
***
Dewa Awan mengajak Tian Feng kesebuah aula terbuka, tempat tersebut tertutup oleh awan tebal dan ada cahaya putih di dalam awan tersebut.
Dewa Awan mengeluarkan sebuah benda berupa botol labu dan kemudian dia menyerap seluruh Awan yang menutupi Aula terbuka tersebut.
Setelah seluruh awan habis terhisap, terlihat jelas ada sebuah bunga teratai yang hanya setengah saja, namun bunga teratai itu terbentuk dari sebuah batu berwarna putih bercahaya.
"Owh...! Jadi ini bentuk asli dari Batu Mustika putih itu?"
Tian Feng terperangah saat melihat bentuk dari Batu Mustika putih yang sesungguhnya, sedangkan Dewa Awan tersenyum kemudian menjelaskannya.
"Ini adalah setengah wujud asli dari Bunga Teratai Batu Mustika putih, sedangkan yang setengah lagi ada pada Kaisar Iblis Azura, sedangkan pecahan kecil selain di tubuhmu, seharusnya sudah tidak ada lagi!" kata Dewa Awan.
"Kalau begitu aku akan mengambilnya sekarang!" kata Tian Feng.
"Tunggu dulu Dewa Sesat!" Dewa Awan langsung menghentikan Tian Feng yang hendak mengambil Bunga Teratai Batu Mustika putih tersebut.
"Em..? Ada apa lagi?" tanya Tian Feng.
"Aku tidak akan melarang mu mengambil Batu itu sekarang, hanya saja kamu jangan meremehkan Bunga Teratai Batu itu, walau ukuran bunga itu sudah diperkecil, namun tidak mudah bagimu untuk mengambilnya begitu saja!" kata Dewa Awan.
"Aku sudah tahu itu!" kata Tian Feng.
Tian Feng sudah tahu jika kemungkinan besar Bunga Teratai Batu Mustika putih itu pasti akan menolak atau mungkin melawannya, namun Tian Feng hanya akan mengambilnya dan belum berencana untuk menggabungkannya sekarang, jadi seharusnya batu itu tidak mungkin melawan.
Tian Feng segera melayang, setelah cukup dekat, Tian Feng mengulurkan tangannya kebawah Bunga Teratai Batu Mustika tersebut.
Diluar dugaan Dewa Awan, ternyata Bunga Teratai Batu itu tidak menunjukkan perlawanan sama sekali, justru benda tersebut malah turun dan mendarat di telapak tangan Tian Feng.
"Sepertinya Dewa Sesat ini adalah orang yang di tunggu-tunggu oleh Bunga itu!" gumam Dewa Awan.
Tian Feng memperhatikan Bunga Teratai Batu Mustika itu yang sudah berada di telapak tangannya dengan seksama, cahaya putih terang juga memancarkan Aura kuat yang luar biasa.
"Aku akan menyatukan dirimu dengan tubuhku saat di Dunia dimensi dalam nanti, untuk saat ini kamu akan aku simpan di dalam Cincin Langit Malam ku!" kata Tian Feng kemudian dia segera memasukkannya ke dalam Cincinnya.
"Kapan kamu akan melakukan penyatuannya?" tanya Dewa Awan.
"Mungkin setelah aku tidak memiliki kesibukan!" jawab Tian Feng.
"Owh, kalau begitu mari kita keluar dari sini!" ajak Dewa Awan.
Tian Feng mengangguk dan kemudian dia dan Dewa Awan berencana mau keluar, namun baru saja akan melewati pilar, sekitar tujuh prajurit langit tiba-tiba saja menghadangnya.
__ADS_1
"Ada ini? Kenapa kelian semua menghadang kami dan mengarahkan senjata kalian kepada kami?" tanya Dewa Awan.
"Serahkan Batu Mustika itu kepada kami, jika tidak kami akan merebutnya secara paksa!" kata salah satu prajurit.
Dewa Awan merajut alisnya saat mendengar Prajurit itu berani berbicara lancang, bahkan prajurit tersebut tanpa rasa takut meminta Batu Mustika tersebut.
"Siapa kalian sebenarnya? Ayo tunjukkan wujud kalian yang sesungguhnya, aku yakin kalian pasti bukan prajurit langit!" kata Dewa Awan.
"Hahaha... Dewa Awan, kamu dan semua Dewa yang lain sama saja, kalian yang katanya sangat mulia ternyata sangat bodoh sehingga kalian tidak menyadari jika kami para Prajurit Yang Mulia Kaisar Kegelapan sudah lama mengintai kalian disini!" kata salah satu prajurit yang tertawa kepada Dewa Awan.
"Penyusup? Bagiamana bisa istana langit bisa di masuki oleh para penyusup tanpa di ketahui oleh para Dewa dan Kaisar Langit?" gumam Tian Feng.
"Kamu tidak perlu keheranan seperti itu Dewa Sesat, mungkin kamu sedikit heran, namun itu sudah biasa bagi kami, lagi pula yang bisa menyusup kesini tanpa di ketahui oleh para Dewa dan Kaisar Langit hanya ada satu saja, aku yakin itu adalah dirimu si Iblis Tanpa Wajah!" kata Dewa Awan.
Salah satu prajurit yang tadi berbicara kepada Dewa Awan tertawa kemudian dia merubah wujudnya ke wajah aslinya.
Wajah asli dari Iblis Tanpa Wajah sebenarnya tidak ada bedanya seperti Iblis yang ada di dunia bawah, dia memiliki satu tanduk panjang di atas kepalanya, dan matanya sepenuhnya berwarna hitam.
"Tebakanmu memang tidak salah, namun apa yang akan kamu lakukan setelah kamu tahu jika ini adalah aku? Tempat ini sudah aku segel sehingga tidak akan ada yang bisa tahu jika kalian akan mati!" kata Iblis Tanpa Wajah.
Dewa Awan tersenyum tipis, walau dia tahu akan siapa Iblis Tanpa Wajah itu, namun dia sama sekali tidak terlihat sangat khawatir.
"Dewa Sesat, Iblis Tanpa Wajah ini adalah salah satu Pengawal Kaisar Kegelapan, dia berada di posisi 11 terkuat dari 20 Pengawal yang terkuat!" kata Dewa Awan.
"Hem..jadi begitu, kalau begitu baiklah aku akan mencoba kekuatan yang baru aku dapatkan ini kepada Pengawal ke 11 ini! Sebelumnya aku tidak bisa menandingi salah satu yang terlemah dari mereka, namun karena ada yang ingin mencobanya, baik mari kita lihat apakah kekuatanku ini layak untuk melawannya atau tidak!" kata Tian Feng.
Tian Feng tersenyum tipis kemudian dia mengarahkan tangan ke samping dan sebuah Tombak emas muncul ditangannya.
"Aku adalah Tian Feng, jika kamu ingin memanggilku Dewa Sesat...!"
Tian Feng tiba-tiba saja menghilang dan muncul tepat di hadapan Iblis Tanpa Wajah dan langsung menyerang Iblis Tanpa Wajah sekaligus melanjutkan ucapannya. "Aku tidak keberatan..!" ucap Tian Feng yang disertai dengan serangan tombaknya.
Iblis tanpa wajah jelas terkejut karena kecepatan Tian Feng sungguh luar biasa, padahal Tian Feng belum melepaskan energi atau merubah ke wujud Dewa, namun dalam wujud biasa saja, Tian Feng sudah memiliki kecepatan yang lebih dari kecepatan cahaya petir.
Iblis Tanpa Wajah langsung menarik dua prajuritnya yang berada di sampingnya dan menjadikan prajurit tersebut sebagai perisainya, alhasil kedua prajurit tersebut yang belum siap terkena sabetan ujung tombak Tian Feng dan tubuh keduanya langsung terbakar begitu saja.
Iblis Tanpa Wajah langsung mundur menjaga jarak dari Tian Feng, setelah melihat kecepatan Tian Feng, Iblis Tanpa Wajah mulai mengatur siasat.
"Kalian berempat sibukkan dia, aku akan mencari sisaat untuk mengalahkannya!" kata Iblis Tanpa Wajah kepada ke empat prajurit yang tersisa.
Prajurit yang menemani Iblis Tanpa Wajah adalah Prajurit Kaisar Kegelapan, mereka sama sekali tidak memiliki emosi dan perasaan apapun, bisa dibilang jika mereka terlihat seperti mayat hidup dan juga tidak takut akan mati.
Setelah mendengar perintah Iblis Tanpa Wajah, ke empat prajurit itu segera maju menyerang Tian Feng, sedangkan Iblis Tanpa Wajah berusaha mencari cara untuk bisa merebut cincin Tian Feng.
__ADS_1
"Sepertinya ini akan lebih merepotkan!" gumam Iblis Tanpa Wajah.
Keempat prajurit yang menyerang Tian Feng langsung mengarah serangan dari tombak mereka, mereka yang sama sekali tidak memiliki perasaan apapun tidak peduli jika mereka harus lenyap oleh tombak Tian Feng.
"Kamu terlalu meremehkan aku dengan menyuruh mereka untuk menyerangku!" kata Tian Feng kemudian Tombaknya mulai mengeluarkan petir merahnya.
"Tombak Petir Langit."
Tian Feng langsung mengibaskan mata Tombaknya kepada keempat prajurit itu yang maju menyerang dengan tombak mereka.
Sebuah kilatan merah yang tercipta dari petir merah segera melesat dan menghantam tubuh keempat prajurit Iblis Tanpa Wajah, begitu petir yang melesat itu mengenai tubuh mereka, keempat prajurit itu langsung hancur menjadi debu.
"Owh, jadi ini kekuatan dari Tombak Nirwana itu? Sungguh pusaka yang sangat kuat!" gumam Dewa Awan yang memperhatikan Tian Feng dan juga kekuatan dari Tombak Nirwana nya.
"Kekuatan Dewa Sesat ternyata sudah benar-benar mencapai Tahap Dewa Agung, sepertinya melawannya saat ini seorang diri adalah hal yang mustahil, sebaiknya aku harus kembali untuk melaporkan semua ini kepada Yang Mulia Kaisar Kegelapan!" batin Iblis Tanpa Wajah.
Kekuatan Iblis Tanpa Wajah sebenarnya cukup tinggi, dia sudah setengah mencapai puncak Dewa Agung, hanya saja dia tidak yakin jika harus melawan Tian Feng.
Tanpa merubah wujud ke bentuk Dewa saja, Tian Feng sudah bisa melapaskan kekuatan Dewa Agung, jika sampai Tian Feng merubah diri ke wujud Dewa, Iblis Tanpa Wajah yakin jika dia sekalipun tidak akan bisa melawannya, ini sama saja seperti melawan Dewa Pelindung Alam Semesta Ho Chen.
Iblis Tanpa Wajah adalah satu-satunya Pengawal yang memiliki keahlian unik, dia tidak hanya bisa merubah wajahnya, bahkan dia juga bisa menyembunyikan aura Kegelapan nya serat memiliki otak yang sangat licin.
Buktinya Iblis Tanpa Wajah langsung menghilang saat Tian Feng melepaskan serangannya menghabisi keempat prajuritnya yang tersisa.
Iblis Tanpa Wajah sangat pandai dalam menggunakan situasi, bahkan dia bisa lolos dari bahaya walau bahaya itu berasal dari sang Buddha, apalagi hanya Tian Feng.
Walau dia tidak yakin bisa mengalahkan Tian Feng, namun untuk kabur darinya, bukanlah hal yang sulit.
Tian Feng yang baru saja menghancurkan tubuh ke empat prajurit Kaisar Kegelapan itu segera berbalik dan menatap kearah tempat Iblis Tanpa Wajah berada.
"Hah? Sembunyi dimana dia? Kenapa dia sangat cepat sekali menghilang?"
Tian Feng langsung menggunakan Spiritualnya untuk melacak keberadaan Iblis Tanpa Wajah, namun dia sama sekali tidak bisa merasakan keberadaannya.
"Kamu tidak perlu mencari keberadaannya, dia adalah satu-satunya mahluk yang sangat merepotkan, terlebih lagi dia sangat pandai dalam melarikan diri!" kata Dewa Awan.
"Sungguh licik, dia mengorbankan prajuritnya hanya demi keselamatan dirinya sendiri, lihat saja nanti jika aku bertemu lagi dengannya, akan aku ikat dia dengan tali petir emas ku!" gerutu Tian Feng yang merasa sengat kesal sekali.
"Ayo kita segera ke istana, kita laporkan kejadian ini kepada Kaisar Langit, lagi pula aku yakin Iblis Tanpa Wajah pasti melaporkan ini juga kepada Kaisar Kegelapan, nantinya dia pasti akan mengerahkan seluruh kekuatan untuk merebut Bunga Teratai Batu Mustika itu darimu!" kata Dewa Awan.
"Jika memang demikian, ijinkan aku meminta penjagaan selama tiga hari, aku ingin melakukan penyatuan Bunga Teratai Batu Mustika secepatnya!" kata Tian Feng.
Tian Feng berpikir menyimpan Bunga Teratai Batu Mustika itu di cincinnya bukan ide yang baik, mengingat Iblis Tanpa Wajah sudah tahu jika Bunga Teratai Batu Mustika itu berada di dalam cincinnya, mereka pasti akan berusaha untuk merebut cincinnya jika Tian Feng tidak segera melakukan penyatuan.
__ADS_1
"Iya, tapi kita bicarakan ini kepada Yang Mulia dulu, nanti kami semua pasti akan menjaga mu saat kamu akan melakukan penyatuan itu!"
Tian Feng mengangguk kemudian keduanya bergegas kembali ke istana untuk melapor sekaligus Tian Feng akan meminta perlindungan selama tiga hari untuk melakukan Penyatuan di dalam Dunia dimensi dalam.