
***
Hutan tempat para Suku Mori berada di antara dua Gunung besar, Hutan tersebut sangat besar dan memiliki banyak sekali pohon-pohon yang sangat besar.
Andai Tian Feng tidak diberi tahu oleh Yoichi akan letak desa persembunyian mereka, mungkin dia tidak akan pernah menemukannya karena hutan tersebut sangat rindang.
Yoichi mengatakan jika desa tersembunyi suku nya berada tidak jauh dari sebuah Air terjun, sedangkan Tian Feng yang sedang terbang mengitari hutan tersebut hanya menemukan satu Air terjun saja.
Tian Feng turun tidak jauh dari Air terjun tersebut kemudian berjalan sekaligus mengamati kesekelilingnya.
Saat sedang berjalan pelan, Tian Feng mendengar suara beberapa orang dari atas tebing, dia segera terbang dan berhenti di atas sebuah batang kayu yang cukup besar.
Disana dia sedang melihat empat orang Shinobi dua wanita paruh baya dan dua laki-laki satu berumur 40 tahunan dan satu lagi sekitar 30 tahunan.
Mereka berempat terlihat sedang bertarung, namun dilihat dari cara bertarungnya, mereka sedang latihan.
Mereka juga bertarung sambil berbicara, entah apa yang mereka bicarakan Tian Feng sama sekali tidak mengerti sehingga dia lebih memilih mengamati mereka saja.
Tian Feng lebih memilih menunggu mereka selesai berlatih dan nanti Tian Feng akan mengikuti mereka jika nanti mereka kembali.
Dengan penuh kesabaran, Tian Feng menunggu mereka selama hampir setengah hari.
Terkadang Tian Feng memperhatikan Toyanya karena sejak dia meminta Xian untuk diam, hingga saat itu tidak ada ucapan yang keluar darinya.
Namun Tian Feng merasa bersyukur jika Xian tidak lagi mengoceh sehingga dia sudah tidak merasa penuh lagi telinganya mendengar ocehan Xian lagi.
"Siapa kamu? Dan kenapa kamu bersembunyi disini?"
Tian Feng yang terlalu fokus memperhatikan ke-empat Shinobi tersebut tidak menyadari dan juga tidak merasakan jika ada orang lain tidak jauh darinya.
Orang tersebut menegur Tian Feng dengan bahasanya, sedangkan Tian Feng menoleh dan melihat seorang pria berumur sekitar 35 tahunan.
"Sejak kapan kamu berada disitu?" tanya Tian Feng yang merasa heran karena sama sekali tidak merasakan kehadiran orang tersebut.
"Owh..! Jadi kamu pendatang dari Kerajaan Wu, tapi kenapa orang dari Kerajaan Wu berada disini dan mengamati ke-empat orang dari Suku Mori itu?" tanya pria tersebut yang ternyata bisa berbicara dengan bahasa Tian Feng.
__ADS_1
"Kamu..!?" Tian Feng ingin bertanya kenapa pria tersebut bisa menggunakan bahasa nya, namun pria tersebut lebih dulu berbicara.
"Kamu pasti terkejut kenapa aku bisa berbicara dengan menggunakan bahasamu bukan? Sebenarnya aku ini menguasai bermacam-macam bahasa karena aku ini sering pergi ke berbagai tempat!"
Tian Feng menggenggam Toya nya dan bersiap menyerang jika Pria tersebut tiba-tiba menyerang.
"Melihat dari caramu, sepertinya kamu memiliki urusan dengan Suku Mori! Jika demikian tujuan kita sama!" kata Pria tersebut yang mencoba menebak.
"Aku memang memiliki urusan dengan mereka, tapi aku juga tidak peduli apakah tujuan kita sama atau tidak!" kata Tian Feng.
Pria tersebut tersenyum tipis kemudian dia berbicara lagi kepada Tian Feng, "Aku pikir pertemuan kita adalah jalan untuk bekerja sama, namun ternyata aku keliru! Owh iya namaku Mitzusaki dari Suku Kusa!"
Tian Feng mengerutkan alisnya setelah mengetahui jika pria di hadapannya berasal dari Suku Kusa.
"Suku Kusa? Apakah kamu berada disini untuk mencari keberadaan seorang Kinoichi bernama Katsuyuki?" tanya Tian Feng.
Mitzusaki terkejut mendengar Tian Feng menyebut nama Katsuyuki, kini dia merasa Tian Feng mengetahui sesuatu akan keberadaan Katsuyuki.
"Kenapa kamu tahu nama saudari ku? Apakah kamu tahu keberadaannya?" tanya Mitzusaki.
"Sebenarnya saudarimu baik-baik saja, saat ini dia berada di rumah ku di Kerajaan Wu bersama Katashi!" kata Tian Feng.
"Apa? Dia bersama dengan Katashi? Kurang ujar, sudah kuduga sebelumnya jika dialah yang sudah membawa kabur saudari ku! Awas saja mereka berdua, aku tidak akan mengampuninya!" Mitzusaki mengepalkan tangannya dengan geram kemudian dia menatap kearah ke-empat Shinobi yang sudah beristirahat.
Melihat amarah Mitzusaki, Tian Feng menggelengkan kepalanya sekaligus berbicara padanya, "Untuk apa kamu marah kepada mereka berdua, lagi pula mereka berdua saling mencintai, jadi apa salahnya jika mereka berdua bersatu?"
"Kamu tidak mengerti apa-apa akan masalah Suku kami dengan Suku Mori..!" Mitzusaki ingin menjelaskan namun Tian Feng memotongnya.
"Aku sudah tahu semuanya! Begini aku akan menjelaskannya nanti kepadamu, namun sekarang ada hal yang lebih penting yang harus aku selesaikan dengan Suku Mori!" kata Tian Feng saat melihat ke-empat Shinobi suku Mori yang melangkah pergi.
"Kalau begitu aku akan membantu mu! Tidak bukan hanya aku saja melainkan kami," kata Mitzusaki.
Tian Feng menatap Mitzusaki dengan heran, dia memperhatikan kesekelilingnya namun tidak melihat siapa-siapa lagi selain Mitzusaki sendiri.
"Kami siapa maksud mu?" tanya Tian Feng.
__ADS_1
"Kami! Aku dan semua para Suku Kusa yang aku bawa!" kata Mitzusaki kemudian dia berbalik.
"Kamu pergi saja duluan, nanti kami akan segera menyusul mu!" kata Mitzusaki kemudian dia melompat dengan cepat dari satu pohon ke pohon yang lain.
Sebenarnya Tian Feng sama sekali tidak membutuhkan bantuan siapapun, termasuk bantuan dari Suku Kusa.
Karena tidak ingin kehilangan ke-empat Shinobi tersebut, Tian Feng bergegas menyusulnya dan mengikuti mereka berempat dari jarak yang cukup jauh.
***
Rumah atau desa Suku Mori ternyata tidak terlalu jauh dari tempat latihan ke-empat Shinobi tersebut, disana sudah dibangun banyak tenda sedangkan atap tenda di tutup dengan banyak dedaunan.
Tian Feng memperhatikan tempat tersebut dari jarak yang cukup jauh, dari tempat itu juga Tian Feng melihat ada beberapa Shinobi di atas pohon.
Tian Feng yakin jika para Shinobi yang berada di atas pohon itu adalah para penjaga yang memantau dari jarak jauh.
"Ada dua Shinobi yang memiliki kemampuan yang setara dengan Pendekar Cahaya Tahap 3, mungkin salah satunya adalah kepala Suku!" gumam Tian Feng.
Karena sudah mengetahui tempat persembunyian Suku Mori, Tian Feng tidak ingin berlama-lama lagi, dia segera terbang keudara dan berhenti tepat di atas desa Suku Mori dengan menatap tajam.
Energi serta Aura Pembunuh mulai Tian Feng lepaskan kemudian dia melesat turun dengan kecepatan tinggi.
Tian Feng mendarat tepat di tengah-tengah perkemahan mereka, ketika kakinya menyentuh tanah, tercipta ledakan di sekeliling Tian Feng sehingga membuat semua orang-orang Suku Mori terkejut.
"Ada serangan! Ada serangan..!" salah satu Shinobi berteriak sekaligus memberi tanda agar semua Shinobi segera bersiaga.
Semua para Shinobi yang memiliki bermacam tingkatan mengelilingi Tian Feng dengan memegang senjata yang beragam bentuk.
"Cepat suruh keluar ketua suku kalian!" seru Tian Feng sekaligus melepaskan Aura Pembunuh untuk menekan puluhan Shinobi yang mengelilinginya.
Semua para Shinobi terjatuh karena tekanan Tian Feng, tidak satupun dari mereka yang bisa mengangkat tubuh mereka, namun masih ada dua Shinobi yang baru keluar dan terlihat masih mampu menetralkan Tekanan Aura Pembunuh Tian Feng dan kemudian ke-duanya berjalan bersama kearah Tian Feng.
"Siapa kamu dan kenapa kamu menyerang kami?" tanya salah satu pria sepuh itu dengan menggunakan bahasa milik Tian Feng.
Tian Feng tersenyum dingin kemudian dia menjawabnya, "Aku adalah mautmu!" jawab Tian Feng kemudian tanpa basa-basi lagi dia langsung menyerang ke-dua Shinobi tersebut dengan Toyanya.
__ADS_1