
Ho Chen muncul di samping Chinmi yang sepertinya sedang memperhatikan Zhi Yin dengan tatapan terkejut, Chinmi bukan terkejut karena Wajah Zhi Yin yang sangat cantik, melainkan karena wajahnya yang sangat mirip dengan isterinya.
"Chinmi, jangan sampai matamu tertipu oleh wajahnya, dia itu Zhi Yin yang berhasil merebut tubuh An Huang Yi!" kata Ho Chen.
Chinmi terus memperhatikan Zhi Yin tanpa berkedip, hal ini sungguh membuat perasaan Ho Chen semakin tidak tenang dan Khawatir kepada Chinmi.
Setelah berselang beberapa saat, Chinmi menutup matanya seraya menghela nafasnya dan kemudian dia memandangi Ho Chen.
"Chinmi!" Ho Chen hanya bisa menunggu akan reaksi Chinmi setelah melihat Zhi Yin, apakah dia terpengaruh atau tidak.
Chinmi menatap Ho Chen selama beberapa detik dan kemudian dia tersenyum kepada Ho Chen seraya berkata, "Senior tidak perlu khawatir, aku tahu sekali akan siapa dia, walau sebelumnya sempat terkejut karena wajahnya yang mirip sekali dengan Yin'er, namun aku sangat tahu mana Yin'er yang asli dan mana yang bukan!" kata Chinmi.
"Jadi..?" Ho Chen menjadi sangat penasaran namun juga menghela nafas lega.
"Aku tidak akan bisa tertipu oleh wajah palsunya!" jawab Chinmi.
Ho Chen mengangguk kemudian dia menatap ke arah Zhi Yin yang terlihat seperti tidak percaya jika Batu yang ada di tangan Chinmi adalah Batu Matahari.
Lagi pula Chinmi bukanlah tipe laki-laki yang mudah terpengaruh oleh kecantikan, walau wajah tersebut sama persis dengan wajah istrinya, namun Chinmi yang lebih tahu akan istrinya.
Perbedaan di mata Chinmi adalah, wajah Zhi Yin terlalu muda jika dibandingkan dengan istrinya, belum lagi ada ciri khusus yang sangat berbeda dari keduanya, yaitu tinggi badan, tubuh Zhi Yin terlalu tinggi jika dibandingkan dengan ukuran tubuh Qie Yin, karena itu Chinmi bisa langsung membedakannya.
"Kenapa Batu itu bisa berada padamu Penghianat?" tanya Zhi Yin.
Chinmi melihat Batu di tangannya seraya menjawab, tidak sulit untuk mendapatkan batu ini dari penjaga serta pasukan mu di Galaxy Kembar, lagi pula tidak ada gunanya lagi aku harus memberitahumu akan bagaimana caraku bisa mendapatkan ini, yang perlu kamu tahu jika hari ini adalah hari bagimu untuk menebus semua dosa-dosa yang telah kamu lakukan kepada ku, kepada orang lain, serta kepada semua makhluk hidup di seluruh alam semesta ini!" jawab Chinmi kemudian telapak tangannya mulai mengeluarkan energi hitam.
"Apa yang akan kamu lakukan?" tanya Zhi Yin.
Chinmi menatap tajam kearah Zhi Yin kemudian menjawabnya sekaligus melepaskan energinya.
"Aku akan menghancurkan Batu ini menjadi abu!" jawab Chinmi dengan suara gemetar dan emosi yang meluap-luap karena sudah sangat lama menyimpan dendam kepada An Huang Yi serta Zhi Yin.
Aura Kegelapan yang sangat kental dan kuat segera terpancar membuat seluruh Galaxy Merah bergetar hebat akibat aura Chinmi, sedangkan Ho Chen sedikit maju kedepan lalu melepaskan energi yang sama guna berjaga-jaga dari serangan Zhi Yin kepada Chinmi.
Tian Feng juga muncul di samping Ho Chen lalu dia juga melepas energinya untuk melakukan perlindungan kepada Chinmi, sebab dirinya tahu jika Zhi Yin bisa saja menyerang kapan saja dengan kemampuannya yang sudah melebihi dirinya.
"Jangan, aku mohon jangan kamu lakukan itu!" kata Zhi Yin yang berusaha memelas dengan wajah terlihat ketakutan.
"Senior, jangan dengarkan dia, cepat hancurkan Batu itu sebelum terlambat!" kata Tian Feng.
"Benar Chinmi, cepatlah sebab dia itu sangat licik dan tidak pantas untuk di kasihani!" Ho Chen juga ikut berbicara.
Chinmi dengan amarahnya tentu tidak akan menunggu waktu lebih lama lagi, dia langsung mengerahkan energinya yang terfokus di telapak tangannya yang menggenggam Batu tersebut kemudian kilatan-kilatan energi yang sangat besar langsung terlihat saat Chinmi memulai melakukan penghancurannya.
"Tidak jangan...!" Zhi Yin berteriak keras saat energi Chinmi mulai menutupi Batu Matahari.
Semua para Dewa dan yang lainnya hanya bisa menunggu serta melihat Zhi Yin yang berteriak histeris, tidak ada yang menyangka jika sosok sekuat Zhi Yin ternyata memiliki kelemahan yang begitu mudah.
Energi tersebut terus berputar di telapak tangan Chinmi, sedangkan Batu Matahari sudah sepenuhnya tertutupi oleh energi kegelapan yang di khususkan untuk menghancurkan Batu tersebut.
"Dengan ini lenyaplah kamu dari Alam Semesta ini!" seru Chinmi kemudian dia meledakkan energi di tangannya lalu Batu Matahari di tangannya hancur menjadi debu halus.
__ADS_1
"Tidak....!"
Zhi Yin berteriak keras dengan meremas kepalanya sendiri, dia terlihat seperti sangat kacau dan berkali-kali berteriak dengan kata "Tidak".
Chinmi tertawa keras dengan tawa yang melepaskan rasa puas setelah melihat Zhi Yin yang terlihat seperti hilang kendali, sedangkan Ho Chen dan Tian Feng menunggu akan apa yang akan terjadi setelah Batu Matahari itu dilenyapkan.
"Ini aneh sekali, kenapa dia hanya berteriak namun tidak terjadi apa-apa setelah batu itu dilenyapkan?" batin Ho Chen.
Tidak hanya Ho Chen yang merasa heran, bahkan Tian Feng juga merasakan hal yang sama, baik secara fisik maupun Kekuatan, tidak ada yang berubah dari Zhi Yin selain teriakan frustasi, sedangkan Chinmi masih terlihat sangat puas.
"Kenapa tertawa puas seperti itu, apakah kamu pikir aku ini bodoh dengan membiarkan hal paling penting di tinggalkan begitu saja?"
Tian Feng dan Ho Chen terkejut dengan perkataan Zhi Yin, begitu juga dengan Chinmi yang tawanya tersangkut di tenggorokannya.
"Apa maksudmu?" tanya Ho Chen.
"Kalian pikir Batu itu adalah Batu Jantungku yang sebenarnya? Kalian salah, inilah Batu Jantungku yang sebenarnya!" kata Zhi Yin kemudian dia mengulurkan telapak tangannya dan muncul sebuah batu yang sama seperti yang dihancurkan oleh Chinmi.
"Apa! Bagaimana ini mungkin?" Chinmi jelas tidak percaya.
"Apanya yang tidak mungkin? Sebenarnya aku sudah menyadari jika salah satu Penjaga Kembar ku ada yang tertangkap dan masih hidup, aku yakin kalian pasti menahannya dan mengorek informasi darinya, karena itu aku mengambil Batu ini dan menukarnya dengan yang palsu, jika tidak mana mungkin aku akan membawa hampir seluruh pasukanku di Galaxy Kembar?" jawab Zhi Yin.
Chinmi mengepalkan kedua tangannya dengan erat hingga suara persendian jari-jarinya terdengar, kini dia sadar kenapa penjagaan Batu Matahari sangat longgar serta dirinya dapat dengan mudah mengambilnya, ternyata Batu tersebut sudah di tukar dengan yang palsu, yang artinya semua usahanya sia-sia.
"Maafkan aku karena telah mengecewakan kalian berdua!" kata Chinmi.
"Senior tidak perlu minta maaf, kami juga mengerti betapa liciknya dia!" jawab Tian Feng.
"Jika sudah seperti ini, maka tidak ada cara lain selain menghadapinya bersama-sama!" kata Ho Chen.
"Tiga Kesatria kuat telah bersatu, kemampuan mereka jauh lebih tinggi saat bergandengan tangan!" gumam Kaisar Langit kemudian dia berseru kepada ketiganya.
"Tunjukkan kemampuan kalian dan bertarunglah bersama-sama demi seluruh Alam Semesta!" kata Kaisar Langit.
Tubuh Tian Feng, Ho Chen dan Chinmi langsung berubah menjadi cahaya kilat dan disusul oleh tubuh Zhi Yin juga berubah menjadi cahaya yang sama, setelah itu ledakan gelongbang kejut segera tercipta dari pertemuan antar mereka yang mulai bertarung.
Badai Energi yang sebelumnya berhembus kencang kini semakin kuat sehingga memaksa Azura dan para Dewa termasuk Empat Dewa Raja Agung menggunakan perisai energi untuk melindungi para pasukan, terutama Ao Shen Yun yang belum pulih, hanya saja badai yang sangat kuat tersebut tidak terpengaruh kepada Xu Guang Long dan Xu Lian serta Kaisar Langit.
Terlihat sangat jelas jika dua sosok tidak termasuk Xu Lian memang memiliki kekuatan yang tidak bisa ukur, hanya saja yang paling membingungkan, kenapa mereka berdua tidak ikut membantu, padahal salah satu dari mereka kemungkinan memiliki kekuatan yang melebihi Zhi Yin, andai salah satu turun tangan, mungkin Zhi Yin akan dapat dikalahkan dengan sangat mudah.
Hanya saja mereka berdua juga memiliki alasan yang tidak diketahui oleh yang lain, bagaimanapun juga, Tiga Kesatria berkemampuan Rana Ilahi juga memiliki kekuatan yang mampu mengimbangi Zhi Yin setelah mereka bergandengan tangan, padahal yang sebenarnya mereka bertiga adalah gabungan dari guru dan murid.
Zhi Yin yang harus berhadapan dengan tiga kekuatan sekaligus menggunakan Cincin Energinya yang mampu dijadikan sebagai senjata untuk menyerang sekaligus bertahan.
Ho Chen dengan kekuatan gabungan empat elemennya memberikan serangan dari arah kanan, sedangkan Chinmi mengeluarkan Cakramnya dan menyerang Zhi Yin dari arah kiri.
Walau serangan keduanya tidak sekuat serangan Tian Feng yang menyerang dengan menggunakan tombak dari arah depan, namun serangan Ho Chen dan Chinmi mampu membuat Zhi Yin kesulitan untuk bertahan.
Pertukaran serangan mereka yang tidak bisa dilihat oleh mata secara terus-menerus mengeluarkan dentuman serta cahaya kilat di ruang gelap.
Sebenarnya tidak ada badai atau apapun di ruang angkasa yang hampa, namun karena pertempuran serta energi mereka, nyatanya badai pun juga mulai terasa, hanya saja bukan badai angin, melainkan badai energi.
__ADS_1
Serangan ketiganya sebenarnya bertujuan untuk membuat Zhi Yin benar-benar sangat sibuk, dan Tian Feng sendiri akan berusaha untuk menemukan Batu Matahari yang di sembunyikan di dalam tubuh Zhi Yin.
Tian Feng yakin jika Zhi Yin pasti memiliki sebuah benda untuk menyimpan Batu Matahari tersebut, salah satu contohnya adalah cincin, dan benda yang menjadi penyimpanan Batu Matahari itu kemungkinan besar berada di dalam pakainya.
Walau Zhi Yin terdesak oleh serangan gabungan tiga "Zhi" Nyatanya energi Zhi Yin sama sekali tidak berkurang, dan pertarungan mereka terus berlanjut.
Suara ledakan berkali-kali terjadi membuat jejeran batu angkasa juga ikut hancur, belum bisa diketahui secara pasti akan siapa yang akan menang.
"Sembilan Cakram Matahari."
"Gelombang Air Naga Suci."
"Tombak Langit - Sambaran Nirwana."
Tiga serangan kuat segera dilepaskan ke arah Zhi Yin, sedangkan Zhi Yin merubah tiga cincin energi hitam nya menjadi perisai yang membuat seluruh tubuhnya terbungkus oleh energi hitam guna menahan ketiga serangan tersebut, dan tepat saat tubuhnya akan tertutup, tiba-tiba saja dia merasakan aura yang sangat akrab berada di belakangnya.
"Cahaya Penerang - Menghalau Bayangan."
Zhi Yin terkejut dengan suara yang sangat ia kenal sedang melepaskan serangan dari belakang, dia berusaha menoleh dan kemudian sesosok tubuh transparan seperti kaca mengarahkan jarinya kepada dirinya.
"Huan Shan gege, kau..!?"
Zhi Yin jelas tidak menyangka jika sosok tersebut akan menyerangnya dari belakang, sosok tersebut tidak lain adalah Zhi Shan, dengan nama aslinya Huan Shan.
Cahaya di jari Zhi Shan berubah menjadi Cahaya yang sangat terang sehingga ketiga cincin energi yang akan menutupi tubuh Zhi Yin berhasil di gagalkan.
Setelah Zhi Shan berhasil menggagalkan pertahanan Zhi Yin, serangan Tian Feng dan dua lainnya dengan sangat leluasa mengenai tubuh Zhi Yin.
Sembilan Cakram secara terus-menerus menghujami Zhi Yin, belum lagi energi pedang berupa elemen air yang juga menyerang seperti serangan ekor Naga.
Tentu saja serangan yang paling harus dihindari adalah serangan mata tombak yang mengeluarkan Petir Merah dan Emas, serangan tombak itulah yang membuat Zhi Yin mengerang keras saat mata Tombak Tian Feng berhasil menghujam ke dalam perutnya sekaligus melepaskan petir di dalam tubuhnya.
Zhi Yin terhempas cukup jauh dengan kondisi tubuh yang terluka parah, hanya saja Tian Feng dan yang lainnya tidak akan membiarkan Zhi Yin yang terluka memulihkan dirinya begitu saja.
Mereka tahu jika Zhi Yin bisa dengan cepat memulihkan dirinya, karena itu ketiganya kembali melesat dengan kecepatan tinggi dan disusul oleh Zhi Shan dari belakang mereka.
Tidak ada waktu bagi Tian Feng dan Ho Chen untuk saling bertegur sapa dengan Zhi Shan, karena mengalah Zhi Yin adalah hal yang paling utama daripada bertegur sapa.
Nyatanya pemulihan tubuh Zhi Yin jauh lebih cepat dari yang mereka bayangkan, disaat tubuh Zhi Yin masih terhempas, tubuh Zhi Yin dengan cepat juga beregenerasi dan puluh hanya dalam setengah tarikan nafas saja.
"Penghancuran Alam."
Suara dengungan keras terdengar oleh Tian Feng dan yang lainnya, termasuk para Dewa dan seluruh pasukan, suara dengungan tersebut ternyata berasal dari putaran ketiga cincin energi hitam milik Zhi Yin.
Dengungan yang membuat telinga seperti penuh saat mendengarnya semakin lama semakin kuat sehingga dengungan tersebut mampu membuat seluruh Galaxy Merah ikut bergetar dan beberapa bintang mulai terlihat retak akibat getaran yang dihasilkan dari suara dengungan.
"Kalian bertiga, cepat serang dia dengan serangan Api terkuat kalian sebelum dia benar-benar melepaskan kekuatan penghancurnya!" kata Zhi Shan.
Ho Chen dan Tian Feng serta Chinmi sama-sama mengangguk dan menuruti akan apa yang disampaikan oleh Zhi Shan, dengan bimbingan dari Zhi Shan, Ho Chen dan Chinmi segera menyentuh punggung Tian Feng dan mengalirkan energi elemen api mereka kepada Tian Feng, sedangkan Tian Feng mengangkat tombaknya dan mengalirkan energi Elemen Api Emas serta dua energi Api dari Ho Chen dan Chinmi ke tombaknya.
Tubuh Tian Feng serta tombaknya bercahaya sangat terang sekali hingga terangnya setara dengan cahaya matahari, dan setelah itu Ho Chen dan Chinmi segera melepaskan tangan mereka karena energi mereka benar-benar telah diberikan kepada Tian Feng.
__ADS_1
"Kami serahkan sisanya padamu Tian!" kata Ho Chen yang menaruh harapan terakhir kepada Tian Feng.
Chinmi juga memberikan pesan yang sama, sedangkan Tian Feng dengan tubuh yang juga ikut bercahaya terang menganggukkan kepalanya seraya menjawab, "Serahkan saja padaku!" jawabnya.