
***
Selama lebih dari tiga hari Wei Fang dan semua para petinggi kerajaan baru menyelesaikan penyusunan strategi perang terhadap Pasukan dari Kerajaan Xia.
Seperti rencana pertama, Wei Fang mengirimkan dua panglima yang akan memimpin dua ribu prajurit, ini lebih sedikit dari rencana pertama.
Selanjutnya Wei Fang akan memecah Lima ribu prajurit yang tersisa menjadi tiga kelompok, kelompok yang pertama berjumlah seribu prajurit akan dipimpin langsung oleh Wei Fang untuk mencegah musuh di hutan.
Wei Fang yakin musuh pasti sudah menyiapkan pasukan susulan yang mungkin akan dibagi menjadi dua atau tiga gelombang serangan.
Jika memang ada serangan kedua di saat mereka masih sibuk melawan gelombang pertama, maka kelompok kedua yang berjumlah seribu prajurit segera maju untuk menutupi kekurangan, Wei Fang yakin akan banyak prajurit yang gugur nantinya mengingat nanti mereka akan berhadapan dengan Pasukan Gajah.
Jika masih ada serangan tambahan dari musuh, maka kelompok yang ketiga juga akan turun dimana kelompok yang ketiga berjumlah Tiga ribu prajurit.
Wei Fang juga akan mempersiapkan bantuan tambahan sebagai cadangan, yaitu para anggota Organisasi Jalan Kebenaran yang akan ia gerakkan semuanya.
Tidak luput juga Organisasi Pengemis yang berada di bawah pimpinan Nenek Chi juga akan dikerahkan dan akan dijadikan sebagai serangan terakhir jika tidak ada serangan susulan lagi.
"Panglima Wei! Kelompok pertama terlalu sedikit jika harus maju lebih dulu, apakah bisa kelompok pertama di tukar dengan kelompok ketiga, dan biar aku yang memimpin kelompok pertama!"
"Panglima Yan, jika aku mengirim kelompok ketiga terlebih dahulu, bisa-bisa sebelum serangan kedua datang kita sudah akan melemah, jangan lupa mereka memiliki senjata peledak yang mampu melenyapkan belasan Prajurit hanya dalam sekali serang!" kata Wei Fang kepada Panglima Yan.
Nama lengkap Panglima Yan adalah Qao Yan, Panglima perang sebelum diangkatnya mendiang Ying Lo menjadi Panglima berikutnya.
Qao Yan kembali ke istana saat mendengar kabar jika Ying Lo telah gugur, selama ini dia bertugas menjaga kota lain dan saat ini ke lima Panglima sudah hadir semua namun yang dua lagi sudah dikirim ke Perbatasan.
"Panglima Wei, demi keselamatan rakyat sebaiknya semua rakyat di kota Xanhuo ini segera diungsikan ke kota lain!" kata Yuan Xia.
"Aku sudah melakukannya Tuan Yuan! Namun butuh waktu untuk memindahkan semua orang yang ada di kota ini!" jawab Wei Fang.
Mengingat target penyerangan mereka adalah pusat istana yang berada di Kota Xanhuo, jadi akan lebih baik jika semua rakyat di kota Xanhuo mengungsi terlebih dahulu agar lebih aman dan tidak menjadi korban jika nanti pertempuran sampai tembus ke kota, namun mereka akan berusaha agar perang tidak sampai ke dalam kota.
"Panglima Wei! Aku sudah mengetahui masalah yang akan kalian hadapi, kebetulan sekali sekarang salah satu Shinobi terkuat di Klan ku juga ada disini, jadi aku akan membantu kalian!"
Wei Fang dan yang lainnya tersenyum mendengar suara yang sangat akrab dan mereka segera menyambutnya.
"Tuan Hiroshi..! Mari silahkan duduk!" kata Ratu Sie yang sejak tadi hanya menjadi pendengar saja karena dia sendiri tidak tahu akan strategi perang.
"Terima kasih Yang Mulia, maaf karena hamba telah menjadi tamu tak di undang!" kata Hiroshi.
"Tuan Hiroshi! Selama ini Tuan sudah sering membantu kami, namun sekarang perang ini bukanlah perang Tuan, jadi sebaiknya Tuan jangan ikut campur agar kelak Kerajaan Xia tidak memusuhi Toakai!" kata Wei Fang.
"Benar sekali Tuan Hiroshi! Karena hubungan Klan Tsuki dan Kerajaan Wu sangat baik, namun tidak pantas rasanya jika harus melibatkan Toakai dalam perang kali ini!" kata Ratu Sie.
"Itu menurut Yang Mulia, namun Yang Mulia dan semuanya pasti belum tahu jika sebenarnya Toakai juga memiliki konflik dengan Kerajaan Xia! Apalagi Wutong adalah Kerajaan yang melindungi Toakai, jadi sudah sepatutnya kami ikut andil dalam kasus ini!" kata Hiroshi.
"Bagaimana dengan putrimu Tuan Hiroshi? Apakah dia masih berada di Toakai?" tanya Yuan Xia.
"Tidak, dia sudah dua bulan yang lalu tiba disini, namun dia datang membawa seorang pria yang entah dari mana asalnya, namun pria itu baik!" jawab Hiroshi.
"Mungkin pria itu kekasihnya!" kata salah satu pejabat yang ditanggapi dengan tawa kecil oleh Hiroshi.
Hiroshi akui sejak Naomi datang bersama pria asing itu, hawa keberadaan putri tunggal dan pria asing itu sangat panas seolah-olah berada di dekat kobaran api besar
__ADS_1
"Tuan Hiroshi! Shinobi terhebat seperti apa yang kamu maksud?" tanya Wei Fang.
"Seorang Shinobi berkemampuan tinggi, dia sangat lincah dan juga cepat untuk membunuh," jawab Hiroshi.
"Kalau begitu kami ucapkan banyak terima kasih atas semua bantuan Tuan Hiroshi yang bersedia mengulurkan tangan membantu kami!" kata Ratu Sie yang tidak bisa menyembunyikan kebahagiaannya.
Kini dengan bantuan dari Hiroshi maka akan bertambah kekuatan pasukan mengingat Hiroshi memiliki Shinobi dan Ronin hebat yang diantaranya adalah Saichi dan Hiroshi itu sendiri.
Walau mereka juga tahu jika kekuatan tidak bisa di ukur dari jumlah pasukan, melainkan strategi perang.
***
Tian Feng sudah tidak mengenakan Zirah Energi Pelindung yang baru ia ciptakan, dia terbang dengan cepat menuju ke perbatasan.
Mengingat ada dua orang anggota Organisasi Bintang Hitam disana, Tian Feng tidak bisa menunggu atau diam saja karena Pengawal Organisasi Bintang Hitam itu memiliki kemampuan yang cukup kuat dari pada Hedelles dan Qeyzya, dan semua itu terlihat dari aura hitam yang terpancar dari tubuh mereka.
Saat sedang terbang dengan kecepatan tinggi menuju ke perbatasan, tiba-tiba saja Tian Feng berhenti ketika melihat lingkaran Api Hitam di hadapannya.
"Hati-hati Tian Feng, aku khawatir lingkaran api hitam itu milik setan Api Hitam! Dia salah satu Pengawal ke dua puluh Kaisar Kegelapan!" kata Xian.
Tian Feng langsung menjadi waspada sekaligus bertanya siapa itu Setan Api Hitam kepada Xian.
"Setan Api Hitam memiliki tubuh seperti anak-anak, namun kemampuannya tidak akan pernah bisa kamu lawan karena dia memiliki kekuatan melebihi Dewa Tahap 3, jadi tetap waspada!" kata Xian.
Tian Feng segera mundur dengan perasaan cemas, dia juga merasa pusing memikirkan semua itu dimana Pengawal Organisasi Bintang Hitam yang merepotkan saja belum usai kini akan muncul lagi pengawal asli Kaisar Kegelapan yang lebih kuat walau dia berada di posisi ke dua puluh.
Setelah beberapa saat ternyata memang muncul sosok pria yang keluar dari Lingkaran Api Hitam tersebut.
"Aku merasakan Aura Hitam dari tubuh pria itu, tapi kenapa dia tidak berwujud anak kecil lagi? Apakah dia sudah mengubah bentuk fisiknya?" Xian jadi ikut keheranan.
Tian Feng yang semakin waspada kini kembali terkejut saat melihat sosok yang ia kenal keluar dari dalam lingkaran api hitam tersebut.
"Na..Naomi..!? Tapi kenapa kamu..! Kenapa kamu bisa melayang?" tanya Tian Feng yang tidak bisa menyembunyikan rasa keterkejutannya.
Naomi tersenyum lebar melihat keterkejutan Tian Feng, dia merasa sangat beruntung sudah berguru dibawah bimbingan Wang Dunrui sehingga dirinya bisa sejajar dengan Tian Feng.
Sebelumnya Wang Dunrui dapat merasakan jika ada seseorang yang terbang melintas di atasnya sehingga dia mengajak Naomi untuk menyusul nya, dan ternyata orang tersebut adalah Tian Feng.
Tian Feng sendiri menatap pria di samping Naomi dengan tatapan curiga, dia curiga jika pria itu adalah salah satu anggota Organisasi Bintang Hitam dan juga curiga jika Naomi sudah bergabung dengan Organisasi tersebut sehingga memiliki kekuatan dan aura yang kuat dari tubuhnya yang terpancar bagai kobaran api.
Ditambah lagi Tian Feng mulai mencurigai jika Naomi dan pria tersebut memiliki hubungan entah itu hubungan kekasih atau hubungan dekat lainnya.
"Apakah pria ini yang pernah kamu ceritakan padaku Naomi?"
"Iya sensei! Dia pemuda yang pernah aku ceritakan waktu itu!" jawab Naomi.
"Hem.. Dia berada di Tahap Raja Alam, ini sungguh luar biasa, sedangkan kamu baru memasuki Raja Bumi, jadi kemampuanmu masih jauh dibawah pria ini Naomi!" kata pria tersebut yang tidak lain adalah Wang Dunrui.
"Naomi siapa dia? Dan kenapa kamu bisa memiliki kekuatan sebesar ini? Apakah kamu sudah bergabung dengan Organisasi Bintang Hitam?" tanya Tian Feng.
"Organisasi Bintang Hitam apa? Dia ini adalah guruku, namanya adalah Wang Dunrui dari dunia lain, dan kami sama sekali bukan anggota Organisasi yang kamu maksud tadi itu!" jawab Naomi.
"Dulu adikmu yang secara mengejutkan memiliki Energi Yin, sekarang gadis ini yang memiliki energi Yan! Ini sungguh tidak terduga," kata Xian.
__ADS_1
"Apakah benar Tuan adalah guru Naomi, dan Tuan bukan salah satu anggota Organisasi Bintang Hitam atau salah satu pengawal Kaisar Kegelapan bukan?" tanya Tian Feng.
"Bukan-bukan! Mungkin kamu merasakan aura hitam dari dalam tubuhku, itu wajar karena aku ini mewarisi ilmu Iblis! Walau begitu aku tidak menggunakan Ilmu Iblis ini untuk kejahatan, karena semua ilmu jahat tidak dilihat dari mana asal ilmunya, melainkan bagaimana cara menggunakannya!" jawab Wang Dunrui.
"Tian-Kun, pertanyaanmu itu seperti sedang mencurigai ku sesuatu, apakah kamu mencurigai kami ini sebagai sepasang kekasih?" tanya Naomi yang merasakan jika Tian Feng seperti cemburu.
"Tidak juga, aku hanya waspada saja!" jawab Tian Feng.
"Hahaha...! Bagaimana kamu ini? Kenapa kamu tidak jujur saja jika kamu tadi sempat memiliki perasaan cemburu terhadap Wang siapa tadi namanya itu!"
"Diamlah Xian..!" kata Tian Feng, sedangkan Xian masih tertawa terbahak-bahak karena Tian Feng ketahuan cemburu.
"Eee.. senior maafkan atas kelancangan ku tadi, tapi sungguh aku tidak menduga jika Naomi memiliki Energi Yan? Bagaimana Senior bisa mengetahuinya?" tanya Tian Feng.
Wang Dunrui pun menceritakan semuanya kepada Tian Feng, saat Wang Dunrui sempat menyebut sebuah nama tiga Raja Iblis, Tian Feng teringat atas kisah Ho Chen.
"Maaf senior! Apakah senior mengenal seorang Dewa yang bernama Ho Chen?" tanya Tian Feng.
"Ho Chen? Dia adalah sahabatku! Apakah kamu pernah bertemu dengannya?" kini Wang Dunrui yang balik bertanya.
"Senior Ho Chen adalah guruku!" jawab Tian Feng.
"Owh.. jadi kamu adalah murid saudara Chen? Pantas saja aku sedikit merasakan ada aura Raja Api di tubuhmu! Lalu kemana saudara Chen? Kenapa dia tidak bersamamu?" tanah Wang Dunrui.
"Senior Ho Chen masih berada di Kerajaan Jiu, dia ingin mendatangi suatu tempat, namun dia akan segera datang!" jawab Tian Feng.
"Sekarang kamu mau pergi kemana Tian-Kun?" tanya Naomi.
"Aku ingin pergi ke perbatasan, di sana akan terjadi peperangan, jadi aku harus kesana karena disana ada dua orang anggota Organisasi Bintang Hitam!" jawab Tian Feng.
"Kalau begitu aku ikut!"
"Ikut kemana? Jika mau ikut kesana aku tidak setuju! Walau sekarang kamu sudah bisa terbang, tapi kamu masih berada di Tahap Raja Bumi, dan tahap itu belum bisa menandingi salah satu anggota Organisasi Bintang Hitam yang tersisa!" tolak Tian Feng.
"Selalu saja menolak setiap kali aku ingin ikut! Tapi baiklah, sebagai gantinya ijinkan Sensei ikut denganmu dan membantumu., bagaimana?"
Naomi tidak ingin sesuatu terjadi kepada Tian Feng, jadi dia meminta Tian Feng untuk mengijinkan Wang Dunrui ikut dengannya.
"Tidak Naomi, jika kamu benar-benar ingin membantu, pergilah ke Kota Xanhuo, di sana nanti juga akan terjadi perang, kamu dan Chie Xie nanti bisa membantu melindungi kota Xanhuo," kata Tian Feng.
"Aku sudah mendengar hal itu dari ayah!" jawab Naomi.
"Kalau begitu pergilah kesana dan temui Chie Xie, nanti kalian bisa bekerja sama bertarung menghadapi musuh jika perang terjadi sebelum aku kembali, jadi aku harus pergi dulu!" kata Tian Feng kemudian dia menghilang dari hadapan Naomi dan Wang Dunrui.
"Sihir Ruang Waktu!" gumam Wang Dunrui.
"Sensei ayo kita menemui Xie-Xie saja!" ajak Naomi dengan wajah yang terlihat kecewa.
"Bagus sekali Tian! Kamu menyuruh gadis itu untuk bekerja sama dengan adikmu, itu artinya dua Energi Yin dan Yan akan berada di satu tempat yang sama, dan ini jarang terjadi," kata Xian.
"Memangnya kenapa? Aku sendiri saja memiliki dua energi itu?" tanya Tian Feng.
"Kasusmu berbeda! Sudahlah menjelaskan kepadamu juga akan sia-sia, lebih baik kamu fokus saja terhadap misimu!" kata Xian.
__ADS_1