupa melihat kepenjara istana dimana disana ke-tiga penjahat besar sedang diikat dengan sebuah rantai khusus yang tidak akan bisa dihancurkan oleh ke-tiganya.


Andai dia tahu keberadaan markas utama Organisasi Tiga Bunga, dia mungkin sudah melacak keberadaan Jia Tai Yan, namun itu mustahil karena markasnya belum diketahui letaknya, dan tentunya Jia Tai Yan pasti sudah sembunyi di ruang rahasia serta menyembunyikan energinya agar tidak terlacak.


"Ternyata mempelajari ilmu sihir Mata Dewa tidak sulit!" gumam Tian Feng kemudian matanya kembali normal.


"Kamu hanya belum tahu saja Tian, sebenarnya ada tiga pecahan dari Ilmu Sihir Ruang dan Waktu, yaitu dapat berpindah tempat, mata dewa, dan penghentian waktu.


Namun sekarang kamu belum bisa menguasai ataupun mempelajari ilmu penghentian waktu itu. Butuh energi yang banyak serta menyempurnakan ke-lima sendi alam adalah kunci utama untuk bisa menguasai ilmu penghentian waktu," kata Xian.


"Baik tidak masalah, sekarang aku akan menggunakan Ilmu Sihir Ruang dan Waktu untuk berpindah ke Toakai, setelah dari sana aku akan terbang sekaligus menggunakan Ilmu Mata Dewa ku untuk melihat lokasi berpindahku selanjutnya."


Tian Feng berdiri dan berniat untuk menggunakan Ilmu Ruang Waktunya, namun dia mengambil Mata Tombak atau Xanzi yang sejak tadi tidak bersuara.

__ADS_1


"Ada apa dengan mu? Kenapa sejak tadi kamu hanya diam?" tanya Tian Feng.


"Kau mau tahu kenapa aku jadi diam?" Xanzi akhirnya berbicara.


"Tentu katakanlah!" kata Tian Feng.


"Kamu tahu selama ini aku tidak pernah merasa keberatan jika kamu membunuh lawan-lawanmu yang rata-rata memiliki energi jahat, namun kali ini caramu membunuh orang-orang yang bahkan tidak memiliki energi apapun sudah kelewatan Tian! Jujur aku tidak suka, dan perkataan dari adik mu itu aku sangat setuju!" kata Xanzi.


"Owh.. jadi itu masalahnya!"


Tian Feng menghela nafas panjang sebelum akhirnya dia memberikan penjelasan kepada Xanzi.


"Kamu sudah tahu akan siapa aku dan juga masalaluku! Terlebih lagi kamu juga tahu akan efek dari ilmu Raja Iblis Neraka, sekali aku mengaktifkan Tubuh Iblis ku, maka naluri membunuhku akan keluar sehingga aku tidak lagi bisa membedakan mana manusia biasa dan mana yang Pendekar!" jawab Tian Feng.


"Kalau begitu kamu jangan pernah menggunakan Ilmu itu, bukankah kamu memiliki jurus Singa dan juga jurus Dewa Mabuk? Gunakan saja jurus itu jika menghadapi manusia biasa, jadi kamu tidak perlu lagi membunuh sembarangan dengan cara membabi buta," kata Xanzi memberikan nasehat.


"Itu sangat sulit! Mungkin jika ilmu Singa aku masih bisa menghadapi beberapa orang, namun jurus Singa Emas juga memiliki kekurangan, ilmu itu adalah Tahap Akhir Perubahan Singa Suci! Jadi Jurus Singa Emas hampir memiliki kesamaan dengan Ilmu Iblis Neraka."


Setiap jurus atau ilmu pasti memiliki kelebihan dan kekurangan, tidak ada jurus atau ilmu yang benar-benar sangat sempurna.


Bagi Tian Feng semua jurus tidak ada bedanya, andaikan dia menggunakan Jurus Dewa Mabuk saat menghadapi musuh hingga ratusan orang, itu juga mustahil karena Jurus Dewa Mabuk hanya mampu melawan musuh sebanyak Lima orang.


"Baiklah aku akan menganggap perbuatan mu kali sebagai sebuah ketidak sengajaan, namun jika suatu hari kamu melakukannya lagi, maka aku tidak akan pernah berbicara lagi padamu sebelum kamu bertobat!" kata Xanzi.


Tian Feng hanya bisa tersenyum kecut, dia tidak menyangka jika Xanzi memiliki tersebut karena selama ini Xanzi terlihat seperti tidak peduli jika Tian Feng ingin melakukan apa dan juga ingin membunuh musuh-musuhnya atau tidak.


Tian Feng saja yang tidak terlalu memahami perkataan Xanzi, andai yang dibunuh oleh Tian Feng saat itu adalah ke-tiga ketua Organisasi Tiga Bunga, Xanzi jelas setuju.


Namun ini terbalik dimana Tian Feng yang sudah membantai banyak orang yang tidak memiliki energi apapun, dan disaat berhadapan dengan ke-tiga ketua Organisasi Tiga Bunga, Tian Feng justru tidak membunuhnya juga.


"Sudahlah Xanzi! Simpan saja ceramahmu itu, sebaiknya sekarang biarkan Tian pergi menyelesaikan keinginannya agar waktu tidak terbuang sia-sia! Cepatlah Tian dan jangan lupa gunakan Sihir Mata Dewa agar kamu tidak kesasar lagi!" kata Xanzi.


Tian Feng langsung menggunakan Sihir Ruang Waktunya untuk kembali ke Toakai, setelah itu dia akan menggunakan Mata Dewa agar bisa menentukan kemana tujuan berikutnya agar bisa lebih cepat sampai ke Kerajaan Jiu.



***


Seperti yang saya infokan sebelumnya jika ada Giveaway di beberapa Bab, namun waktu itu ada salah satu pembaca yang memberikan saran lewat pesan agar lebih adil membagi-bagikan saldo Dana Kaget agar beberapa orang bisa dapat juga. Baiklah kalau memang itu yang kalian mau, silahkan kalian catat link Dana Kegetnya dibawah ini kemudian klik, hanya untuk 20 orang tercepat dan masing-masing mendapatkan 2 rb. https://link.dana.id/kaget?c\=shur4e9ps&r\=bnw1wp

__ADS_1


__ADS_2