
Zang Yang tidak langsung menjawab, dia memperhatikan kakek tua tersebut dengan seksama sekaligus mencoba mengukur tingkat kekuatan yang di milikinya, namun Zang Yang tidak berhasil merasakannya.
"Dia memiliki aura besar, seperti kakek ini memiliki kemampuan di tahap Dewa?" bisik Hiroshi dan di jawab dengan anggukan oleh Zang Yang.
"Diam artinya iya, kalau begitu aku akan membunuhmu terlebih dahulu setelah itu aku akan menghancurkan kota ini sekaligus dengan para penghuninya!" kata Yo Xian kemudian dia mengarahkan telunjuknya kepada Zang Yang.
Zang Yang dan semuanya langsung menjadi lebih waspada, ditambah lagi setelah merasakan energi yang terkumpul di jarinya.
"Sihir Elemen Angin - Tusukan Jarum Angin!"
Yo Xian segera melepaskan energinya yang tak terlihat ke arah tubuh Zang Yang, sedangkan Zang Yang yang langsung menyadari itu juga mengumpulkan energinya untuk menahan serangan Yo Xian.
"Cepat menghindar..!"
Suara Yinfei tiba-tiba saja terdengar kemudian dia muncul di samping Zang Yang kemudian Yinfei mendorong Zang Yang sehingga Zang Yang terlempar sejauh lima meter, namun dalam kondisi tetap berdiri.
Energi tak terlihat itu segera di tahan oleh Yinfei dan kemudian Yinfei mementalkan energi tersebut ke udara.
Walau energi itu hanya seukuran jarum saja dan hanya bisa di lihat samar-samar karena terbuat dari angin, namun saat berada di udara, sebuah ledakan menyerupai ledakan meriam yang ditembakkan terdengar oleh seluruh penduduk kota.
Zang Yang cukup terkejut mengetahui hal tersebut, andai dirinya tadi tidak bisa menahannya, kemungkinan besar dirinya akan langsung mati.
"Yuan Xia, berlindunglah dan jika bisa menjauhlah dulu dari tempat ini!" kata Lio Long yang tiba-tiba saja sudah berada di samping Yuan Xia.
"Tapi Tuan Lio, siapa dia?" tanya Yuan Xia.
"Aku juga tidak tahu, namun yang jelas sosok itu bukan sosok yang mudah untuk di lawan!" jawab Lio Long.
Xi Liyi dan Wang Dunrui serta Lang Yu juga muncul bagai hantu dan berdiri di samping Yinfei, mereka berlima segera menatap Yo Xian dengan penuh kewaspadaan.
"Hem... Jadi ini empat manusia yang memiliki kemampuan Dewa itu? Apakah kalian sudah bosan hidup? Jika tidak ingin Mati, menyingkirlah, karena aku dengan sangat mudah untuk membunuh serangga seperti kalian!" kata Yo Xian.
Mereka berlima segera berkumpul dan saling berpandangan satu sama lain kemudian Yinfei maju sekaligus berbicara kepada Yo Xian.
"Siapa kamu dan apa keperluanmu datang ke sini, dan mengapa kamu ingin membunuh Yuan Xia?" tanya Yinfei.
"Apakah kamu benar-benar ingin tahu siapa aku? Baik namaku adalah Yo Xian si Angin Tua, dan aku salah satu dari Pengawal Kaisar Kegelapan yang berada di posisi ke 14, kalau masalah keperluan? Aku kesini karena mendapatkan tugas untuk membunuh semua manusia yang memiliki hubungan dengan Dewa Sesat!" jawab Yo Xian.
Dahi semuanya sama-sama mengkerut setelah mendengar pengakuan Yo Xian, mereka jelas sudah tahu betapa kuatnya masing-masing dari Pengawal Kaisar Kegelapan itu.
"Dewa Sesat adalah anak didik kami, jadi kami tidak akan membiarkan kamu mencelakai Yuan Xia, walau kami bukan tandingan mu, namun kami akan tetap melindungi keluarga ini dengan seluruh kemampuan kami!" jawab Yinfei.
"Owh, jadi kalian juga memiliki hubungan dengan Dewa Sesat, kalau begitu kalian semua sudah masuk daftar untuk dihabisi!" kata Yo Xian kemudian dia melepaskan energi nya sehingga ledakan gelombang kejut dari energi itu menggetarkan seluruh kota Xanhuo.
"Kekuatan cukup besar, seperti aku masih bisa bertahan melawannya selama beberapa waktu, dan selama aku menghadapinya, segera bawa pergi semuanya dari sini, dan aku sendiri akan berusaha membawanya bertarung di luar angkasa!" kata Yinfei.
__ADS_1
"Tidak senior, kita hadapi dia bersama-sama, jika kita menghadapinya secara bersamaan, kita pasti bisa menang!" kata Wang Dunrui.
"Benar senior, mari kita hadapi dia bersama-sama!" kata Lio Long.
"Xie Xie, bawa ayahmu serta semuanya pergi dari sini, selama kami bertarung disini, kami tidak bisa menjamin tempat ini akan aman, jika bisa umumkan kepada semua penduduk agar menjauh!" kata Xi Liyi.
Mereka tentu tidak akan mudah memancing Yo Xian untuk bertarung di tempat yang lain, walaupun bisa membawa Yo Xian bertarung di luar angkasa, namun sebelum itu terjadi, pasti akan banyak kerusakan akibat pertarungan pertama.
"Yo Xian, aku memintamu untuk menyelidiki Manusia yang memiliki hubungan dengan Dewa Sesat, tapi kenapa kamu tidak memberitahu kami jika sudah menemukannya?"
Yinfei dan semuanya menatap ke langit dan mereka melihat ada dua sosok lagi yang sedang melayang di udara.
"Ternyata dia tidak datang sendiri!" kata Yinfei.
"Melihat dari aura yang terpancar, sepertinya pria bertubuh besar itu lebih kuat dari dua lainnya, dan mungkin walau kita menyerangnya secara bersamaan, sepertinya kita tidak akan bisa menang!" kata Lio Long.
"Sepertinya Kaisar Kegelapan benar-benar ingin melenyapkan semua orang yang memiliki hubungan dengan Tian!" ucap Wang Dunrui.
"Apakah Tian tahu akan hal ini?" Xi Liyi bertanya.
"Entahlah, namun kita harus tetap melindungi mereka karena ini sudah janji kita kepada Ho Chen!" kata Yinfei.
Walau mereka tahu besar kemungkinan mereka tidak akan bisa menang, namun mereka tidak akan mundur karena mereka sudah diberi perintah oleh Ho Chen untuk melindungi dunia Tian Feng hingga Tian Feng kembali.
"Maaf Panglima, sebenarnya aku ingin memberitahu kalian, namun saat tahu jika rumah Dewa Sesat ternyata ada dihadapan mata, aku langsung bersemangat ingin segera menyelesaikan tugas ini!" jawab Yo Xian.
Dewi Peramal turun secara perlahan sekaligus melepaskan energi yang membuat tanah bergetar, dan tepat saat kakinya menginjak tanah, guncangan yang cukup besar mulai merobohkan banyak bangunan sehingga banyak warga yang berlarian kerena takut dan panik.
"Mari kita bermain para Manusia lemah!" kata Dewi Peramal.
Yinfei dan yang lainnya hanya bisa menelan ludah, namun mereka tidak memiliki waktu untuk mencari solusi karena musuh sudah ada di hadapan mereka.
"Xie'er, pergilah dan bawa ayah serta ibumu pergi sejauh mungkin dari sini!" kata Zang Yang kemudian dia segera bergabung dengan Yinfei.
Walau kemampuan Zang Yang hanyalah di tahap Raja Bumi, namun dia tetap akan ikut berjuang melindungi semuanya bersama dengan Yinfei dan yang lainnya.
Zang Yang sadar jika sebenernya kemampuannya tidak akan banyak berguna, namun dari pada hanya diam saja lebih baik ikut membantu, dan akhirnya pertarungan melawan Pengawal Kaisar Kegelapan pun tidak bisa dihindari.
Chie Xie segera menurut dan dia segera mengajak Yuan Xia masuk untuk memanggil ibunya dan akan membawa mereka pergi dengan Sihir Ruang Waktu nya.
Saat akan masuk kedalam, tiba-tiba saja Tan Zuo Ming muncul dan menghentikan langkah Chie Xie serta Yuan Xia.
"Kalian mau kemana? Aku tidak akan membiarkan satu orangpun di tempat ini tetap hidup!" kata Tan Zuo Ming kemudian dia mengangkat tangannya lalu mengarahkan kedua jarinya ke arah kepala Yuan Xia.
"Sihir Es - Seribu Jarum Es."
__ADS_1
Chie Xie segera membuat mantra kemudian melepaskan sihir es nya menyerang Tan Zuo Ming.
Tan Zuo Ming terlihat santai dan dengan mulutnya dia meniupkan udara sehingga tercipta semburan angin kencang yang mengembalikan semua jarum es ke arah Chie Xie.
Chie Xie segera membuat perisai pelindung sekaligus mendorong ayah nya menjauh. "Ayah cepat masuk dan bawa ibu pergi!" kata Chie Xie yang berusaha menahan serangan balik dari sihirnya sendiri.
Tentu saja Yuan Xia tidak begitu saja menurut karena dia tidak ingin terjadi apa-apa kepada Putrinya, hanya saja Chie Xie yang masih berusaha bertahan tetap mendesak Yuan Xia untuk pergi dengan alasan jika tidak dia tidak akan bisa berkonsentrasi untuk bertarung jika ayahnya masih berada di sisinya.
Yuan Xia akhirnya menurut dan berlari kedalam untuk mengajak Lie Yie keluar, sedangkan sepertiga rumah Yuan Xia sudah mulai rusak karena pertarungan Yo Xian dan Dewi Peramal melawan tujuh orang dari kelompok Yinfei sudah di mulai.
Tan Zuo Ming tersenyum melihat kegigihan Chie Xie yang berusaha mati-matian bertahan dari serangan sihirnya sendiri.
"Manusia yang memiliki energi Yin murni, sebenarnya bakar mu sangat besar, namun sayang kamu harus berakhir sekarang!" kata Tan Zuo Ming sekaligus melirik kearah Yuan Xia yang sudah berjalan keluar dari arah belakang.
Tan Zuo Ming menjentikkan jarinya dan seketika itu juga perisai energi Chie Xie pecah sehingga jarum es itu mulai menyerang Chie Xie.
Chie Xie terpaksa menghindarinya, namun tetap saja jarum es itu berhasil melukainya sehingga darah segera membasahi gaunnya yang putih.
Zang Yang ingin pergi menolong Chie Xie, namun dia sendiri juga tidak bisa dengan mudah keluar dari pertarungan, hal itu membuat dirinya hanya bisa berharap semoga ada suatu keajaiban yang datang menolong bencana besar tersebut.
Walau Yinfei sudah bersatu bersama dengan ke tiga lainnya dan ditambah dengan Lang Yu, Zang Yang dan Hiroshi, namun tetap saja serangan gabungan serta sihir mereka tidak bisa menandingi Yo Xian dan Dewi Peramal, yang ada justru mereka yang mulai mendapatkan serangan sehingga satu persatu mulai terlempar dan terluka.
Chie Xie memegang lengan kirinya yang terluka dan darah terus keluar membasahi seluruh lengan bajunya, nafasnya juga tidak teratur, namun Chie Xie tetap fokus menahan pendarahannya.
Melihat Chie Xie yang sudah melemah, Tan Zuo Ming hanya tersenyum tipis kemudian dia menatap kearah Yuan Xia yang sudah menjauh.
Chie Xie langsung melepaskan sihir berikutnya untuk mengalihkan perhatian Tan Zuo Ming, namun Tan Zuo Ming menepis serangan Es Chie Xie dengan kibasan tangan tanpa menoleh ke arah Chie Xie.
Tubuh Chie Xie langsung terhempas jauh terkena gelombang energi yang dikibaskan oleh Tan Zuo Ming, sedangkan Tan Zuo Ming sama sekali tidak memperdulikan Chie Xie lagi yang sudah jatuh setelah tubuhnya membentur tembok pagar hingga tembok itu retak.
"A..aku tidak akan menyerah!"
Chie Xie berusaha bangkit lagi sekaligus melepaskan energinya, walau sudah babak belur dan mengalami luka yang banyak serta ada beberapa tulang yang patah akibat membentur tembok, Chie Xie tetap tidak mau menyerah karena ayah dan ibunya sedang dalam bahaya.
"Semangatmu sangat besar, tapi kemampuanmu tidak sebesar semangatmu! Aku akan membantu menyelesaikan penderitaanmu!" kata Tan Zuo Ming kemudian energi berwarna merah terkumpul di jarinya dan diarahkan kepada Chie Xie untuk membunuh Chie dalam satu kali serangan.
"Pergilah menemui Raja Akhirat!" kata Tan Zuo Ming lalu melepaskan energi merah itu yang melesat kearah Chie Xie.
"Xie'er...!"
Zang Yang berteriak memang Chie Xie saat melihat energi merah bagai sebuah anak panah yang melesat lurus kearah kepala Chie Xie, namun Zang Yang sendiri juga mengalami luka dan tidak bisa bergerak menolong Chie Xie, terlebih lagi Yo Xian yang dia lawan tidak akan membiarkan dirinya pergi menolong Chie Xie.
"Tidak...!"
Zang Yang hanya bisa berteriak melihat energi merah itu yang pasti akan membunuh Chie Xie, melihat semua itu bisa di pastikan jika Chie Xie akan mati.
__ADS_1
***
Pasti banyak yang typo karena saya menulis sambil bekerja 😥 Nanti setelah lebih tenang akan di review lagi.🙏