Kesatria Tombak Nirwana

Kesatria Tombak Nirwana
menjinakkan Batu Mustika putih


__ADS_3

"Tian, sebaiknya selagi kamu menunggu kedatangan musuh yang belum datang, lebih baik kamu bermeditasi dan kamu masuk kedalam Dunia Dimensi Obat kemudian mencoba untuk menyatukan Batu Mustika putih dengan tubuhmu!" kata Xian.


"Kamu benar sekali Xian! Baiklah aku akan melakukan meditasi di dalam rumah serta akan meminta bantuan Chie Xie untuk menjaga tubuhku selama satu hari ini!" kata Tian Feng kemudian dia mencari Chie Xie.


Setelah bertemu dengan Chie Xie yang ternyata sedang berkumpul dengan Alice dan Naomi, Tian Feng menjelaskan kepada Chie Xie agar Chie Xie bisa menjaga tubuhnya selama dirinya bermeditasi.


Alice yang sudah mengerti maksud Tian Feng juga menjelaskan kepada Chie Xie, dan akhirnya Naomi pun juga bersedia untuk membantu Chie Xie untuk melindungi Tian Feng yang akan bermeditasi.


Setelah semuanya selesai dibicarakan, Tian Feng segera masuk dengan mengajak Arwah Sue Yue kedalam rumahnya kemudian dia mulai duduk bermeditasi di dalam kamarnya, dan hanya dalam waktu singkat Spiritual Tian Feng dan Arwah Sue Yue sudah berpindah ke dalam Dunia Dimensi Obat.


"Tempat apa ini?" tanya Sue Yue yang kebingungan dengan tempat baru yang ia datangi bersama Tian Feng.


Sue Yue merasakan tempat tersebut penuh dengan energi, dan tentu saja energi aneh tersebut membuat Arwah Sue Yue seperti memiliki kemampuan walau tidak sebesar kemampuannya seperti semasa hidupnya dulu.


"Ini adalah Dunia dimensi obat, tempat ini sangat cocok untuk mu jika kamu masih belum ingin kembali ke akhirat, maka kamu harus tinggal disini, lagi pula jika terus berada di luar itu sangat tidak baik untuk mu!" kata Tian Feng kemudian dia menyapu seluruh tempat itu.


"Kemana perginya Guru Yao? Apakah dia berada di dalam Dunia dimensi dalam?" gumam Tian Feng.


Sue Yue sendiri masih terpana melihat pemandangan di hadapannya, dia merasa seperti sedang berada di surga taman obat, disamping tempat tersebut terasa sangat damai, tempat tersebut juga memberikan energi ke pada dirinya seolah-olah tempat tersebut di buat khusus untuk tempat dirinya yang merupakan arwah.


"Siapa dia itu Tian?"


Saat Sue Yue masih hanyut dalam imajinasi indahnya, tiba-tiba saja suara seorang pria tua terdengar dari arah Tian Feng berada, dia segera menoleh dan melihat ada sesosok pria tua yang sebagian tubuhnya di selimuti oleh kabut, Sue Yue yakin jika sosok tersebut bukanlah manusia, setidaknya dia juga arwah seperti dirinya, namun dalam wujud yang berbeda.


"Dia adalah sahabatku yang sudah lama mati! Owh iya, juga guru mencari tahu apakah ada sebuah obat yang mampu untuk membuat tubuh seseorang yang sudah tua kembali menjadi anak-anak, siapa tahu guru pernah mendengarnya!" kata Tian Feng.


"Sebuah obat yang mampu mengubah orang tua menjadi anak kecil lagi? Iya aku tahu dan juga pernah melihat obat itu, bentuk bukan seperti Pil, melainkan berbetuk cairan bening!" jawab Yao Shan.

__ADS_1


Mata Tian Feng melebar kemudian dia menoleh kepada Sue Yue yang masih menatap Yao Shan dengan keheranan.


"Kenapa kamu ingin mengetahui hal itu, apakah kamu...! Tunggu aku ingat, kamu inikan dulu juga menjadi muda karena sesuatu bukan? Apakah kamu pernah meminum Cairan itu?" tanya Yao Shan yang di jawab dengan anggukan oleh Tian Feng.


"Kalau begitu dari mana kamu mendapat perhatian Cairan itu?" tanya lagi Yao Shan.


"Dari dia!" Tian Feng menatap kearah Sue Yue sehingga membuat Sue Yue menaikkan alisnya.


"Owh dari arwah ini! Lalu Nona dari mana kamu bisa memiliki obat Cairan yang setingkat dengan 7 Bintang?" tanya Yao Shan kepada Sue Yue.


"Obat Cairan Dewa? Apakah maksud mu adalah Air Kebangkitan Sang Iblis?" Sue Yue balik bertanya.


"Aku tidak tahu kamu memberinya nama apa, namun yang jelas jenis obat seperti itu sangat langka, di samping bahan-bahannya yang sangat sulit untuk di dapat, keberadaan cairan tersebut juga sangat langka!" kata Yao Shan menjelaskan.


"Iya benar sekali, aku sendiri yang berhasil menciptakan cairan itu saja juga tidak ingat lagi akan bahan-bahannya, yang jelas semua bahan-bahan sangat sulit untuk didapatkan,' jawab Sue Yue.


"Kalau di tempat ku nama obat itu adalah Air Mata Bodhisattva, walau kami para pakar Obat bisa membuatnya, yang membuat kami kesulitan untuk membuat hanyalah kelangkaan bahannya, tidak semua bahan yang di perlukan adalah tanaman obat ajaib, namun ada beberapa bahan seperti Tulang bayi yang hampir di lahirkan, itu salah satu bahan yang tidak mungkin kami lakukan," ucap Yao Shan.


"Bagiamana dengan penawarnya, apakah obat itu memiliki penawar?" tanya Tian Feng.


"Tidak ada! Sekali minum cairan itu maka dia akan kembali mengecil dan akan tumbuh dengan normal seperti biasa!" jawab Yao Shan.


Tian Feng hanya bisa mengangguk kemudian dia mengeluarkan sesuatu dari dalam Cincin nya, "Guru, akan akan masuk ke Dunia dimensi dalam untuk berlatih sekaligus akan menyerap Batu Mustika putih ini, jadi aku akan meninggalkan Sue Yue di sini bersamamu!" kata Tian Feng seraya menggenggam Batu Mustika putih di tangannya.


"Batu apa itu? Sepertinya itu bukan batu milik Hewan Suci ataupun Hewan Iblis Ajaib?" tanya Yao Shan.


"Memang bukan, nanti saja aku menjelaskannya, sekarang aku harus secepatnya menyatukan batu ini kedalam tubuhku!" kata Tian Feng kemudian dia terbang menuju ke tempat Dunia dimensi dalam berada.

__ADS_1


Sue Yue hanya bisa menatap Tian Feng yang pergi ke arah gunung, dia sungguh tidak menduga jika Tian Feng memiliki tempat-tempat unik seperti ini, andai dahulu mereka sudah mengetahui misteri dan kekuatan seperti itu, mungkin dia dan Tian Feng tidak akan pernah berpisah, namun semuanya sudah terlanjur terjadi karena masa lalu tidak akan bisa diputar lagi.


***


Tian Feng segera masuk kedalam Dunia dimensi dalam, setelah tiba di dalam, dia mulai bertanya kepada Xian akan bagaimana cara menyatukan Batu Mustika putih itu dengan tubuhnya.


"Xian, cepat beritahu aku apa yang harus aku lakukan sekarang?" tanya Tian Feng.


"Kamu hanya perlu memusatkan pikiran serta energimu ke arah batu di tanganmu itu, namun itu tidak akan mudah, nantinya energi murni dari batu itu pasti akan memberikan perlawanan kepadamu, jika hal itu terjadi, maka kamu hanya perlu berusaha untuk menekan energinya, itu sama seperti kamu sedang berusaha menjinakkan seekor binatang!" kata Xian.


"Em.. Caranya hampir mirip seperti saat aku menjinakkan Api Teratai Buddha Emas! Baiklah aku akan mencobanya!" ucap Tian Feng kemudian dia duduk bersila dan menatap Batu Mustika putih itu dengan sangat serius.


Tian Feng mulai menyalurkan energinya ke Batu Mustika itu, sedangkan Batu itu samar-samar juga mengeluarkan energinya, Tian Feng dapat merasakan jika Batu Mustika putih itu akan segera memberikan perlawanan.


Begitu energi Tian Feng mulai menyentuh Batu Mustika tersebut, sebuah energi putih tiba-tiba saja keluar dari batu kecil di tangannya, batu tersebut juga melepaskan aura putih yang begitu besar dan menekan Tian Feng dengan sangat kuat.


Tian Feng merasakan tekanan yang begitu besar, dia yang tidak mau mengalah mulai melapaskan energinya dan berubah wujudnya ke wujud Dewa untuk melawan tekanan dari batu tersebut.


Hembusan angin Chi berhembus sangat kuat ketika Tian Feng dan Batu Mustika putih tersebut mulai saling menekan dengan aura masing-masing. Aura merah dan putih yang saling mendorong membuat seluruh tempat tersebut mulai bergetar.


Batu mustika yang berputar dan melayang di udara menembakkan energi putih yang sangat kuat kearah Tian Feng, melihat serangan tersebut, Tian Feng segera menahannya dengan Energi merahnya kemudian dia mengubah bentuk energi merahnya ke bentuk bulatan kecil yang sangat banyak dan memberikan serangan balasan dari beberapa arah menyerang Batu Mustika putih.


Seperti memiliki kecerdasan sendiri, Batu Mustika tersebut bergerak menghindari setiap serangan tersebut kemudian berbalik menyerang Tian Feng dengan melesat dengan kecepatan tinggi untuk menghantam tubuh Tian Feng.


Tian Feng segera bangkit kemudian dia mengeluarkan Tombaknya dan langsung menahan batu itu dengan mata Tombaknya, demi bisa menjinakkan Batu Mustika putih tersebut, mau tidak mau Tian Feng harus menggunakan kekuatan tombaknya.


Ledakan kuat dari benturan keduanya membuat Dunia dimensi dalam seperti mau runtuh, banyak retakan di setiap lapisan dinding penahan yang mulai terlihat, namun keduanya tetap saling serang.

__ADS_1


"Batu Mustika ajaib!" gumam Tian Feng yang sangat kagum dengan kekuatan batu tersebut.


Walau hanya sebuah batu, namun Tian Feng merasa seperti sedang melawan musuh yang memiliki kemampuan yang setara dengan dirinya, dengan penuh penuh keseriusan, Tian Feng dan batu tersebut kini saling serang di udara. Petir Merah dan Energi putih secara terus menerus saling berbenturan membuat banyak perusakan di tanah, walau mereka bertarung cukup tinggi, namun efeknya sangat besar, bahkan mampu menjangkau tanah yang jauh di bawah keduanya.


__ADS_2