
***
Ho Chen dan Tian Feng kali ini harus melakukan perjalanan ke Dunia Selatan, jarak yang di tempuh cukup jauh, jadi mereka tidak mungkin terbang mengarungi angkasa, yang harus mereka lakukan adalah menggunakan Sihir Ruang Waktu agar sedikit lebih cepat, setidaknya tidak butuh waktu sampai dua hari.
Keduanya kini sudah muncul di langit dan menatap daratan yang ada dibawah mereka. Sepanjang mata mereka memandang, tidak satupun ada tanda-tanda keberadaan bangunan manusia, yang ada hanyalah para Bintang aneh seperti binatang purba yang berlalu lalang.
"Jadi yang mana Gunung Tingsan itu?" tanya Tian Feng sekaligus memperhatikan Gunung-gunung yang cukup banyak.
"Sebenarnya aku juga baru mendengar nama Gunung Tingsan ini serta keberadaannya, menurut penjelasan Raja Agung Barat Guang Mu, di Dunia Selatan inilah Gunung Tingsan itu berada!" kata Ho Chen.
"Jadi guru juga tidak tahu? Kalau begitu bagiamana cara kita menemukannya, bahkan di dunia ini tidak ada manusia yang bisa kita tanyakan!"
Ho Chen hanya tersenyum kemudian dia menunjuk ke arah lengan Tian Feng seraya berkata, "Masih ada Naga mu yang bisa menjadi penunjuk arah!" kata Ho Chen.
"Owh!"
Tian Feng baru teringat jika Dunia Selatan ini adalah dunianya Xu Lian, dia segera meminta Xu Lian untuk keluar dari lengannya dan kemudian tato Naga Api itupun muncul dalam wujud Naga Kecil.
"Uwa!?"
Naga Kecil yang sudah lama tidak keluar terkejut setelah melihat ke sekelilingnya, dia berbalik dan berbicara kepada Tian Feng.
"Uwa uwa, uwa uwa uwa..!?"
"Iya, ini memang dunia mu!" jawab Tian Feng.
Mata Naga kecil melebar kemudian dia kembali menatap hamparan daratan di bawahnya lalu dengan riangnya dia terbang berputar-putar kebawah.
Ho Chen dan Tian Feng juga ikut turun, melihat Xu Lian yang terlihat sangat senang sekali, Tian Feng tidak langsung mengatakan maksud dia meminta Xu Lian untuk keluar.
Saat mereka baru menginjakkan kaki mereka di atas tanah, tiba-tiba saja mereka merasakan ada energi yang cukup besar menuju ke arah mereka.
"Ini..!?"
__ADS_1
Tian Feng menoleh kearah sumber energi tersebut dan kemudian dia dan Ho Chen terkejut saat melihat gerombolan Singa berbulu emas serta memiliki tubuh yang sangat besar dan taring panjangnya yang keluar dari mulutnya sedang terbang ke arah mereka.
"Singa ini memiliki kekuatan Dewa Agung? Tapi bagaimana mungkin?" kata Tian Feng yang masih melihat gerombolan Singa Emas yang semakin mendekat.
Bagi Tian Feng dan Ho Chen, melawan Singa Emas yang memiliki kekuatan Dewa Agung tidak akan sulit mengingat mereka berdua sudah mencapai Tahap Rana Agung, namun jika yang harus di lawan berjumlah lebih dari 30 ekor yang semuanya berada di tahap Dewa Agung, walau mereka memiliki kekuatan Rana Agung sekalipun akan sangat mustahil rasanya.
Anehnya Xu Lian tidak terlihat panik sama sekali, dia masih terbang kesana kemari dengan riang seolah-olah dia sangat bahagia karena bisa kembali melihat dunianya.
"Hari Tian, para Binatang ini sepertinya ingin menyerang kita!" kata Ho Chen.
Tian Feng dan Ho Chen menjadi lebih waspada serta bersiap-siap andai gerombolan Singa Emas itu nanti menyerang mereka.
Gerombolan Singa Emas yang berjumlah 37 ekor itu langsung berhenti dihadapan Tian Feng dan Ho Chen dengan dengkuran keras serta mata emas buas yang menyala-nyala.
"Grrr...! Mau apa Manusia seperti kalian datang ke dunia ku ini?"
Tian Feng terkejut saat mengetahui jika singa tersebut bisa berbicara, terlebih lagi singa tersebut berbicara dengan bahasa yang sama dengannya.
Ho Chen hanya tersenyum melihat Tian Feng yang terkejut, dia sendiri sudah lama hidup dan menjelajahi alam semesta sudah sering bertemu dengan binatang yang bisa bicara, salah satunya adalah She Long Naga Batu Meteor yang dulu pernah dia lawan bersama dengan Chinmi dan yang lainnya.
"Maaf jika kedatangan kami sudah mengusik kalian, tapi kami datang kesini bukan untuk berniat buruk!" kata Ho Chen.
"Aku tidak akan pernah percaya kepada para Manusia seperti kalian, kebanyakan dari kalian jika datang ke sini pasti memiliki maksud tertentu, dan aku Penguasa Dunia ini tidak akan membiarkan siapapun untuk membuat masalah, termasuk para Dewa sekalipun!" kata singa emas yang sepertinya adalah pemimpin dari gerombolan.
Ho Chen mengerutkan dahinya saat Singa tersebut juga tidak akan membiarkan para Dewa untuk datang, hal itu membuatnya merasa heran, kenapa Pusaka Mata Naga Giok Kaisar bisa berada di Dunia Selatan seperti ini.
"Tapi kenapa para Dewa juga kalian tentang?" tanya Ho Chen.
"Untuk apa aku harus menjawab pertanyaanmu, sebelum kami benar-benar marah, sebaiknya kalian lekas tinggalkan duniaku ini dan jangan lagi berani datang untuk merusak kedamaian di dunia ini!" kata Singa Emas tersebut.
"Aku tidak mau! Aku sudah jauh-jauh datang kesini karena ingin pergi ke Gunung Tingsan, dan sekarang aku harus pergi begitu saja setelah menempuh perjalanan sejauh ini? Tidak akan!" kata Tian Feng.
"Bernyali sekali kamu manusia! Apa kamu bilang tadi? kamu ingin pergi ke Gunung Tingsan?" mata singa tersebut semakin bercahaya serta bulu emas di leher hingga pundak mereka juga berdiri.
__ADS_1
"Jika memang tujuan kalian ingin pergi ke Gunung Tingsan, maka kami akan semakin melarang kalian dan jika tetap memaksa, maka aku pastikan kalian akan selamanya tinggal disini!" kata Singa Emas kemudian dia meraung keras hingga tanah ikut bergetar karena raungannya.
Tian Feng dan Ho Chen menjadi lebih waspada saat ke 37 singa itu sudah mengelilingi mereka, dan tekanan kuat dari seluruh kekuatannya Dewa Agung juga menahan mereka.
Tian Feng jelas tidak mau ditindas begitu saja oleh para Singa emas tersebut, dia juga segera melepaskan aura Agung yang si sertai dengan energinya sehingga ledakan energi membuat tekanan para Singa emas tersebut hampir terpatahkan, hanya saja jumlah Singa Emas tersebut terlalu banyak dengan kemampuan mereka yang masing-masing berada di tahap Dewa Agung.
Ho Chen juga langsung melepaskan Aura Agung serta energinya sehingga kedua kubu sama-sama saling mendorong tekanan.
"Rana Agung ya! Apakah kalian pikir kekuatan Rana Agung kalian mampu lolos dari kami? Jangan terlalu yakin dulu kalian! Serang!" seru singa yang menjadi pimpinan para singa yang lain.
Semua Singa segera melapaskan Auman keras yang mengandung energi kuat serta menghancurkan batu dan menerbangkan apapun yang ada dihadapannya.
Tian Feng menyipitkan matanya melihat itu, dia jadi teringat dengan ilmu dari Kitab Singa Emas dan Kitab Singa Suci milik Zang Yang dan Nenek Chi, auman para singa tersebut hampir mirip dengan ilmu Auman Singa Emas dari kitab Singa Emas.
Tian Feng segera menyimpulkan energinya begitu juga dengan Ho Chen, sedangkan Tian Feng berniat menggunakan Auman Singa nya untuk membalas Auman mereka, dan Ho Chen berniat melepaskan Auman Naga Es nya.
Namun belum sempat keduanya melepaskan kekuatan mereka serta energi Auman para Singa Emas yang juga hampir sampai ke arah mereka, tiba-tiba saja Xu Lian berubah menjadi Naga Emas kemudian dia juga melepaskan Auman yang yang lebih kuat dari Auman para Singa Emas.
Roarrr..!!!"
Energi Angin Panas segera menghancurkan tanah dan menerbangkannya ke berbagai arah, untungnya Tian Feng dan Ho Chen segera menghilang dan berpindah tempat sehingga kekuatan dahsyat dari Auman Xu Lian tidak mengenai mereka.
Seluruh energi milik para Singa Emas segera terdorong oleh energi milik Xu Lian, bahkan tubuh beberapa Singa emas langsung terhempas seperti kapas yang tertiup oleh angin ke segala arah.
Singa Emas yang menjadi pemimpin itu melebarkan matanya saat melihat kemunculan Xu Lian, dan dia juga ikut terhempas cukup jauh sebelum akhirnya semua kembali mendapatkan kembali keseimbangan tubuh mereka.
Semua para Singa segera berkumpul kembali namun mereka semua masih sama-sama terkejut dengan keberadaan Xu Lian, namun setelah beberapa saat pemimpin para singa segera tersadar.
"Bukankah dia itu putri Paduka Naga Api Emas Xu Guang Long? Maafkan atas ketidak tahuan kami Putri Naga!" kata pimpinan singa sekaligus menundukkan kepala lalu diikuti oleh para singa yang lain.
Tian Feng dan Ho Chen sama-sama saling berpandangan melihat semua para Singa Emas yang ganas ternyata tidak berani kepada Xu Lian, padahal dari segi kekuatan, Xu Lian pasti akan kalah jika melawan seluruh para singa ganas tersebut.
"Sepertinya Xu Lian memang memiliki status Naga yang tidak biasa!" gumam Tian Feng.
__ADS_1