
***
Sebuah getaran secara perlahan-lahan mulai menggetarkan Galaxy Hitam, dan dari ruang gelap yang kosong, terdapat sebuah garis retakan, namun bukan sebuah retakan pelindung, melainkan sebuah retakan Dimensi.
"Hem..! Apakah akhirnya dia sudah kembali?" gumam Zhi Yin.
Tepat saat Zhi Yin selesai bergumam, energi besar tiba-tiba saja meletus dari dalam retakan hingga menciptakan sebuah suara gemuruh keras yang disertai dengan getaran hebat di seluruh Galaxy Hitam, dan setelah itu retakan Dimensi mulai melebar kemudian sebuah tangan muncul dari dalam retakan.
Zhi Yin tersenyum lebar saat melihat kemunculan tangan tersebut, walau tubuh sosok tersebut belum terlihat sepenuhnya, namun Zhi Yin bisa mengenali pemilik tangan tersebut.
Tubuh sosok tersebut kini mulai terlihat jelas, dan dari tubuh sosok tersebut terpancar sebuah aura gelap pekat yang menyebar dan menutupi kembali Galaxy Hitam dengan aura gelap tersebut.
"Akhirnya kamu berhasil mencapai Puncak Rana Ilahi Tahap 2, ini sungguh melebihi harapanku An Huang Yi!" kata Zhi Yin.
Sosok tersebut melirik Zhi Yin dengan mata yang sepenuhnya hitam dan sosok tersebut menatap tajam kearah Zhi Yin lalu dengan satu kedipan mata, batu-batu hitam di sekitar Zhi Yin langsung hancur menjadi debu halus.
"Pengendalian kekuatan Alam yang sangat sempurna, sekarang semua penantianku selama ini tidak akan sia-sia, walau harus disayangkan karena aku tidak bisa menangkap gadis kecil itu, namun sekarang Tubuh An Huang Yi sudah setara dengan Gadis putri dewa Sesat!" batin Zhi Yin.
An Huang Yi menutup matanya sejenak kemudian kembali membuka mata nya kembali normal lalu menghampiri Zhi Yin.
"Akhirnya dengan energi kehidupan di Galaxi Kabut Tiga Warna, aku tidak hanya berhasil mencapai Awal Rana Ilahi Tahap 2, melainkan berhasil menembus ke puncak Tahap 2!" kata An Huang Yi yang merasa puas.
"Hahaha…! Keberuntungan memang ada dipihak kita, namun jika kamu ingin benar-benar memiliki puncak kekuatan Rana Ilahi Tahap 3, sepertinya itu mustahil!" kata Zhi Yin.
"Kenapa bisa mustahil? Bukankah masih banyak Galaxy lain di luar sana yang bisa diserap Energinya?" tanga An Huang Yi.
"Tidak semudah dan sesederhana itu An Huang Yi, walau kamu menyerap seluruh energi kehidupan di Alam Semesta, memang energimu akan bertambah, namun kamu tetap tidak akan bisa memasuki ke tingkat awal tahap 3!" jawab Zhi Yin.
__ADS_1
"Bisa kamu jelaskan maksud alasanmu itu dengan lebih jelas?" tanya An Huang Yi.
"Sebenarnya jika kamu memang benar-benar ingin bisa naik ke tahap 3, hanya ada satu cara, yaitu dengan menggabungkan energiku dengan energimu, dengan bergabungnya dua kekuatan, maka kamu akan benar-benar bisa mencapai puncak Tahap 3!" kata Zhi Yin.
"Itu artinya jika aku kembali menyerap energi kehidupan di beberapa Galaxy lagi itu sudah tidak ada pengaruhnya lagi padaku, apa itu yang ingin kamu jelaskan?"
"Tepat sekali!" jawab Zhi Yin.
"Tapi apakah cara ini tidak apa-apa? Maksudku apakah tidak akan terjadi sesuatu kepada kita nantinya jika kita bergabung?" tanya An Huang Yi yang sedikit ragu.
"Tenang saja, tidak akan terjadi sesuatu yang baru padamu, hanya saja mungkin diriku yang sudah tidak bisa menemanimu lagi!" jawab Zhi Yin.
Mata An Huang Yi melotot karena terkejut saat mendengar perkataan Zhi Yin, dia memang merasa senang karena tidak akan terjadi sesuatu yang buruk padanya, namun setelah mengetahui jika Zhi Yin akan lenyap, An Huang Yi sedikit terkejut.
"Kenapa bisa seperti itu?" tanya An Huang Yi.
"Sebab kita berdua berbeda, aku hanyalah sebuah Jiwa Spiritual yang tidak memiliki tubuh, sedangkan dirimu masih memiliki tubuh, jadi nanti saat energiku menyatu ke dalam tubuhmu, maka aku pun juga akan segera lenyap, tapi itu bukanlah masalah, yang paling penting kamu bisa mencapai tahap 3 dan melanjutkan perjuangan kita, aku hanya berharap kamu tidak mengecewakan ku An Huang Yi!" kata Zhi Yin.
"Jika memang tidak ada cara lain, baiklah aku akan melakukan apapun yang kamu perintahkan, jika harus bergabung baik, dan aku berjanji akan meneruskan impian dan usaha kita, jadi kapan kita akan melakukannya?" tanya An Huang Yi.
"Sabarlah dulu, lebih baik kamu biasakan diri dulu dengan kekuatan barumu itu, setelah nanti sudah terbiasa serta kamu sudah benar-benar bisa mengendalikan kekuatanmu, maka hari itu juga kita akan bergabung!" jawab Zhi Yin.
An Huang Yi mengangguk kemudian dia melangkah memasuki Istana, namun setelah beberapa saat, dia menyadari jika Energi Pelindung Galaxy Hitam sudah rusak.
"Apakah selama aku pergi ada yang pernah datang kesini lalu merusak segel Pelindung?" tanya An Huang Yi.
Walau sudah mencapai Rana Ilahi bahkan hingga puncak Tahap 2, namun An Huang Yi belum bisa menggunakan ilmu Penglihatan waktu serta menjelajahi waktu seperti Ho Chen dan Tian Feng, sebab kekuatan yang ia miliki di dapat dari sebuah pemaksaan.
__ADS_1
Butuh waktu bagi An Huang Yi untuk bisa menggunakannya, namun yang pasti, Zhi Yin tidak akan membiarkan An Huang Yi melakukannya.
"Iya, beberapa hari yang lalu, Dewa Sesat, Dewa Pelindung Alam Semesta dan menantumu datang menyerang tempat ini serta berhasil menghancurkan Segel Pelindung!" jawab Zhi Yin.
"Xi Jing Zi juga ikut menyerang dan bergabung dengan mereka?" An Huang Yi jelas terkejut setelah mengetahui jika Chinmi ternyata sudah berhianat.
"Bukankah aku sudah pernah memperingati mu akan menantumu itu! Sekarang dugaanku sudah terbukti jika ternyata Jiwa menantumu sebenarnya sudah lama terlepas." jawab Zhi Yin.
"Kurang ajar, jadi selama ini kita sudah membiarkan musuh dalam selimut tinggal di dalam istana ku? Xi Jing Zi, tunggu saja, aku pasti akan mencarimu dan akan lebih dulu melenyapkanmu!" suara nada geram yang mengandung kemarahan membuat An Huang Yi mengepalkan kedua tangannya erat-erat sehingga bunyi di setiap sendi jarinya terdengar serta aura gelap pekat membuat Istana bergetar hebat.
"Simpan saja kekuatanmu, jangan kamu buang-buang energimu sebelum kamu benar-benar bisa mengendalikannya, jika tidak kita tidak akan bisa bergabung jika kamu belum bisa mengontrol kekuatan mu sendiri!" kata Zhi Yin mengingatkan.
An Huang Yi mulai sedikit tenang setelah Zhi Yin berkata demikian lalu dia menatap ke arah singgasana hitamnya seraya mengangguk lalu mulai berjalan ke arah kursi singgasananya.
"Dasar bodoh!" batin Zhi Yin yang berada di belakang An Huang Yi seraya tersenyum penuh makna kepada An Huang Yi.
Zhi Yin benar-benar sangat senang, di samping betapa bodohnya An Huang Yi yang mudah sekali untuk di hasut, An Huang Yi sendiri juga masih belum bisa melihat dan menjelajahi masa lalu dan masa depan, jika sampai dia bisa, maka An Huang Yi pasti akan tahu akan semua kebohongannya serta keinginannya yang sebenarnya jika dia berniat menjadikan tubuh An Huang Yi sebagai wadahnya.
Zhi Yin menargetkan waktu sebelum pertandingan di Galaxy merah tiba, Zhi Yin sudah harus bisa mengambil tubuh An Huang Yi, dan setelah itu dia sendiri yang akan bertarung melawan Tian Feng dan akan menghabisi Tian Feng dengan tangannya sendiri untuk membalas dendam.
"Ini pedangmu, sekarang kita atur rencana sebaik mungkin, yang jelas kita juga harus mempersiapkan pasukan Kegelapan untuk berjaga-jaga, setengah bisa kita bawa, dan setengah lagi kita taruh disini untuk dijadikan pasukan cadangan!" kata Zhi Yin.
An Huang Yi mengangguk, namun dia melihat ke sekelilingnya mencari keberadaan pengawal yang tersisa.
"Siapa yang kamu cari?" tanya Zhi Yin.
"Dua pengawalku yang tersisa, kemana mereka?" tanya An Huang Yi.
__ADS_1
"Jangan lagi kamu mencari kedua pengawal yang lemah dan tidak berguna itu, aku sudah mencabut kekuatan kegelapan mereka dan memberikannya kepada salah satu prajurit ku!" jawab Zhi Yin dengan tenang.
An Huang Yi jelas terkejut, terlebih lagi dia tidak menduga jika Zhi Yin telah melenyapkan dua Pengawal yang tersisa yang selama ini telah menemaninya, namun apa yang bisa An Huang Yi protes, sekarang selain menuruti apa yang Zhi Yin katakan, tidak ada lagi yang bisa dia lakukan, apalagi mengingat Zhi Yin akan mengorbankan diri demi membantunya untuk bisa mencapai Puncak Rana Ilahi Tahap 3, begitulah yang An Huang Yi yakini.