Kesatria Tombak Nirwana

Kesatria Tombak Nirwana
Iblis Delapan Tangan


__ADS_3

Pedang Api Merah terpaksa bertahan terhadap serangan Gaozu tanpa bisa lagi melakukan perlawanan, sedangkan Qinpi juga berhasil menyudutkan Pedang Es Biru.


Suo Zan yang sedang menyerang para kawanan pasukan Hewan Iblis Ajaib saat ini sudah berhasil membunuh lebih dari setengah pasukan Hewan Iblis Ajaib.


Belum lagi dengan para Panglima yang lain sehingga keadaan menjadi berbalik, hanya saja pertempuran itu masih belum mencapai puncak karena masih ada beberapa pasang yang sedang mengamati mereka dari jauh.


"Sepertinya para Panglima Kaisar Azura ini benar-benar bisa mengatasi semuanya tanpa bantuan kita!" kata Xi Liyi.


Ho Chen mengamati semua pertarungan mereka dengan teliti, sekilas memang terlihat jika Suo Zan dan para panglima yang lain lebih unggul dan pasti bisa memenangkan pertempuran tersebut, namun Ho Chen merasakan keberadaan sosok lain dari langit.


"Belum bisa dipastikan, ini baru pertengahan pertempuran, masih ada sekelompok sosok lain yang bersembunyi dari banyak mata!" kata Ho Chen.


"Sosok lain? Apakah maksudmu dia adalah Kaisar Kegelapan?" tanya Lang Yu.


"Tidak hanya dia saja, melainkan ada sosok yang lainnya!" jawab Ho Chen.


"Itu pasti Chinmi!" kata Lio Long.


"Tidak bukan dia, melainkan sosok yang jarang sekali muncul kecuali kekuatan saja yang sering kita rasakan, hanya saja kekuatannya juga sangat misterius!" jawab lagi Ho Chen.


"Siapa lagi ini, satu belum selesai kini muncul lagi sosok lain!" gerutu Yinfei.


"Jangan sering-sering mengeluh senior, bukankah kita sudah cukup lama beristirahat sejak kita berhasil mengalahkan Tiga Mahluk Raksasa itu, jadi sekarang tidak ada salahnya bagi kita untuk melemaskan tulang-tulang kita bukan?" kata Lio Long.


"Hehhh... sebenarnya aku sudah tidak mau lagi ikut campur masalah seperti ini, namun mengingat Chinmi saat ini sudah salah arah, apa boleh buat!" kata Yinfei.


"Kalau begitu mari kita juga ikut bergabung dengan mereka dan membantu pasukan Kaisar Azura mengalahkan para siluman-siluman itu!" ajak Lang Yu.


"Saudara Dunrui, kamu disini saja bersamaku mengamati semuanya, biarkan para senior kita membantu para pasukan Azura!" kata Ho Chen kepada Wang Dunrui.

__ADS_1


Wang Dunrui mengangguk kemudian Yinfei dan yang lainnya segera terbang dan ikut bergabung dengan para pasukan Azura berperang melawan pasukan Hewan Iblis Ajaib.


Ho Chen melihat kearah samping dan dia tersenyum dengan menganggukkan kepala, dan dari arah yang Ho Chen lihat dan tempatnya sangat jauh, Kaisar Azura ternyata memantau semua disana, dan dia melihat kearah Ho Chen dengan mata dewa nya kemudian membalas anggukan Ho Chen.


Azura juga tahu jika diatas langit masih ada sosok lain yang mengawasinya, dan dia sadar jika salah satu dari sosok tersebut adalah Kaisar Kegelapan.


"Mau sampai kapan kamu akan terus berada di sana Kaisar Kegelapan? Apakah kamu menunggu Kaisar Azura muncul, atau ada yang lain yang sedang kamu tunggu?" batin Ho Chen sekaligus menatap ke langit.


Ho Chen sengaja tidak turun tangan karena dia masih menunggu Kaisar Kegelapan, jika dia bergerak dan turun tangan, Ho Chen juga akan maju, dan pastinya Azura juga akan keluar untuk menghadapi An Huang Yi.


Hanya saja yang masih membuat Ho Chen penasaran akan keberadaan sosok misterius yang bersama dengan An Huang Yi, Ho Chen bisa merasakan hawa keberadaannya, namun dia tidak bisa melihat wujud dari sosok tersebut.


Setelah pertempuran berlangsung cukup lama, barulah kelompok pasukan Kaisar Kegelapan yang sejak tadi diam mengamati mulai muncul dan menyerang balik para pasukan Azura.


Kelompok tersebut di pimpin oleh Pengawal yang lain, dan jumlah mereka kini jauh lebih banyak dari sebelumnya.


"Habisi semuanya dan jadikan tempat ini sebagai Tanah Darah!" kata Pengawal tersebut.


"Banyak sekali mereka!" kata Suo Zan.


Memang Suo Zan tidak takut jika harus berhadapan dengan ribuan pasukan baru itu, hanya saja jumlah mereka terlalu banyak sehingga Suo Zan berpikir tidak mungkin akan bisa memenangkan pertempuran itu yang terasa tidak kunjung habis.


Para pasukan yang di pimpin oleh Suo Zan kini terlihat sangat kelelahan, dan belum lagi stamina mereka yang mulai berkurang karena telah bertempur dengan para Pasukan Hewan Iblis Ajaib.


Melihat para pasukannya yang mulai kelelahan, Suo Zan segera memanggil keenam panglima yang lain, namun Gaozu dan Qinpi tidak di panggil karena keduanya masih bertarung dengan dua pengawal si Pedang Api Merah dan Pedang Es Biru


"Satukan kekuatan kalian dan serang mereka secara dengan sihir kita!" kata Suo Zan kemudian dia keenam Panglima segera maju lalu mulai membuat Matra sihir.


Gabungan sihir dari para Panglima itu menciptakan getaran kuat serta besarnya energi yang yang meluap-luap menjadi angin.

__ADS_1


Para Panglima Azura segera melepaskan sihir mereka dan menyerang pasukan Kaisar Kegelapan dengan sihir elemen.


Sihir elemen gabungan itu dengan sangat cepat menghantam para ribuan pasukan tersebut, puluhan pasukan segera lenyap sama terkena sihir gabungan keenam Panglima, sedangkan dari arah lain, Suo Zan juga melapaskan sihir Elemen nya kearah Pengawal tersebut.


"Iblis Delapan Tangan, terimalah ini!"


"Sihir Lava Neraka."


Suo Zan langsung melepaskan sihir api lava dan lava tersebut menyembur kearah Iblis Delapan Tangan.


Sosok yang di juluki Iblis Delapan Tangan adalah Pengawal Kaisar Kegelapan yang berada di posisi ke Enam.


Seperti julukannya, Iblis Delapan Tangan memang memiliki delapan tangan, dan tubuhnya cukup besar dan kedelapan lengan tersebut sangat berotot.


Iblis Delapan Tangan segera menghilang setelah lava tersebut hampir mengenai dirinya, hal itu membuat serangan Suo Zan meleset, namun sebagai gantinya, serangan Suo Zan justru mengenai para pasukan yang ada belakang Iblis Delapan Tangan.


Para pasukan yang terkena semburan lava itu langsung berteriak kesakitan lalu tubuh mereka langsung hancur tak tersisa.


Suo Zan segera menyusul Iblis Delapan Tangan yang berpindah jauh, karena kekuatan Iblis Delapan Tangan berada jauh dibawah Suo Zan, akhirnya Suo Zan berhasil menyusulnya.


Iblis Delapan Tangan langsung berbalik kemudian dia menyerang Suo Zan dengan kedelapan tangannya.


Iblis Delapan Tangan memang ahli dalam pertarungan jarak dekat, karena itu Iblis Delapan Tangan tidak memiliki senjata apapun.


Yang membuat Iblis Delapan Tangan di tempatkan di posisi ke Enam karena Iblis Delapan Tangan memiliki fisik tubuh yang yang lebih kuat dari semua Pengawal yang ada.


Jelas semua itu terlihat saat Iblis Delapan Tangan menyerang Suo Zan dengan serangan beruntun dari telapak tangannya. hanya saja serangan Iblis Delapan Tangan tetap tidak bisa mengenai Suo Zan.


"Sepertinya para Dewa tidak akan turun selain Dewa Pelindung Alam Semesta dengan yang lainnya, jadi percuma saja kita melakukan ini jika ternyata para Dewa tidak turun, sebaiknya kita kembali saja dari pada harus buang-buang energi, nanti kita cari tahu saja keberadaan sosok pemilik kekuatan kegelapan itu!" kata Energi Hitam.

__ADS_1


An Huang Yi hanya bisa menggelengkan kepalanya kemudian dia berkata, "Aku ingin turun dan menghadapi Dewa Pelindung Alam Semesta itu, setelah itu baru aku pergi!" kata An Huang Yi kemudian dia mengibaskan tangannya dan seketika itu juga awan-awan tebal segera menghilang akibat kibasan tangan An Huang Yi.


An Huang Yi tidak menunggu waktu lagi kemudian dia segera turun untuk bertarung dengan Ho Chen, sedangkan Ho Chen juga menyadari hal itu sehingga dia meminta Wang Dunrui untuk menjauh.


__ADS_2