Kesatria Tombak Nirwana

Kesatria Tombak Nirwana
Robeknya dinding dunia dimensi


__ADS_3

"Dewa Pelindung Alam Semesta! aku akui hanya kamu satu-satunya seorang Dewa yang mampu membuatku tersudut seperti ini, namun bukan berarti aku sudah kalah!" kata An Huang Yi kemudian energi hitam mulai berkumpul di sekitarnya.


Ho Chen mengerutkan keningnya melihat energi Hitam yang mulai berkumpul, Ho Chen merasa jika An Huang Yi sedang merencanakan sesuatu.


"Apa yang mau kamu lakukan Kaisar Kegelapan?" tanya Ho Chen.


"Apakah kamu ingin jawabannya?" An Huang Yi balik bertanya.


"Tidak perlu, lagi pula apapun yang akan kamu lakukan, semuanya pasti adalah sebuah bencana yang akan merugikan banyak mahluk hidup!" kata Ho Chen.


"Perkataan yang bagus dan hampir tepat akan apa yang akan aku lakukan sekarang! Walau kamu memasang Aura Segel Sihir, tapi perlu kamu ingat jika kekuatan utamaku adalah Kegelapan, selama ada Kegelapan, maka aku masih memiliki kemampuan yang bisa merubah sebuah takdir!" kata An Huang Yi kemudian dia mengangkat kedua tangannya.


Dari kedua telapak tangannya, muncul bola energi Hitam yang sangat besar dan di tengah-tengah bola energi hitam tersebut terlihat seperti cincin pusaran yang menyerap apapun disekitarnya.


Jika dilihat bola Energi Hitam itu seperti sebuah planet raksasa yang memiliki cincin di sampingnya, namun terasa seperti sebuah lubang yang akan mampu memindahkan apapun ke lain sisi galaxi.


"Kau sungguh Kaisar gila!" kata Ho Chen setelah mengetahui niat An Huang Yi.


"Apapun yang akan kamu lakukan itu percuma saja Dewa Pelindung Alam Semesta, jika aku meledakan bola energi ini, maka seluruh dinding dimensi di seluruh Alam Semesta akan robek, dan kamu tahu apa yang akan terjadi? Kekacauan dan kehancuran!" kata An Huang Yi.


Ho Chen jelas tidak akan membiarkan hal itu terjadi, jika sampai bola energi itu sampai meledak, maka seluruh alam semesta akan mengalami masalah besar.


Ho Chen segera merentangkan kedua tangannya dan kemudian satu tangan kanannya mundur seolah-olah dia sedang menarik sebuah busur yang tidak terlihat.


"Semua yang akan kamu lakukan akan sia-sia saja!" kata An Huang Yi kemudian dia mulai berniat meledakkan bola energi hitam tersebut.


Ho Chen dalam usahanya berhasil memunculkan sebuah busur emas yang sudah ada tiga anak panah berwarna putih.


Ho Chen berharap busur Dewa itu mampu menghentikan ledakan Bola Hitam itu walau Ho Chen tidak sepenuhnya yakin.


Setelah beberapa saat Ho Chen pun memanah Bola Hitam tersebut dengan tiga anak panah sekaligus.


Saat yang bersamaan bola energi hitam tersebut mulai bergerak-gerak seperti sebuah bola air yang sedang beriak.


Tepat saat ketiga anak panah itu berhasil menyentuh bola tersebut, bola itu akhirnya meledak, namun ledakannya berubah menjadi serpihan cahaya hitam kecil yang menyebar.


"Sudah kubilang kamu tidak akan bisa menghentikan ledakan itu!" kata An Huang Yi.


Ho Chen hanya terdiam, dia tahu walau tidak ada efek apapun yang terjadi dari ledakan bola energi hitam yang seperti balon air yang meletus, namun samar-samar Ho Chen bisa merasakan ada sesuatu yang mulai berubah diberbagai galaxi lainnya.


Tidak lama setelah itu, Aura Segel Sihir tiba-tiba saja pecah dan kemudian mulai menghilang membuat energi Chinmi semakin meningkat.


"Semua para pengikut setiaku! Sudah saatnya kalian keluar dan buatlah kekacauan untuk melemahkan semua mahluk hidup yang masih memegang ajaran Dharma!" seru An Huang Yi kemudian sekitar 15 sosok mulai muncul di samping Chinmi.


Ho Chen dapat merasakan kemampuan mereka masing-masing, ada yang memiliki kemampuan Dewa Suci, dan ada Empat orang yang memiliki kemampuan di tahap Dewa Agung.


"Sekarang apa yang akan kamu lakukan Dewa Pelindung Alam Semesta? Jika aku bisa memberikan saran, sebaiknya kamu menyerah dan biarkan aku pergi, atau kamu akan tetap mengusik ku tapi kamu harus menghadapi semua Pengawal ku ini! Bagaimana?" tata An Huang Yi.


"Kamu benar-benar iblis tua yang picik!" kata Ho Chen.


Sebenarnya Ho Chen tidak ingin melepaskan An Huang Yi karena Ho Chen masih ingin menyelamatkan Chinmi, namun dia juga merasa mustahil bisa menghadapi ke Lima Belas Pengawal An Huang Yi itu seorang diri.


"Aku masih menunggu jawaban keputusanmu!" kata An Huang Yi.


Ke Lima Belas Pengawal yang memiliki berbagai bentuk tubuh itu segera berbaris dan mereka setengah melingkari Ho Chen.


Ho Chen sendiri sebenarnya tidak takut, hanya saja dia merasa curiga karena setahu dirinya ada Dua Puluh Pengawal Kaisar Kegelapan, namun saat ini hanya ada Lima Belas saja.


"Jangan-jangan..!"

__ADS_1


Ho Chen yakin salah satu atau dua Pengawal itu pasti ada di dunia Tian Feng, dan kemungkinan An Huang Yi sudah menjebaknya agar dia berada jauh dari samping Tian Feng.


"Kau memang pintar sekali Kaisar Kegelapan! Tapi ingatlah, aku akan tetap mengejar dirimu selama kamu belum melepaskan Chinmi!" kata Ho Chen kemudian dia melihat ke Lima Belas Pengawal yang sudah mulai memasang Formasi penyerangan jika An Huang Yi sudah memberikan perintah.


Andai saja bukan demi keselamatan Tian Feng, Ho Chen dengan senang hati bertarung melawan ke Lima Belas Pengawal Kaisar Kegelapan itu, walau dia tahu jika kemenangan yang akan ia raih tidak kurang dari lima dari seper seratusnya.


Ho Chen segera menggunakan Sihir Ruang Waktunya untuk berpindah tempat ke galaxy tempat dunia Tian Feng berada.


Setelah tiba di galaxy dunia Tian Feng berada, dia merasa aneh kepada An Huang Yi dan para pengawalnya.


Bukankah sudah jelas jika dirinya hanya sendirian sedangkan mereka sangat banyak, andai ke lima belas Pengawal Kaisar Kegelapan itu menyerangnya, Ho Chen pasti masih akan sedikit kesulitan, belum lagi jika sampai An Huang Yi ikut turun tangan, bukankan An Huang Yi akan lebih mudah untuk mengalahkannya.


"Sepertinya karena hidup di dalam kegelapan terlalu lama membuat pikirannya juga ikut gelap dan tidak bisa berpikir sehat!" gumam Ho Chen.


Ho Chen hanya bisa menghela nafas panjang, dengan penuh pertimbangan pada akhirnya hanya bisa menggelengkan kepalanya.


Bagaimanapun dia itu adalah Dewa Pelindung Alam Semesta yang juga memiliki banyak tentara langit.


Namun tugas dari Buddha tetap harus di prioritaskan terlebih dahulu, lagi pula saat waktunya tiba nanti, maka dia pasti akan bertemu lagi dengan Chinmi.


Ho Chen akhirnya memilih kembali ke tempat Tian Feng sekaligus akan melindunginya karena dia yakin salah satu atau dua dari Pengawal Kaisar Kegelapan sedang berada di dunia Tian Feng.


***


"Xie'er..! Buka dulu pintunya, aku ingin menjelaskan semuanya padamu!"


Tian Feng tetap berusaha membujuk Chie Xie yang mengurung diri di dalam kamar.


"Aku tidak ingin diganggu oleh siapapun termasuk gege," kata Chie Xie.


Tian Feng merasakan nada suara Chie Xie bagai suara kekecewaan yang sangat besar yang dikeluarkan dari dalam lubuk hatinya.


"Tian-Kun! Dari tadi aku dengar kamu memanggil-manggil Xie Xie! Ada apa dengannya?" Naomi yang sudah selesai membersihkan diri dan mengganti bajunya menemui Tian Feng yang sejak tadi memanggil Chie Xie di depan kamarnya.


"Ah tidak! Dia hanya lagi marah saja padaku!" jawab Tian Feng.


"Marah kenapa? Apakah kamu berkata kasar padanya?"


"Tidak bukan itu, dia hanya salah paham saja! Ah sudahlah nanti aku akan mencoba lagi membujuknya!" kata Tian Feng yang tidak mau membahas masalah itu lebih jauh.


"Tian-Kun! Apa rencanamu kedepannya setelah kamu sudah pulih kembali?" tanya Naomi.


Tian Feng menggerakkan badannya sekaligus menjawab pertanyaan Naomi, "Untuk sementara aku ingin memperbaiki penyimpanan Pusaran Chi ku yang rusak, aku tidak tahu bagaimana caranya, namun aku yakin semua pasti ada jalannya," jawab Tian Feng.


"Mau sampai kapan? Ingatlah jika sekarang situasi di dalam kerajaan sangat kacau! Jika hal ini tetap dibiarkan maka rakyat akan menderita, dan Raja baru itu tidak akan berhenti meneror para prajurit yang belum kembali!" kata Naomi.


Tian Feng tersenyum pahit dengan memandangi tubuhnya sendiri, "Naomi, apa kamu tidak menyadari betapa lemahnya sekarang diriku! Dengan kemampuanku saat ini, aku tidak akan bisa berbuat banyak untuk membantu mengatasi kekacauan ini! Jangankan harus berhadapan dengan Pimpinan utama Organisasi Tiga Bunga, menghadapi salah satu ketua tiga bunga saja aku masih belum yakin akan bisa menang!" kata Tian Feng.


"Kenapa kamu cepat sekali mengambil kesimpulan seperti itu?" tanya Naomi.


"Mudah saja! Diriku saat ini hanya memiliki kemampuan setingkat Pendekar Cahaya, itupun di tahap 1, diriku yang sekarang sudah tidak seperti yang dulu dimana dulu aku bisa terbang kesana-kemari dengan mudah, namun sekarang aku hanya bisa menggunakan Ilmu meringankan tubuhku serta untuk sementara tidak bisa menggunakan sihir apapun, jadi saat ini aku hanya bisa mengandalkan ilmu beladiri saja!" jawab Tian Feng.


"Apakah kamu melupakan kami? Aku dan Xie Xie serta Sensei dan kakek Lio Long pasti akan membantumu!" kata Naomi yang berusaha menyemangati Tian Feng.


Tian Feng ingin menjawab perkataan Naomi, namun tiba-tiba saja terdengar suara teriakan binatang aneh yang sangat keras dan memekakkan telinga dan suara tersebut seperti memenuhi langit malam.


"Suara hewan apa yang seperti itu?" tanya Naomi.


"Aku juga tidak tahu!" jawab Tian Feng kemudian mereka berdua segera keluar dimana disana sudah ada Wang Dunrui yang menatap langit.

__ADS_1


"Suara apa tadi itu senior?" tanya Tian Feng.


"Aku juga tidak terlalu yakin, namun aku ingin bertanya sesuatu padamu! Apakah di duniamu ini ada silumannya?" tanya Wang Dunrui.


Tian Feng mengernyitkan alisnya mendengar pertanyaan Wang Dunrui, "Siluman? Seumur hidup aku tidak pernah bertemu dengan siluman! Apakah siluman itu bentuknya seperti yang orang-orang ceritakan, katanya mereka binatang yang bisa berubah ke wujud manusia, bahkan ada yang setengah manusia dan setengahnya lagi adalah binatang?" tanya Tian Feng.


"Aku juga tidak pernah bertemu, jika hanya cerita dan dongeng aku pernah mendengarnya! Tapi kenapa Sensei tiba-tiba bertanya seperti itu?" tanya Naomi.


"Suara tadi itu mirip seperti suara seekor siluman kelelawar, aku yakin itu karena di duniaku suara seperti itu hanya di miliki oleh siluman kelelawar saja!" kata Wang Dunrui.


Tian Feng dan Naomi saling berpandangan karena di dunia mereka siluman tidak pernah ada, atau bisa dibilang dunia Tian Feng tidak ada silumannya.


Tian Feng ingat jika Xian dan Xanzi saat itu pernah mengatakan jika dirinya akan di bawa ke sebuah dunia yang ada silumannya. Kata Xanzi disana Tian Feng bisa berburu Siluman serta bisa mengumpulkan Aura Pembunuh yang lebih banyak, namun hingga saat ini Xian dan Xanzi tidak juga membawanya kedunia tersebut.


Saat mereka bertiga saling mendiskusikan masalah suara yang diduga adalah suara siluman, Lio Long juga muncul, dan tidak lama, Chie Xie yang mengurung diri dikamar juga keluar karena suara binatang aneh tersebut.


"Guru! Apakah guru juga merasakannya?" tanya Wang Dunrui.


"Iya memang tidak salah lagi, ini adalah suara Hewan Iblis!" kata Lio Long.


"Jiejie Hewan Iblis itu apa?" Chie Xie bertanya kepada Naomi.


Tian Feng menatap Chie Xie, namun Chie Xie bersikap acuh tak acuh dan bahkan mengabaikan Tian Feng sehingga Tian Feng hanya bisa tersenyum pahit.


"Kata Sensei adalah Siluman tapi aku juga tidak mengerti!" jawab Naomi.


"Kata Tian, di dunia ini tidak ada silumannya, jika memang tidak ada, kenapa sekarang malah muncul siluman?" kata Wang Dunrui kepada Lio Long.


"Tadi aku merasakan ada sesuatu yang aneh, sesuatu itu seperti ada sebuah lubang dimensi yang robek!" kata Lio Long.


"Itu artinya sekarang dunia Dimensi yang memisahkan dua dunia antara dunia ini dengan dunia siluman sudah menyatu?" tanya Wang Dunrui.


"Sepertinya begitu, tapi aku tidak tahu kenapa ini bisa terjadi?" Lio Long juga tidak tahu penyebab robeknya dinding dunia dimensi.


"Semua itu karena Kaisar Kegelapan Senior Lio!"


Ho Chen tiba-tiba saja muncul di tengah-tengah kebingungan mereka yang tidak mengerti akan apa sebenarnya penyebab pecahnya dunia dimensi pemisah.


"Kaisar Kegelapan?" tanya Lio Long.


Ho Chen ingin menjawab, namun dia tidak jadi karena dia terkejut saat merasakan energi Tian Feng yang menurun secara drastis.


"Apa yang terjadi padamu? Apakah kondisimu adalah efek memaksakan diri menggunakan kekuatan Tombak Nirwana melebihi kemampuanmu?" tanya Ho Chen.


"I..iya! Tapi aku masih bisa selamat," jawab Tian Feng.


Ho Chen segera memeriksa kondisi Tian Feng kemudian dia menarik keluar Tombak Nirwana yang ada didalam tubuh Tian Feng kemudian memeriksa kondisi Xian.


Chie Xie dan Naomi jelas terkejut karena tombak itu keluar dari dada Tian Feng, namun mereka hanya bisa terperangah saja.


"Kau selamat bukan karena kebetulan! Tapi karena Xian yang sudah menyelamatkanmu. Sebagai gantinya Xian akan tertidur karena dia sudah mengorbankan dirinya agar kamu tidak mati!" kata Ho Chen kemudian dia menyimpan Tombak tersebut kembali kedalam tubuh Tian Feng.


"Itulah akibatnya jika kamu tidak mau mendengarkan nasehat Xian! Andai bukan karena Xian, kamu saat ini pasti sudah jadi abu, jadi suatu saat nanti, berterima kasihlah pada Xian jika dia sudah bangun!" kata Ho Chen.


Tian Feng hanya bisa mengangguk dan tidak berani membantah Ho Chen, karena bagaimanapun dia berada di posisi yang salah karena sudah tidak mendengar peringatan dari Xian


"Senior Lio! Saat Tian sedang melepaskan kekuatan Tombak melebihi batasan, aku berniat menghentikannya, namun aku merasakan keberadaan Chinmi sehingga aku mengejarnya."


Ho Chen mulai menceritakan kepada Lio Long serta Wang Dunrui akan semua yang sudah ia hadapi, hingga akhirnya semuanya terungkap jika yang merobek dinding dunia dimensi adalah Kaisar Kegelapan.

__ADS_1


"Sepertinya tidak hanya di dunia ini saja yang dunia dimensinya pecah, kemungkinan di berbagai dunia lain di seluruh Alam semesta juga mangalami hal yang serupa!" kata Lio Long yang di jawab dengan anggukan oleh Ho Chen.


__ADS_2