
***
Setelah lebih sebulan Yuan Xia dan yang lainnya berada di Kahyangan, akhirnya mereka memutuskan untuk kembali lagi ke Kerajaan Wutong, namun tidak untuk Alice dan Xihua serta Naomi.
"Tian, aku tidak keberatan jika kamu ingin kedua istrimu tetap berada disini bersamamu, hanya saja aku ingin membawa Xihua pulang dan tinggal bersama kami di rumah!" kata Lie Yie.
Tian Feng berpikir sejenak, dia juga tidak mungkin membiarkan Xihua pergi ikut dengan Yuan Xia sehingga jauh dari pengawasannya.
Masalahnya bagiamana cara Tian Feng memberikan penjelasan kepada Lie Yie, sebab dia sangat mengetahui sifat Lie Yie, andai dia tidak bisa memberikan penjelasan yang tepat, pasti Lie Yie akan sangat keberatan dan memaksa untuk membawa Xihua kembali ke Kerajaan Wutong.
"Aku mohon pertimbangkan baik-baik keinginanmu Tian, kasian ibumu karena hanya Xihua yang bisa membuat keluarga kita tetap terasa lengkap!" kata Yuan Xia.
Semenjak kepergian Tian Feng mengikuti Ho Chen, hanya Xihua yang selalu membuat seisi rumah terasa sangat bahagia, jika sampai Xihua tidak ikut kembali, rumah Yuan Xia pasti akan terasa sepi.
"Aku mengerti maksudmu Ayah, namun aku sendiri belum terlalu lama bersama dengan putriku, jadi aku ingin dia tetap berada disini, hanya beberapa bulan saja, setelah itu aku akan membawanya kembali pulang dengan diriku langsung ke Kerajaan Wutong!" jawab Tian Feng.
"Beberapa bulan itu berapa lama? Jika hanya satu atau dua bulan aku tidak keberatan!" kata Lie Yie.
Tian Feng merenung sesaat sembari menghitung hari pertarungan akan dimulai, jika dikurangi dengan harinya saat ini, setidaknya sekitar sepuluh bulan lagi pertarungan akan segera terjadi di galaxi merah.
"Jika sepuluh bulan bagaiamana?" tanya Tian Feng.
"Itu sangat lama sekali gege! Apa tidak bisa kamu yang ikut sendiri tinggal bersama kami?" tanya Chie Xie.
"Itu tidak mungkin Xie'er, namun jika sepuluh bulan lagi, mungkin aku baru bisa tinggal bersama kalian selamanya!" jawab Tian Feng.
"Benarkah? Apakah setelah sepuluh bulan kamu akan benar-benar tinggal selama dan tidak akan pergi lagi?" tanya Lie Yie.
"Iya!" jawab Tian Feng, namun dia juga tidak terlalu yakin karena semua tergantung seberapa beruntungnya dia nanti.
Jika dia berhasil mengalahkan Kaisar Kegelapan, maka dia bisa pulang dan hidup dengan tenang karena tidak akan ada lagi musuh terbesarnya, namun jika Tian Feng gagal, yang ada dia pasti akan mati dan tidak akan bisa Kembali, namun setidaknya Tian Feng sudah mempersiapkan sesuatu untuk melindungi Xihua dari kejaran Kaisar Kegelapan serta Energi Hitam.
"Baik aku pegang ucapanmu, karena kamu sendiri yang berjanji, maka kamu harus menempatinya, jika sampai kamu melanggar dan tidak datang setelah sepuluh bulan, maka aku tidak akan memaafkanmu!" kata Lie Yie yang akhirnya mengijinkan Xihua tetap tinggal bersama Tian Feng selama sepuluh bulan.
Setelah mereka selesai saling mengobrol, Xihua datang bersama dengan Alice dan disusul oleh Qiao Lin dan Naomi.
"Nenek..! Nenek tadi aku di ajak sama bibi Naomi menemui seorang kakek tua yang memiliki rambut api!" kata Xihua yang langsung menghampiri Lie Yie dan menceritakan akan apa saja yang ia lakukan diluar.
"Kakek berambut api?" Lie Yie dan Yuan Xia tidak mengerti akan siapa yang dimaksud oleh Xihua.
Tian Feng hanya tersenyum begitu juga dengan Naomi dan Qiao Lin, mereka melihat Xihua yang begitu polos dan menggemaskan menyampaikan sesuatu yang membuat kakek dan neneknya kebingungan.
Xihua tetap melanjutkan cerita pengalamannya yang membuat Yuan Xia dan Lie Yie semakin bertambah bingung, semakin banyak Xihua bercerita, maka akan semakin tidak mengerti keduanya.
Dari cara Xihua bercerita, jelas jika Xihua merasa betah berada di tempat itu, hal itu langsung di sadari oleh Lie Yie dan Yuan Xia.
__ADS_1
"Xihua, kakek sama nenek nanti akan kembali pulang, nenek harap Xihua tidak nakal dan selalu menuruti apa yang ayahmu katakan, apakah Xihua mengerti?" kata Lie Yie.
"Kenapa nenek dan kakek ingin cepat pulang, tinggal saja dulu disini!" kata Xihua.
"Eh, kakek masih harus membantu kakek Louis mu di Kerajaan, lagi pula nanti Xihua juga akan pulang bersama dengan ayah kan? Jadi Xihua disini tidak boleh nakal!" kata Lie Yie.
Xihua menoleh ke arah Tian Feng kemudian kepada Alice yang hanya tersenyum padanya, setelah itu dia melihat keluar dimana disana ada Wang Dunrui bersama dengan Hiroshi dan manusia Dewa.
"Apakah mereka semua juga akan kembali?" tanya Xihua.
"Iya, mereka semua akan kembali, tapi dan ibumu akan tetap berada disini dan akan ditemani oleh ibu Naomi!" kata Lie Yie.
"Bibi Naomi!" ucap Xihua.
"Eee jangan begitu, dia itu juga ibumu, jadi mulai sekarang kamu harus memanggilnya Ibu, mengerti?" kata Alice.
"Ibu Naomi..!" Xihua menurut dan memanggil Naomi dengan sebutan Ibu.
Naomi segera menghampiri Xihua lalu menggendongnya, "Gadis pintar!" kata Naomi sembari menciumi pipi Xihua lalu memeluknya.
"Iya sudah jika semuanya sudah selesai, nanti biar suamiku yang menyuruh Dewa Xuan Wu mengantar kalian kembali," kata Qiao Lin.
Yuan Xia dan Lie Yie hanya mengangguk kemudian mereka segera bergabung dengan yang lainnya sedangkan Tian Feng hanya bisa menghela nafas panjang.
Alice mengangguk sedangkan Naomi tidak terlalu mempedulikan masalah itu, dia lebih memilih untuk bermain dengan Xihua.
****
"Jaga diri baik-baik, ingat sekarang kamu sudah memiliki suami, jangan sekali-kali menyusahkan suamimu apalagi saat suamimu sedang sibuk!" kata Hiroshi.
Naomi mengangguk sekaligus tersenyum lembut kepada Hiroshi kemudian dia juga menyampaikan pesan terakhir kepada sang ayah sebelum ayahnya dan yang lainnya pergi.
"Ayah juga berhati-hati, ingat jika nanti para Goddo benar-benar muncul dan bergabung dengan para Penghianat Daimyo, bawalah guru Wang bersamamu!" kata Naomi.
Sebelumnya Hiroshi sudah menceritakan kepada Naomi jika para pemberontak di Toakai kini sudah mengumpulkan kekuatannya, para Penghianat tersebut di pimpin oleh Yama Denji ketua Klan Yama.
Menurut kabar yang berhasil didapatkan, Yama Denji berhasil merekrut para Shinobi legendaris yang dijuluki sebagai Goddo.
Naomi memang belum pernah melihat Shinobi legendaris itu dan juga belum tahu seberapa kuat Shinobi tersebut, namun menurut Naomi, tidak mungkin para Shinobi Goddo itu bisa melawan Wang Dunrui, terlebih lagi masih ada Chie Xie dan juga Lio Long.
Para manusia berkemampuan Dewa itu sudah memutuskan untuk tetap berada di dunia Tian Feng hingga Tian Feng nanti kembali, setelah itu barulah mereka akan kembali ke dunia mereka masing-masing.
"Baik, ayah pasti akan membawa mereka semua jika memang klan kita di serang di Toakai!" kata Hiroshi.
"Kalau begitu sampai jumpa lagi ayah, titip salam buat Saichi-san!" kata Naomi yang balas dengan anggukan oleh Hiroshi.
__ADS_1
Lie Yie dan yang lainnya juga berpamitan kepada Ho Chen dan Alice serta Xihua, raut wajah Lie Yie dan Chie Xie terasa berat untuk kembali tanpa Xihua.
"Kami akan menunggu kedatangan kalian berempat sepuluh bulan lagi dirumah!" kata Lie Yie sambil mengelus pipi Xihua dengan lembut.
"Nenek jangan pergi..!"
Xihua mulai merengek karena tidak mau Lie Yie pergi, namun Lie Yie memasang senyum lembut lalu berbicara kepada Xihua.
"Nenek tetap harus kembali, tapi Xihua jangan bersedih seperti ini! Nanti Xihua juga pasti akan kembali bertemu dengan nenek dirumah!" kata Lie Yie namun matanya sedikit berair dan Lie Yie tetap berusaha menunjukkan senyuman hangat agar Xihua tidak menangis.
"Kalau nenek dan bibi Xie Xie pergi, siapa yang akan menceritakan dongeng untuk Xihua?" tanya Xihua.
Lie Yie membalikkan muka dan mengusap air matanya yang hampir keluar kemudian kembali lagi menahan Xihua dengan senyum lembutnya.
"Bukankah masih ada Ibu Alice dan ibu Naomi, Xihua pasti tidak akan kesepian saat malam!" kata Lie Yie.
"Tidak mau! Pokoknya nenek sama kakek dan bibi tidak boleh pergi," kata Xihua kemudian memeluk Lie Yie dengan erat.
Chie Xie meneteskan air mata haru, kemudian dia menghampiri Tian Feng. "Gege, sebaiknya Xihua di bawa masuk saja ke dalam!" kata Chie Xie.
Tian Feng mengangguk kemudian dia menyuruh Alice untuk membawa Xihua ke dalam agar Dewa Xuan Wu tidak kelamaan menunggu untuk membawa mereka kembali.
"Ayo Xihua, ikut ibu dulu ke dalam!" kata Alice kemudian dia segera mengangkat Xihua.
"Tidak mau..!" Xihua menolak kemudian tubuhnya dengan sangat cepat bergerak dan melepaskan diri dari Alice.
"Xihua, jangan begitu nak! Ayo ikut bersama ibu," bujuk Alice.
Xihua segera mendekati Lie Yie kemudian bersembunyi di belakang tubuh Lie Yie, namun Alice segera meraihnya.
"Tidak ibu lepaskan aku! Lepaskan, aku mau bersama nenek, lepaskan!" Xihua berusaha memberontak, namun tidak bisa karena Alice memeluknya dengan erat kemudian dia segera membawa Xihua masuk ke dalam.
"Tian, jangan sekali-kali kamu memukul atau membentak Xihua! Jika sampai kamu melakukan itu, ibu tidak akan segan-segan memarahi kalian!" kata Lie Yie yang tidak tega mendengar suara teriakan Xihua yang dibawa paksa masuk ke dalam.
"Mana mungkin Tian melakukan itu!" jawab Tian Feng.
Lie Yie menghela nafas panjang lalu berusaha untuk merelakan Xihua berada di tempat itu bersama dengan Tian Feng.
"Ayo sudah waktunya kita pergi!" kata Dewa Xuan Wu.
Semuanya segera berkumpul begitu juga dengan Hiroshi, setelah semuanya berkumpul, Xuan Wu segera membuat mantra sihirnya lalu pilar energi cahaya segera menutupi tubuh mereka semua.
"Sampai jumpa lagi Tian!" kata Lio Long kemudian Wang Dunrui dan yang lainnya setelah itu pilar energi cahaya itu segera membawa kembali ke Kerajaan Wutong.
Kini hanya tersisa Tian Feng dan Naomi saja berdua menatap kearah hilangnya cahaya tersebut hingga beberapa saat kemudian Tian Feng mengajak Naomi masuk kedalam sekaligus dirinya akan menunggu Ho Chen kembali karena sudah waktunya bagi dia dan Ho Chen untuk pergi ke Istana Raja Naga Laut Utara.
__ADS_1