Kesatria Tombak Nirwana

Kesatria Tombak Nirwana
Situasi


__ADS_3

Ho Chen tertawa kecil mendengar ucapan Arwah Sue Yue sehingga membuat Tian Feng hanya bisa mengumpat kesal terhadap Sue Yue, selain tersenyum kecut, tidak ada lagi ucapan pembelaan yang keluar dari mulut Tian Feng.


"Baiklah tidak apa-apa, tapi nanti setelah tiga hari kamu harus masuk ke dalam Dunia Dimensi Obat walau hanya sebentar, nanti disana ada Yao Shan yang akan membantumu agar spiritual mu tidak lenyap, setalah itu kamu bisa keluar lagi ke dunia ini!" kata Ho Chen kemudian dia menatap Tian Feng.


"Tian, jika bisa aku minta padamu untuk beberapa hari kedepan kamu kesampingkan dulu urusan pribadimu ini, ada hal penting yang harus di utamakan terlebih dahulu!" kata Ho Chen kepada Tian Feng.


"Apa itu guru?" tanya Tian Feng.


"Sepertinya kita tidak perlu repot-repot mendatangi markas mereka yang ada di Kerajaan apa itu namanya? Jiu kalau tidak salah! Saat ini mereka sudah mempersiapkan keberangkatan mereka menuju kesini!" kata Ho Chen.


Alis Tian Feng naik sebelah setelah mendengar hal itu kemudian bertanya kepada Ho Chen, "Dari mana guru tahu?" tanya Tian Feng.


"Setelah aku selesai menghentikan Chinmi, aku kembali lagi ke dunia ini, namun aku tidak langsung kesini, melainkan Kerajaan Jiu!" kata Ho Chen kemudian dia mengibaskan lengannya dan sesosok mayat muncul di hadapan mereka semua.


"Saat sedang beristirahat, aku melihat orang ini yang terlihat tergesa-gesa sekali, aku dapat merasakan sedikit energi hitam yang di pancarkan dari Segel Kesetiaan di pundak orang tersebut kemudian membunuh orang ini lalu aku memasuki sisa pikiran terakhirnya untuk mengetahui rencana mereka!" kata Ho Chen.


Tian Feng memperihatikan jasad tersebut dengan seksama kemudian dia memeriksa dan menemukan tanda Swastika Hitam di pundak kirinya. Tanda Swastika yang berada di pundak jasad tersebut memang sedikit berbeda, di sekeliling tandanya ada seperti gambar Swastika bayangan, ini untuk pertama kalinya Tian Feng melihat gambar seperti itu.


"Itu adalah tanda khusus bagi seseorang yang penting seperti mata-mata atau orang kepercayaan tertentu, karena itu polanya sedikit berbeda!" kata Ho Chen yang mengetahui akan ketidak tahuan Tian Feng.


"Lalu kapan mereka akan tiba di sini?" tanya Tian Feng.


"Menurut Perkiraanku, kemungkinan besar dalam waktu beberapa hari, itu semua karena Tanduk Iblis akan menggunakan portal khusus untuk memindahkan semua pasukannya kesini, aku tidak tahu persis di mana mereka akan muncul nantinya, namun untuk berjaga-jaga, aku sudah meminta bantuan kepada teman-teman ku yang lain untuk membuatkan segel khusus agar jika mereka muncul dimanapun nantinya, kita bisa tahu!" jawab Ho Chen.


"Teman-temanmu?" Lio Long bertanya begitu juga dengan Wang Dunrui yang juga penasaran.

__ADS_1


"Benar Senior, mereka adalah teman lama kita!" jawab Ho Chen.


Lio Long menarik nafas panjang kemudian dia mengaktifkan mata Dewa nya untuk melihat ketempat tertentu yang ia yakini ada teman lamanya yang berada di beberapa titik disana, "Orang Tua yang cantik, sudah lama kita tidak bertemu!" gumam Lio Long kemudian pandangannya berpindah ketempat yang lain.


"Hahaha... Sang Dewi dan suaminya juga kamu bawa kesini ternyata, aku tidak menyangka jika kamu akan menyeret mereka ke masalah ini!" kata Lio Long.


"Tidak senior, bukan aku yang meminta mereka, melainkan mereka sendiri yang menawarkan diri untuk ikut, semua karena mereka ingin membantuku serta ingin kembali bersama-sama berjuang seperti dulu," ucap Ho Chen.


Lio Long melirik ke arah lain lalu melihat sosok lain, yaitu seorang pria berjubah putih dengan enam energi yang terpancar dari tubuhnya, "Bukankah itu adalah...!?"


"Dia adalah teman lama yang menggabungkan enam pecahan energi, dan yang di sana adalah guruku Jenderal Dewa Perang Cao Yuan!" kata Ho Chen.


Tian Feng juga menggunakan mata dewa nya, dia melihat ada seorang wanita cantik berpakaian yang berkilauan emas dan di samping wanita cantik itu ada seorang pria berbadan kekar yang juga mengenakan pakaian seperti seorang raja dan ratu, di lokasi lain ada seorang wanita cantik juga yang mengenakan pakaian serba putih, rambutnya juga putih dan panjang, dan di lokasi lain juga ada pria yang mengenakan pakaian yang sama, sedangkan yang terakhir terlihat seperti seorang jenderal yang mengenakan Zirah Emas serta pedang besar berwarna kebiruan.


Ho Chen tersenyum mengetahui akan apa yang ada di pikiran Tian Feng saat ini kemudian dia berkata, "Nanti akan aku perkenalkan mereka kepadamu!" kata Ho Chen.


Tian Feng hanya mengangguk, dia sediri kadang merasa heran, saat ini dia sudah mencapai puncak Dewa Bumi, walau dia sudah mampu melawan musuh yang berkemampuan puncak Dewa Langit, namun hingga saat ini dia belum juga bisa membaca atau mendengar suara hati seseorang seperti Ho Chen dan Lio Long.


"Menurutmu dimana kira-kira mereka akan muncul?" Lio Long bertanya.


Ho Chen menggelengkan kepalanya seraya menjawab, "Tidak tahu! Namun jika aku bisa menebak, mereka pasti akan muncul di salah satu tempat yang ada anggotanya yang memiliki kekuatan khusus yang bisa dilacak oleh mereka akan keberadaan, seperti kekuatan kegelapan khusus atau sebagainya," jawab Ho Chen.


Tian Feng mengerutkan dahinya mendengar hal itu kemudian dia bersuara, "Sepertinya aku tahu dimana nantinya mereka akan muncul!" kata Tian Feng.


Semuanya segera menoleh dan menatap kearah Tian Feng, "Dimana?" tanya Lio Long.

__ADS_1


"Di Desa Wunji tempat istriku berada!" jawab Tian Feng.


Tian Feng yakin jika mereka akan muncul di desanya, itu karena Alice memiliki energi khusus yang selama ini di incar oleh Carolus, disisi lain disana juga ada Louis sehingga keberadaan mereka pasti bisa di lacak oleh Carolus, dan mereka pasti akan muncul disana.


"Guru semua, sepertinya aku harus lebih dulu kesana!" kata Tian Feng.


"Aku ikut denganmu!" pinta Ho Chen.


"Aku juga, Tapi kamu harus membawa Naomi juga serta gadis cantik yang satunya!" ucap Sue Yue.


"Iya-iya!" jawab Tian Feng.


"Guru Lio, aku minta kepadamu untuk membawa semua pendekar yang memiliki kemampuan di tahap Raja, sisanya tidak perlu dibawa, pertarungan ini kemungkinan hanya membutuhkan para Pendekar yang berada di tahap Raja dan Dewa, jika membawa pasukan dan para pendekar yang masih belum mencapai tahap Raja semuanya tidak akan banyak berguna!" kata Tian Feng.


"Serahkan saja semua itu kepadaku dan Wang Dunrui, kamu pergilah lebih dulu bersama Ho Chen, saat ini situasinya lebih genting, jadi kamu harus bergegas tiba di desa mu!" kata Lio Long.


"Lalu bagaimana dengan teman-teman guru nantinya?" Tian Feng bertanya kepada Ho Chen.


"Tenang saja mereka akan segera menyusul, dan soal para Warga desamu, biar nanti salah satu dari mereka yang mengeluarkannya!" jawab Ho Chen.


"Baiklah, mari kita segera pergi, aku akan menjemput Xie'er dan Naomi terlebih dahulu!" kata Tian Feng kemudian dia segera menghilang dengan membawa Sue Yue untuk menjemput Naomi dan Chie Xie, karena situasi yang sudah mendesak, mau tidak mau Tian Feng harus membawa keduanya pergi malam itu juga.


***


Maaf telat, soalnya sedikit tidak enak badan.

__ADS_1


__ADS_2