
Singa Emas mengajak Tian Feng dan Ho Chen untuk masuk ke sebuah pintu di tepi gunung, pintu tersebut lumayan tinggi dan lebar, sedangkan Xu Lian segera terbang dan lebih dulu masuk melewati pintu tersebut.
"Ini aneh sekali, bukankah Naga Emas yang ada Kahyangan itu sangat besar sekali, bagaimana bisa Naga sebesar itu memasuki Pintu yang berukuran lebih kecil dari tubuhnya, terlebih lagi Gunung ini terlalu kecil jika dijadikan rumah Naga sebesar itu?"
Tian Feng semakin merasa tidak masuk akal, masalahnya Ho Chen juga sama tidak mengertinya, namun sepanjang pengalamannya, para Naga biasanya mampu merubah wujudnya menjadi apapun dan siapapun, salah satunya adalah Xu Lian, kemungkinan besar hal yang sama pasti juga di lakukan oleh Naga Emas Kuno tersebut.
Begitu mereka sudah melewati pintu masuk dan di dalam sedikit lebih gelap, ada sebuah cahaya menyerupai pintu yang lain di hadapan mereka.
Keduanya terus berjalan mengikuti Singa Emas yang menuju ke arah pintu cahaya tersebut, dan begitu mereka melewati Pintu tersebut, alangkah terkejutnya Tian Feng dan Ho Chen ketika melihat pemandangan dihadapan mereka.
"Dunai macam apa sebenarnya tempat ini? Apakah ini salah satu Dunia Dimensi lain di Dunia ini?" tanya Tian Feng.
"Sepertinya begitu, kemungkinan pintu tadi adalah pintu menunju ke Dimensi ini!" jawab Ho Chen.
Yang mereka lihat saat ini adalah sebuah tanah lapang yang di penuhi oleh beraneka ragam macam bunga yang berwarna-warni.
Jika di ingat-ingat lagi oleh Tian Feng, seharusnya jika gunung tersebut tembus dari sebelah ke sebelah lagi, yang ada seharusnya adalah Padang Savana dan juga barusan gunung yang berjejer, namun ternyata semuanya berbeda dan Tian Feng curiga jika saat ini dirinya berada di dunia Dimensi.
"Uwa..Uwa uwa!"
Xu Lian muncul dari pohon-pohon bunga dan kemudian dia mengajak Tian Feng untuk pergi ke sebuah bangunan yang sangat besar sekali.
Tian Feng dan Ho Chen hanya bisa mengikuti Xu Lian dan kemudian mereka semuanya berhenti di sebuah bangunan yang seluruh dindingnya terbuat dari batu hitam.
"Ini adalah Istana Naga Emas Kuno!" kata Ho Chen.
"Benar sekali, ini adalah Istana Raja Naga Api Emas Xu Guang Long!" kata Singa Emas.
Tidak ada pintu dan juga tidak memiliki atap, serta dalamnya sangat luas, ini hampir sama luasnya dengan wilayah Kerajaan Wu, mungkin juga masih kurang luas jika di bandingkan aula Istana ini!" kata Tian Feng yang berjalan kedalam aula istana yang tidak memiliki atap serta sangat luas.
Di tengah-tengah aula yang lantainya di lapisi oleh Batu hitam, ada patung Naga berdiri di tengah-tengah aula, dan wajah sang Naga mengarah ke arah jalan masuk istana.
__ADS_1
"Sebenarnya disini adalah tempat Raja Naga pertama memimpin hingga di teruskan ke Raja Naga Api Emas Xu Guang Long, karena mereka semua kini sudah tidak tinggi disini lagi, kami membuatkan patung dari Elemen batu agar bisa terus mengingat Raja!" kata Singa Emas.
Ho Chen mengangguk kemudian dia mulai membayangkan jika di tempat patung Naga tersebut adalah tempat Raja Naga memimpin semua Binatang, bisa di anggap sebagai singsananya.
"Maaf Singa Emas, kalau boleh aku bertanya, kenapa kamu bisa bicara seperti manusia, dan apakah para Raja Naga juga bisa bicara?" tanya Tian Feng.
"Iya, mereka bisa bicara, dan mengenai diriku dan yang lainnya, kami semua meminum Air Mata Naga agar bisa bicara!" jawab Singa Emas.
"Air Mata Naga?" Tian Feng memiringkan wajahnya karena penasaran.
"Air Mata Naga adalah air yang mampu membuat hewan apapun untuk bisa bicara, dan air itu ada di sana?" kata Singa Emas sekaligus menatap kearah air yang menetes dari sebuah celah kecil, dan tetesannya berkumpul diatas lantai Batu hitam yang sudah di bentuk seperti sebuah kolam kecil.
"Apakah jika Xu Lian meminum air mata itu akan bisa bicara juga?" tanya Tian Feng.
"Itu pasti, dan jika Putri Naga juga mandi air itu, maka tubuhnya akan bisa berubah, Putri bisa memiliki tubuh Manusia kapanpun dia mau!" jawab Singa Emas kemudian dia menghampiri Xu Lian yang sedang berada di atas patung Naga.
"Putri Naga, jika Putri ingin bisa bicara Putri bisa meminum Air Mata Naga peninggalan Raja Pertama, dan ingin memiliki tubuh seperti manusia, putri bisa berendam di air itu!" kata Singa Emas.
"Uwa..uwa!" Xu Lian mengangguk dan kemudian dia menghampiri kolam tersebut kemudian berhenti di pinggirannya sambil memainkan ekornya yang di celup-celupkan di air tersebut.
"Sebaiknya kita pergi dari sini jika Putri ini berendam, setelah satu hari dia berendam, barulah dia akan bisa berubah ke wujud manusia!" kata Singa Emas.
Ho Chen dan Tian Feng tidak terlalu menanggapi hal itu, namun bukan berarti mengabaikannya.
Mereka segera pergi ke tempat lain meninggalkan Xu Lian yang masih memain-mainkan ekornya di air tersebut kemudian tanpa ragu langsung masuk kedalam air.
***
"Raja Singa Emas! Apakah Mata Naga Giok Kaisar berada di dalam istana ini?" tanya Ho Chen.
"Iya, tapi sebelumnya aku ingin tahu dulu, apakah kedatangan kalian bersama Putri Naga adalah untuk Mustika Mata Naga Giok Kaisar ini?" tanya Singa Emas.
__ADS_1
"Benar sekali, namun kami tidak bermaksud mengambilnya, kami hanya ingin menggunakannya untuk menemukan tempat persembunyian Kaisar Kegelapan!" kata Ho Chen.
"Kaisar Kegelapan? Apakah sosok manusia berjubah hitam yang dulu membuat maslahah adalah Kaisar Kegelapan itu?" tanya Singa Emas.
"Bukan dia, namun mereka hanyalah para Pengawalnya saja!" jawab Ho Chen.
"Jika memang benar, itu artinya mereka ingin mengadu domba agar kami bermusuhan dengan manusia dan Dewa, ini sungguh keterlaluan sekali!" kata Singa Emas yang sangat geram sekali setelah mengetahui kebenarannya.
Tian Feng menoleh kearah kolam Air Mata Dewa yang sudah agak jauh, terlihat ada cahaya emas berkilauan dari kolam tersebut.
"Owh iya, aku belum mengetahui nama kalian!" kata Singa Emas yang baru ingat jika dia belum mengetahui nama Tian Feng dan juga Ho Chen.
"Namaku adalah Ho Chen, dan ini adalah Tian Feng!" jawab Ho Chen.
"Ho Chen, Tian Feng, aku akan mengingatnya! Kalau begitu ikutlah denganku, aku akan menunjukkan tempat Mustika Mata Naga Giok Kaisar berada!" kata Singa Emas.
Mereka segera pergi menuju ketempat keberadaan Mustika Mata Naga Giok Kaisar, namun para binatang menyebutnya sebagai Mustika Mata Naga Giok Kaisar.
Mereka tiba di sebuah tempat lain, di tempat itu enam pilar yang berdiri melingkari sebuah kotak batu hitam yang lumayan besar.
"Ini adalah adalah Pilar yang melindungi Mustika Mata Naga Giok Kaisar, ada segel khusus yang disematkan di setiap pilar, jadi jika ingin membuka peti batu itu, maka segel di setiap pilar harus di lepaskan, jika tidak maka kalian tidak akan bisa membukanya, tidak peduli seberapa besar kekuatan kalian!" kata Singa Emas.
"Jadi bagiamana cara melapaskan segel tersebut?" tanya Tian Feng.
"Harus ada enam binatang yang memiliki kekuatan yang sama seperti diriku, lebih juga tidak masalah, namun jika dibawah ku, binatang itu tidak akan kuat untuk membukanya, sekarang ada kalian berdua, jadi kita butuh tiga lagi untuk melepaskan segel!" kata Singa Emas.
"Jadi walau manusia seperti kami juga bisa melepaskannya? Jika benar maka...!"
Ho Chen segera membuat tiga tubuh bayangan yang sama dengannya, ketiga tubuh bayangan berkekuatan Rana Agung itu segera berdiri disamping Ho Chen.
"Apakah ini cukup?" tanya Ho Chen.
__ADS_1
"Tentu saja sudah sangat cukup, kalau begitu mari kita mulai melepaskan Segel Pilar nya," kata Singa Emas kemudian mereka segera berdiri di masing-masing pilar untuk melakukan pelepasan segel pilar.